1,720,969 research outputs found
Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Android Pada Materi Sistem Koloid untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik SMA
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik media pembelajaran kimia berbasis android pada materi sistem koloid untuk peserta didik SMA; (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran kimia berbasis android yang dikembangkan; serta (3) mengetahui perbedaan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik yang menggunakan media pembelajaran kimia berbasis android dengan pembelajaran konvensional.
Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Pengembangan media pembelajaran dilakukan dengan mengadaptasi pada model Borg & Gall dan Dick & Carey yang dimodifikasi menjadi empat bagian yaitu studi pendahuluan, analisis kurikulum, pengembangan produk media pembelajaran, dan evaluasi produk. Penilaian produk dilakukan oleh satu ahli media, satu ahli materi kimia, lima peer reviewer dan lima pendidik kimia. Uji coba produk dilakukan kepada peserta didik kelas XI SMA/MA dengan rincian lima peserta didik MA Sunan Pandanaran untuk uji coba perorangan, 10 peserta didik SMAN 1 Godean untuk uji coba kelompok kecil, dan 32 peserta didik kelas XI SMAN 1 Banguntapan untuk uji coba lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket penilaian media, angket motivasi, dan tes soal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran kimia berbasis android memiliki karakteristik relevan, visualisasi yang jelas dan menarik, fleksibel, dan evaluasi soal variatif; (2) media pembelajaran kimia berbasis android pada materi sistem koloid yang telah dikembangkan dinilai layak digunakan dalam pembelajaran ditinjau dari penilaian aspek materi dan aspek media, dan hasil uji coba peserta didik; serta (3) terdapat perbedaan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik yang menggunakan media pembelajaran kimia berbasis android dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional
PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM DENGAN ALGORITMA BRANCH AND BOUND
Pencarian rute terpendek oleh seorang salesman dari suatu kota ke n-kota tepat satu kali dan kembali ke kota awal keberangkatan merupakan salah satu masalah optimisasi kombinatorial. Travelling Salesman Problem (TSP) dapat diselesaikan dengan algoritma branch and bound yang menggunakan skema Breadth First Search (BFS) yang lebih pintar yaitu menggunakan fungsi pembatas bound untuk menentukan simpul yang diperluas (branch). Keakuratan penyelesaian optimal bergantung pada fungsi pembatas yang dipilih. Fungsi pembatas dipilih berdasarkan instinc dan pengalaman sehingga terkadang tidak memberikan hasil yang optimal. Algoritma ini bisa menjadi pilihan dalam menyelesaikan optimisasi kombinatorial jika dipandang dari aspek waktu penyelesaiannya. Kata kunci: travelling salesman problem, algoritma branch and bound, optimisasi kombinatorial, breadth ï¬rst search, exhaustive search
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
E-modul kimia Kelas X: sifat koligatif larutan
Sifat koligatif larutan : sifat larutan yang bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dan bukan pada jenis zat terlarutny
PEMBELAJARAN SAVI DENGAN ANIMASI MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI IKATAN ION DAN KOVALEN
Perkembangan industri di dunia kerja telah mendorong peningkatan pentingnya keterampilan pemecahan masalah bagi setiap individu dalam sumber daya manusia. Hal ini mengubah paradigma masyarakat terhadap pendidikan di lingkungan sekolah, yang harus mampu menghasilkan peserta didik yang memenuhi kriteria keterampilan tersebut. Oleh karena itu, penelitian literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penerapan metode inquiry dalam proses pembelajaran terhadap kemampuan softskill berpikir kritis siswa. Penelitian literatur ini bertujuan untuk menilai dampak inquiry learning pada kemampuan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Hasil analisis literatur menunjukkan adanya pengaruh positif pada kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) setelah menerapkan metode pembelajaran inquiry. Selain itu, terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan respon positif dari siswa terhadap pembelajaran berbasis inquiry. Dari analisis literatur ini, disimpulkan bahwa implementasi metode inquiry efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada proses pembelajaran di Sekolah Menengah Atas
EFEKTIVITAS, TANTANGAN, DAN PELUANG PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA KURIKULUM PENDIDIKAN KIMIA PASCA-PANDEMI COVID-19: KAJIAN SISTEMATIS
Systematic Literature Review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19 pada pembelajaran kimia. PJJ dipilih sebagai pendekatan terbaik untuk terus memberikan pendidikan di era pandemi. Artikel dalam review ini di ambil dari Scopus Database (2019-2022) berdasarkan kriteria kelayakan. Dari 63 artikel, 42 diantaranya tereliminasi, dan sebanyak 21 yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Sebagian besar penelitian (52,38%) menyatakan bahwa PJJ efektif digunakan dalam pembelajaran kimia, 38,08% menyatakan PJJ menurunkan performa siswa, khususnya keterampilan praktik di laboratorium, dan 9,52% menyatakan PJJ sama efektifnya dengan pembelajaran tatap muka. Terlepas dari pro dan kontra, penerapan PJJ memiliki banyak peluang untuk berkembang pesat seiring dengan perkembangan TIK. Meningkatkan kualitas program PJJ merupakan tantangan nyata dalam mengembangkan konten pembelajaran yang menarik dan juga pengembangan kurikulum Pendidikan Kimia
E-modul kimia Kelas XII: sifat koligatif larutan
Modul ini berisi mengenai materi kimia kelas XII dengan materi sifat koligatif larutan. Uraian materi mengenai konsentrasi larutan, penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih, dan tekanan osmosis, serta perbedaan sifat koligatif pada larutan elektrolit dan non elektrolit
- …
