542 research outputs found

    Pendidikan Inklusi untuk ABK

    Get PDF
    Anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang membutuhkan cara atau layanan pembelajaran khusus, yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. Anak-anak berkebutuhan khusus di antaranya mencakup hambatan penglihatan, hambatan intelektual. hambatan pendengaran , hambatan intelektual, hambatan fisik-motorik, anak dengan kesulitan belajar, autistism spectrum disorder, ADHD, dan juga anak-anak dengan kemampuan intelektual di atas rata-rata (gifted & talented). saat ini banyak di antara mereka yang mengikuti pendidikan di sekolah -sekolah umum (regular school) di samping yang bersekolah di sekolah khusus. Buku ini menyajika bahasan secara ringkasan dan padat tentang hakikat dari masing-masing jenis anak tersebut dan bagaimana strategi pembelajaran yang tepat untuk merek

    THE DEVELOPMENT OF INDONESIAN INTEREST MATERIALS IN INTEGRATED AL ISLAM AND KEMUHAMMADIYAHAN TO IMPROVE PGSD STUDENTS 'LITERATURE LEARNERS

    No full text
    Students of PGSD as a teacher candidate in elementary level must have professional ability in their field to misrepresent the concept to learners, one of them is the ability in delivering Indonesian language material. Research leads to Indonesian subjects because PGSD students must be able to deliver Indonesian language subjects. It is a forerunner of knowledge to be taught at the elementary level before other subjects such as mathematics, science, or social. As prospective elementary teachers, they should be prepared to confront and teach the transition from mother tongue to standard Indonesian language and as a language of instruction other subjects. The fundamental problem is the implementation of development of integrated teaching materials of Al Islam and Kemuhammadiyahan in field study which lies in the problem of the limited understanding of knowledge in creating and developing creative and innovative teaching materials by exploring the scholarship based on Al Islam and Kemuhammadiyahan that is education value and character to face Moral degradation. The development of the era with all dynamics demands a superior person with creative characteristics and high imagination that is able to adjust to the changing times. Motivation to continue to creativity and imagination should be done from an early age, especially at elementary school level. Traffic literacy of PGSD students is required as a prospective educator in Elementary School. Literacy is a conceptual framework used as a guide to carry out activities in the classroom. The integration of Al Islam and Kemuhammadiyah becomes very important as a demand to increase spiritual intelligence and apply Islamic values and Kemuhammadiyahan in each subject studied by students as prospective elementary school teachers, so that lecturers not only transfer knowledge but animate every each of science with value- Islamic values that are sourced to the Qur'an according to the teachings ofMuhammadiyah

    PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TIASA DENGAN MENGGUNAKAN WAYANG SUKURAGA UNTUK MENGUATKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR (Penelitian pada Mahasiswa Pascasarjana S3 Pendidikan Dasar tahun 2024)

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model pembelajaran karakter berbantu media wayang Sukuraga untuk menguatkan karakter bernalar kritis siswa sekolah dasar yang disusun berdasarkan tahapan atau langkah-langkah desain pembelajaran. Pengembangan model pembelajaran ini bertujuan untuk menjadi alternatif model pembelajaran karakter yang digunakan di semua mata pelajaran untuk mendukung perwujudan profil pelajar Pancasila melalui Panduan Guru dan Bahan Ajar. Metode pengembangan sintaks menggunakan teori Joyce & Marsha sedangkan metode pengembangan peneltian menggunakan model Dick & Carey dan model CAI menjadi beberapa komponenm yaitu: 1) Identifikasi tujuan pembelajaran/Need Assesment meliputi analisis kurikulum, analisis karakter siswa, , 2) Telaah kebutuhan model, 3)Membuat draft design model pembelajaran melalui pemilihan metode, media dan materi, 4) Uji kelayakan melalui validasi ahli dan praktisi model pembelajaran, ahli materi, ahli media dan ahli budaya, 5) Implementasi model dan Evaluasi, 6) Uji efektivitas. Hasil peneltian Efektivitas penggunaan model pembelajaran TIASA dilakukan melalui uji one to one try out, small group dan uji efektivitas eksperimen. Hasil uji efektivitas melalui N Gain Score pada uji one to one try oue pada hasil test pemahaman bernalar kritis masuk kategori tinggi dengan rata-rata 1,65 dan hasil observasi sikap bernalar kritis diperoleh rata-rata 0,68 masuk kategori sedang, Hasil N Gain score pada small group diperoleh rata-rata nilai test pemahaman 0,68 dan nilai rata-rata sikap 0,58 masuk pada kategori sedang. Hasil N Gain untuk skala luas diperoleh hasil 0,72, masuk kategori tinggi. Hasil perubahan psikomotor diperoleh nilai rata-rata awal siswa yang masuk kategori sangat berkembang sebanyak 2 siswa kemudian meningkat menjadi 12. Siswa dalam kategori berkembang dari awal sebanyak 6 orang kemudian meningkat menjadi 18 orang, dan kategori kurang berkembang dari 9 orang menurun menjadi 6 orang, dan pada kategori tidak berkembang dari 11 orang menjadi tidak ada. Hasil observasi keterlaksanaan pada uji coba terbatas untuk pembelajaran di subelemen 1 diperoleh hasil observasi guru dan observasi sebesar siswa 87,89%. Keterlaksanaan pada sub elemen 2 diperoleh hasil observasi guru sebesar 87,89% dan observasi siswa 89,91%. Keterlaksanaan pada sub elemen 3 diperoleh hasil observasi guru dan observasi siswa 89,91% dan keterlaksanaan implementasi model pada sub elemen 4 diperoleh hasil observasi guru sebesar 99% dan observasi siswa 100%. Kata Kunci : Model Pembelajaran TIASA, Wayang Sukuraga, Karakter, Siswa Sekolah Dasar ABSTRACT This study is a research on the development of a character learning model assisted by Sukuraga puppet media to improve the critical reasoning character of elementary school students which is arranged based on the stages or steps of learning design. The development of this learning model aims to be an alternative character learning model used in all subjects to support the realization of the Pancasila learner profile through the Teacher Guide and Student Guide. The syntax development method uses Joyce & Marsha's theory while the research development method uses the Dick & Carey model and the CAI model into several components, namely: 1) Identification of learning objectives/Need Assessment includes curriculum analysis, student character analysis, 2) Review the needs of the model, 3) Make a draft design of the learning model through the selection of methods, media and materials, 4) Feasibility testing through expert validation and learning model practitioners, material experts, media experts and cultural experts, 5) Model implementation and evaluation, 6) Test effectiveness. The results of the research on the effectiveness of using the TIASA learning model were carried out through one to one try out, small group and experimental effectiveness tests. The results of the effectiveness test through the N Gain Score in the one to one try out test on the results of the critical reasoning comprehension test were in the high category with an average of 1.65 and the results of the critical reasoning attitude observation obtained an average of 0.68 in the medium category, the results of the N Gain score in the small group obtained an average comprehension test score of 0.68 and an average attitude score of 0.58 in the medium category. The results of N Gain for a wide scale obtained results of 0.72, in the high category. The results of changes in behavior were that the initial average score of students in the highly developed category was 2 students then increased to 12. Students in the developing category from the initial 6 people then increased to 18 people, and the less developed category from 9 people decreased to 6 people, and in the not developing category from 11 people to none. The results of observing the implementation of the limited trial for learning in subelement 1 showed that the teacher and student observations were 87.89%. Implementation of sub element 2 was obtained from teacher observations of 87.89% and student observations of 89.91%. The implementation of sub-element 3 was obtained by teacher observation and student observation of 89.91% and the implementation of the model in sub-element 4 was obtained by teacher observation of 99% and student observation of 100%. Keywords: TIASA Learning Model, Wayang Sukuraga, Character, Elementary School Student

    Peningkatan Keterampilan Dasar Sains melalui Metode Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) dengan Teknik Bermain Penelitian Tindakan di Kelas I-i RSD-Bi Al Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui cara penerapan metode penemuan terbimbing (guided discovery, untuk meningkatkan keterampilan dasar sains. Penelitian dilaksanakan di RSD-BI Al Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi, dengan subjek penelitian siswa kelas 2 yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart, dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, implementasi tindakan, pengamatan, dan refleksi tindakan. Proses pengumpulan data melalui tes keterampilan dasar sains, dan non tes berupa hasil observasi pelaksanaan metode penemuan terbimbing (guided discovery)  menggunakan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, wawancara, catatan lapangan, dan hasil dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keterampilan dasar sains siswa, khususnya tentang ciri-ciri  dan perubahan wujud benda padat dan benda cair dengan menggunakan metode penemuan terbimbing (guided discovery) dengan teknik bermain. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes siswa pada siklus I yaitu 60% siswa yang tuntas, meningkat pada siklus II mencapai 95% siswa yang tuntas,dan peningkatan hasil nilai keterampilan dasar sains  dari  69 % di siklus I meningkat menjadi 92% di siklus II.  Aktivitas guru dan siswa sesuai dengan langkah-langkah metode ini mencapai 100%  (mastery learning) pada akhir siklus II. Implikasi dari penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan metode penemuan terbimbing (guided discovery), membuat siswa antusias dan lebih aktif belajar sesuai dengan perkembangan usianya. Guru dapat mengembangkan metode ini secara inovatif sesuai kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran menjadi dinamis dan bermakna

    Pengembangan Pembelajaran Literasi Melalui Mind Mapping Bebasis Konstruktif Islami Untuk Meningkatkan Literasi Membaca Dan Menulis Mahasiswa PGSD

    Get PDF
    Development of Literacy Learning Through Constractive Islamic Based Mind Mapping to Improve Literacy of Reading and Writing of PGSD. Literacy is a conceptual framework used as a guide for conducting classroom activities to improve skills related to reading and writing. Implementation of constructive Islamic-based Mind Mapping method or Islamic values is very important as a demand to develop and instill Islamic values in every subject studied by students as prospective elementary school teachers, so that lecturers not only transfer knowledge but animate every transfer Science with Islamic values sourced to the Qur'an. The research was held at Muhammadiyah Sukabumi Univesity students as research subjects. The population in this study are 33 students for 2nd and 34students for 4th grade. This study uses descriptive statistics Sugiyono is to describe or give an idea of the object under study through sample data or population as is, without doing analysis and make conclusions that apply to the public.The result shows that the increasing of students writing and reading literacy skil and the increasing from mid term examination to final examination The implication of the research indicates that the using of mind mapping method encourage students more active in learning process in line with their ages. The teacher can develop this methode more innovative based on the students needs in order to create the learning activity more dynamic and meaningfu

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DEKSRIPSI MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis deskripsi melalui penerapan metode mind mapping di kelas rendah sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-A SD Aisyiyah Kota Sukabumi tahun pelajaran 2019/ 2020 sebanyak 21 siswa terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Pra siklus melalui tes indikator keterampilan menulis deskripsi menunjukkan ketuntasan sebesar 24% dan siklus I memperoleh 52%, siklus II meningkat sebesar 81%, Oleh sebab itu, penelitian dihentikan secara klasikal karena telah mencapai atau melebihi indikator ketercapaian 80%. PTK ini menyimpulkan bahwa keterampilan menulis deskripsi siswa meningkat melalui metode mind mapping

    Pengembangan Pembelajaran Literasi Berbasis Creative Thinking untuk Membekali Kemampuan Literasi Membaca Mahasiswa Calon Guru SD Menuju Masyarakat Ekonomi Asean

    Get PDF
    Turut sertanya Indonesia dengan masyarakat global seperti MEA, (Masyarakat Ekonomi Asean), AFTA danAPEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) akan memunculkan kekhawatiran pada bangsa, ketika SDM yang dimilikiIndonesia saat ini belum cukup mampu dan siap untuk menghadapi globalisasi maka bangsa Indonesia akan mengalamiketertinggalan, pernyataan tersebut dapat ditelisik dari beberapa survey internasional seperti Program InternationalStudent Assesment (PISA) dalam studi internasional tentang prestasi literasi membaca, mahasiswa Indonesia usia 15tahun ke atas menduduki peringkat ke 39 dari 41 negara yang disurvei. Selanjutnya ditinjau dari lembaga/universitasyang menghasilkan calon tenaga ahli juga masih sangat rendah, peringkat universitas di Indonesia yang berada dibawah universitas Singapura dan Thailand (OECD, 2013). Mahasiswa PGSD UMMI sebagai calon tenaga profesionaltidak dapat mencapai performance dan skill yang baik tanpa bimbingan yang terampil dan profesional, waktu belajaryang cukup, sumber belajar serta yang tidak kalah pentingnya adalah pola belajar dan pola pikir. Pembelajaran literasiberbasis creative thinking merupakan kerangka konseptual yang digunakan sebagai panduan untuk melaksanakankegiatan di kelas untuk meningkatkan keterampilan yang berkaitan dengan literasi dan kecakapan berpikir. Dengankemampuan literasi dan kecakapan berpikir kreatif diharapkan lulusan perguruan tinggi khususnya PGSD UMMI dapatmempersiapkan diri menyongsong masyarakat global 2015-2020.Metode Penelitian ini menerapkan model penelitian R& D (Research and Development) yang mengembangkan pembelajaran literasi berbasis learning trajectori (lintasanbelajar) dipadu kreativitas untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca, dan berpikir kreatif bagi calon guruSekolah Dasar

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN LITERASI BERBASIS CREATIVE THINKING UNTUK MEMBEKALI KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA MAHASISWA CALON GURU SD MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN

    Get PDF
    Turut sertanya Indonesia dengan masyarakat global seperti MEA, (Masyarakat Ekonomi Asean), AFTA dan APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) akan memunculkan kekhawatiran pada bangsa, ketika SDM yang dimiliki Indonesia saat ini belum cukup mampu dan siap untuk menghadapi globalisasi maka bangsa Indonesia akan mengalami ketertinggalan, pernyataan tersebut dapat ditelisik dari beberapa survey internasional seperti Program International Student Assesment (PISA) dalam studi internasional tentang prestasi literasi membaca, mahasiswa Indonesia usia 15 tahun ke atas menduduki peringkat ke 39 dari 41 negara yang disurvei. Selanjutnya ditinjau dari lembaga/universitas yang menghasilkan calon tenaga ahli juga masih sangat rendah, peringkat universitas di Indonesia yang berada di bawah universitas Singapura dan Thailand (OECD, 2013). Mahasiswa PGSD UMMI sebagai calon tenaga profesional tidak dapat mencapai performance dan skill yang baik tanpa bimbingan yang terampil dan profesional, waktu belajar yang cukup, sumber belajar serta yang tidak kalah pentingnya adalah pola belajar dan pola pikir. Pembelajaran literasi berbasis creative thinking merupakan kerangka konseptual yang digunakan sebagai panduan untuk melaksanakan kegiatan di kelas untuk meningkatkan keterampilan yang berkaitan dengan literasi dan kecakapan berpikir. Dengan kemampuan literasi dan kecakapan berpikir kreatif diharapkan lulusan perguruan tinggi khususnya PGSD UMMI dapat mempersiapkan diri menyongsong masyarakat global 2015-2020.Metode Penelitian ini menerapkan model penelitian R & D (Research and Development) yang mengembangkan pembelajaran literasi berbasis learning trajectori (lintasan belajar) dipadu kreativitas untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca, dan berpikir kreatif bagi calon guru Sekolah Dasar

    PENERAPAN PERMAINAN TRADISONAL ORAY-ORAYAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA AKSARA SUNDA SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    : Sundanese culture has certain characteristics that distinguish it from other cultures. The Sundanese script is one of the cultural heritages of the Indonesian nation which comes from the Sundanese tribe. The Sundanese script has been declared as the original script which is protected for its survival and must be preserved. Every elementary school student must be able to read Sundanese script. However, many of today's elementary school students do not know and understand Sundanese script, so to introduce and preserve this culture in elementary schools they are taught to read Sundanese script. The Sundanese script must be maintained, to maintain the Sundanese script the author conducted a study to find out whether through the application of traditional oray-oyan games can improve reading skills of the Sundanese script. This research was conducted at SD Negeri 3 Ciamhpar, Kalibunder District, Sukabumi Regency with 13 fourth grade students. Research has been carried out in 2 cycles using Classroom Action Research (CAR). The research procedure begins with planning, implementing, observing, and reflecting. The instruments used were oral test questions for reading the Ngalagena script, student observation sheets and teacher observation sheets. The results of the research showed that there was an increase in the ability to read the Sundanese Ngalagena script in class IV students. The improvement can be seen from the results of the oral test reading the Ngalagena script on the Sundanese script in pre-cycle activities, cycle 1 and cycle 2. This proves that the oray-oryan game applied in the learning concept of reading Sundanese script can improve students' ability to read Sundanese script. And can be utilized as a learning medium and use it as a means to improve the ability to explore its potentia

    ANALISIS STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENILAIAN KINERJA GURU PADA KURIKULUM MERDEKA DI SDN CIKARET

    Get PDF
    This study aims to analyze the principal's strategy in assessing teacher performance in the implementation of the Merdeka Curriculum at SDN Cikaret. The Merdeka Curriculum is the focus of the study because it is a new innovation in the world of education in Indonesia that emphasizes relevant, inclusive, and student-oriented learning. This study uses a qualitative research method. case study approach by collecting data through in-depth interviews, observations, and analysis of related documents. The principal at SDN Cikaret has succeeded in developing a teacher performance assessment strategy that is in accordance with the principles of the Merdeka Curriculum. The development of comprehensive and relevant assessment instruments and the implementation of training programs for teachers are integral parts of this strategy. So that the implementation of this performance assessment was successfully carried out on time and the assessment results were good. Overall, this study shows the importance of the role of the principal in developing effective strategies in assessing teacher performance in the context of the Merdeka Curriculum can make a significant contribution to improving the quality of education at SDN Cikaret and supporting the realization of national education goals
    corecore