2,125 research outputs found

    Retorik dalam Dakwah Nik Abdul Aziz Nik Mat: Rhetoric in Preaching Da’wah Nik Abdul Aziz Nik Mat

    No full text
    Abstrak TEORI RETORIK  DALAM  PENGUCAPAN DAKWAH NIK ABDUL AZIZ NIK MAT Abstrak : Pengucapan merupakan sebahagian dari komunikasi lisan yang penting untuk menyampaikan maklumat atau mesej. Oleh iu, seseorang pengucap perlu mempunyai disiplin dan cara komunikasi yang baik bagi menyalurkan idea, emosi, sikap, fakta dan cara memanipulasikan ucapannya mengikut kemampuan, kemahiran, kelebihan dengan cara tersendiri. Justeru itu, Penulisan ini bertujuan mengkaji tiga kaedah utama retorik pengucapan iaitu Logos, Ethos dan Pathos di dalam ucapan Nik Abdul Aziz Nik Mat untuk melihat keberkesanan penyusunan retorik di dalam ucapan terhadap khalayak. Artikel ini membincangkan gaya ucapan yang berkesan dalam dakwah merujuk kepada ucapan retorik Nik Abdul Azizi Nik Mat. Artikel ini juga membincangkan disiplin teori retorik yang diterapkan dalam dakwah yang berkesan seperti Ethos, Pathos dan Logo. Kajian ini menggunakan metode kualitatif berbentuk deskriptif dan pengumpulan data melalui teks ucapan. Hasil kajian ini dapat dilihat melalui disiplin dan kecekapan berbahasa serta gaya bahasa yang digunakan untuk mempengaruhi khalayak. Kata Kunci Komunikasi dakwah, komunikasi lisan, pengucapan ,Nik Abdul Aziz Nik Mat, retorik pengucapan Abstract Speech is an important part of verbal communication to convey information or messages. Therefore, a speaker needs to have good discipline and means of communication to channel ideas, emotions, attitudes, facts and how to manipulate his speech according to his ability, skills, advantages in his own way. Therefore, this writing aims to study the three main methods of rhetoric of speech, namely Logos, Ethos and Pathos in Nik Abdul Aziz Nik Mat's speech to see the effectiveness of rhetorical arrangement in speech to the audience. This article discusses an effective style of speech in da'wah in reference to the rhetorical speech of Nik Abdul Aziz Nik Mat. The article also discusses a discipline of rhetorical theory applied in an effective da'wah such as ethos, pathos and logos. This study uses qualitative methods in the form of descriptive and data collection through speech text. The results of this study can be seen through the discipline and language proficiency as well as the style of language used to influence the audience.     &nbsp

    Karakteristik tafsir Al-Quran surah Al-Fatihah karya Tok Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat

    No full text
    Surat Al Fatihah merupakan induk dari Al-Quran dalam hal studi tafsir. Surat Al Fatihah memiliki sejumlah besar kualitas yang luar biasa. Karena ada begitu banyak variasi pembacaan, yang masing-masing dilatarbelakangi oleh pola pikir mufasir yang berbeda, peneliti akan menyelidiki penafsiran surat Al Fatihah dengan menggunakan metode tasfir tokoh ulama dari Kelantan, Malaysia, yaitu Tafsir Al Quran Nik Abdul Aziz Nik Mat. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji surah Al Fatihah dalam salah satu tafsir nusantara karangan ulama asal Kelantan, Malaysia yaitu Tafsir Al Quran karya Tok Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat. Adanya penguraian mengenai pentafsiran, sumber dan metode surah Al fatihah menurut Tok Guru Nik Aziz Nik Mat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan tahlili. Adapun metode penelitian yang digunkakan adalah metode deskriptif analisis dengan menerapkan teknik pengumpulan data secara studi pustaka ataupun library research. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan sumber-sumber kepustakaan baik primer maupun sekunder. Setelah itu, data yang diperoleh akan disusun sesuai kategori berdasarkan temuan penelitian dan akhirnya data-data tersebut diabrstraksikan fakta dalam menelaah kitab karya Tok Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat. Tok Guru Nik Aziz Nik Mat dalam menafsirkan surah Al Fatihah ini menggunakan metode pentafsiran al-Quran, yaitu metode Tahlili. Di dalam kitab tafsir al Quran surah Al Fatihah ini, terdapat dua tempat ayat ditafsirkan. Pertama pada muka surat 73 dan 74, kedua pada muka surat 84 hingga 87. Penafsiran pertama dinyatakan secara ringkas sahaja kerana penulis dan penyusun kitab ini tidak menemui rekaman penuh kuliah tafsir ketika itu. Penafsiran Tok Guru Nik Aziz Nik Mat dalam tafsir Al Quran surah Al Fatihah menguraikan tentang adanya penggunaan kemahiran tatabahasa Arab yakni penerangan tentang perbezaan dan sifat bagi ism, fi‘il dan ḥarf. Tok Guru Nik Aziz turut membawa pandangan ulama Nahwu. Selain itu, didapati Tok Guru Nik Aziz Nik Mat mendatangkan ayat al-Quran dari surah lain bagi menjelaskan makna dan tafsiran yang lebih mendalam secara analitis dan beliau menggunakan delapan (8) buah hadis untuk dijadikan sokongan ketika mentafsirkan surah al-Fātiḥah ini

    Konsep Dakwah Almarhum Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam Pembinaan Keislaman Rakyat Negeri Kelantan

    No full text
    Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pendekatan yang dipilih Tuan Guru Nik Aziz dalam memimpin umat berdasarkan syariat, dan mendidik umat kearah mengapresiasikan Islam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep dakwah, metode, kontribusi dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam pembinaan keislaman rakyat Negeri Kelantan. Jenis penelitian naratif yang merupakan salah satu jenis dari penelitian kuaitatif yang tertumpu pada konsep dakwah Tuan Guru Nik Aziz. Penelitian ini berlangsung di Negeri Kelantan tepatnya di sekitar Pulau Melaka dan sekitar kawasan Kota Bharu. Sumber data yang penulis gunakan untuk penulisan ini adalah dari buku-buku literature, observasi, wawancara dan artikel-artikel yang berkaitan dengan konsep dakwah Almarhum Nik Abdul Aziz Nik Mat. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Observasi digunakan untuk memperoleh data tentang konsep dakwah Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam pembinaan keislaman rakyat negeri Kelantan, sedangkan metode interview dan dokumentasi digunakan untuk menggali data tentang metode dan faktor penghambat serta pendukung Tuan Guru dalam pembinaan keislaman rakyat negeri Kelantan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pembinaan keislaman di Negeri Kelantan berhasil dengan metode dakwah Al-Hikmah, Al-Mauidzatil hasanah dan Al-Jadilah allati hiya ahsan, berakhlak mulia kepada khalik dan makhluk, menelusuri jiwa masyarakat, menjadi pemerintah dengan meletakkan Allah dan rasul ditempat yang tertinggi yang digunakan Tuan Guru Nik Aziz

    Corak Tafsir Al-Qur’an Nik Abdul Aziz Nik Mat (Telaah Tafsir Surah Al-Fatihah)

    No full text
    Al-Qur’an adalah mukjizat dalam Islam yang abadi dimana semakin majunya ilmu pengetahuan semakin tampak validitas kemukjizatannya. Allah SWT menurunkan kepada Nabi Muhammad SAW demi membebaskan manusia dari berbagai kegelapan hidup menuju cahaya illahi dan membimbing mereka ke jalan yang lurus. Dari latar belakang masalah tersebut dirumuskan masalah yaitu bagaimana corak penafsiran Nik Abdul Aziz Nik Mat di dalam kitab tafsir surah Al-Fâtihah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Pustaka atau library reseacrh. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan sumber-sumber kepustakaan dan juga mengunakan buku buku baik primer maupun skunder penelitian ini adalah tentang Corak Tafsir Al-Qur’an Nik Abdul Aziz Nik Mat (Telaah Tafsir Surah Al-Fatihah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja metode penafsiranNik Abdul Aziz Nik Mat dalam kitab tafsir Al-Qur’an Surah Al-Fâtihah. Yaitu sebuah kajian yang berbentuk Studi Tokoh. Setelah melakukan penelitian tentang Corak Tafsir Al-Qur’an Nik Abdul Aziz Nik Mat (Telaah Tafsir Surah Al-Fatihah) dapat disimpulkan dan diklarifikasikan sebagai berikut: Hasil penelitian menunjukan bahwa Nik Abdul Aziz Nik Mat banyak menggunakan metode tahlili dalam menafsirkan Surah Al�Fâtihah yang memiliki keistimewaan bahwa penafsirannya luas, utuh, dan menyeluruh. Melalui teknik ini, Nik Abdul Aziz Nik Mat berhasil menyajikan tafsir yang memenuhi kebutuhan peminat tafsir di dunia tafsir saat ini. Beliau menggunakan corak penafsiran al-Adab al-Ijtimā'ī yang menggabungkan al-Tafsīr bi al-Ma’thūr dan al-Tafsīr bi al-Ra'yi. Pendengar kuliahnya dan pembaca kitab tafsir ini dapat dipengaruhi secara signifikan oleh penggunaan bahasa, contoh, dan perumpamaan yang mudah dipahami, serta hubungan antara penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an dengan masalah yang ada di sekitarnya

    Pemikiran Nik Abdul Aziz Nik Mat Tentang Hudud dan Upaya Penerapannya di Kelantan Malaysia

    No full text
    Penerapan hudud sangat dipengaruhi oleh corak politik suatu negara apalagi ketika memasuki era modern. Banyak negara Islam yang merubah sistem ketatanegaraannya ke arah hukum positif, lalu hudud tidak lagi menjadi sistem hukum termasuk Malaysia. Malaysia menyuguhkan suatu pengalaman Islam yang unik. Malaysia terdiri dari masyarakat yang multi-etnik, multi-komunal dan multi-agama. Kelantan adalah salah satu negara bagian Malaysia. Dibawah kepemimpinan Nik Abdul Aziz Nik Mat Kelantan menampilkan corak yang berbeda. Pemikirannya tentang penerapan hukum Islam secara umum dan penerapan hukum hudud menjadi fokus perjuangannya baik sebelum maupun setelah menjabat sebagai Menteri Besar Kelantan. Pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah: Bagaimana Pemikiran Nik Abdul Aziz Nik Mat tentang Hudud dan Upaya Penerapannya di Kelantan Malaysia. Jenis penelitian perpaduan antara studi kepustakaan (Library Research )dan interview Research. Sedangkan Metode analisis data adalah Content Analysis. Sumber data dikategorikan kepada dua yaitu sumber data primer yang bersumber dari karya ilmiah Nik Abdul Aziz serta sumber data sekunder adalah data hasil wawancara dan tulisan atau penelitian yang dilakukan oleh para peneliti terdahulu. Berdasarkan penelusuran data penelitian dan dilakukan analisis maka penulis berkesimpulan bahwa menurut Nik Abdul Aziz hudud wajib diterapkan di Kelantan khususnya dan Malaysia pada umumnya berdasarkan dalil Alquran surat al-An’am ayat 57. Maksud dari ayat tersebut adalah bahwa hudud adalah undang-undang Allah SWT yang diwajibkan sebagaimana diwajibkannya Sholat, Zakat dan Puasa serta sudah menjadi tanggung jawab umat Islam untuk melaksanakannya. Bagi Nik Abdul Aziz menerapkan hudud merupakan hak konstitusional masyarakat muslim dan Kelantan sudah siap menerapkan hukum hudud dengan disahkannya Enakmen Kanun Jenayah Syariah II (1993). Berbagai upaya dilakukan dalam rangka pengenalan hudud kepada masyarakat diantaranya melalui pendidikan, dahwah, politik dan memperingati hari hudud di bulan September setiap tahun. Sampai akhir hayatnya hudud belum dapat diterapkan karena belum mendapat pensetujuan dari pemerintah pusat. Namun Nik Abdul Aziz merasa tugasnya tidaklah siasia sebab masyarakat Kelantan telah menerima keberadaan hudud. Selanjutnya Nik Abdul Aziz membuat kebijakan secara konstitusional dalam rangka upaya pencegahan dan kebijakan tersebut sudah diterapkan dalam kehidupan masyarakat di Kelantan

    REFORMASI BIROKRASI NEGERI BAGIAN KELANTAN DALAM PANDANGAN TUAN GURU NIK ABDUL AZIZ NIK MAT DITINJAU DARI FIQIH SIYASAH

    No full text
    Fadhil Rushdan Bin Ahmad (2017) : Reformasi Birokrasi Negeri Bagian Kelantan Dalam Pandangan Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Ditinjau Dari Fiqih Siyasah Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pemikiran reformasi birokrasi dalam pandangan Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam upaya menerapkan hukum Islam yang menyatakan bahwa pemerintahan di bawah pimpinannya akan memperkenalkan sistem pemerintahan Islam di negeri Kelantan. Konsep pemerintahan yang bermottokan, "Membangun Bersama Islam" (MBI), berarti maju ke depan dengan cara yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Melalui reformasi birokrasi terdapat hambatan dan tantangan dari pemerintah pusat yang dikuasai oleh partai UMNO dan juga rakyat non-Muslim yang melakukan kritikan bahkan penolakan terhadap reformasi birokrasi tersebut. Berdasarkan rumusan masalah sebagai berikut, Bagaimana reformasi birokrasi negeri bagian Kelantan dalam pandangan Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat, Bagaimana konsep reformasi birokrasi Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Ditinjau Dari Fiqih Siyasah. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian studi kepustakaanb (library research) deskriptif yakni mengumpulkan bahan yang dipergunakan dengan membaca dan menela’ah buku-buku serta tulisan-tulisan yang ada kaitannya dengan obyek pembahasan. Berhubungan dengan penelitian ini penulis menggunakan buku data primer yaitu dengan rujukan utama Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Pemikiran Agama Dan Politik yang dikarang oleh Ismail Yusoff serta buku Legasi Tok guru Politik dan Dakwah dan buku Persfektif Tok Guru dikarang oleh Wan Nik Wan Yusof skretaris semasa pemerintahan beliau. Hasil dari penelitian ini adalah reformasi birokrasi yang dipimpin Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat membuktikan bahwa reformasi birokrasi Islam amatlah baik untuk kehidupan masyarakat dalam menengakkan ajaran agama Islam berbanding sistem lain yang menghapuskan pandangan sekularisme masyarakat umum dan pemerintah pusat terhadap keupayaan ulama dalam melakukan reformasi birokrasi di negeri bagian Kelantan dan tinjauan menurut Fiqh Siyasah ialah seorang pemimpin memperbaiki negara di bawah pemerintahannya. Meskipun ia meliputi pelbagai aspek dalam mentadbir negara tersebut

    Integrasi Dakwah Dan Politik Dalam Pemikiran Serta Aktivitas Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Di Malaysia

    No full text
    Integrasi dakwah dan politik pada era globalisasi saat ini, semakin jauh. Terlebih di era politik zaman moden. Penelitian kali ini, bertujuan untuk mengkaji integrasi dakwah dan politik dalam pemikiran serta aktifitas ulama besar dan tokoh politik yaitu Menteri Besar Kelantan, Tuan Guru Nik Abdul Aziz bin Nik Mat. Tujuan lainnya ialah untuk mendalami dan memahami bentuk tantangan dakwah dan politik yang dihadapi oleh Tuan Guru Nik Abdul Aziz serta untuk mengetahui apa saja perubahan dan sumbangan selama pemerintahan Tuan Guru Nik Abdul Aziz. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik library research. Teknik pengambilan data, penulis melakukan wawancara langsung dengan Tuan Guru Nik Abdul Aziz dan Ketua Instistusi Pemikiran Tuan Guru (IPTG) Encik Abdul Ghani. Hasil penelitian ini, menunjukkan model integrasi dakwah dan politik dalam pemikiran dan aktifitas Tuan Guru Nik Abdul Aziz teruji berkesan. Pemikirannya yang tidak lepas dari Islam, unik dan di akui dunia. Pemikiran beliau tidak hanya menjadikan Islam sebagai cara hidup seluruh masyakarat Kelantan, namun sekaligus menjadikan seluruh negeri tersebut bebas dari segala kerusakan dan kejahatan politik seperti penindasan, kezaliman, dan ketidakadilan, kemungkaran dalam sistem pemerintahan, seperti pemberian surat izin aktifitas judi, minuman keras, praktek korupsi. Kebijakan pemerintahan Tuan Guru Nik Abdul Aziz juga meningkatkan ekonomi dan memajukan negeri tersebut. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi dakwah dan politik dalam sebuah negara dapat diaplikasikan secara bersamaan. Peneliti menemukan bahwa Ulama memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memimpin sebuah pemerintahan. Bahkan sistem pemerintahan yang dipimpin Ulama dapat membawa banyak perubahan positif kepada rakyat dan negeri Kelantan

    KONSEP DAKWAH TUAN GURU NIK ABDUL AZIZ NIK MAT DALAM PEMBINAAN KEISLAMAN RAKYAT NEGERI KELANTAN

    No full text
    Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh pendekatan yang dipilih Tuan Guru Nik Aziz dalam memimpin dan mendidik umat sesuai dengan kaedah  Islam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep dakwah, metode dakwah, serta kontribusi Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam pembinaan ke-Islaman rakyat Negeri Kelantan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertumpu pada konsep dakwah Tuan Guru Nik Aziz. Lokasi penelitian ini berlangsung di Negeri Kelantan tepatnya di sekitar Pulau Melaka dan sekitar kawasan Kota Bharu. Teknik pengumpulan datanya menggunakan studi literatur dan wawancara. Data yang terkumpul kemudian di olah dengan metode content analisis, khususnya data-data yang terkait dengan literatur. Sedangkan dalam penjabarannya dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa konsep pembinaan ke-Islaman yang dilakukan oleh Tuan Guru Nik Abdul Aziz telah memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan rakyat Negeri Kelantan, baik pada bidang agama, sosial, ekonomi, pendidikan dan politik. Ia dikenal sebagai seorang ulama yang berperan besar dalam mencetuskan aspirasi baru dan menggerakkan perjuangan dalam mengembangkan kejayaan Islam. Ia juga seorang insan yang multitalenta, karena selain pendakwah dan ulama, Tuan Guru juga di kenal sebagai tokoh politik, dan pemimpin umat Islam. Pada bidang dakwah,  Ia membina rakyat negeri Kelantan dengan pendidikan agama

    Pendekatan doa menurut Tafsir Al-Quran Nik Abdul Aziz Nik Mat: Surah al-Fātiḥah: Approach to supplication according to Tafsir Al-Quran Nik Abdul Aziz Nik Mat: Surah al-Fātiḥah

    No full text
    Supplication serves as a bridge between people and Allah. Allah appreciates His obedient followers. Surah al-Fātiḥah is one of the ways Allah teaches people to pray. However, there are still Muslims who do not fully comprehend the proper method of prayer. Since surah Al-Fātiḥah is one of the most frequently recited verses and Tuan Guru Dato' Haji Nik Abdul Aziz bin Nik Mat is a well-known scholar in Malaysia for disseminating knowledge on Islam, this study will concentrate on the prayer technique in Tafsir Al-Quran Nik Abdul Aziz: Surah al-Fātiḥah. Data for the study were gathered through document analysis, and content analysis techniques were employed to examine them. This research revealed that Tuan Guru Dato' Haji Nik Abdul Aziz bin Nik Mat's primary point is that the recitation of supplications must be clear and understandable and that one should always ask for Allah's guidance

    Eksposisi Makna Teks Al-Qur’an dalam Kitab Tafsir Al-Qur’an Nik Abdul Aziz Nik Mat

    No full text
    Keanekaragaman cara ketika menerangkan makna teks Al-Qur’an menjadikan budaya tafsir lebih indah dan luas. Cara dalam menerangkan makna bertujuan supaya para pendengar maupun pembaca bisa memahami secara mendalam tentang apa yang terkandung di dalam Al-Qur’an. Begitu juga dengan penelitian yang dilakukan ini, yaitu bertujuan untuk menganalisis pola atau metode yang digunakan oleh Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam menguraikan ayat Al-Quran dalam kajian Tafsir Al-Qur’an beliau. Fokus permasalahan yang diteliti penulis adalah bagaimana bentuk kiasan yang digunakan oleh Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam karyanya, Tafsir Al-Qur’an dalam menjelaskan makna ayat Al-Qur’an dan bagaimana pola eksposisi dalam menjelaskan makna ayat Al-Qur’an yang digunakan oleh Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam karyanya, Tafsir Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research), yaitu pengumpulan data dan informasi dengan buku-buku dan materi pustaka lainnya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu mengumpulkan dan mengelola data-data keperpustakaan secara bertahap, penulis melakukan analisis secara deskriptif dan seterusnya penarikan kesimpulan. Setelah melakukan penelitan tentang eksposisi makna teks Al-Qur’an dalam kitab Tafsir Al-Qur’an karya Nik Abdul Aziz Nik Mat, ditemukan bahwa pada ayat yang berbentuk kiasan terdapat beberapa pola eksposisi yang digunakan. Ada pola identifikasi, perbandingan, ilustrasi atau simplifikasi, klasifikasi, definisi dan analisa. Namun, yang kerap diaplikasikan adalah pola berbentuk ilustrasi atau simplifikasi. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa penggunaan ayat berbentuk kiasan dengan teori eksposisi mampu memberikan pemahaman dengan ringkas namun jelas bagi audiens maupun pembaca. Oleh sebab itu, penting bagi para pendakwah untuk mempelajari cara dan teknik dalam menyampaikan atau menuliskan suatu pesan dari Al-Qur’an agar yang disampaikan itu bisa dipahami dengan jelas dan tidak berisiko mempunyai pemahaman yang salah terhadap Al�Qur’a
    corecore