1,721,093 research outputs found
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR FISIKA ZAT PADAT MAHASISWA NON-REGULAR MELALUI PEMBELAJARAN STAD DENGAN STRATEGI SELF-EXPLANATION
The aim of the study is to improve nonregular students’ achievement on Solid State Physics course through the STAD model with Self-Explanation learning strategy. The study uses quasi-experimental with nonequivalent control group design. The result shows that the STAD model with Self-
Explanation learning strategy can improve students’ achievement. Experiment class attaines the normalized everage gain score of 0,567 (medium category), 0,783 (high category), and 0,465 (medium category) respectively for I, II, and final test. While control class attaines the normalized everage gain score of 0,366 (medium category), 0,391 (medium category), and 0,340 (medium category) respectively for I, II, and final test. In addition, experiment class students give higher
positive response than control class for learning process.
Key words: STAD, Self-Explanation, achievement, Solid State Physics
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matakuliah Fisika Zat Padat mahasiswa non-regular melalui pembelajaran model STAD dengan strategi Self-Explanation. Penelitian ini menggunakan disain kuasi eksperimen rancangan nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model STAD dengan strategi Self-Explanation mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa, yang ditandai oleh gain score ternormalisasi rata-rata
kelas eksperimen berturut-turut untuk tes I, II, dan final sebesar 0,567 (kategori medium), 0,783 (kategori tinggi), dan 0,465 (kategori medium) lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 0,366 (kategori medium), 0,391 (kategori medium), dan 0,340 (kategori medium). Di samping itu, mahasiswa kelas eksperimen memberikan respon positip terhadap proses pembelajaran lebih tinggi daripada kelas kontrol.
Kata-kata Kunci: STAD, Self-Explanation, prestasi belajar, Fisika Zat Pada
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP BEDAH A2 RS DOKTER KARIADI SEMARANG 2004
Tenaga Perawat merupakan salah satu unsur yang penting dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit yang selalu berada disamping pasien selama 24 jam. Tersedianya tenaga perawat dalam jumlah cukup merupakan salah satu yang penting untuk keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran beban kerja dan jumlah kebutuhan tenaga perawat di Instalasi Rawat Inap Bedah A2 yang mencakup : jenis kegiatan, pola beban kerja, waktu produktif dan jumlah kebutuhan tenaga perawat yang didasarkan beban kerjanya.
Jenis penelitian adalah observasional, dimana peneliti ganya mengamati subyek tanpa mengadakan perlakuan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Cara pengumpulan data dengan pengukuran kerja work sampling, yaitu pengamatan secara langsung, sesaat dan berkala pada obyek observasi berupa waktu kerja perawat. Populasi penelitian adalah sejumlah waktu yang digunakan oleh tenaga perawat selama 3 hari/4320 menit/72 jam. Pengambilan sampel didasarkan pada tehnik random sampling. Untuk mengetahui jumlah kebutuhan tenaga perawat digunakan formula Gilies yang telah disesuaikan dengan situasi dan kondisi kerja tempat penelitian. Untuk melengkapi data yang ada dilakukan wawancara mendalam kepada kepala ruang Instalasi Rawat Inap Bedah A2.
Hasil penelitian, prosentase jenis kegiatan perawatan langsung sebesar 39,99 %, kegiatan perawatan tak langsung sebesar 23,58 %, dan kegiatan lain sebesar 36,43 %, beban kerja per hari 17,35 jam dan waktu produktif 72,26 %. Jumlah kebutuhan tenaga perawat berdasarkan hasil perhitungan formula Gilies yang telah disesuaikan situasi dan kondisi tempat penelitian adalah 52 orang. Rata-rata hasil perhitungan kebutuhan tenaga perawat menggunakan formula lain ( Douglas,Renlitbang, Loka Karya Keperawatan dan Nina ) adalah sebanyak 52 orang. Berdasarkan perhitungan berbagai formula tersebut di Instalasi Rawat Inap Bedah A2 RSDK masih kekurangan tenaga sebanyak 17-39 orang ( rata-rata 31 orang ).
Hasil wawancara mendalam kepada kepala ruang rawat inap menyebutkan bahwa metode yang digunakan dalam penugasan keperawatan adalah kombinasi fungsional dan tim, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga perawat yang kurang, mereka memanfaatkan mahasiswa keperawatan yang menggunakan RS Dokter Kariadi sebagai lahan praktek klinik keperawatan.
Kata Kunci: tenaga perawat, beban kerja dan kebutuhan tenaga perawat
NURSE NEEDED ANALYSIS ON SURGERY WARD A2 DOCTOR KARIADI'S HOSPITAL SEMARANG IN 2004
Nurse is one of important component health sevice in hospital that always side the patient for 24 hours. Enough of number nurse is one of important aspect to support health service in hospital.The Aim of research is to know workload description and nurse needed in Surgery Ward A2 that consist : various of activity, workload pattern, productivity time and number of nurse needed.
The research is observational, that only observe the subject without intervention. Method of research is description. To collect data use work sampling, which direct observation, temporary and scalling on object observation ( time work of nurse ). The population is amount of time that used by the nurse to finish their work on Surgery Ward A2. The sample is time work of nurse for 3 days/4320/72 hours. The sample taken by random sampling. To know nurse needed use Gilies Formula that have adjusted by situation and condition of work in research place. To complete the data, we do interview with head of Surgery Ward A2.
The research show tahat direct activity is 39,99%, indirect activity is 23,58%, other activity 36,43%, workload per day is 17,35 hours and time productivity is 72,26%. Nurse needed result from Gilies Formula that have adjusted by situation and condition of work in research place is 52 nurse. The average nurse needed result from oter formula ( Douglas, Renlitbang, Loka Karya and Nina ) is 52 nurse. Therefore Surgery Ward A2 is still deficit 17 until 40 nurse ( average 31 nurse ).
Interview with head of ward show that method of work is combination of functional and team. To complete the deficit of nurse, they use student of institution's nurse ( that use Surgery Ward A2 to practice their student ).
Keyword : the nurse, workload and nurse neede
Pengaruh STAD Terhadap Peningkatan Kemampuan Mahasiswa Menguasai Materi Fisika Sekolah
Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan mahasiswa pada pokok-pokok fisika sekolah. Untuk mencapai tujuan ini, diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievements Divisions (STAD). Penelitian true experimental ini dilaksanakan pada semester I 2008/2009 menggu-nakan rancangan randomized control group pre-test post-test. Kelas eksperimen diberi perlakuan pembelajaran model STAD, sedangkan kelas kontrol pembelajaran yang menggunakan peta konsep dan model pemecahan masalah, sesuai model pembelajaran tahun sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model STAD dapat meningkatkan penguasaan pokok-pokok fisika sekolah mahasiswa dengan <g>=0,51 kategori medium untuk kelas eksperimen yang lebih tinggi daripada <g>=0,42 kategori medium untuk kelas kontrol. Mahasiswa kelas eksperimen tampak memiliki motivasi belajar tinggi. Agar didapatkan peningkatan penguasaan pokok-pokok fisika sekolah mahasiswa yang lebih tinggi lagi. disarankan pembelajaran matakuliah fisika sekolah menggunakan peta konsep dan model STAD yang merupakan gabungan perlakuan dari kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kata kunci: STAD, pokok-pokok fisika sekola
PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan represetasi siswa yang masih rendah karena pembelajaran di kelas belum melibatkan siswa secara langsung dalam memanipulasi benda-benda nyata sebagai titik awal dalam memahami konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa dengan menggunakan pendekatan Realistic Matematics Education. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah 20 siswa kelas IV di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan representasi matematis siswa kelas IV di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, dengan rincian sebagai berikut: persentase kemampuan representasi matematis pada siklus 1 sebesar 55% meningkat pada siklus II menjadi 90% . Pada aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari tiap siklusnya, siklus I sebesar 62% meningkat menjadi 82%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Realistic Mathematics Education dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa
SISTEM KERJA DAN PRINSIP PASAR MODAL SYARIAH
Islamic capital market is the capital market that applies the principles of sharia or the instruments of marketable securities must meet kosher criteria. Prohibition of any transaction that contains elements of usury, maysir, gharar, bay 'najasi, ihtikar. Ban on all investments are not made on the spot, meaning harmony and the terms of the transaction to be complete. Description of the legal basis and principles of capital market transactions above, especially concerning contract forms will provide a way for academics and investors who want to consistently use Islamic principles in assessing the critical instruments of investment instruments available in the capital market . Instruments and transactions that are prohibited in the capital market are preference shares, options, futures, margin trading, short-selling.Instrumen instruments in accordance with sharia is stock (ordinary), Islamic bonds, Islamic mutual funds
Gunung Sewu UNESCO global geopark
Sejak dikukuhkannya Geopark Gunung Sewu menjadi Gunung Sewu Unesco Global Geopark membawa pengaruh positif bagi objek dan daya tarik geowisata di tiga daerah kabupaten, yaitu Wonogiri (Jawa Tengah), Pacitan (Jawa Timur), dan Gunungkidul (DIY). Selain itu, di kawasan ini juga dikembangkan adanya wisata pendidikan dan budaya yang secara baik dikelola dengan bekerja sama dan berkesinambungan antara ketiga kabupaten tersebut
PENGARUH CORPORATE IMAGE, PRODUK IMAGE DAN USER IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEMEN GRESIK DI GRESIK
Brand image memiliki tiga variabel pendukung yaitu citra pembuat (corporate image), citra produk (product image) dancitra pemakai (user image), corporate image merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu produk atau jasa dimana indikatornya meliputi nama besar perusahaan, layanan perusahaan dan jaringan perusahaan. Product image yaitu sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu produk. Sedangkan user image merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen kuat, praktis dan ekonomis, percaya diri dan nyaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh corporate image, product image dan user image terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan nilai thitung untuk variabel corporate image (X1) sebesar 2,968, nilai thitung untuk variabel product image (X2) sebesar 3,665, nilai thitung untuk variabel user image (X3) sebesar 3,523, ketiga angka tersebut jika dibandingkan dengan ttabel (1,990) maka thitung>ttabel. Berdasarkan hasil uji t tersebut berarti terdapat pengaruh positif corporate image, product image, dan user image terhadap keputusan pembelian. Uji F menunjukkan Fhitung sebesar 29,254 > Ftabel sebesar 2,72 pada df = 76 bahwa berarti terdapat pengaruh secara simultan yang signifikan corporate image, product image, dan user image terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk tetap menjaga pelayanan ketersediaan, dan meningkatkan jaringan penjualan yang luas, tetap menjaga image bahwa Semen Gresik merupakan semen yang rekatnya kuat, dan tetap menjaga agar konsumen merasa percaya diri dan nyaman menggunakan Semen Gresik
IMPLEMENTASI HUKUM NIKAH ADAT JAMA’AH RIFA’IYAH PADA PEMERINTAHAN ERA MODERN DI KABUPATEN KENDAL
Kebiasaan Jama’ah rifaiyah ditandai oleh sikap dan perilaku atau perbuatan yang
tidak (selalu) mengikuti aturan-aturan yang berlaku di desa atau masyarakat di mana
mereka tinggal, hal ini diawali oleh sikap KH Rifai yang berani melawan kebijakan
pemerintah Belanda sampai sekarang diikuti oleh pengikutnya, khusus dalam hukum adat
nikah ada beberapa jama’ah rifa’iyah yang tidak menginginkan kehadiran penghulu atau
pihak KUA ketika melaksanakan pernikahan karena dianggap tidak adil dan menjadikan
pernikahan tidak sah, dengan adanya latar belakang ini peneliti mengangkat judul
“Implementasi Hukum Nikah Adat Jama’ah Rifa’iyah pada Pemerintahan Era Modern di
Kabupaten Kendal”. Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) Bagaimanakah
implementasi hukum adat nikah dalam perspektif jama’ah Rifa’iyah pada era
pemerintahan modern di Kabupaten Kendal?. (2) Apa sajakah kendala dan solusi
implementasi hukum adat nikah dalam perspektif jama’ah Rifa’iyah pada era
pemerintahan modern di Kabupaten Kendal?. Penelitian ini berjenis lapangan ini bersifat
kualitatif dengan pendekatan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data diperoleh
pimpinan jamaah Rifaiyah di Kabupaten Kendal, masyarakat jamaah Rifaiyah di
Kabupaten Kendal dokumentasi yang ada pada jamaah Rifaiyah di Kabupaten Kendal.
teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, data yang telah
di dapat kemudian dianalisis melalui analisis data dengan tiga tahapan yaitu reduksi,
penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan
implementasi hukum adat nikah dalam perspektif jama’ah Rifa’iyah pada era
pemerintahan modern di Kabupaten Kendal dilakukan dengan tiga cara yaitu pertama
menghadirkan penghulu atau pegawai pencatat nikah untuk mencatat pernikahan
sedangkan prosesi pernikahan di pimpin dan diwakilkan oleh kyai Jama’ah Rifa’Iyah.
Kedua melakukan pernikahan di KUA kemudian melakukan nikah ulang (Tajdid atau
shihah) yang dilakukan di masjid dengan di pimpin dan diwakilkan oleh kyai Jama’ah
Rifa’Iyah. Ketiga melakukan pernikahan di masjid dengan tidak menghadirkanpenghulu
karena dianggap tidak adil sehingga menjadikan pernikahan tidak sah, pernikahan hanya
dilakukan oleh Kyai Rifa’iyah dan anggota Rifai’yah. Bentuk adat nikah yang pertama
dan kedua tidak menjadi permasalahan di era pemerintahan modern di Kabupaten Kendal
karena sesuai dengan aturan perundang-undangan negara Indonesia yang terdapat dalam
UU no 1 tahun 1974, sedangkan bentuk adat pernikahan ketiga menjadi masalah karena
sebagai warga negara Indonesia. Jama’ah Rifa’iyah di Kabupaten Kendal yang tidak
mengikuti aturan negara untuk mencatatkan pernikahannya dilembaga resmi yaitu KUA
melalui penghulu atau PPN. Kendala implementasi hukum adat nikah dalam perspektif
jama’ah Rifa’iyah pada era pemerintahan modern di Kabupaten Kendal diantaranya:
keyakinan Jama’ah Rifa’iyah di Kabupaten Kendal masih memiliki keyakinan tentang
tidak syahnya pernikahan yang dilakukan oleh penghulu, keterpaksaan untuk melakukan
pernikahan di KUA, kurangnya referensi bagi Jama’ah Rifa’iyah di Kabupaten Kendal
terhadap kitab pernikahan selain hanya pada kitab tarjumah, adat Jama’ah Rifa’iyah di
Kabupaten Kendal yang memegang teguh ajaran K.H. Rifa’i, sehingga tidak percaya
hukum yang di buat kolonial sama seperti hukum yang di anut bangsa Indonesia. Solusi
untuk menanggulangi masalah ini diantranya peran ulama’ untuk berdiskusi secara
kekeluarganaan tentang pentingnya pernikahan di KUA dan itu merupakan syarat penting
sebagai warga negara dan ketentuan di KUA tentang pernikahan sama dengan ajaran
fiqih, pencatatan pernikahan akan melindungi kaum wanita.
Kata Kunci : Hukum Nikah Adat , Jama’ah Rifa’iyah, Pemerintahan Era Moder
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDETEKSI STATUS GIZI DAN PSIKOLOGIS ANAK
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas
buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu
mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan pakar seperti yang dapat dilakukan manusia. Salah satu
pemanfaatannya sistem pakar digunakan pada ilmu kesehatan, mengingat pandangan masyarakat terhadap pola
sehat belakangan ini semakin peka terlebih kesehatan bagi anak dalam penanganan gizi yang sangat berpengaruh
dalam pertumbuhannya. Sehingga menimbulkan rasa ingin tahu tentang apa yang diderita sebelum menjadi
parah. Tulisan ini membahas bagaimana suatut sistem pakar bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi status gizi dan
psikologis anak yang diimplementasikan kedalam bentuk website. Tujuan dibuatnya aplikasi ini untuk
membantu mendiagnosa status gizi anak, penjelasan akan kebutuhan gizi anak dan jenis psikologis anak yang
perlu penanganan khusus
Rancang Bangun Aplikasi Augmented Reality Klub Sepak Bola Manchester United Berbasis Android Mobile
Augmented Reality (AR) adalah pengabunggan dunia nyata dan virtual yang bersifat imersif, interaktif, danmerupakan animasi tiga dimensi. Pada penulisan ini teknologi AR akan diterapkan dalam bidang olahraga untukpenggemar sepak bola terutama penggemar klub sepak bola bernama Manchester United untuk memperkenalkaninformasi pada klub sepak bola Manchester United. Aplikasi ini memberikan informasi seputar sejarah klubManchester United, sejarah stadion Old Trafford, susunan pemain tahun 2023/2024, dan piala yang telah diraih olehManchester United, serta marker berupa gambar logo, stadion, susunan pemain, dan piala yang akan menampilkanobjek tiga dimensi yang sesuai. Metode Penulisan ini menggunakan metode SDLC yang terdiri dari Perencanaan,Analisis, Perancangan, Pengkodean dan Uji Coba. Objek 3D tersebut dibuat melalui aplikasi pengolahan objek tigadimensi seperti Blender. Untuk tools yang digunakan terdapat Unity3D. Kemudian untuk tools AR penulismenggunakan Vuforia SDK. Hasil aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh banyak orang terutama bagi para penggemarklub sepak bola Manchester United dan juga dapat digunakan sebagai media tambahan supaya lebih mengenal klubsepak bola Manchester United dengan cara baru dan informatif
- …
