1,289 research outputs found

    Analisis Pranata Sosial di SDN 1 Anyar Kayu Agung

    Get PDF
    Sekolah merupakan sebuah pranata sosial yang memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan karakter seorang individu. Pranata sosial di Sekolah Dasar menjadi fokus utama dalam penelitian ini karena pada jenjang ini, seorang anak mulai membangun interaksi sosial yang lebih luas di luar lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai pranata sosial yang ada di Sekolah Dasar, seperti kurikulum, tata tertib, struktur organisasi, dan interaksi antara guru, murid, serta orang tua. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif  observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi mendalam dengan berbagai pihak yang terlibat dalam lingkungan SDN 1 Anyar Kayu Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pranata sosial di SDN 1 Anyar Kayu Agung memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku siswa.. Selain itu, interaksi positif antara guru, murid, dan orang tua juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan suportif. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang pentingnya memahami dan mengoptimalkan peran pranata sosial di Sekolah Dasar untuk membantu perkembangan anak secara holistik

    Diversion Method by Investigators in Resolving Cases of Children in Conflict with the Law

    No full text
    The purpose of this study is to study and analyze the function of investigator diversion in resolving cases of children in conflict with the law. In this writing, the author uses a juridical normative method with a research specification in the form of descriptive analysis. One of the efforts to protect children in conflict with the law is through Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System. The existence of the Law on the Criminal Justice System in its implementation contains a requirement to uphold justice for children in conflict with the law, namely by implementing restorative justice as one of the methods of resolving child cases in Indonesia. The purpose of such juvenile justice is operationally played by law enforcement officers, in this context, law enforcement officers as regulated in Law No. 2 of 2002 concerning the Republic of Indonesia National Police are given the widest possible freedom and in all examination enhancements to exercise discretion. The implementation of diversion is motivated by the desire to avoid negative effects on the child's soul and development by their involvement with the criminal justice system. The implementation of diversion by law enforcement officers is based on the authority of law enforcement officers called discretion; is the authority of law enforcement officers who handle criminal cases

    Sundial horizontal dalam penentuan penanggalan Jawa Pranata Mangsa

    Get PDF
    Sundial sebagai instrumen astronomi bersejarah yang dapat digunakan dalam menyelesaikan masalah-masalah dasar astronomi. Penanggalan Jawa Pranata Mangsa yang penentuannya berdasarkan posisi Matahari menjadi hal yang dapat diperhitungkan. Metode yang sudah ada yaitu para petani menggunakan pecak kaki untuk mengetahui kapan masuk awal mangsa dalam penanggalan Jawa Pranata Mangsa Metode tersebut menurut penulis tidak menghasilkan hasil yang akurat. Melihat cara penentuannya yang seperti itu, Sundial dapat mengatasi problem tersebut untuk digunakan sebagai salah satu metode dalam penentuan Penanggalan Jawa Pranata Mangsa. Ada tiga macam Sundial, 1.) Sundial Horizontal 2.) Sundial Equatorial 3.) Sundial Vertikal. Akan tetapi instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sundial Horizontal. Bagian-bagian utamanya adalah gnomon, bidang dial, tripod, kompas, dan waterpass. Pada bidang dialnya terdapat garis-garis yang menunjukkan awal mangsa Penanggalan Jawa Pranata Mangsa dan waktu ketika Matahari berkulminasi. Untuk mengetahui lebih mendalam mengenai Sundial Horizontal dalam penentuan Penanggalan Jawa Pranata Mangsa, penulis membatasi menjadi beberapa pokok bahasan. 1.) Bagaimana analisis metode dan aplikasi penentuan penanggalan Jawa Pranata Mangsa menggunakan Sundial Horizontal ? 2.) Bagaimana keakuratan Sundial Horizontal untuk menentukan penanggalan Jawa Pranata Mangsa ?. Dalam tulisan ini digunakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif –analitik yang bertujuan untuk mengetahui uraian secara mendalam tentang kajian Sundial Horizontal sebagai alat dalam penentuan Penanggalan Jawa Pranata Mangsa. Dengan teknik pengumpulan data melalui penelitian lapangan (field research) yaitu menggunakan Sundial Horizontal sebagai data primer dengan metode observasi partisipan dan eksperimen. Sedangkan data sekunder berasal dari literatur dan dokumen berupa buku, tulisan, makalah-makalah yang berkaitan dengan obyek penelitian. Teknik analisis berupa metode deskriptif- analitik digunakan dalam penelitian ini untuk menguraikan secara astronomis yang menggambarkan konsep astronomis yang terdapat dalam Sundial Horizontal dan menganalisa konsep matematisnya mengenai posisi Matahari dan data lainnya yang diperlukan dalam penentuan Penanggalan Jawa Pranata Mangsa. Hasil temuan dalam penelitian ini, yaitu : Pertama, Pada bidang dial terdapat garis-garis skala awal setiap mangsa dan ketika Matahari berkulminasi. Panjang garis-garis skala tersebut berbeda-beda sesuai dengan posisi Matahari.. Adapun Aplikasi atau cara penggunaan Sundial Horizontal dalam penentuan penanggalan Jawa Pranata Mangsa adalah menempatkan Sundial Horizontal di tempat yang rata dan posisikan Sundial Horizontal menghadap ke utara dan selatan dengan menggunakan kompas, selanjutnya amati dengan teliti bayang-bayang gnomon pada waktu yang tepat ketika Matahari berkulminasi pada tanggal-tanggal tertentu, terakhir lihatlah bayang-bayang dari gnomon tersebut menyentuh pada skala atau garis tanggal yang terdapat pada bidang dial. Kedua, Penentuan penanggalan Jawa Pranata Mangsa menggunakan Sundial Horizontal (Sundial Pranata Mangsa ) lebih akurat dibandingkan dengan menggunakan pecak kaki seseorang, ini murni dari bagaimana pengguna melaksanakan praktek lapangan secara langsung dalam penentuan penanggalan Jawa Pranata Mangsa

    KUALITAS NUTRISI SILASE AMPAS SAGU YANG DITAMBAHKAN BIOMASSA GAMAL (Gliricidia sepium)

    Get PDF
    KANDUNGAN NUTRISI AMPAS SAGU YANG DITAMBAHKAN BIOMASA GAMAL (Gliricidia sepium) Agung Pranata (11880113188) Di bawah bimbingan Dewi Febrina dan Elfawati INTISARI Pemanfaatan limbah ampas sagu sebagai alternatif pengganti hijauan pakan ternak merupakan salah satu alternatif penyediaan hijauan yang terbatas di musim kemarau dalam bentuk silase ampas sagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan daun gamal pada proses silase ampas sagu terhadap kualitas nutrisi silase serta mengetahui level terbaik pemberian daun gamal pada kualitas nutrisi ampas sagu. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 ulangan, yaitu: P0 0% daun gamal + 100% ampas sagu; P1 15% daun gamal + 100% ampas sagu; P2 30% daun gamal + 100% ampas sagu; P3 45% daun gamal + 100% ampas sagu. Hasil penelitian menunjukkan penambahan biomassa gamal (Gliricidia sepium) berbeda sangat nyata (P0,05) terhadap kandungan bahan kering dan abu. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penambahan daun gamal hingga 45% pada proses fermentasi ampas sagu dapat meningkatkan kandungan protein kasar namun belum bisa meningkatkan kandungan bahan kering, abu dan BETN, mempertahankan kandungan lemak kasar dan menurunkan serat kasar silase ampas sagu. Perlakuan terbaik adalah fermentasi ampas sagu dengan campuran daun gamal 45% (P3) menghasilkan kandungan protein kasar tertinggi yaitu 12,25%. Kata kunci: ampas sagu, gamal, kandungan nutrisi, silas

    MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PENGUATAN BUDAYA SEKOLAH RELIGIUS DI SMA ISLAM SULTAN AGUNG 3 SEMARANG

    Get PDF
    The problem of national identity and character lately is at risk. The number of negative events and behaviors, both individually and in groups in the community, illustrates the degadration of the nation's moral values. The character crisis is characterized by an increasing number in crime and violence in the society, including in the world of education. This fact encourages the emergence of various lawsuits on the effectiveness of character education in schools which so far have been seen by some communities as having failed in building students' affection with eternal values and being able to answer the challenges of the changing times.That the crisis of character, one of which is caused by a lack of understanding and practice of religious teachings. Religious characters that require students to understand and be able to practice the teachings of their religion become one of the most important character points in order to improve the good character of students. Religious becomes the foundation of the nation's character, so we need a way to build religious character for each student. Departing from this, in this article the author will discuss about the development model of religious school culture-based character education. The problem in this article will be focused first, on how to develop character education models based on the strengthening of religious school culture in Sultan Agung 3 Islamic High School Semarang; second, how the results of the implementation of the development of character education based on strengthening the culture of religious schools in Sultan Agung 3 Islamic High School Semarang. This article is the result of a qualitative descriptive study conducted by the author at Sultan Agung 3 Islamic Senior High School Semarang. From the research conducted by the author, the results of this research are: the model of character education development based on strengthening the religious school culture is needed in order to increase the effectiveness of character education in schools. Keywords: Character education, character crisis, religious school culture.Â

    LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN DIVISI OPERASIONAL PT. SUMMARECON AGUNG, Tbk.

    Get PDF
    This report was written to inform the practitioners' activities during the Field Work Practices in the Operational, PT. Summarecon Agung, Tbk. Praktikan carry out street vendors at PT. Summarecon Agung, Tbk for 40 days from date July 30, 2018 until September 9, 2018. Praktikan assigned to the Operational Support Section in charge of finding news about the latest property business in 2018, making a cover design of property news journal reports, creating a property journal report, surveying the field of satisfaction regarding customer satisfaction at the launch of the latest residential product PT. Summarecon Agung, and conduct telephone survey to consumers of PT. Summarecon Agung about customer satisfaction after using a place in Summarecon. PT. Summarecon Agung is a company established to build and develop areas in the form of dwellings, property rentals, management of recreational facilities and restaurants. PT. Summarecon Agung emphasizes its products for the middle and upper class with the mission of creating good and comfortable housing products. This Field Work Practice aims to gain work experience and add practical insight into product marketing that has not been obtained during lectures

    Prospektif Tugas dan Wewenang Komisi Yudisial Menurut Revisi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2004

    Get PDF
    Sebagai salah satu ciri dari Negara Hukum (Recht Staat) adalah adanya suatu peradilan yang bebas dan tidak memihak. Dengan demikian jelas tidak memberikan  kesempatan dalam peradilan untuk memperlakukan ketidakadilan bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa kecuali. Dalam kenyataan (realita) sekarang, bukan hal yang tabu indikasi praktek mafia peradilan, yang menggeser salah satu ciri dari Negara Hukum. Setelah amandemen UUD 1945, srtuktur Ketatanegaraan Indonesia berubah, sehingga memperluas ruang lingkup lembaga yudikatif yaitu dengan kehadiran Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) dan Komisi Yudisial (KY), yang diharapkan dapat memerangi praktek mafia peradilan. Maksud dibentuknya Komisi Yudisium dalam struktur kekuasaan kehakiman Indonesia, sesuai dengan tugas dan wewenang , diatur dalam UUD 1945 (pasal 24B) dan UU Nomor 4 tahun 2004 tentang kekuasaan  kehakiman serta UU Nomor 22 tahun 2004 tentang Komisi Yudisial. Pada dasarnya Komisi Yudisial diatur dalam ketentuan tersebut mempunyai wewenang dan tugas mengusulkan pengangkatan  Hakim Agung dalam rangka menjaga  dan menegakkan kehormatan martabat serta perilaku hakim. Sehubungan dengan wewenang tersebut, Komisi Yudisial mempunyai  tugas melakukan pengawasan terhadap perilaku hakim serta mengajukan usul menjatuhkan sanksi terhadap hakim dan hakim agung kepada  pimpinan Mahkamah Agung. Dengan demikian masyarakat dapat mangharapkan bahwa KY dapat memerangi praktek mafia peradilan

    PERANCANGAN TUNGKU API PEMBAKAR SAMPAH DAN SIMULASI LAJU ALIRAN DENGAN METODE KOMPUTASI

    Get PDF
    Rizky Agung Pranata, 2023 “Perancangan Tungku Api Pembakar Sampah Dan Simulasi Laju Aliran Dengan Metode Komputasi” Laporan Skripsi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2023. Tungku api pembakaran sebagai alat pembakaran dengan bahan bakar oli bekas, fungsi tungku api pembakaran untuk membakar sampah di tempatkan diruang pembakar yang telah disediakan. Prinsip kerja tungku api pembakaran yang ingin dikembangkan yaitu, menghantarkan panas api dengan tambahan kipas blower. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan api yang besar dan maksimal agar pembakaran sampah lebih efektif waktu pada saat pembakaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pengambilan data di lapangan untuk mendapatkan geometri, dan temperatur yang selanjutnya diproses dengan simulasi computational fluid dynamic menggunakan aplikasi ANSYS Fluent 2022 R2 dengan Student License. Nilai temperatur dari ekperimen dengan simulasi pada kecepatan kipas 1 (satu) menghasilkan nilai rata – rata temperatur pada ekperimen sebesar 619,2 oC sedangkan pada simulasi sebesar 621,5 oC, pada kecepatan kipas 2 (dua) menghasilkan nilai rata – rata temperatur pada ekperimen sebesar 637,3 oC sedangkan pada simulasi sebesar 642,5 oC, dan pada kecepatan kipas 3 (tiga) menghasilkan nilai rata – rata temperatur pada ekperimen sebesar 659,0 oC sedangkan pada simulasi sebesar 670,9 oC. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai temperatur pada simulasi lebih besar daripada ekperimen. Dan peresentase error yang didapatkan pada kecepetan 1 (satu) didapatkan sebesar 0,37 %, Presentase error pada kecepetan 2 (dua) didapatkan sebesar 0,81 %, dan Presentase error pada kecepetan 3 (tiga) didapatkan sebesar 1,80 %. Jadi pada persentase error dapat dikatakan masih layak dikerenakan persentase yang didaparkan dibawah dari 5%. Kata kunci : Simulasi laju aliran, ANSYS Fluent, Metode Komputas

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kvisoft Flipbook Maker pada Mata Pelajaran Otomatisasi Perkantoran Kompetensi Dasar Menguraikan Cara Pembuatan Blog Sederhana (Studi pada Siswa Kelas X Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Malang)

    No full text
        Pranata, Ridho Agung. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kvisoft Flipbook Maker pada Mata Pelajaran Otomatisasi Perkantoran Kompetensi Dasar Menguraikan Cara Pembuatan Blog Sederhana (Studi pada Siswa Kelas X Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Mohammad Hari, M.Si.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kvisoft Flipbook Maker, Otomatisasi Perkantoran, Cara pembuatan Blog Sederhana   Penelitian pengembangan ini didasari oleh terbatasnya media pembelajaran Otomatisasi Perkantoran pada Kompetensi Dasar yang baru yaitu Menguraikan Cara Pembuatan Blog Sederhana yang sesuai dengan kurikulum 2013. Pengembangan pada media pembelajaran belum pernah dilakukan sebelumnya. Pembelajaran menggunakan media berbasis Kvisoft Flipbook Makerdiharapkan dapat meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian ini adalah 1) untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis flipbook pada kompetensi dasar menguraikan cara pembuatan blog sederhana untuk siswa kelas X program keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Malang, 2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran yang telah dihasilkan melalui hasil validasi. Model penelitian dan pengembangan pada penelitian ini diadaptasi dari model penelitian oleh Borg and Gall (dalam Ali, 2014:112-120) melalui enam langkah penelitian, yaitu 1) pengumpulan informasi dan review hasil penelitian, 2) Penyusunan rencana, 3) Pengembangan bentuk media, 4) Pengujian tahap awal, 5) Revisi media, 6) Uji coba lapangan. Validasi media pembelajaran dilakukan oleh 1 orang dosen jurusan manajemen program studi Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Malang sebagai validator ahli media, 1 orang guru mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran SMK Negeri 1 Malang sebagai validator ahli materi, dan 24 siswa kelas X SMK Negeri 1 Malang sebagai validator pengguna. Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran Otomatisasi Perkantoran berbasi Kvisoft Flipbook Maker. Dengan kompetensi dasar menguraikan cara pembuatan blog sederhana. Sajian dan analisis data pada penelitian ini meliputi 3 aspek yaitu 1) aspek kelayakan isi materi, 2) aspek tampilan media, 3) aspek pemrograman media. Berdasarkan penelitian pada ketiga aspek tersebut diperoleh data bahwa media pembelajaran ini dapat dikatakan sangat valid dengan hasil prosentase rata-rata uji validasi 86%. Saran pengembangan media pembelajaran lebih lanjut adalah  penambahan materi blog untuk kegiatan bisnis

    IDENTIFIKASI SAINS ASLI (INDIGENOUS SCIENCE) SISTEM PRANATA MANGSA MELALUI KAJIAN ETNOSAINS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: a) mengidentifikasi konten sains yang ada pada sistem pranata mangsa, b) mengetahui pola pikir masyarakat Jawa dalam menyusun pengetahuan sehingga diperoleh sistem pranata mangsa, c) mengetahui pola pengembangan dan pewarisan pengetahuan sistem pranata mangsa ini oleh masyarakat Jawa. Sistem Kalender Pranata Mangsa sudah ada sejak jaman Aji Saka merupakan sistem kalender asli yang dimiliki oleh rakyat Jawa. Sistem kalender ini disusun berdasarkan hasil pengamatan terhadap peristiwa alam yang terjadi di bumi dan di langit. Kejadian alam yang berubah secara periodik dan teratur yang terjadi di tanah Jawa dan Bali disebabkan pergeseran semu letak matahari merupakan inti konten sains dalam system kalender ini. Sistem kalender ini semakin populer sejak dimodifikasi oleh Sultan Agung seorang Raja dari Kerajaan Mataram Islam, yang dijadikan dasar perhitungan dalam bertani. Sekarang, sistem kalender ini kurang diminati oleh generasi muda dari etnis Jawa dan memilih menggunakan system kalender internasional. Hal ini disebabkan oleh: perubahan profesi, kurangnya informasi, dan perubahan iklim global. Sistem kalender pranata mangsa masih sesuai dengan perilaku hewan dan tumbuhan khususnya di Jawa. Oleh karena itu, perlu dikomunikasikan lagi sistem kalender pranata mangsa yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya di Tanah Jawa. Kata kunci: Pranata mangsa, sistem kalender, kalender jaw
    corecore