1,789 research outputs found
Karakteristik Kitab Nadoman Nurul Hikmah Karya Hidayat Suryalaga
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah beserta alasan penggunaannya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis dan metode hermeneutik berdasarkan hubungan triadik (teks-reader/author-audience). Adapun sifat penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Dalam prosesnya, penulis menggunakan dua kategori sumber data, sumber data primer dan sekunder. Dalam penelitian ini penulis menemukan beberapa hal mengenai karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah. Karakter khas kitab Nadoman Nurul Hikmah tercermin pada dua aspek: Pertama, postur nadhomannya yang sederhana. Nadoman Nurul Hikmah cenderung lebih longgar dalam menerjemahkan bahasa sumber, Hidayat Suryalaga tidak menjadikan redaksi ayat sebagai sumber, tetapi ia berusaha menuangkan interpretasinya sendiri. Kedua, struktur dan gaya bahasa dalam Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menggunakan struktur dan gaya bahasa yang sederhana, ia menggunakan bahasa Sunda yang populer dan kontekstual. Nadoman Nurul Hikmah jauh lebih tepat disebut sebagai terjemah tafsiriyah al-Qur’an daripada disebut sebagai sebuah kitab tafsir. Dalam kitabnya Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menyertakan nilai-nilai kesundaan, hal tersebut tidak lepas dari tujuan ditulisnya kitab Nadoman Nurul Hikmah ini. Adapun nilai-nilai yang terdapat dalam kitab Nadoman Nurul Hikmah ini diantaranya adalah nilai kesundaan Silih Asih – Silih Asah – Silih Asuh, nilai kesundaan Rawayan Jati dan nilai kesundaan Sabilulungan
Karakteristik tafsir dalam kitab Nadoman Nurul Hikmah karya Hidayat Suryalaga
INDONESIA :
Tesis ini berjudul “Karakteristik Tafsir dalam Kitab Nadoman Nurul Hikmah karya Hidayat Suryalaga”. Fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah persoalan karakteristik (teknis, gaya bahasa, sistematika, metode, sumber dan corak) Nadoman Nurul Hikmah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah beserta alasan penggunaannya. Guna menjawab permasalahan dan mencapai tujuan yang dimaksud, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode: Pertama, metode deskriptif analisis. Metode ini dilakukan untuk mengulas wilayah ‘bagaimana’ teknis dan sistematika penyusunan, metode, sumber dan corak penafsirannya. Kedua, metode hermeneutik berdasarkan hubungan triadik (teks-reader/author-audience). Metode ini ditunjukkan untuk mengulas wilayah ‘mengapa’ Hidayat suryalaga menggunakan teknis dan sistematika penyusunan kitabnya seperti itu.
Adapun sifat penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Dalam prosesnya, penulis menggunakan dua kategori sumber data, sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer adalah kitab Nadoman Nurul Hikmah itu sendiri, sedangkan sumber data sekunder terdiri dari buku-buku penelitian sebelumnya tentang Hidayat Suryalaga, kemudian buku-buku sejarah tafsir Nusantara yang digunakan penulis untuk mengembangkan landasan teori, dan buku-buku lain yang terkait dengan penelitian ini.
Menjawab persoalan di atas, penulis menemukan beberapa hal mengenai karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah. Karakter khas kitab Nadoman Nurul Hikmah tercermin pada dua aspek: (1) Postur nadhomannya yang sederhana. Nadoman Nurul Hikmah cenderung lebih longgar dalam menerjemahkan bahasa sumber, Hidayat Suryalaga tidak menjadikan redaksi ayat sebagai sumber, tetapi ia berusaha menuangkan interpretasinya sendiri. (2) Struktur dan gaya bahasa dalam Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menggunakan struktur dan gaya bahasa yang sederhana, ia menggunakan bahasa Sunda yang populer dan kontekstual. Dalam penulisan nadhomannya Hidayat Suryalaga menggunakan 4 baris seperti halnya puisi Arab. Sedangkan jumlah suku kata pada umumnya menggunakan 8 suku kata. Nadoman Nurul Hikmah jauh lebih tepat disebut sebagai terjemah tafsiriyah al-Qur’an daripada disebut sebagai sebuah kitab tafsir. Karena dalam setiap bait nadhomannya, beliau memberikan penjelasan suatu ayat berdasarkan pemahamannya. Dalam kitabnya Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menyertakan nilai-nilai kesundaan, hal tersebut tidak lepas dari tujuan ditulisnya kitab Nadoman Nurul Hikmah ini. Adapun nilai-nilai yang terdapat dalam kitab Nadoman Nurul Hikmah ini diantaranya adalah nilai kesundaan Silih Asih – Silih Asah – Silih Asuh, nilai kesundaan Rawayan Jati dan nilai kesundaan Sabilulungan.
ENGLISH :
This thesis is entitled “Characteristics of Interpretation in the Book of Nadoman Nurul Hikmah by Hidayat Suryalaga”. The focus of discussion in this study is the problem of characteristics (technical, style of language, systematics, methods, sources and style) of Nadoman Nurul Hikmah. This study aims to determine the characteristics of the Nadoman Nurul Hikmah book and the reasons for its use. In order to answer the problems and achieve the intended goals, in this research method the authors use the method: First, descriptive analysis. This method is carried out to review the technical and systematic ‘how’ areas of preparation, methods, sources and patterns of interpretation. Second, the hermeneutic method is based on a triadic relationship (text-reader/writer-audience). This method is shown to review the area of 'why' Hidayat Suryalaga uses the techniques and systematics of preparing his book like that.
The nature of this research is library research. In the process, the authors use two categories of data sources, primary and secondary data sources. The primary data source is the Nadoman Nurul Hikmah book itself, while the secondary data sources consist of previous research books on Hidayat Suryalaga, then books on the history of interpretation of the Archipelago which the author uses to develop theoretical foundations, and other books related to research this.
Answering the questions above, the writer found several things about the haracteristics of the book Nadoman Nurul Hikmah. The distinctive character of the Nadoman Nurul Hikmah book is reflected in two aspects: (1) Its simple nadhom posture. Nadoman Nurul Hikmah tends to be more loose in translating the source language. Hidayat Suryalaga does not use the editorial verse as a source, but he tries to put his own interpretation into it. (2) The structure and style of language in Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga uses a simple structure and style of language, he uses popular and contextual Sundanese. In writing his nadhom, Hidayat Suryalaga uses 4 lines like Arabic poetry. While the number of syllables generally uses 8 syllables. Nadoman Nurul Hikmah is far more accurately described as a translation of the tafsiriyah of the Qur'an than as a book of interpretation. Because in each of his nadhoms, he gives an explanation of a verse based on his understanding. In his book Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga contains Sundanese values, this cannot be separated from the purpose of writing this book Nadoman Nurul Hikmah. The values contained in the book Nadoman Nurul Hikmah include the Sundanese values of Silih Asih – Silih Asah – Silih Asuh, the Sundanese values of Rawayan Jati and the Sundanese values of Sabilulungan.
ARAB :
تحمل هذه الأطروحة عنوان "خصائص التفسير في كتاب نادومان نور الحكمة لهداية سوريالاغا". محور المناقشة في هذه الدراسة هو مشكلة الخصائص (التقنية، أسلوب اللغة، النظاميات، الأساليب، المصادر والأسلوب) لنادومان نور الحكمة. تهدف هذه الدراسة إلى تحديد خصائص كتاب نادومان نور الحكمة وأسباب استخدامه. ومن أجل الإجابة على التساؤلات وتحقيق الأهداف المنشودة، استخدم الباحث في هذه الدراسة الأساليب التالية: أولاً، المنهج الوصفي التحليلي. يتم تنفيذ هذه الطريقة لمراجعة مجالات "كيفية" الإعداد الفنية والمنهجية والأساليب والمصادر وأنماط التفسير. ثانياً، يعتمد المنهج التأويلي على العلاقات الثلاثية (النص-القارئ/المؤلف-الجمهور). يتم عرض هذه الطريقة لمراجعة مجال "لماذا" يستخدم هداية سوريالاغا التقنيات والمنهجيات لإعداد كتابه بهذه الطريقة. وطبيعة هذا البحث هي البحث المكتبي. في هذه العملية، يستخدم المؤلف فئتين من مصادر البيانات، مصادر البيانات الأولية والثانوية. مصدر البيانات الأساسي هو كتاب نادومان نور الحكمة نفسه، أما مصادر البيانات الثانوية فتتكون من كتب بحثية سابقة عن هداية سوريالاغا، ثم كتب تاريخ تفسير الأرخبيل التي يستخدمها المؤلف لوضع الأسس النظرية، وغيرها من الكتب المتعلقة بهذا البحث. وفي الإجابة على الأسئلة أعلاه يجد الكاتب عدة أمور حول خصائص كتاب نادومان نور الحكمة. تنعكس الشخصية المميزة لكتاب نادومان نور الحكمة في جهتين: (1) وضعية النادوم البسيطة. يميل نادومان نور الحكمة إلى أن يكون أكثر مرونة في ترجمة اللغة المصدر، ولا يستخدم هداية سوريالاغا الآية الافتتاحية كمصدر، لكنه يحاول وضع تفسيره الخاص فيها. (2) بنية اللغة وأسلوبها في هداية سوريالاغا يستخدم نادومان نورالحكمة بنية وأسلوب لغة بسيطين، فهو يستخدم اللغة السوندانية المشهورة والسياقية. في كتابته، يستخدم هداية سوريالاغا أربعة أسطر مثل الشعر العربي. مع أن عدد المقاطع يستخدم ثمانية مقاطع عموما. يوصف نادومان نور الحكمة بأنه ترجمة لتفسير القرآن بشكل أكثر دقة من كونه كتاب تفسير. لأنه في كل مقطع نادومان يقدم تفسيرا للآية بناء على فهمه. في كتابه نادومان نور الحكمة لهداية سوريالاغا يتضمن القيم السوندانية، وهذا لا يمكن فصله عن الغرض من كتابة هذا الكتاب نادومان نور الحكمة. أما النتيجة الواردة في كتاب نادومان نورالحكمة تشمل على سيليه آسيه – سيليه آساه – سيليه آسوه، وروايان جاتي وسابيلولونجان
Perancangan Sistem Monitoring Surat Perintah Perjalanan Dinas dengan Mobile App Android untuk Biro Kepegawaian Universitas Nurul Jadid
An official travel warrant is a letter made for employee who has been assigned for an official trip to a certain area. The application process of The official travel warrant (surat perintah perjalanan dinas/SPPD) at Nurul Jadid University involves the Faculty Administration by submitting it to Head of Administration and the one who who has a right for approval, such as Representative Rector. The current process is still based on the old system and has an impact on long synchronization between employees due to lack of coordination and time-delays in the process of submitting service processes. Therefore, this study is intended to offer a system design for monitoring official travel orders with the Android Mobile App at Nurul Jadid University. The method used in this research is the waterfall method, whose stages or paths run from top to bottom. The target of this research is the monitoring of official trips which will make it easier for all parties. The results of this study are 96.9% of employees said that this system really helps the process of official travel effectively and efficiently
Konsep Ma'rifat dalam serat wirid hidayat jati karya Ronggowarsito
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ma’rifat dalam Serat Wirid Hidayat Jati Ronggowarsito. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menerapkan objek penelitian literatur yang dikategorikan sebagai penelitian kepustakaan. Hasil dan pembahasan penelitian ini mencakup konseptualisasi ma’rifat dalam tasawuf, biografi Ronggowarsito dan Serat Wirid Hidayat Jati serta ma’rifat dalam Serat Wirid Hidayat Jati. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Serat Wirid Hidayat Jati sebagai karya monumental dari seorang sufi Jawa yaitu Ronggowarsito, berisi pemaparan ajaran Ma’rifat yang berimplikasi pada kebijaksanaan yang memuat laku kebaikan dalam kehidupan. Penelitian ini merekomendasikan untuk penelitian lebih lanjut dengan perspektif yang holistik
Kerja Sama Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Upaya Pelestarian Candi Jolotundo
Cagar budaya merupakan aset yang penting bagi bangsa. Cagar budaya menjadi suatu identitas sekaligus kebanggaan yang harus dilestarikan. Upaya pelestarian sendiri bukan merupakan sesuatu yang mudah dan tanpa hambatan, oleh sebab itu diperlukan adanya kontribusi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat. Artinya, tanggung jawab akan pelestarian cagar budaya ini merupakan tanggung jawab bersama. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui, menjelaskan dan mendeskripsikan kerja sama yang terjalin dalam upaya pelestarian Candi Jolotundo, di mana dalam proses tersebut terdapat beberapa pihak yang berperan, yaitu pemerintah dan masyarakat. Upaya pelestarian diawali dengan aktivitas pengamanan dan pemeliharaan yang dilakukan oleh masyarakat, hingga akhirnya pemerintah mengambil alih tugas tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana data yang diperoleh dalam proses pengumpulan merupakan data yang berupa kata-kata. Pengumpulan data tersebut menghasilkan data yang spesifik dan mendalam. Sehingga topik yang dibahas dalam penelitian ini juga akan lebih detail. Teknik penentuan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball sampling, yang mana informan dipilih berdasarkan relasi yang terjalin dengan informan sebelumnya. Sehingga data yang dikumpulkan lama kelamaan akan menjadi banyak, seperti halnya bola salju yang menggelinding. Jenis penentuan informan ini digunakan untuk memahami pola-pola sosial yang ada dalam masyarakat serta pemerintah yang memiliki wewenang untuk melakukan pengelolaan Candi Jolotundo. Teknik dalam pengumpulan data ini adalah dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti melakukan pengamatan secara langsung, kemudian melakukan wawancara dengan informan dan yang terakhir adalah mengumpulkan data-data sekunder yang dilakukan dalam tahap dokumentasi
THE VERNACULARITY IN THE TAFSĪRIYAH TRANSLATION OF NADOMAN NURUL HIKMAH
The vernacularity of the poetic translation of the Qur'an Nadoman Nurul Hikmah by Hidayat Suryalaga lies in its peculiarity in using the language and rules of Sundanese poetry of praise. This paper aims to explain the form of vernacularity in the translation of Nadoman Nurul Hikmah's interpretation by H. R. Hidayat Suryalaga. This article uses descriptive methods and content analysis, thus concluding that the aspect of nadoman content or the meaning of the verses in Nadoman Nurul Hikmah is far more accurately called a translation of tafsiriyah al-Qur'an than it is called poetic interpretation of the Qur'an. H. R. Hidayat Suryalaga, in Nadoman Nurul Hikmah, does not at all refer to the Arabic translation or interpretation in each stanza. H. R. Hidayat Suryalaga did not use the verse editor as a source, but he tried to provide his interpretation. Meanwhile, in Nadoman, Nurul Hikmah does the loose and contextual translation. The contextualization of the verses of the Qur'an gives the impression to the readers (singers) of Nadoman that Nadoman Nurul Hikmah can be enjoyed by anyone who is by the spirit of the times
Peran Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) Melalui Metode Iqra Pada Santri Masjid Jami Nurul Hidayat Daya
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana upaya guru TPQ dalam meningkatkan motivasi membaca Al-Qur’an pada santri TPQ Nurul Hidayat Makassar, (2) Bagaimana peranan guru TPQ menerapkan metode Iqra dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan benar pada santri TPQ Nurul Hidayat Makassar.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan jenis penelitian kaulitatif. Prosedur dalam pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara yang dilakukan terhadap Kepala Unit TPQ, Guru TPQ, dan santri untuk membantu dalam informasi dari hasil wawancara yang sudah ada. Analisis data dalam penelitian ini memakai tiga teknik analisis data dalam penelitian yaitu, redusksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Upaya yang dilakukan guru TPQ agar dapat meningkatkan kemampuan santri membaca Al-Qur’an yakni diantaranya menjadikan kegiatan belajar mengajar sebagai kegiatan yang menyenangkan, memiliki niat yang kuat dan disiplin dalam menuntut ilmu, (2) Peranan seorang Guru TPQ di Masjid Jami Nurul Hidayat Daya Makassar, yaitu sangat berperan penting sebagai motivator dalam proses belajar mengajar sehingga santri memiliki dorongan untuk belajar membaca Al-Qur’an sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
Kata Kunci: Upaya Guru TPQ, Meningkatkan Kemampuan Baca Al-Qur’an Santri
Nadoman dalam tafsir sunda: Studi epistemologi pada nadoman Nurul Hikmah
Nadoman merupakan jenis puisi yang umumnya berisi puja- puja, doa, nasihat dan pendidikan yang bernafaskan agama islam. Namun kini nadoman hadir dalam sebuah literatur tafsir salah satunya dalam tafsir Sunda yang berjudul Nadoman Nurul Hikmah karya H.R Hidayat Suryalaga. Kehadiran tafsir Sunda berbentuk puisi atau nadoman kiranya penting dilakukan untuk mengungkap sisi kekhasan lokalitas tafsir puisi Alquran di tatar Sunda yang menjadi kekayaan berharga bagi diskursus metode penafsiran Alquran di Nusantara. Kebanyakan dari Para sarjana pada umumnya hampir kurang perhatian terhadap tafsir Sunda, contohnya seperti Federspiel sebenarnya ia bukan tidak tahu eksistensi tafsir lokal ini, melainkan berawal dari ketidaktertarikan dan cenderung beranggapan bahwa formatnya dianggap tidak jauh berbeda dengan tafsir Melayu- Indonesia pada umumnya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini terdiri dari tiga poin penting yaitu apa saja sumber yang digunakan oleh H.R Hidayat Suryalaga dalam Nadoman Nurul Hikmah?, Bagaimana metode dan corak yang digunakan oleh H.R Hidayat Suryalaga dalam Nadoman Nurul Hikmah?, serta Bagaimana validitas penafsiran Nadoman Nurul Hikmah karya H.R Hidayat Suryalaga?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui epistemologi tafsir Sunda yang berbentuk nadoman yaitu Nadoman Nurul Hikmah karya H.R Hidayat Suryalaga baik itu dari segi sumber, metode secara umum, metode secara khusus, corak, dan validitasnya menurut teori koherensi, korespondensi dan pragmatis.
Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jenis data kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber data yang digunakan meliputi sumber data primer yaitu Nadoman Nurul Hikmah karya H.R Hidayat Suryalaga serta sumber data sekunder berupa buku- buku dan karya- karya lainnya yang berkaitan dengan permasalahan, baik itu berupa skripsi, jurnal, artikel, dan karya tulis lainnya.
Adapun teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori Analisis Epistemologi. Epistemologi adalah suatu cabang dari filsafat yang mengkaji dan membahas tentang batasan, dasar dan fondasi, alat, tolok ukur, keabsahan, validitas dan kebenaran ilmu, makrifat, dan pengetahuan manusia. dalam diskursus khazanah studi Alquran, ada epistemologi khusus yang disebut dengan Epistemologi tafsir yaitu teori pengetahuan tafsir, yang didalamya mencakup sumber, metode, corak dan validitas sebuah tafsir.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa Nadoman Nurul Hikmah dikategorikan sebuah kitab Tafsir. Adapun epistemologinya, sumber penafsiran Nadoman Nurul Hikmah termasuk tafsir bil ra’yi karena didominasi oleh pemikiran dan ijtihad, menggunakan metode Ijmali sesuai urutan mushaf penafsirannya ringkas global dan menyeluruh, bercorak adab al- ijtiam’iy karena berkaitan dengan masalah sosial kemasyarakatan, dan memenuhi standar validitas penafsiran secara koherensi aplikatif sesuai teori, korespondensi sesuai dengan realitas yang ada, dan pragmatis dapat memberi manfaat khususnya bagi umat Islam Sunda
ORAL INTERPRETATION MECHANISM IN SOCIAL MEDIA: ANALYSIS OF USTAZ ADI HIDAYAT’S SIGNIFICANT RHETORIC IN YOUTUBE CHANNEL ADI HIDAYAT OFFICIAL
The popularity of social media as a means of spreading meaningful content through lectures explaining the contents of the Qur’an has an impact on introducing new interpretation mechanisms that are carried out orally. Adi Hidayat consistently uploads lecture results containing interpretations of the Koran through the Adi Hidayat Official YouTube Channel. This study aims to find out the meaning mechanism used by Adi Hidayat by using qualitative methods with content analysis as a tool for analyzing data. The data in this study are limited to uploaded videos containing interpretations. This study found that the mechanism for conveying meaning by Adi Hidayat was not based on reading the commentary text but on an explanation mechanism that relied on memory for the meanings understood. The process of conveying the meaning of the Qur’an was chosen based on observing the audience using intonation and style that reinforces the message content of the verse. This method can be seen in the argument search process as an initial step to attract the audience’s attention to the meaning to be conveyed. This initial stage influences Hidayat’s style and intonation in emphasizing the main messages contained in each interpreted verse. Changes in meaning mechanisms that are more flexible in oral interpretation develop a systematic interpretation that can be applied in the same effort to interpret the Qur’an orall
Analisis Penerapan Akuntansi Pada Yayasan Nurul Iman, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu
The purpose of this research is to find out how the appropriateness of accounting application on an object, which object in this study is Nurul Iman Foundation, in Danau Rambai village, Batang Gansal District, Indragiri Hulu. Data collection techniques carried out by the author are interview and documentation. This research is descriptive research. In this study financial accounting is described, especially financial accounting based on PSAK No. 45 about Fondation Accounting. Therefore, the foundation financial accounting should be guided by PSAK No. 45. The results of research that have been reviewed by the author show that the basis of recording used by the Nurul Iman Foundation is the cash basis. And the accounting cycle of the Nurul Iman Foundation is incomplete and not sequential in accordance with generally accepted standards.the problem raised by the author in this study is that the Nurul Iman Foundation has not made a cash flow statement and notes to financial statements,so that it is not in accordance with the generally accepted accounting principles of the foundation, namely PSAK No. 45
- …
