1,721,085 research outputs found

    EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS INSTAGRAM STORY (IGS) KELAX IX SMPN SATAP SALU SIMBUANG KECAMATAN WALENRANG BARAT

    Full text link
    ABSTRAK Nurdiah, 2023."Efektivitas Media Pembelajaran Matematika Berbasis Instagram Story (IGS) Kelax IX SMPN Satap Salu Simbuang Kecamatan Walenrang Barat".Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing olehLisa Aditya Dwiwansyah Musa dan Sumardin Raupu. Skripsi ini membahas tentang efektivitas media pembelajaran matematika berbasis Instagram Story (IGS) kelas IX SMPN Satap Salu Simbuang Kecamatan Walenrang Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan Instagram Story pembelajaran matematika terhadap siswa kelas IX SMPN Satap Salu Simbuang Kecamatan Walenrang Barat dan untuk mengetahui apakah Instagram Story pembelajaran matematika dapat meningkatan hasil belajar siswa kelas IX SMPN Satap Salu Simbuang Kecamatan Walenrang Barat. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan media pembelajaran matematika berbasis Instagram Story (IGS). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMPN Satap Salu Simbuang Kecamatan Walenrang Barat.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX.ASMPN Satap Salu Simbuang Kecamatan Walenrang Barat pada tahun ajaran 2021/2022 semester genap yang terdiri dari 20 siswa. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik cluster random sampling, sampel yang ditetapkan pada penelitian ini yaitu satu kelas. Instrument penelitian yang digunakan yaitu instrument tes berupa pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Instagram Story (IGS) dalam pembelajaran matematika pada materi pola bilangan terbukti lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan rata rata pretest sebesar 72,50 dan untuk perhitungan rata rata posttest sebesar 82,50 yang termasuk dalam katagori efektif. Terdapat perbedaan hasil belajar lihat dari hasil perhitungan bahwa probability value lebih rendah dari alpha (α) (16,073<3,926) yang berarti ada perbedaan hasil belajar. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Matematika, Instagram Story (IGS

    STRUKTUR PERTUNJUKAN DRAMATARI SPIRIT IBU PERTIWI KARYA ASIA RAMLI PRAPAPANCA

    Full text link
    ABSTRAK NURDIAH 2019, Struktur Pertunjukan Dramatari Spirit Ibu Pertiwi Karya Asia Ramli Prapanca Skripsi : Program Studi Pendidikan Sendratasik Fakulatas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Struktur pertunjukan adalah struktur atau susunan suatu karya seni yang terdiri aspek-aspek yang menyangkut keseluruhan dari karya itu dan meliput i peranan masing-masing dalam keseluruhan. Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk pertunjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca,Bagaimana alur pertumjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca. Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui bentuk pertunjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca , dan untuk mengetahui alur pertunjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca. Penelitian ini dilaksanakan di rumah pak Asia Ramli Prapanca yang terletak di jalan Daeng Tata Hartako Indah Blok 4 AD/ 10 pada bulan DesembersampaiJanuari 2019, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data pak Asia Ramli Prapanca. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pertunjukan dramatari spirit ibu pertiwi karya Asia Ramli Prapanca ditemukan melaui :bentuk naskah, pola pertunjukan, dan elemen-elemen pertunjukannya yang terdiri d dari tema, alur cerita/alur dramatik, gerak, penari, ekspresi wajah /polatan ,tata rias dan busana, iringan/musik, setting panggung, properti dan pencayaan. Pola pertujukan mengacu pada pola gaya “ post realistis, simbolisme, dan teatrikalisme. 2) Alur pertunjukan dramatari spirit ibu pertiwi terdiri atas 3 alur yang mengacu pada 3 babak yang menggambarkan peristiwa besar. Alur Pertama sebagai awal peristiwa /eksposisi menggambarkan adegan cinta di tegah paranoma hutan nusantara yang indah, di bawah ladang bintang-bintang. Alur Kedua, di bagian tengah atau konflik, pada saat keramaian pesta rakyat nusantara, tiba-tiba muncul orang yang tidak dikenal, yang disimbolkan dengan peran peran manusia robot yang memuntahkan api dan mengacaukan pesta. Alur Ktiga di tahap akhir /penyelesaian peserta rakyat nusantara bersma seluruh warga bersatu, berjuang melawan kekerasan, mereka bersatu, berjuang melawan kezaliman yang memporak-porandakan persaudaraan di tanah air tercinta

    CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM GRUP WHATSAPP KOMUNITAS ADORABLE REPRESENTATIVE MASTER OF CEREMONY FOR YOUTH (ARMY)

    Full text link
    Nurdiah, 1710721016 “Campur Kode dan Alih Kode dalam Grup WhatsApp Komunitas Adorable Representative Master of Ceremony For Youth (ARMY)’’. Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, 2023. Pembimbing I Prof. Dr. Nadra, M.S. dan Pembimbing II Dr. Aslinda M.Hum. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis campur kode dan alih kode serta faktor penyebab terjadinya campur kode dan alih kode dalam Grup WhatsApp Komunitas Adorable Representative Master of Ceremony For Youth (ARMY). Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan. Pertama, tahap pengumpulan data. Metode yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBCL). Kedua, pada tahap analisis data digunakan metode padan translasional dan metode padan referensial dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan teknik hubung banding membedakan (HBB). Ketiga, pada tahap penyajian hasil analisis data digunakan metode informal. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, ditemukan a) campur kode yang digunakan dalam grup WhatsApp komunitas adorable representative master of ceremony for youth (ARMY), yaitu: 1) antara bahasa Indonesia dan bahasa Batak, 2) antara bahasa Indonesia dan bahasa Sunda, 3) antara bahasa Indonesia dan bahasa Jawa, 4) antara bahasa Indonesia dan bahasa Betawi, 5) antara bahasa Indonesia, bahasa Sunda, dan Bahasa Jawa, 6) antara bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Jawa, 7) antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, 8) antara bahasa Indonesia dan bahasa Arab, 9) antara bahasa Indonesia dan bahasa Korea. hasil analisis data alih kode yang ditemukan dalam percakapan grup WhatsApp komunitas ARMY, yaitu: 1) dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, 2) dari bahasa Inggris ke bahasa Korea, 3) dari bahasa Korea ke bahasa Indonesia, 4) dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa. Kemudian, b) Faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode adalah 1) participants yaitu penggemar, 2) end yaitu informasi projek untuk seluruh penggemar BTS, dan 3) norm yaitu kata sapaan seonseongnim, dan faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode, yaitu: 1) setting and scene ketika salah satu anggota komunitas ARMY berulang tahun, 2) participants yaitu penggemar, penjual dan penulis, 3) end yaitu informasi untuk penggemar yang tergabung dalam komunitas ARMY, 4) genre jenis bahasa yang digunakan dalam grup WhatsApp komunitas ARMY. Kata kunci: campur kode, alih kode, peristiwa tutu

    PENGARUH PENERAPAN METODE IBRAH MAW’IZAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 PEKANBARU

    Full text link
    ABSTRAK Nurdiah Harahap, (2025): Pengaruh Penerapan Metode Ibrah Maw’izah terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Negeri 3 Pekanbaru Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapa Metode Ibrah Maw’izah terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Negeri 3 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design dengan bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 219 siswa. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa, dengan rincian 35 siswa dari kelompok eksperimen dan 35 siswa dari kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tes ―t‖ (independent- samples t test). Hasil penelitian yang diperoleh bahwa terdapat pengaruh Metode Ibrah Maw’izah terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Negeri 3 Pekanbaru, dibuktikan dengan nilai thitung 2.317 > ttabel 2,04 pada taraf signifikansi 5% dan nilai sig. (2-tailed) 0.02 < 0.05, dimana nilai rata-rata (mean) kelompok ekperimen sebesar 78,14 dan 76,14 pada kelompok kontrol. Kata Kunci: Metode Ibrah Maw’izah, Hasil Belajar Sisw

    ANALISIS KESULITAN MEMAHAMI KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI KEMAMPUAN METAKOGNISI SISWA

    Full text link
    ABSTRAK ANALISIS KESULITAN MEMAHAMI KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI KEMAMPUAN METAKOGNISI SISWA Oleh: NURDIAH NOVIYANA Pemahaman konsep matematis merupakan landasan penting untuk berpikir dalam menyelesaikan permasalahan matematika maupun permasalahan sehari-hari. Metakognisi adalah pengetahuan, kesadaran dan kontrol seseorang terhadap proses dan hasil berpikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan kesulitan siswa dalam memahami konsep matematis ditinjau dari metakognisi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang siswa kelas VIII MTs PK Tafiqul Jannah. Kemampuan metakognisi siswa terdiri dari tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah.setiap kategori kemampuan metakognisi diwakili oleh 2 orang siswa. Prosedur pemilihan subjek dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kemampuan metakognisi dan soal pemahaman konsep matematis pada materi bangun ruang sisi datar. Validitas data menggunakan triangulasi waktu. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: (1) siswa dengan kategori kemampuan metakognisi tinggi dapat memenuhi semua indikator secara lengkap. (2) siswa dengan kategori kemampuan metakognisi sedang hanya dapat memenuhi tiga indikator secara lengkap yaitu menyatakan ulang sebuah konsep yang telah dipelajari, mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan yang membentuk konsep tersebut, dan menerapkan konsep secara algoritma. (3) siswa dengan kategori kemampuan metakognisi rendah hanya dapat memenuhi dua indikator yaitu menyatakan ulang sebuah konsep yang telah dipelajari dan mengklasifikasikan objekobjek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan yang membentuk konsep tersebut. Kata kunci: Pemahaman konsep matematis, Metakognis

    Persepsi Siswa Tentang Pengelolaan Lingkungan Yang Berkelanjutan Pada Sma Negeri Penerima Adiwiyata Di Kota Pekanbaru

    No full text
    STUDENTS' PERCEPTIONS ABOUT SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL MANAGEMENT AT ADIWIYATA RECEIVER STATE HIGH SCHOOL IN PEKANBARU CITY RETY NURDIAH NPM. 186510397 Thesis. Departemen of Biology. Faculty of Education Islamic University of Riau. Supervisor: Dr. Prima Wahyu Titisari, M.Si ABSTRACT This study aims to determine students' perceptions of sustainable environmental management at Adiwiyata State Senior High Schools in Pekanbaru City. The method used in this research is a survey. The results showed that students' perceptions of sustainable environmental management were in the very good category with an average of 84.10%. Where the highest percentage is found in the attitude indicator and student participation in sustainable environmental management with a percentage of 87.15%. Furthermore, the indicator of students' knowledge about sustainable environmental management with a percentage of 82.70% was followed by an indicator of students' understanding of sustainable environmental management with a percentage of 82.45%, all three of which were classified as very good. So this perception describes that students in 5 SMA receiving Adiwiyata have a very good perception of sustainable environmental management

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore