707 research outputs found
PENEMUAN SRIWIJAYA LAINNYA DI SEPANJANG SUNGAI MUSI
Kedatuan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13 Masehi. Sungai Musi menjadi jalur vital dalam menopang kejayaannya, baik sebagai sarana transportasi maupun pusat perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis peninggalan arkeologis di Sungai Musi, menjelaskan makna historisnya, serta menelaah nilai pentingnya bagi generasi modern. Hasil kajian menunjukkan ditemukannya artefak berupa keramik, manik-manik, koin, hingga cermin perunggu yang menegaskan peran Sriwijaya sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, agama Buddha, dan diplomasi internasional. Temuan tersebut memperlihatkan pentingnya pelestarian warisan budaya demi memperkuat identitas kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran sejarah di era modern
ANALISIS NILAI EDUKATIF DALAM NOVEL GURUKU SAHABATKU KARYA RYAN ANGGA PRATAMA
Abstrak.Persoalan karakter pendidikan di Negara kita merupakan salah satu permasalahan yang banyak terjadi, terutama dalam lingkungan sekolah dan masyarakat. Pembentukkan karakter sangatlah penting dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas karakter yang dicerminkan dalam prilaku, sikap serta moral seseorang. Novel merupakan salah satu media baca yang banyak diminati oleh khalayak ramai. Novel juga dapat dijadikan sebagai media penanaman serta peningkatan kualitas karakter seseorang. Novel Guruku Sahabatku Karya Ryan Angga Pratama merupakan salah satu contoh novel yang memiliki banyak nilai-nilai pendidikan didalamnya. Yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk mengembangkan serta memperkenalkan siswa mengenai contoh nilai pendidikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengetahui apa saja nilai pendidikan yang terdapat dalam novel dan memberikan sumbangan ilmu yang dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan desain penelitian analisis isi dalam menganalisi novel Guruku Sahabatku karya Ryan Angga Pratama. Hasil analisis yang didapat ialah novel ini merupakan novel motivasi, yang berisikan tentang perjalanan dan pengalaman hidup yang dialami oleh penulis serta memberikan gambaran kehidupan seorang guru. Nilai edukatif yang terdapat dalam novel ialah: : (1)Religius, (2)Kerja Keras, (3)Gemar Membaca (4)Peduli Sosial, (5)Mandiri, (6)kreatif, (7)Semangat Kebangsaan, (8)Menghargai Prestasi, (9)Rasa Ingin Tau, (10) Tanggung Jawab.Kata kunci : Nilai Edukatif, Nove
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Bahagia Bersama Pratama Tangerang Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bahagia Bersama Pratama Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian metode kuantitatif data primer. Tempat penelitian Taman tekno BSD Sektor XI Blok A1 nomor 25 Kelurahan Setu Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan 15314. Populasi penelitian ini adalah PT. Bahagia Bersama Pratama Tangerang Selatan. Sampel penelitian ini sebanyak 97 responden, teknik pengambilan sampel dengan teknik solvin. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner, studi pustaka dan oberservasi. Metode analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear, uji koefisien determinasi, uji T dan uji F dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t dapat diketahui variabel Lingkungan Kerja memiliki persamaan regresi linier sederhana Y = 24.435 + 0, 395 X1 artinya berpengaruh positif, uji korelasi R 0,464 artinya berkorelasi kuat, koefisien determinasi sebesar 21,6%, uji t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05 dan nilai Thitung sebesar 2.927 > tabel 1.661. Maka dapat disimpulkan Lingkungan Kerja berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan. Variabel Komunikasi memiliki persamaan regresi linier sederhana Y = 19.079 + 0, 525 X2 artinya berpengaruh positif, uji korelasi R 0, 607 artinya berkorelasi kuat, koefisiensi determinasi sebesar 36,9 %, uji t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Thitung sebesar 5.786 < tabel 1.661. Maka dapat disimpulkan variabel Komunikasi berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan. Hasil penelitian uji F variabel Lingkungan Kerja dan Komunikasi memiliki persamaan regresi linier sederhana Y = 14.009 + 0, 215 X1 + 0, 433 X2 artinya berpengaruh positif, uji korelasi R 0,649 termasuk kategori kuat, koefisiensi determinasi sebesar sebesar 42,2 %, uji f diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nila fhitung> ftabel (34.272 > 3.094). Maka dapat disimpulkan variabel Lingkungan Kerja dan Komunikasi berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan
PENGARUH PENGGUNAAN KULIT BUAH NENAS FERMENTASI DENGAN NATURA ORGANIK DEKOMPOSER TERHADAP PERFORMA KARKAS BROILER
PENGARUH PENGGUNAAN KULIT BUAH NENAS FERMENTASI
DENGAN NATURA ORGANIK DEKOMPOSER TERHADAP
PERFORMA KARKAS BROILER
Angga Adi Pratama, dibawah bimbingan
Prof. Dr. Ir. Nuraini, MS dan Dr. Ir. Ade Djulardi, MS
Bagian Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan
Universitas Andalas Padang, 2016
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kulit buah nenas
(Ananas comosus (L) Merr) fermentasi dengan Natura Organik Dekomposer
dalam ransum terhadap bobot hidup, persentase karkas dan lemak abdomen
broiler. Penelitian ini menggunakan 100 ekor broiler DOC, perlakuan dimulai dari
hari keempat sampai dengan umur 4 minggu pemeliharaan. Natura yang
digunakan adalah Natura Organik Dekomposer. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL),
terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah penggunaan KBNF
dalam ransum : RA (0% KBNF), RB (5% KBNF), RC (10% KBNF), RD (15%
KBNF), RE (20% KBNF). Peubah yang diamati adalah bobot hidup (g/ekor),
karkas (%), dan lemak abdomen (%). Hasil analisis ragam menunjukan bahwa
perlakuan memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0.05) terhadap bobot hidup,
berbeda sangat nyata (P<0.01) terhadap persentase karkas, dan berbeda tidak
nyata (P>0.05) terhadap persentase lemak abdomen. Penggunaan kulit buah nenas
fermentasi dengan Natura Organik Dekomposer dapat digunakan sampai level
15% dalam ransum. Pada kondisi ini diperoleh bobot hidup 1173 g/ekor,
persentase karkas 82,61% dan persentase lemak abdomen 1,10%.
Kata kunci : Broiler, Kualitas Karkas, Kulit Buah Nenas, Natura Organik
Dekomposer
ANALISIS KERUSAKAN BEARING DAN ELECTROMOTOR PADA POMPA AIR LAUT DI ATAS KAPAL MT. ANGGRAINI EXCELLENT
ABSTRAKSI
Pratama, Riesky Yoga Angga, 2024. “Analisis Kerusakan Bearing Dan
Electromotor Pada Pompa Air Laut Di Atas Kapal MT. Anggraini
Excellent”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Didik Dwi
Suharso, S. Si.T.,M. Pd., dan Pembimbing II : Anicitus Agung
Nugroho, S. Si.T., M. Si.
Kapal MT. Anggraini Excellent berlayar dari Balikpapan menuju
Samarinda, pada saat jaga terdengar alarm, jacket cooling main engine
menunjukan high temperature 88º C, dilakukan tindakan menurunkan rpm
(slowhead) dan melaporkan kondisi mesin induk. Meminta waktu stop engine
untuk melakukan pemeriksaan pada sistem pendingin.
Menggunakan metode kualitatif deskriptif, untuk mengumpulkan data
observasi, temperature, tekanan, perawatan, wawancara. Mengetahui faktor
faktor penyebab dan dampak kerusakan pompa air laut. Tindakan perawatan
dan pemeliharaan pompa air laut untuk menunjang pengoprasian mesin induk.
Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan pendekatan fishbone
diolah dengan teknik triangulasi untuk mengetahui faktor rusaknya
electromotor pompa air laut dan mengatasi overheating pada mesin induk.
Hasil penelitian menunjukan penyebab kerusakan bearing yang
digunakan melebihi batas running hours mencapai 2750 jam, perawatan
insulation test pada electromotor rata-rata 10MΩ, penurunan tekanan pompa
1,5 kg/cm² dari kondisi normal 3 kg/cm² akibat rusaknya mechanical seal dan
kotornya seachest. Dilakukan penggantian bearing, electromotor 3 phase 60
Hz 440 V 55 kW dan mechanical seal. Disarankan melakukan perawatan
berkala electromotor dan pompa sesuai dengan PMS (Plan Maintenance
System). Memastikan ketersediaan sparepart, electromotor dan pompa air
laut untuk menjaga kelancaran operasional pemeliharaan
PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN HQS SENIOR TECHNICIAN’S DI TRAINING CENTER PT.HINO MOTORS SALES INDONESIA PERIODE 2011 – 2012
ABSTRAK
PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN HQS SENIOR TECHNICIAN’S
DI TRAINING CENTER PT.HINO MOTORS SALES INDONESIA
PERIODE 2011 – 2012
Oleh :
Angga Adi Surya Pratama
09504241032
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program
pelatihan HQS Senior Technician’s di Training Center PT.Hino Motor Sales
Indonesia (HMSI) Periode 2011– 2012 beserta hasil pelatihan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif yaitu
penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status
suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat
penelitian dilakukan. Penelitian ini untuk mendeskripsikan secara rinci mengenai
pelaksanaan program pelatihan HQS Senior Technician’s di Training Center
PT.HMSI periode 2011 – 2012. Pengumpulan data menggunakan teknik
wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan model analisis interaktif yang
terdiri dari reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan
data menggunkan metode depandabilitas dan konfirmability.
Hasil penelitian Pelaksanaan program pelatihan HQS Senior Technician’s
di Training Center PT.HMSI periode 2011-2012 menunjukan menunjukan bahwa:
1) Metode yang digunakan dalam program pelatihan HQS Senior Technician’s
periode 2011–2012 di Training Center PT. HMSI menggunakan metode self
study (studi mandiri). 2) Proses penyampaian materi program pelatihan HQS
Senior Technician’s menggunakan metode langsung. 3) Cara evaluasi program
pelatihan HQS Senior Technician’s menggunakan pilihan ganda dengan sistem
ketuntasan bersama. 4) Hasil Pelatihan Program Pelatihan HQS Senior
Technician’s periode 2011– 2012 yaitu rata - rata kelulusan tertingi pada pelatihan
HQS Senior Technician’s batch I dengan kelulusan 85,89%, rata–rata kelulusan
terendah pada pelatihan HQS Senior Technician’s batch III dengan kelulusan
70,58%, dan Hasil pelatihan program HQS Senior Technician’s periode 2011–
2012 secara keseluruhan sudah baik dengan rata kelulusan diatas 65%
menandakan semua lulus sesuai dengan KBM.
Kata kunci : Pelatihan, HQS Senior Technician’s, Training Cente
PERSEPSI GURU FIQIH TERHADAP PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM KURIKULUM 2013 DI MTs MUHAMMADIYAH SUKARAME BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Angga Pratama Putra 1611010369, “Persepsi Guru Fiqih Terhadap Pendekatan Saintifik Dalam Kurikulum 2013 Di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung”. Skripsi Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan saintifik pada mata pelajaran Fiqih di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung yang berkaitan dengan guru dan segala faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan kurikulum 2013 dengan menggunakan pendekatan saintifik di sekolah. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan ferbuari 2021 di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung.
Metodologi penelitian ini yang digunakan dalam skripsi ini adalah menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam skripsi ini dilakukan dengan cara : 1) wawancara, 2) observasi, 3) dokumentasi. Dalam hal ini, penulis melakukan wawancara dengan beberapa narasumber yakni waka kurikulum dan guru-guru mata pelajaran Fiqih. Untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan pada penelitian ini, penulis mengamati Proses pelaksanaan kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan saintifik dengan cara observasi secara langsung ke sekolah.
Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi hasil penelitian ini yang telah dianalisis menunjukan bahwa para guru Fiqih di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung sangat mendukung atas diterapkannya kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan saintifik dan menganggap kurikulum 2013 lebih baik karena didalamnya mendukung kreativitas siswa untuk belajar lebih baik dan membuat guru tepacu untuk melakukan inovasi menciptakan pembelajaran yang mampu mendukung keberhasilan siswa khususnya dalam mata pelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah. Namun disisi lain guru juga merasakan adanya kesulitan dalam penilaian autentik terhadap siswa karena banyaknya poin-poin penilaian yang harus dilaksanakan serta kurangnya pemahaman tentang penerapan kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan saintifik.
Kata kunci : Persepsi Guru, Pendekatan Saintifik, Kurikulum 201
TINJAUAN HUKUM MENGENAI ZAKAT SURAT BERHARGA SYARIAH MENURUT HUKUM ISLAM DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 19 TAHUN 2008 TENTANG SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA DAN UNDANG-UNDANG NO 23 TAHUN 2011 TENTAN
TINJAUAN HUKUM MENGENAI ZAKAT SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA MENURUT HUKUM ISLAM DIKAITKAN DENGAN UNDANG- UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2008 TENTANG SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT
ANGGA SUKMA PRATAMA
NPM. 110110070597
ABSTRAK
Islam sebagai agama universal tidak hanya berisi ajaran mengenai hubungan manusia dengan Tuhannya yang berupa ibadah, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan manusia yang disebut mu`amalah. Indonesia sendiri merupakan negara yang berpendudukan mayoritas islam, namun kenyataannya di lapangan cenderung terpengaruh oleh sistem pajak yang diterapkan negara kapitalis. Akhirnya, Indonesia menetapkan suatu kebijakan yang dapat merangsang masyarakat untuk membayar pajak, diakomodirlah kebijakan yang dapat memberikan keuntungan di dua sisi dengan adanya Undang-undang No. 23 Tahun 2011 sebagai pembaharuan dari Undang-undang NO. 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Undang-undang ini diberlakukan agar masyarakat dapat menjadikan zakat mereka sebagai pengurang pajak.
Metode penelitian skripsi ini melalui pendekatan yuridis normatif, yaitu dengan melakukan pengkajian terhadap kaidah-kaidah hukum, khususnya yang berkenaan dengan zakat atas Surat Berharga Syariah Negara. Spesifikasi penelitian yang dipakai dalam penelitian adalah deskriptif analitis, yang menghubungkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan teori-teori hukum dan praktik pelaksanaan hukum positif yang menyangkut permasalahan mengenai zakat atas Surat Berharga Syariah Negara.
Hasil pengkajian skripsi memperoleh kesimpulan, bahwa zakat atas Surat Berharga Syariah Negara wajib hukumnya untuk dikeluarkan sama dengan zakat pada umumnya. Akan tetapi ada dua pendapat yang menganalogikan zakat atas Surat Berharga Syariah Negara, pendapat pertama menurut Komisi Fatwa MUI dan kedua menurut Badan Amil Zakat Provinsi Jawa Barat. Sedangkan yang menjadi kendala dalam melakukan pebghitungan dan pemanfaatan zakat Surat Berharga Syariah Negara adalah minimnya sumber daya manusia dalam bidang zakat, masih banyak amil yang kurang mendalami ilmu fiqihnya, rendahnya kesadaran masyarakat tentang hukum zakat, penerapan teknologi yang ada masih jauh dalam pengelolaan zakat, adanya berbagai pendapat yang berbeda-beda tentang pemahaman zakat atas Surat Berharga Syariah Negara
PENERAPAN SISTEM MONITORING HEALTHY SMART HOME DENGAN EARLY WARNING SYSTEM
PENERAPAN SISTEM MONITORING HEALTHY SMART
HOME DENGAN EARLY WARNING SYSTEM
Angga Pratama Priga Putra
Program Studi Teknik Informatika S1, Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Nasional Malang, Jalan Raya Karanglo km 2
Malang-Jawa Timur, Indonesia
Dosen Pembimbing : 1. Suryo Adi Wibowo, ST, MT
2. Yosep Agus Pranoto, ST, MT
ABSTRAK
Kesehatan tubuh setiap anggota keluarga, sangat dipengaruhi oleh kesehatan
tempat tinggal itu sendiri. Healthy smart home menjadi salah satu sarana untuk
mencapai derajat kesehatan yang optimum. Untuk memperoleh rumah yang sehat
ditentukan oleh beberapa faktor seperti tersedianya pencahayaan dan kelembaban
yang cukup, serta suhu yang sejuk. Selain itu sistem monitoring dan peringatan dini
diperlukan guna mendukung penghuninya agar dapat hidup dengan nyaman dan
aman.
Pada umumnya sistem monitoring belum dapat dilakukan dengan jarak jauh,
sehingga dibuat suatu simulasi miniatur Healthy smart home dengan early warning
system. Dimana sensor DHT11, sensor ldr yg berfungsi untuk monitoring suhu,
kelembaban dan intensitas cahaya pada ruangan, serta sensor MQ-6 digunakan
untuk mendeteksi gas pada ruangan yg terdapat kipas untuk mengeluarakan gas
yang dapat diatur kecepatan putarnya berdasarkan kadar gas, water level sensor
untuk mendeteksi adanya air, flame sensor untuk mendeteksi adanya api yang
terhubung dengan early warning system berupa notifikasi melalui email.
Alat dapat bekerja dengan cukup baik, hal ini ditunjukkan dengan semua
komponen berjalan sesuai dengan yang di harapkan, mampu mendeteksi dan
memonitoring lalu menampilkanya dalam bentuk website. Sensor dht11 persentase
error dari sensor tersebut sebesar 4,34% untuk suhu dan 36,72% untuk kelembaban.
Sensor ldr persentase error dari sensor tersebut sebesar 13,74%. flame sensor
mampu mendeteksi api dengan mengguanakan lilin dengan jarak maksimal 75cm.
water level sensor saat tidak ada air nilai sensor <=100, ketinggian air rendah nilai
sensor > 100 & 260 & <= 325,
ketinggian air tinggi nilai sensor > 325. Serta Website dapat berjalan dengan baik
pada browser Mozilla firefox (77.01), Microsoft edge (44.18362.449.0), dan google
chrome (83.0.4103 .97).
Kata Kunci : early warning system, Internet of things, Arduino un
ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM MENGENAI UNSUR MELAWAN HUKUM DALAM PASAL 2 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 jo. UNDANG UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Sumatera Barat Pada Pengadilan Negeri Padang Kelas 1A)
ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM MENGENAI UNSUR MELAWAN
HUKUM DALAM PASAL 2 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 31
TAHUN 1999 JO. UNDANG UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001
TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI
(Studi Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Sumatera Barat Pada Pengadilan
Negeri Padang Kelas 1A)
(Angga Pratama S.H, NIM. 1920112058, Program Pasca Sarjana Magister Ilmu
Hukum, Fakultas Hukum , Universitas Andalas, Halaman 110, Tahun 2023)
ABSTRAK
Unsur melawan hukum pada Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999
jo Undang-Undang Nomor 20 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
memiliki pengertian secara formil dan materil sehingga dalam menentukan seseorang
memenuhi unsur melawan hukum pada Pasal 2 UU (PTPK) tersebut memiliki
penafsrian yang berbeda-beda. Maka oleh sebab itu penelitian ini akan menkaji
mengenai Analisis Terhadap Petimbangan Hakim Mengenai Unsur Melawan Hukum
Dalam Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang
Nomor 20 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Studi di Pengadilan Tindak
Pidana Korupsi PN Padang. Dengan emnagngkat permasalahan sebagai berikut:
Pertama, dasar yang digunakan Hakim dalam Pertimbangannya Untuk Menentukan
Terdakwa Tindak Pidana Korupsi Memenuhi “Unsur Melawan Hukum” Berdasarkan
Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi PN Padang. Kedua, Pandangan
hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Sumatera Barat Pada Pengadilan Negeri
Padang Kelas 1A terhadap “Unsur melawan hukum formil” dalam beberapa kasus
Tindak Pidana Korupsi yang didakwakan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31
Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hasil dari penelitian yaitu
unsur melawan hukum secara materil tidak lagi memiliki kekuatan hukum yang
mengikat sedangkan secara formil unsur melawan hukum dalam tindak pidana korupsi
masih memiliki kekuatan hukum yang mengikat, yang dipahami bahwa seseorang
dapat dijatuhi pidana jika perbuatan seseorang melanggar peraturan peruundangundangan.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normative atau studi
kepustakaan dengan dibantu wawancara sebagai data pendukung. Penelitian ini
bersifat deskriptif analisis karena dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan
gambaran yang konkret tentang penafsiran unsur melawan hukum pada Pasal 2 ayat 1
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Kata Kunci : Tindak Pidana Korupsi, Melawan Hukum, Pertimbangan Haki
- …
