1,721,358 research outputs found
PERKEMBANGAN SEKTOR AGRARIA DI ERA MODERNISASI DALAM SEKTOR PERTANIAN DI SULAWESI SELATAN- PUTRI AMELIA HARIS
Modernisasi adalah sebuah proses suatu perubahan yang awalnya belum maju berubahmenjadi ke arah yang lebih maju. Dimana modernisasi ini juga merupakan proses
transformasi peningkatan maupun kemajuan pada aspek kehidupan masyarakat. Agraria dalam artian luas adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan tanah meliputi bumi, air, dan segala hal yang ada di dalamnya. Modernisasi dalam bidang pertanian memuat dampak
yang sangat besar terutama dalam hal sosial ekonomi
PENGARUH SELF EFFICACY, PERTIMBANGAN PASAR KERJA DAN PENGETAHUAN AKUNTANSI PAJAK DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA MINAT BERKARIR MAHASISWA SEBAGAI AKUNTAN PAJAK (Studi Empiris pada Universitas Negeri di Kota Pekanbaru)
ABSTRAK
PENGARUH SELF EFFICACY, PERTIMBANGAN PASAR KERJA DAN PENGETAHUAN AKUNTANSI PAJAK DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA MINAT BERKARIR
MAHASISWA SEBAGAI AKUNTAN PAJAK
(STUDI EMPIRIS PADA UNIVERSITAS NEGERI
DI KOTA PEKANBARU)
OLEH :
PUTRI AMELIA S
NIM. 11970323022
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh self efficacy, pertimbangan pasar kerja dan pengetahuan akuntansi pajak dengan motivasi sebagai variabel intervening pada minat berkarir mahasiswa sebagai akuntan pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden dan hasilnya dianalisis menggunakan bantuan Smart-PLS 4 sebagai alat uji. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Akuntansi angkatan 2019 dari universitas negeri yang ada di kota Pekanbaru. Sampel penelitian berjumlah 112 mahasiswa yang merupakan mahasiswa akuntansi dengan konsentrasi pajak, dengan metode sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu self efficacy, pertimbangan pasar kerja tidak berpengaruh signifikan, sedangkan variable pengetahuan akuntansi pajak, dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap minat berkarir mahasiswa sebagai akuntan pajak. Lalu hasil juga menunjukkan bahwa variable, self efficacy, pertimbangan pasar, tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berkarir mahasiswa sebagai akuntan pajak dengan motivasi sebagai variable intervening, sedangkan hal variable pengetahuan akuntansi pajak berpengaruh signifikan terhadap minat berkarir mahasiswa sebagai akuntan pajak dengan motivasi sebagai variable intervening.
Kata kunci : Self efficacy, pertimbangan pasar kerja, pengetahuan akuntansi pajak, motivasi, akuntan paja
PROPOSAL SKRIPSI OPTIMALISASI KINERJA BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA (STUDI KASUS PENGELOLAAN OBYEK WISATA WILOCI DI DESA KARANGSARI KAB. PEMALANG) Diajukan dalam rangka penyelesaian studi Strata S1 untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pancasakti
Nama : Putri Amelia NPM :2120600056 JudulSkripsi : Optimalisasi Kinerja Bumdes Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Study Kasus Pengelolaan Obyek Wisata Wiloci Di Desa Karangsari Kab.Pemalang)Pokok permasalahandalampenelitianiniadalah.
Tujuan yang ingin di capaidalampenilitianiniadalah :
a. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana optimalisasi kinerja BUMDES dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Kasus Pengelolaan Obyek Wisata Wiloci di Desa Karangsari Kab. Pemalang).
b. Untuk mengidentifikasi penghambat kinerja BUMDES dalam pendapatan Asli Desa (studi kasus Pengelolaan Obyek Wisata wiloci desa Karangsari).
Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif maksudnya bertujuan untuk mendiskripsikan Optimalisasi Kinerja Bumdes Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Study Kasus Pengelolaan Obyek Wisata Wiloci Di Desa KarangsariKab.Pemalang) dan memperolehgambaransecaramendalam dan Dalampenelitianinipenulismenggunakan Teknik pengumpulan data berupawawancara dan dokumentasi.
Analisis data yang dipergunakanpenulisdalampenyusunanskripsiiniadalah data yang bersifatdeskriptif, yaitu Analisa data yang menggunakangambaranatasgejala dan kondisi yang ada yang dapat di wujudkandalamketerangan-keterangansesuaikeadaan yang sebenarnyapenulislakukan di lapangan.
BerkaitandenganhasilpenelitiantersebutdapatdiketahuibahwaOptimalisasi Kinerja Bumdes Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Study Kasus Pengelolaan Obyek Wisata Wiloci Di Desa KarangsariKab.Pemalang).. a) Kepemimpinan: Gaya kepemimpinan yang otoriter dan pengambilan keputusan sepihak mengakibatkan rendahnya kinerja BUMDES, di mana partisipasi anggota tidak tercapai.b) Produktivitas: Terbatasnya ruang kreativitas dan inovasi bagi tim menghambat potensi kinerja. Hanya anggota dekat pemimpin yang mendapat kesempatan menyampaikan ide, sehingga diperlukan budaya kerja yang lebih kolaboratif dan manajemen beban kerja yang adil.c) Ketepatan Waktu: Manajemen waktu yang buruk mengganggu penyelesaian tugas. Perlu adanya pelatihan dan monitoring untuk meningkatkan kesadaran tanggung jawab individu terkait ketepatan waktu.d) Penggunaan Sumber Daya: Pelatihan yang minim membatasi pengembangan kemampuan pengelola. Kesiapan pengelola dalam mengoptimalkan kinerja masih rendah, memerlukan inisiatif belajar secara mandiri.e) Kerjasama: Kerjasama internal kurang optimal karena individu lebih mementingkan kepentingan pribadi, sementara strategi untuk menarik investor juga belum maksimal. Kolaborasi yang baik diperlukan untuk mendatangkan dana dan sumber daya bagi BUMDES
Kata Kunci : Optimalisasi Kinerja BUMDE
KOMPETENSI PENYULUH UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN PENYULUHAN PETERNAKAN DI KOTA PARIAMAN
KOMPETENSI PENYULUH UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN PENYULUHAN PETERNAKAN DI KOTA PARIAMAN
Nadya Putri Amelia, dibawah bimbingan
Prof. Dr. Ir. Asdi Agustar, M.Sc dan Ediset S.Pt,M.Si
Program Studi Peternakan, Bagian Pembangunan dan Bisnis Peternakan
Fakultas Peternakan Universitas Andalas
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di Kota Pariaman, tujuan dari penelitian (1) untuk mengetahui bagaimana kompetensi penyuluh peternakan di Kota Pariman (2) untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi penyuluhan peternakan di Kota Pariaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, dimana seluruh data primer yang didapat dijadikan sebagai landasan utama kemudian dianalisa untuk mencapai tujuan penelitian. Analisa data untuk mengukur kompetensi penyuluh menggunakan analisis non parametrik yang menggunakan deskriptif kuantitatif yang menggunakan rumus statistik yaitu weighted average yaitu rata-rata yang dihitung dengan memperhitungkan timbangan/bobot untuk setiap datanya. Unsur yang di nilai diberi bobot dengan secara profesional, dan skor yang terdapat di jawaban unsur berkisaran 6-10. Kompetensi di ukur dari aspek yaitu kesesuaian latar belakang pendidikan penyuluh, jenjang pendidikan penyuluh. Analisis data untuk mengetahui tindakan pemerintah daerah meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian dan peternakan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, sesuai dengan tujuan penelitian dapat disimpulkan bahwa: Kompetensi penyuluh yaitu sebesar 35,52 point yang tergolong cukup kompeten, dan upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi penyuluh dengan memberikan dan melakukan kegiatakan pelatihan serta memberikan fasilitas kepada penyuluh.
Kata kunci : Kompetensi Penyuluh, Kegiatan Penyuluhan, Kota Pariama
GANTI KERUGIAN TANAH WAKAF AKIBAT KONSTRUKSI PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH-SIGLI ( SUATU PENELITIAN DI DAERAH INDRAPURI ACEH BESAR)
ABSTRAK PUTRI AMELIA (2020)GANTI KERUGIAN TANAH WAKAF AKIBAT KONSTRUKSI PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH-SIGLI (Suatu Penelitian di Daerah Indrapuri ) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(iv, 54) pp.,bibl YUSRI,S.H.,M.H.Pasal 1 angka 11 Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2003 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, mengatakan bahwa ganti rugi adalah pengantian terhadap kerugian baik bersifat fisik dan/atau non fisik sebagai akibat pengadaan tanah kepada yang mempunyai tanah, bangunan, tanaman, dan/atau benda-benda lain yang berkaitan dengan tanah yang dapat memberikan kelangsungan hidup yang lebih baik dari tingkat kehidupan sosial ekonomi sebelum terkena pengadaan tanah.Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan ganti rugi tanah wakaf yang terkena proyek jalan tol Banda Aceh-Sigli, kendala yang dihadapi dan tanggung jawab para pihak yang memegang proyek Konstruksi Pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh terhadap ganti rugi tanah wakaf.Data dalam penelitian skripsi ini diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara menelaah buku-buku, teks dan perundang-undangan serta jurnal-jurnal yang berhubungan dengan skripsi ini, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan dan responden. Data dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ganti kerugian untuk Konstruksi Pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh ternyata belum sesuai dengan apa yang telah diperjanjian sebelumnya dan masih belum sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Wakaf. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan ganti rugi antara lain belum tersedianya tanah pengganti sesuai dengan sebelumnya dan juga belum ada kesepakatan tentang bentuk ganti rugi. Pihak pemerintah yang bertanggung jawab belum melakukan pembayaran Ganti kerugian, sehingga menyebabkan kesalahpahaman masyarakat. Disarankan kepada pihak pengadaan tanah untuk melakukan musyawarah dengan masyarakat dalam hal pembayaran ganti rugi tanah wakaf akibat terkena pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh, dan tidak memutuskan komunikasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman masyarakat. Kepada pihak masyarakat juga disarankan untuk mendukung pembangunan jalan tol ini guna untuk memajukan daerahnya
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension (ICARE) Pada Materi Statistika Kelas VIII SMP.
ABSTRAK
Nur Ningsih Putri Amelia (2022)
: Pengembangan Lembar Kerja
Siswa (LKS) Berbasis Introduction,
Connection, Application, Reflection,
Extension (ICARE) Pada Materi
Statistika Kelas VIII SMP.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan Lembar
Kerja Siswa (LKS) berbasis Introduction, Connection, Application, Reflection,
Extension (ICARE) yang valid, praktis, dan efektif pada materi statistika. Jenis
penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and
Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, Evaluation). Penelitian dilakukan di SMPN 3 Bagan Sinembah
pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Subjek penelitian adalah
validator serta siswa kelas VIII SMPN 3 Bagan Sinembah. Objek penelitian
adalah LKS berbasis Introduction, Connection, Application, Reflection,
Extension (ICARE) pada materi statistika. Jenis data yang digunakan adalah
data kualitatif dan data kuantitatif dengan teknik pengumpulan data penyebaran
angket dan soal tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket dan
lembar posttest. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan teknik
analisis data kualitatif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas
LKS berbasis Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension
(ICARE) yang dikembangkan tergolong dalam kategori sangat valid dengan
persentase 88,9%, dan sangat praktis untuk kelompok kecil dengan persentase
85,22% dan sangat praktis untuk kelompok terbatas dengan persetase 83,67%.
Selanjutnya untuk efektifitas LKS diperoleh yaitu
dengan dk = 24 serta menggunakan taraf signifikan 5% atau 0,05
sehingga diterima yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas
eksperimen dan kelas kontrol dengan rata-rata hasil tes kelas eksperimen (82,6)
lebih tinggi dari rata-rata hasil tes kelas kontrol (54,64). Hasil uji efektifitas
yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan sudah
dapat dikatan efektif.
Kata Kunci
: Pengembangan, Lembar Kerja Siswa (LKS),
Introduction, Connection, Application, Reflection,
Extension (ICARE), Statistika
PENGARUH PENGAWASAN PIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA SERTA DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN WILAYATUL HISBAH KOTA BANDA ACEH
ABSTRAKAbstrak Karya Akhir Diserahkan kepada Panitia Ujian Untuk Mendapatkan Gelar MagisterManajemen pada Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala PENGARUH PENGAWASAN PIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA SERTA DAMPAKNYAPADA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI KANTOR SATUAN POLISIPAMONG PRAJA DAN WILAYATUL HISBAH KOTA BANDA ACEH Oleh :KIKI PUTRI AMELIA NIM: 1309200020114 Konsentrasi : Manajemen Umum Pembimbing Utama : Prof. Dr. Abdul Rahman Lubis, M.Sc Pembimbing Pembantu : Dr. M. Shabri Abdul Majid. SE, M.Ec Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengawasan pimpinan,kompensasi, disiplin, motivasi dan kinerja pegawai kantor Satuan Polisi Pamong Praja danWilayatul Hisbah (SATPOL PP & WH) Kota Banda Aceh. Populasi penelitian adalah seluruhpegawai Kantor SATPOL PP & WH Kota Banda Aceh yang berjumlah 204 orang pegawai. Sebanyak 204 kuesioner disebarkan keseluruh pegawai Satuan Polisi Pamong Praja danWilayatul Hisbah yang menjadi sampel penelitian ini. Data dalam penelitian ini dianalisisdengan the Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan software statistic AMOS 22.0untuk pengujian hipotesis. Pembuktian Hipotesis dilakukan dengan menggunakan indikator nilaiCR dan P. Karena dari 8 (delapan) hipotesis verifikatif yang diuji dalam penelitian ini memiliknilai CR diatas 1,96 atau nilai P lebih kecil dari 0,05, maka semua hipotesis yang diuji menolakHo dan menerima H1. Dengan kata lain pengawasan pimpinan dan kompensasi memilikipengaruh untuk meningkatkan kinerja pegawai sepanjang variabel independent dapatditingkatkan oleh manajemen Kantor SATPOL PP & WH Kota Banda Aceh. Variabelintervening yakni motivasi dan disiplin tidak memiliki pengaruh untuk meningkatkan variabeldependen dengan kata lain bermakna bahwa peningkatan kinerja karyawan akan lebih baikdilakukan dengan meningkatkan pengawasan pimpinan dan kompensasi secara langsung tanpamengikut sertakan variabel motivasi dan disiplin. Kata Kunci: Pengawasan Pimpinan, Kompensasi, Disiplin, Motivasi, Kinerja Pegawai, KantorSatuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisba
POLA HUBUNGAN TA’ARUF PRA-NIKAH (Studi Pada Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang)
ABSTRAK
Putri Amelia, (2024) : Pola Hubungan Ta’aruf Pra-nikah (Studi Pada
Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit
Bestari Kota Tanjungpinang)
Sebuah pernikahan akan tercapai dengan adanya proses tertentu, adapun
salah satu proses mengenal dan memilih calon pasangan dalam Islam yaitu proses
ta’aruf (perkenalan) dilanjutkan dengan proses khitbah (peminangan), kemudian
akad nikah. Ta’aruf memiliki aturan tertentu seperti adanya batasan interaksi antara
laki-laki dan perempuan, batasan durasi ta’aruf, dan harus didampingi oleh pihak
tertentu selama menjalani prosesnya. Adapun penelitian ini dilatarbelakangi oleh
banyaknya calon pasangan yang menjadikan ta’aruf sebagai proses untuk mengenal
dan memilih pasangan sebelum melangsungkan pernikahan namun, proses ta’aruf
dilakukan tanpa memperhatikan batas-batas pergaulan antara laki-laki dan
perempuan yang telah disyari’atkan oleh agama Islam..
Dalam penelitian skripsi ini, penulis mengangkat beberapa pokok
permasalahan yakni: 1. Bagaimana pola hubungan ta’aruf pra-nikah pada realita
masyarakat Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit Bestari Kota
Tanjungpinang 2. Bagaimana Tinjauan Hukum Islam terhadap pola hubungan
ta’aruf pra-nikah yang dilakukan masyarakat Kelurahan Tanjung Ayun Sakti
Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field research) yang
berlokasi di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit Bestari Kota
Tanjungpinang. Dengan responden penelitian terdiri dari 8 orang yang melakukan
proses ta’aruf pra-nikah. Pengumpulan data diperoleh dengan metode observasi,
dan wawancara. Sumber datanya adalah data primer dan data-data sekunder yang
dianalisa menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 6 dari 8 orang yang penulis
wawancarai melakukan pola hubungan ta’aruf yang tidak sesuai dengan batas-batas
pergaulan antara laki-laki dan perempuan dalam syari’at Islam. Beberapa
responden dalam penelitian ini melakukan komunikasi maupun pertemuan secara
bebas dengan calon pasangan tanpa adanya perantara. Hal ini tentunya sangat
bertentangan dengan konsep ta’aruf yang dianjurkan. Maka dari itu proses yang
mereka jalani tidak bisa dikatakan sebagai proses ta’aruf. Adapun menurut
Tinjauan Hukum Islam pola hubungan ta’aruf yang dilakukan masyarakat
Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang
dilarang (diharamkan) karena segala aktivitas antara laki-laki dan perempuan yang
buka mahram jika tidak ada kepentingan secara syar’i dikhawatirkan akan
mengakibatkan terjadinya perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama, salah
satunya ialah perbuatan zina.
Kata Kunci : Ta’aruf, Pranikah, Hukum Isla
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
