1,720,990 research outputs found

    Manajemen materi khotbah jumat dalam pembinaan kerukunan umat beragama di masyarakat Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi

    Full text link
    INDONESIA: Kerukunan umat beragama dalam suatu masyarakat akan dapat terjalin jika anggota masyarakatnya menyadari dengan sepenuhnya bahwa perbedaan agama yang ada bukanlah suatu alasan untuk saling membenci dan saling membenarkan diri. Rasa kekeluargaan yang begitu kental sangat terasa pada masyarakat kelurahan Sumberrejo yang terdiri atas beraneka ragam pemeluk agama. Dengan semangat kebersamaan di sana tidak pernah terjadi konflik yang mengatas-namakan agama. Hal itu juga dipengaruhi atas partisipasi beberapa pihak, di antaranya adalah melalui khotbah jumat. Dengan seringnya para khatib menyerukan tentang persatuan dan kesatuan masyarakat menjadi lebih paham dan mengerti tentang pentingnya menjaga perdamaian demi kelangsungan hidup bersama. Oleh karena itu penulis tertarik untuk menulis skripsi dengan judul Manajemen Materi Khotbah jumat Dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah: (a) Metode Interview, (b) Metode Observasi, (c) Metode Dokumentasi. Dalam penelitian tersebut, penulis dapat memperoleh kesimpulan bahwa yang melatar belakangi timbulnya kerukunan di kelurahan Sumberrejo adalah: (1) Faktor pendidikan, sebagian besar penduduk yang telah mengenyam pendidikan lebih banyak mengetahui tentang pentingnya menjaga kerukunan umat beragama.(2) Kondisi lingkungan, keadaan dan situasi lingkungan yang kondusif dan jauh dari pengaruh sekularisme dan juga isu-isu sara membuat mereka bisa tetap hidup rukun meskipun berbeda keyakinan. (3) Letak geografis, letak kelurahan Sumberrejo jauh dari keramaian sehingga menimbulkan rasa aman dan nyaman karena terhindar dari pengaruh kehidupan di kota besar yang lebih individualisme.Mengenai manajemen materi khotbah jumat dan pengaruhnya terhadap kerukunan ternyata juga terdapat di sana. Hal itu dibuktikan dengan semakin meningkatnya semangat kebersamaan antara sesama warga yang berlainan agama untuk membangun desa, seperti adanya kerja bhakti dan kegiatan sosial yang lain. Hal tersebut sangat membantu terlaksananya proses kerukunan itu sendiri. Kontribusi yang lain yang dapat disebutkan adalah masyarakat Islam sebagai kelompok mayoritas semakin menghargai kelompok minoritas (Kristen), hal itu dibuktikan dengan semakin eratnya hubungan antara kedua belah pihak dalam hidup bermasyarakat. ENGLISH: Religious harmony in a society can be established if the community members fully realize that religious differences that there is not a reason to hate each other and self-justifying. Sense of family thickly is felt in society Sumberrejo village consisting of diverse faiths. With the spirit of togetherness, there is never a conflict that in the name of religion. It is also influenced by the participation of several parties, including through Friday sermons. With frequent preachers called on the unity of the community to become more aware and understand the importance of maintaining peace for survival together. Therefore, the researcher is interested to write a thesis with the title Management of Friday Sermon in Guidance of Religious Harmony. In this study the methods used to collect the data were: (a) the Interview Method, (b) Methods of Observation, (c) Methods of documentation. In this study, the researcher can obtain the conclusion that the background for the emergence of harmony in the Sumberrejo village are: (1) educational factors, the majority of the population who have educated more aware of the importance of maintaining religious harmony. (2) Environmental conditions, circumstances and the situation conducive environment and far away from the influence of secularism and also issues allow them to remain living in harmony even different beliefs. (3) The geographical position, lies the Sumberrejo village is far from the crowds, causing a sense of security and comfort as to avoid the influence of life in the big city more individualism. Regarding the management of Friday sermon material and its influence on the harmony is also found there. It is evidenced by the growing spirit of togetherness among citizens of different religions to build the village, such as the existence of working together and other social activities. This greatly contributed to the implementation process of harmony itself. Another contribution that can be mentioned is the Islamic community as the majority group increasingly appreciated minorities (Christians), it is proved to the strong relationship between the two sides in social life. ARABIC: الوئام الديني في المجتمع يمكن أن تنشأ إذا كان المجتمع ندرك أن أعضاء الديني تماما الخلافات التي ليس هناك ما يدعو إلى الكراهية بعضها البعض وتبرير الذات. الشعور العائلي ويرى غزيرا في مجتمع القرية سمبرج تتألف من الديانات المتنوعة. مع روح العمل الجماعي, هناك أبدا الصراع أنه باسم الدين. ويتأثر أيضا من قبل مشاركة من عدة أحزاب, بما في ذلك من خلال خطب الجمعة. مع الدعاة متكررة تسمى على وحدة المجتمع لتصبح أكثر وعيا وفهم أهمية الحفاظ على السلام من أجل البقاء معا. لذا, الباحث يهتم لكتابة أطروحة مع إدارة عنوان خطبة الجمعة في الإرشاد الانسجام الديني. وكانت الطرق المستخدمة لجمع البيانات هذه الدراسة: أسلوب المقابلة, طرق الرصد, طرق وثائق. في هذه الدراسة, الباحث يمكن الحصول على النتيجة أن الخلفية لظهور ن الانسجام في القرية من سمبرج: العوامل التعليمية, الغالبية العظمى من السكان الذين المتعلمين أكثر وعيا لأهمية الحفاظ على الوئام الديني. الظروف البيئية, الظروف والبيئة المواتية الوضع وبعيدا عن تأثير العلمانية القضايا أيضا، والسماح لهم بالبقاء الذين يعيشون في وئام حتى المعتقدات المختلفة. الموقع الجغرافي سمبرج تقع قرية بعيدة كل البعد عن الزحام, مما تسبب في الشعور بالأمن والراحة لتجنب تأثير الحياة في مدينة كبيرة مزيد من الفردية وفيما يتعلق بإدارة المواد خطبة الجمعة وتأثيرها على الانسجام هو أيضا وجدت هناك. ويتضح ذلك من تنامي روح العمل الجماعي بين المواطنين من مختلف الأديان لبناء القرية. اوك كوجود العمل معا وغيرها من الأنشطة الاجتماعية. هذا ساهم إلى حد كبير في عملية التنفيذ من الانسجام نفسها. مساهمة أخرى التي يمكن أن تذكر هو المجتمع الإسلامي كمجموعة الأغلبية الأقليات وممتنة على نحو متزايد.( المسيحيين), ثبت أن العلاقة القوية بين الجانبين في الحياة الاجتماعية

    The use of speed reading technique to teaching reading for students' of MAN I Bojonegoro

    Full text link
    The research design used was descriptive qualitative design. The researcher took only one English teacher who taught in RMBI class at the l" grade of MAN I Bojonegoro as the subject of research, the researcher used two instruments, observation field note and the questionnaire. They were done by the writer because he wanted to obtain the data from the research in order to know kinds of teacher manner in implementation, students' response toward teacher about the speed reading technique, and teacher strategy in giving feedback toward students' behavior

    Studi tafsir al-Jalalain: sebuah tinjauan terhadap aliran qiraát

    Full text link
    Penafsiran al Jalalain adalah menempuh jalan yang muradif (sinonim) kata, murad (maksud) kalimat atau ayat yang disertai dengan melengkapi riwayat dari sahabat atau sejarah masa lampau. Sedang qiraát (macam bacaan) yang dipakai al Jalalain tidak hanya satu bacaaan saja, akan tetapi beberapa qiraát yang berkembang di kalangan kaum muslimin. Dalam tafsir al Jalalain disampaikan tidak berbelit-belit, sehingga banyak yang berminat mempelajarinya terutama kaum muslimin, kebanyakan masyarakat dan kalangan cendikiawan. Rumusan masalah penelitian ini adalah; 1. Apakah aliran qiraát dalam al-Qurán yang ada dalam tafsir al Jalalin itu mutawatir ataukah sadzdzah. 2. Sampai sejauh mana qiraát (bacaan) yang sadzdzah dapat membantu untuk menafsirkan al-Qurán. Metode pembahasannya menggunakan metode analisa deskriptif kwalitatif secara conten analisis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1. Qiraát al-Qurán yang diketengahkan dalam tafsir al-Jalalain itu meliputi qiraát Mutawatir dan qiraát sadzdzah. Dan qiraát-qiraát itu dikemukakan dengan ringkas. 2. Qiraát yang sadzdzah yang dilahirkan dalam tafsir al Jalalain adalah untuk menambah kejelasan suatu penafsiran terhadap al-Qurán yang diriwayatkan secara mutawati

    Kritik konstruktif terhadap alat bukti dalam isbat nikah

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses isbat nikah di Pengadilan Agama. Dalam penelitian ini juga dilakukan analisis terhadap alat bukti yang diajukan oleh para pemohon isbat nikah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Reseach atau penelitian kepustakaan yaitu penelitian dengan menggunakan literatur sebagai bahan. Bahan dimaksud baik berupa Peraturan Perundang-Undangan, Peraturan Pemerintah, Tesis, jurnal dan beberapa hasil penetapan isbat nikah dari Pengadilan Agama Kuala Kapuas dan sumber bacaan lainnya. Secara lebih spesifik penelitian ini berjenis penelitian hukum normatif atau disebut juga penelitian hukum kepustakaan. Dari penelitian ini diketahui bahwa proses dan aturan pelaksanaan isbat nikah terdapat pada Buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Pengadilan Agama, Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2004 Tentang Tatacara dan Pemeriksaan Perkara Voluntair Isbat Nikah dalam Pelayanan Terpadu dan Kompilasi Hukum Islam pasal 7 ayat 2,ayat 3 dan ayat 4. Dari sejumlah aturan yang disebutkan di atas, tidak ada satupun yang mengatur dengan rinci mengenai isbat nikah sehingga aturan-aturan tersebut masih multi tafsir. Kemudian pemberlakuan Kompilasi Hukum Islam yang hanya berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 1991 masih diperdebatkan karena Instruksi Presiden (Inpres) tidak termasuk dalam tata urutan perundang-undangan saat ini. Karenanya, selain diperlukan aturan yang jelas juga perlu adanya payung hukum terhadap isbat nikah. Kemudian terhadap alat bukti yang diajukan oleh para pemohon isbat nikah berupa kartu keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan surat keterangan menikah yang dikeluarkan oleh Kepala Desa atau Lurah, telah terjadi pelanggaraan terhadap Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Karenanya, terhadap proses dan alat bukti yang digunakan dalam isbat nikah perlu analisis dan kritik yang konstruktif sebagai umpan balik yang mendatangkan nilai positif. ABSTRACT Marriage isbat is a decision on marriage a man with a woman as husband and wife where the marriage have been done but still not recorded by authorized officials. The rule of implementation marriage isbat contained on Book II Guide Implementation Duty and Administration Religious Courts, Circular Letter Supreme Court No.3 Year 2004 About Procedures and Invsetigation Case Voluntair Marriage Isbat in Integrated Services and Islamic Law Compilation Section 7 Subsection 2, 3 adn 4. From some rules that mention above, there is no one arrange on detail about marriage isbat so that rules still has many meaning. Indeed rule about marraige isbatwhich more detail contained on Islamic Law Compilation, but the implemenation Islamic Law Compilation only based on Presidential Instructions No 1 Year 1991. While the Presidential Instructions not included on sequences constitutionsl this time. Hence, always need clear rules and legal protection toward marriage isbat so in implementation marriage isbat not appearing abuse of law caused by law emptiness. Then toward evidence that proposed by requester marriage isbatlike family card that released by Population and Civil Registration Agency and certificate of marriage that released by Village Chief, preseumable that happen a violation toward Act No 24 Year 2013 about Population Administration, Act No. 1 Year 1974 about Marriage and included on violation on Islamic Law Compilation which become foundation of implemenation marriage isbat. Toward process and evidence that used in marriage isbatneeded constructive crticism as feedback for positive value. In this research, the researcher used library research. Library research is a research which used library as material. Materials like legislation, Government Regulation, Thesis, Journal and some marriage isbat from Kuala Kapuas Religious Courts and other sources. Specifically this research can be categorized as Normative Law Research. Normative Law Research is a law research that done by examine library material. Normative Law Research

    KOMPARASI OBLIGASI DAN SUKUK SEBUAH TINJAUAN FENOMENOLOGIS

    Full text link
    Dewasa ini dunia perekonomian Islam dimarakkan dengan terbitnya sukuk, yang seringkali disamakan dengan obligasi yang sudah lama muncul dalam dunia perekonomian konvensional. studi ini diproyeksikan untuk mengkomparasi sukuk dan obligasi, agar nampak perbedaan mendasar antara dua surat berharga tersebut.Kata kunci: sukuk, obligas

    Sistem Absensi Menggunakan Barcode di SMK Ikhlas Jawilan

    No full text
    Berdasarkan keputusan yang di sahkan oleh kepala sekolah SMK Ikhlas Jawilan, absensi mempunyai peranan untuk menentukan kenaikan di dalam buku raport sebesar 10%. Peraturan sekolah yang sudah ditetapkan masuk pada tanggal 07.30 masih sering ditemukan kecurangan yang dilakukan oleh murid, seperti seenaknya masuk setelah bel berbunyi, dan mereka tetap ingin dianggap hadir. Sistem absensi siswa menggunakan barcode yang dibuat ini, proses absensi sudah tidak bisa di curangi lagi. Karena program yang dibuat dengan beberapa validasi yang sangat detail. Program akan berhenti bekerja setiap bel berbunyi (07.30) dan akan otomatis untuk memberikan laporan print out. Dengan menggunakan sistem Absensi ini kita berharap semoga tidak ada lagi siswa yang masuk setelah bel berbunyi dianggap hadir kembali

    Progresivisme (Konsepsi Tentang Realita dan Pengetahuan): Progresivisme (Konsepsi Tentang Realita dan Pengetahuan)

    No full text
    Kajian pustaka ini bertujuan untuk menjelaskan lebih mendalam tentang progresivisme berupa konsepsi tentang realita dan pengetahuan. Progresivisme adalah gerakan dan perkumpulan yang didirikan pada tahun 1918. Aliran ini berpendapat bahwa pengetahuan yang benar pada masa kini mungkin tidak benar di masa mendatang. Pendidikan harus terpusat pada siswa bukan memfokuskan pada guru atau bidang muatan. Beberapa tokoh dalam aliran ini, diantaranya: George Axtelle, William O. Stanley, Ernest Bayley, Lawrence B. Thomas dan Frederick C. Neff. Progresivisme merupakan pandangan hidup yang bersifat fleksibel, curious, toleran dan open-minded. Progresivisme mempunyai konsep yang didasari oleh pengetahuan dan kepercayaan bahwa manusia mempunyai kemampuan yang wajar dan dapat menghadapi serta mengatasi masalah yang bersifat menekan atau mengancam manusia itu sendiri. Aliran progresivisme juga memiliki sifat-sifat umum yaitu sifat negatif dan positif

    PENGARUH KEPEMIMPINAN OTORITER DAN PENEMPATAN KERJA TERHADAP KINERJA PRAJURIT TOPDAM XII/TANJUNGPURA

    No full text
     ABSTRAK Kepemimpinan otoriter yang diterapkan membuat prajurit mengalami ketidaknyamanan dalam bekerja, dengan banyaknya tuntutan kerja yang harus diselesaikan, setiap keputusan yang diambil tanpa mempertimbangkan saran dan pendapat bawahannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kepemimpinan otoriter dan penempatan kerja terhadap kinerja prajurit TOPDAM XII/Tanjungpura. Jenis penelitian kuantitatif. Model yang digunakan dalam penelitian adalah model regresi linier berganda dan uji statistik. Hasil penelitian mengungkapkan: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara kepemimpinan otoriter terhadap kinerja prajurit prajurit TOPDAM XII/Tanjungpura. Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara penempatan kerja terhadap kinerja prajurit TOPDAM XII/Tanjungpura. Kata Kunci: Kepemimpinan Otoriter, Penempatan Kerja, Kinerja
    corecore