Rumah Jurnal FAI Universitat Islam Makassar
Not a member yet
216 research outputs found
Sort by
Bina Damai Keterlibatan Perempuan dalam Aksi Terorisme: Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner: Peacebuilding Women's Involvement in Terrorism: Interdisciplinary and Multidisciplinary Approaches
The case of the bombing in Surabaya carried out by one family and the action carried out by a woman with the initials ZA was shot dead by the Indonesian National Police at the Jakarta Police Headquarters after carrying out the action with a 'soft-gun' pistol against several security officers there, show that women are actively involved. in acts of terrorism. In this case, several approaches are needed to determine the factors of women's involvement as well as peacebuilding actions to overcome them. The approach in question is an interdisciplinary and multidisciplinary approach. Based on this, the purpose of this study is to determine the factors of involvement and the process of developing women's peace in acts of terrorism. The method used to collect data related to the involvement of women in acts of terrorism is literature review. That the involvement of women in acts of terror is not only in the name of religion, but from various aspects of life that can be traced using an interdisciplinary and multidisciplinary approach
Perspektif Metodologis Mengenai Puncak Capaian Sufistik: Methodological Perspectives on the Spiritual Attainment of Sufism
This study aims to analyze the peak of the achievements of a Sufi in his spiritual experience based on the phases that have been passed along with the method, as well as critically analyzing the practice of classical Sufi achievements that are realized in the modern era. This study is very important as a description of the relevance of classical methods in the modern era. This study found that Sufistic phases (maqamat) included: repentance, zuhd, fearfulness, patience, resignation, and willingness. The final maqamat will then appear mahabbah or ma'rifat depending on the Sufi experience, and the way the Sufi explains his Sufi experience. There are three methods of achieving Sufism, in sequence, namely takhalli, tahalli, and tajalli. The peak phases that have been reached by the Sufis include: mahabbah, ma'rifah, ittihad, and al-hulul. Zuhd life in the modern era can be carried out in crowded conditions, one can perfect morals and happiness by developing virtuous qualities as taught by religion. For example, patience, gratitude, sincerity, tawadu and fair in every activity
Analisis Dampak Game Online Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Makassar
Abstract:
This study aims to analyze (1) the types of online games played by students of the Islamic Religious Education study program, Universitas Islam Makassar, (2) the learning concentration of students of the Islamic Religious Education study program, Universitas Islam Makassar, (3) the impact of online games on the learning concentration of students of the Islamic Religious Education study program, Universitas Islam Makassar. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach and a psychological approach. The primary data source consisted of respondents from several students of the Islamic Religious Education study program, Universitas Islam Makassar. Secondary data sources are taken from various books, journals, and other scientific works as a theoretical basis. The data was collected using observation, interview, and documentation techniques and then analyzed using descriptive analysis techniques developed by Miles and Huberman, namely data display and conclusion drawn. The validity of the data was tested using the triangulation technique. The results of the study show that the types of online games played by students of the Islamic Religious Education Study Program are mobile legend, pubg, freefire and football games. All students of the Islamic Religious Education study program who were respondents in this study agreed that the strongest negative impact of playing online games is the disruption of learning concentration so that it also affects their learning outcomes.
Keywords: Analysis, Impact of Online Games, Learning Concentration
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan guna menganalisis (1) jenis-jenis game online yang dimainkan mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Makassar (2) konsentrasi belajar mahasiswa prodi PAI UIM (3) dampak game online terhadap konsentrasi belajar mahasiswa prodi PAI UIM. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan pendekatan psikologis. Sumber data primer terdiri atas responden dari beberapa mahasiswa prodi PAI UIM. Sumber data sekunder diambil dari berbagai buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya sebagai landasan teori. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi lalu dianalisis memakai teknik analisis deskriptif yang diperluas oleh Miles dan Huberman, yaitu display data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data memakai teknik triangulasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa bahwa jenis-jenis game online yang dimainkan mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam adalah game mobile legend, pubg, freefire dan football. Seluruh mahasiswa prodi PAI yang menjadi responden dalam penelitian ini sepakat apabila dampak negatif yang paling terasa dari bermain game ialah terganggunya konsentrasi belajar sehingga turut berpengaruh terhadap hasil belajarnya.
Kata Kunci:
Analisis, Dampak Game Online, Konsentrasi Belaja
Promosi Px Barbershop Banta Bantaeng Melalui Media Instagram (Perspektif Ekonomi Syariah)
Abstract:
This study aims to determine how to implement PX Barbershop promotional content on Instagram media, then find out PX Barbershop promotions on Instagram media in increasing income, and find out the implementation of PX Barbershop promotions through Instagram media from a sharia economic perspective. This study aims to determine how to implement PX Barbershop promotional content on Instagram media, then find out PX Barbershop promotions on Instagram media in increasing income, and find out the implementation of PX Barbershop promotions through Instagram media from a sharia economic perspective.This research was conducted at PX Barbershop Banta-Bantaeng, Rappocini District, Makassar City using qualitative research methods using a descriptive analysis approach. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used the theory of Miles and Huberman, namely reducing, presenting, and concluding data.The research obtained the first result, namely (1) that PX Barbershop Banta-Bantaeng implements promotional content on Instagram by utilizing the latest trends that are trending on various social media and are viral on any platform. The uploaded content includes photos, videos, reels and stories that aim to introduce PX Barbershop services. (2) Promotion of PX Barbershop Banta-Bantaeng on Instagram media has proven effective in increasing PX Barbershop's income. This is indicated by an increase in the number of customers, service bookings, and service sales. (3) Implementation of PX Barbershop Banta-Bantaeng promotion through Instagram media from a sharia economic perspective by applying sharia economic principles in promotional activities on Instagram by avoiding usury, gharar, and maysir behavior. As is well known, the principle of muamalah is permissible as long as there is no evidence that prohibits it. On that basis, the law of sales promotion is originally permissible as long as it is carried out in a manner that is justified by sharia, does not cause harm and gharar.
Keywords: Promotion, Instagram Media, Islamic Economic perspectif
Abstrak:
Konten promosi PX Barbershop pada media instagram, kemudian mengetahui promosi PX Barbershop dimedia instagram dalam meningkatkan pendapatan, dan mengetahui implementasi promosi PX Barbershop melalui media instagram perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini dilakukan pada PX Barbershop Banta-Bantaeng, Kec. Rappocini, Kota Makassar dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpuan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu mereduksi, menyajikan, dan menyimpulkan data. Penelitian memperoleh hasil yang pertama yaitu (1) bahwa PX Barbershop Banta-Bantaeng mengimplementasikan konten promosi di instagram dengan memanfaatkan trend terkini yang sedang trending diberbagai social media dan yang sedang viral di platform manapun. Konten yang diunggah meliputi foto, video, reels dan stories yang bertujuan untuk memperkenalkan jasa PX Barbershop. (2) Promosi PX Barbershop Banta-Bantaeng di media instagram terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan PX Barbershop. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah pelanggan, bookingan jasa, dan penjualan jasa. (3) Implementasi promosi PX Barbershop Banta-Bantaeng melalui media instagram perspektif ekonomi syariah dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam kegiatan promosi di instagram dengan menghindari perilaku riba, gharar, dan maysir. Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa prinsip muamalah adalah boleh selama tidak ada dalil yang melarangnya. Atas dasar itu maka hukum promosi penjualan pada asalnya adalah boleh selama dilakukan dengan cara yang dibenarkan oleh syariat, tidak menimbukan bahaya dan gharar. Setelah menyelesaikan penyususnan skripsi maka penulis ingin menyampaikan beberapa saran kepada PX Barbershop Banta-Bantaeng, yaitu sebaiknya terus meningkatkan dan mengembangkan strategi promosi di instagram dengan terus memantau tren terkini, mengembangkan konten kreatif, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, meningkatkan kualitas konten promosinya, memanfaatkan fitur lainnya di instagram seperti IGTV dan live, membangun kerja sama dengan influencer, dan sebaiknya PX Barbershop Banta-Bantaeng juga mengembangkan media promosi di berbagai platform selain instagram agar jasanya lebih mudah dikenal.
Kata kunci : Media Instagram, Perspektif Ekonomi Syariah, Promos
Implementasi Corporate Social Responsibility Perspektif Maslahah Mursalah Pada PT. Perkebunan Nusantara I Regional 8
Abstract:
His research aims to find out: (1) What is the concept of Corporate Social Responsibility of PT. Perkebunan Nusantara I Regional 8, (2) How PT. Corporate Social Responsibility is Implemented. Perkebunan Nusantara I Regional 8 From thei Peirspeictivei of Maslahah Murlah. This reiseieirch useis qualitativei reiseiarch, thei reisults of this reiseiarch show that thei Corporatei Social Reisponsibility Program at Pt. Peirkeibunan Nusantara I Reigional 8 has threiei aspeicts that arei impleimeinteid, nameily social, eiconomic and einvironmeintal aspeicts. Theisei threiei aspeicts arei forms of funding assistancei provideid by companieis with diffeireint objeictiveis. Theisei aspeicts arei in accordancei with thei eileimeints of Corporatei Social Reisponsibility (CSR) from Maslahah Murlah's own peirspeictivei which has 4 main points, nameily thei naturei of Al-Adl which is a fair act carrieid out in a manneir doeis not diffeireintiatei. In Al-Ihsan's attitudei it is a social assistancei activity to thei community. Thei Al Amanah attitudei or attitudei of useifulneiss is produceid in actions such as assistancei to einvironmeintal seirviceis, meidical assistancei for community shops, and Friday bleissing assistancei. In thei last point reigarding Al-Amanah which is a trust or eintrustmeint that must bei carrieid out, it summarizeis all thei activitieis of thei points abovei wheirei thei company carrieis out its trust by carrying out Corporatei Social Reisponsibility (CSR), some of the profits obtained by the company are entrusted.
Keywords: Implementasi, Corporate Social Responsibility, Maslahah Mursalah .
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) Bagaimana Konsep Corporate Social Responsibility PT. Perkebunan Nusantara I Regional 8, (2) Bagaimana Implementasi Corporate Social Responsibility PT. Perkebunan Nusantara I Regional 8 Pada Perspektif Maslahah Mursalah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Program Corporate Sosial Responsibility pada Pt. Perkebunan Nusantara I Regional 8 memiliki tiga aspek yang dijalankan yaitu aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Ketiga aspek ini merupakan bentuk bantuan pendanaan yang dilakukan perusahaan dengan tujuan yang berbeda- beda, aspek ini sudah sesuai dengan unsur Corporate Sosial Responsibility (CSR) Perspektif Maslahah Muirsalah seindiri yang meimiliki 4 poin uitama yaitui sifat Al- Adl adalah peirbuiatan adil yang dijalankan deingan cara tidak meimbeidakan. Pada sikap Al- Ihsan meiruipakan keigiatan bantuian sosial keipada masyarakat. Sikap Al Amanah ataui sikap keimanfaatan yang dihasilkan dalam suiatui tindakan seipeirti bantuian keipada dinas lingkuingan, bantuian peingobatan toko masyarakat, dan bantuian juimat beirkah. Pada poin teirakhir meingeinai Al- Amanah yang meiruipakan amanah ataui titipan yang haruis dijalankan meirangkuim seimuia keigiatan poin di atas dimana peiruisahaan meinjalankan amanah deingan meinjalankan Corporatei Sosial Reisponsibility (CSR), seibagian keiuintuingan yang didapatkan oleih peiruisahaan meiruipakan titipan yang ada hak masyarakat di dalamnya.
Kata kuinci : : Corporatei Social Reisponsibility , Impleimeintasi, Maslahah Muirsala
Implementasi Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dalam Kitab al-Nashaih al-Diniyyah wa al-Washaya al-Imaniyyah di Pondok Pesantren Al-Khairat Bekasi
The purpose of this study is to describe, know, and understand: Implementation of moral education values in the book al-Nashaih al -Diniyyah wa al-Washaya al-Imaniyyah at the Al-Khairat Islamic Boarding School in Bekasi, Moral education values in this book, and their relevance in coloring the moral education system in Indonesia. This study is a type of qualitative research using qualitative methods (field research) with primary sources of the book al-Nashaih al -Diniyyah wa al-Washaya al-Imaniyyah and secondary sources that support the completeness and primary sources of books or journals that review Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation studies. The data collected is then analyzed using a credibility test. The results of this study found that there was implementation of the values of moral education in the book al-Nashaih al -Diniyyah wa al-Washaya al-Imaniyyah at the Al-Khairat Bekasi Islamic boarding school, including: (1) The establishment of good morals between educators and students, students and teachers, and students and students, (2) The creation of a culture of learning, reading and studying, (3) Students who are accustomed to maintaining the cleanliness of their surroundings
Penerapan Tata Tertib Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Sd Inpres Kantisang Kota Makassar
Abstract:
This study aims to evaluate: (1) the level of student discipline at SD Inpres Kantisang, located in Makassar City; (2) how students at SD Inpres Kantisang, Makassar City manage their time to remain disciplined at school, discipline during the learning process, as well as their attitude in the school environment; (3) elements that support and hinder the implementation of the School Code of Conduct in Improving Student Discipline at SD Inpres Kantisang, Makassar City. The approach used in the research is descriptive qualitative method with the type of research applied is field research. The sources of information used in this study consist of primary data, namely class IV teachers and students, as well as secondary data derived from existing sources. Data collection techniques consisted of observation, interviews, and documentation. The findings of this study show that there are four aspects of student discipline, namely student obligations, prohibitions for students, student rights, and sanctions for students; how students can manage time to remain disciplined at school, discipline during the learning process, and their behavior in the school environment. In addition, the results of the study also revealed supporting factors in the implementation of school rules that play a role in improving discipline, which include the participation of teachers and school staff as well as support from parents. There are also inhibiting factors, such as students' lack of understanding of the rules and the importance of discipline and the influence of gadgets.
Keywords: Rules of Conduct, Discipline
Abstrak:
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi : (1) Tingkat kedisiplinan siswa di SD Inpres Kantisang, yang berada di Kota Makassar; (2) Cara siswa di SD Inpres Kantisang,Kota Makassar mengelola Waktu mereka agar tetap disiplin disekolah, disiplin saat proses pembelajaran berlangsung, serta sikap mereka dilingkungan sekolah; (3) Elemen-elemen yang mendukung dan menghambat pelaksanaan tata tertib sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SD Inpres Kantisang, Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian lapangan. Sumber informasi yang digunakan dalam studi ini terdiri dari data primer yaitu guru dan siswa kelas IV, serta data sekunder yang berasal dari sumber yang telah ada. Teknik pengumpulan data terdiri atas observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada empat aspek kedisiplinan siswa, yaitu kewajiban siswa, larangan bagi siswa, hak-hak siswa, dan sanksi bagi siswa; bagaimana siswa dapat mengelola waktu untuk tetap disiplin di sekolah, disiplin selama proses belajar, dan perilaku mereka dilingkungan sekolah. Selain itu, hasil penilitian juga mengungkapkan faktor pendukung dalam penerapan tata tertib sekolah yang berperan dalam meningkatkan kedisiplinan, yang meliputi partisipasi guru dan staf sekolah serta dukungan dari orang tua. Ditemukan juga faktor penghambatnya, seperti kurangnya pemahaman siswa mengenai tata tertib dan pentingnya kedisiplinan serta pengaruh gadget.
Kata Kunci: Tata Tertib, Kedisiplinan
 
Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Di SDN Kip Bara-Baraya I Kota Makassar
Abstract:
This study aims to describe the role of teachers in shaping the religious character of students at SDN KIP Bara-Baraya I, Makassar City, through a descriptive qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques. The results of the study indicate that teachers have an important role as role models, habituators, and guides in instilling religious values, such as daily prayer, congregational prayer, honesty, discipline, and responsibility, as well as collaborating with parents and the community to strengthen character formation outside of school. Factors that influence the role of teachers include religious understanding, learning methods, the school and family environment, and the availability of religious facilities. Thus, teachers play a role as models, directors, and guides in shaping the religious character of students so that they become individuals of faith and noble character.
Keywords: basic education, habituation, religious character, role model, role of teachers
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam membentuk karakter religius siswa di SDN KIP Bara-Baraya I Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai teladan, pembimbing, xdan pengarah dalam menanamkan nilai religius melalui keteladanan, pembiasaan, dan penguatan perilaku positif. Pembentukan karakter religius diwujudkan melalui kegiatan doa bersama, salat berjamaah, pembiasaan ucapan baik, serta integrasi nilai moral dalam proses pembelajaran. Faktor yang memengaruhi keberhasilan pembentukan karakter religius mencakup pemahaman keagamaan guru, metode pembelajaran, lingkungan sekolah dan keluarga, serta dukungan sarana keagamaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk keterampilan spiritual dan sosial siswa secara berkelanjutan
.Kata Kunci: guru, karakter religius, keteladanan, pembiasaa
Pengembangan Model Pemebelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran PAI Dalam Meningkatkan Kamampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V SD Inpres Kantisang Makassar
Abstract:
1.)is the problem based learning model able to improve students’ critical thinking skills in the PAI subject of grade V SD Inpres kantisang? 2) How are the students’ critical thinking skill in the PAI suject of grade V SD Inpres kantisang ? 3) How is the development of the problem based learning model in improving critical thinking skills in the PAI subject of grade V SD Kantisang?
This study uses classroom action Research by applying Arikunto’s design consisting of palnning, implemantion, observation, and reflection. The objecct of this study were 46 students’ in grade Vaand Vb of SD inpres kantisang Makassar in the 2025 academic year. The research instrument were test sheets and observation .
The reesult of the study showed an increase in sycle I and II, which experinced a significant increase of 45.29%, with details in the first cycle everage valuue odf students’ was 68.69 with learning completeness of 41.66%, there was in increase in students activity scores in cycles I and II, which obtained an average of 50 % TO 90.90%, an increase of 40.9%. With a very active catgory. Based on the data above it shows that by developing a problem- based learning model in islam religious education subject, it can increase student’ cricical thinking satisfaction.
Keywords: Problen Based Learning model, Critical Thinking
Abstrak:
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah 1) Apakah model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PAI kelas V SD Inpres Kantisang? 2) Bagaimana kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PAI kelas V SD Inpres Kantisang? 3) Bagaimana pengembangan model pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajran PAI kelas V SD Ipres Kantisang? Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkasn desain Arikunto yang terdiri dari. Perencanaan ,Pelaksanaan , Pengamatan, dan refleksi. Objek penelitian ini adalah 46 peserta didik kelas Va dan Vb Sd Inpres Kantisang Makassar. Tahun ajaran 2025. Insturmen penelitian adalah Lembaran Tes dan Lembaran observasi . Hasil Penelitian menunjukan adanya peningkatan dari Pada siklus I dan II mengalami peningkatan yang cukup besar yaitu sebesar 45,29 %, dengan rincian pada siklus I nilai rata-rata siswa 68,69 dengan ketuntasan belajar 41, 66 % terjadi peningkatan pada siklus II siswa memperoleh nilai rata-rata 80,66 dengan ketuntasan belajar mencapai 86,95%. Hal ini juga dapat dilihat dari meningkatnya skor aktivitas siwa pada siklus I dan II diperoleh rata- rata 50 % ke 90, 90%, mengalami peningkatan sebesar 40,9 % dengan kategori sangat aktif. Berdasarkan data diatas menunjukan bahwa dengan mengembangkan model pembelajaran problem based learning pada mata pembelajaran PAI dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Kata kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning,Berpikir Kritis, Pendidikan Agama Islam, dan Penelitian Tindakan Kelas.Kata Kunci: Karakter, Motivasi, Prestasi Belajar
Transaksi Shopee Paylater Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Multi Factory Outlet)
Abstract:
Shopee is a mobile application that serves as an online shopping platform focused on mobile platforms, making it easier for users to search, buy, or sell directly on their respective mobile phones. This study aims to determine the Islamic economic perspective on Shopee PayLater transactions at Multi Factory Outlet stores. This study used a qualitative method with a descriptive approach. The results of this study indicate that Shopee PayLater transactions at Multi Factory Outlet Makassar stores include purchases via the application even though consumers come in person, installments for high-value items, and special promotions. Shopee PayLater transactions at Multi Factory Outlet stores, when viewed from an Islamic economic perspective, show the application of various values. From the ownership perspective, these transactions still contain inconsistencies with Sharia principles because the goods have been used even though they have not been fully paid for, and there are elements of usury in the installments during delays. In terms of balance, some consumers demonstrate a proportional attitude by using PayLater wisely and according to their needs. In terms of fairness, the store has shown positive efforts by providing clear and transparent information to consumers before transactions, so that the principle of fairness has begun to be implemented, although not yet fully ideal.
Keywords: Transaction, Shopee, PayLater, Economy Islam.
Abstrak:
Shoppe adalah perangkat lunak ponsel pintar yang memungkinkan belanja internet berbasis seluler, memungkinkan pengguna untuk menjelajahi, membeli, atau menjual langsung dari ponsel mereka. Tujuan penelitian ini adalah menentukan sudut pandang ekonomi Islam terhadap transaksi Shopee PayLater di gerai Multi Factory Outlet. Metodologi kualitatif dan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder.. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Transaksi Shopee PayLater di toko Multi Factory Outlet Makassar meliputi pembelian lewat aplikasi meski konsumen datang langsung, cicilan barang bernilai tinggi, dan promosi khusus. Transaksi shopee paylater di toko Multi Factory Outlet jika ditinjau dari perspektif ekonomi Islam menunjukkan penerapan nilai-nilai yang bervariasi. Dari sisi kepemilikan, transaksi ini masih mengandung ketidaksesuaian dengan prinsip syariah karena barang telah digunakan meskipun belum sepenuhnya dilunasi, serta terdapat unsur riba dalam cicilannya pada saat keterlambatan. Pada aspek keseimbangan, sebagian konsumen menunjukkan sikap proporsional dengan menggunakan paylater secara bijak dan sesuai kebutuhan. Pada aspek keadilan, toko telah menunjukkan upaya positif dengan memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada konsumen sebelum bertransaksi, sehingga prinsip keadilan telah mulai diterapkan meski belum sepenuhnya ideal.
Kata Kunci: Transaksi, Shopee, Paylater, Ekonomi Islam