1,724,756 research outputs found
PENGARUH PENGETAHUAN ZAKAT, TINGKAT PENDAPATAN MUZAKKI DAN KEPERCAYAAN MUZAKKI KEPADA ORGANISASI PENGELOLAAN ZAKAT TERHADAP MINAT MUZAKKI MEMBAYAR ZAKAT PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT KOTA BANDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan zakat, tingkat pendapatan muzakki, dan kepercayaan muzakki secara bersama-sama terhadap minat muzakki membayar zakat pada lembaga amil zakat, pengaruh pengetahuan zakat secara parsial terhadap minat muzakki membayar zakat pada lembaga amil zakat, pengaruh tingkat pendapatan muzakki secara parsial terhadap minat muzakki membayar zakat pada lembaga amil zakat, dan pengaruh kepercayaan muzakki kepada organisasi pengelolaan zakat secara parsial terhadap minat muzakki membayar zakat. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah muzakki pada lembaga amil zakat nasional di Kota Banda Aceh, yang terdiri atas muzakki Rumah Yatim, Muzakki DPUDT, muzakki Rumah Zakat dan Muzakki PKPU Human Initiative. Metode dalam penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan zakat, tingkat pendapatan muzakki dan kepercayaan muzakki kepada organisasi pengelolaan zakat berpengaruh secara bersama-sama terhadap minat muzakki membayar zakat, pengetahuan zakat berpengaruh terhadap minat muzakki membayar zakat, tingkat pendapatan muzakki tidak berpengaruh terhadap minat muzakki membayar zakat, dan kepercayaan muzakki kepada organisasi pengelolaan zakat berpengaruh terhadap minat muzakki membayar zakat pada lembaga amil zakat Kota Banda Aceh
Pengaruh Zakat Terhadap Kesejahteraan Muzakki
Fokus dalam penelitian ini adalah tentang perintah Allah SWT masalah zakat yang terdapat pada surat (9:103). Zakat adalah instrumen dari Allah SWT yang memiliki keistimewaan dalam Islam, karena zakat dapat menyelesaikan masalah umat atas ketimpangan sosial ekonomi antara mustahik dan muzakki, tetapi dalam realitasnya zakat belum nampak sebagai solusi yang signifikan terhadap ketimpangan sosial ekonomi umat. Zakat memiliki beberapa fungsi yaitu: membersihkan(X1), mensucikan(X2) dan dido’akan bagi muzakki(X3) akan menjadikan penentram bagi muzakki(Y), dari ke empat variabel ini yang akan dianalisis uji pengaruhnya dengan metode pendekatan kuantitatif, serta teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert. Kuesioner dari 193 responden adalah muzakki (zakat penghasilan) berstatus ASN di lingkungan Pemprov Jatim. Hasil menunjukkan bahwa: (1) adanya pengaruh positif yang signifikan secara partial dari zakat membersihkan terhadap kesejahteraan muzakki. (2) adanya pengaruh positif yang signifikan secara partial dari zakat mensucikan terhadap kesejahteraan muzakki. (3) adanya pengaruh positif yang signifikan secara partial dari peran do’a untuk muzakki terhadap kesejahteraan muzakki. (4) adanya pengaruh positif yang signifikan secara simultan dari zakat membersihkan, zakat mensucikan dan peran do’a untuk muzakki terhadap kesejahteraan muzakki. (5) peran do’a untuk muzakki merupakan variabel yang sangat dominan mempengaruhi terhadap kesejahteraan muzakki. (6) pernyataan responden “saya merasa setelah berzakat dijauhkan dari ujian kekurangan makan karena gagal usaha” menjadi indikator dominan dalam berzakat. Hasil study ini memberikan bukti empiris bagi para muzakki dalam menunaikan zakat yang dapat membersihkan, mensucikan dan peran do’a amil akan membawa ketentraman atau kesejahteran muzakki, tetapi sebaliknya jika zakat tidak ditunaikan, maka berdampak kerugian sebesar konstantenya (- 0, 462). Sebagaimana dalam firman Allah (QS: 103: 1-3), sungguh manusia berada dalam kerugian kecuali orang yang beriman dan beramal shole
BUILDING MUZAKKI LOYALTY THROUGH TRANSPARENCY AND ACCOUNTABILITY: AN ANALYSIS OF MUZAKKI SATISFACTION AT BAZNAS SOUTH KALIMANTAN
This study aims to determine the influence of the variables of Transparency and Accountability on Muzakki Loyalty through Muzakki Satisfaction in BAZNAS South Kalimantan Province; the type of data used in this study is quantitative data; this research is included in the category of causal research, the method used is the Explanatory survey method. The population in this study is all permanent Muzakki recorded in BAZNAS South Kalimantan Province, which is 1,108 Muzakki people; then, in determining the size of the sample using the Harun Al-Rasyid formula, it can be known that the minimum sample size is 164 Muzakki as respondents. The Data Analysis technique used is Path Analysis using SmartPLS Version 4.0. The results of this study found that partially, Transparency and accountability affect Muzakki satisfaction, accountability has an effect on Muzakki loyalty, but Transparency has no impact on Muzakki loyalty simultaneously Transparency and accountability have a significant impact on Muzakki loyalty through Muzakki satisfaction in BAZNAS South Kalimantan Province Keywords:      Transparency; Accountability; Muzakki satisfaction; Muzakki Loyalt
Pengaruh fungsi membayar zakat terhadap kesejahteraan Muzakki
Fokus dalam penelitian ini adalah tentang perintah Allah SWT masalah zakat yang terdapat pada surat (9:103). Zakat adalah instrumen dari Allah SWT yang memiliki keistimewaan dalam Islam, karena zakat dapat menyelesaikan masalah umat atas ketimpangan sosial ekonomi antara mustahik dan muzakki, tetapi dalam realitasnya zakat belum nampak sebagai solusi yang signifikan terhadap ketimpangan sosial ekonomi umat. Zakat memiliki beberapa fungsi yaitu: membersihkan(X1), mensucikan(X2) dan dido’akan bagi muzakki(X3) akan menjadikan penentram bagi muzakki(Y), dari ke empat variabel ini yang akan dianalisis uji pengaruhnya dengan metode pendekatan kwantitatif, serta teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert. Kuesioner dari 193 responden adalah muzakki (zakat penghasilan) berstatus ASN di lingkungan Pemprov Jatim. Hasil menunjukkan bahwa: (1) adanya pengaruh positif yang signifikan secara partial dari zakat membersihkan terhadap kesejahteraan muzakki. (2) adanya pengaruh positif yang signifikan secara partial dari zakat mensucikan terhadap kesejahteraan muzakki. (3) adanya pengaruh positif yang signifikan secara partial dari peran do’a untuk muzakki terhadap kesejahteraan muzakki. (4) adanya pengaruh positif yang signifikan secara simultan dari zakat membersihkan, zakat mensucikan dan peran do’a untuk muzakki terhadap kesejahteraan muzakki. (5) peran do’a untuk muzakki merupakan variabel yang sangat dominan mempengaruhi terhadap kesejahteraan muzakki. (6) pernyataan responden “saya merasa setelah berzakat dijauhkan dari ujian kekurangan makan karena gagal usaha” menjadi indikator dominan dalam berzakat. Study ini memberikan bukti empiris bagi para muzakki dalam menunaikan zakat yang dapat membersihkan, mensucikan dan peran do’a amil akan membawa ketentraman atau kesejahteran muzakki, tetapi sebaliknya jika zakat tidak ditunaikan, maka berdampak kerugian sebesar konstantenya (- 0, 462). Sebagaimana dalam firman Allah (QS: 103: 1-3), sungguh manusia berada dalam kerugian kecuali orang yang beriman dan beramal sholeh
PENGARUH KEPUASAN MUZAKKI, TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT TERHADAP LOYALITAS MUZAKKI (Studi Persepsi Pada LAZ Rumah Zakat)
Abstract. The Influence of Muzakki Satisfaction, Transparency and Accountability in the Amil Zakat Institution toward Loyalty Muzakki (Perception Study on LAZ Rumah Zakat). This study aimed to analyze the effect of each variable that Muzakki satisfaction, transparency and accountability in the Amil Zakat Institution toward loyalty Muzakki. As a nonprofit organization, Lembaga Amil Zakat needs to pay attention the Muzakki satisfaction, transparency and accountability of institutions to increase loyalty Muzakki. In this study, data were collected through a questionnaire with accidental sampling. Respondents in this study were Muzakki or person paying zakat through LAZ Rumah Zakat. The analysis multiple linear regression technique used to solve it. The results showed that both independent variables are Muzakki satisfaction and transparency has positive influence on loyalty Muzakki. This means that the more high satisfaction Muzakki and transparency of the institution, the more high loyalty of Muzakki. On the other hand, the accountability of independent variables have no influence on loyalty Muzakki.
Abstrak. Pengaruh Kepuasan Muzakki, Transparansi dan Akuntabilitas Pada Lembaga Amil Zakat Terhadap Loyalitas Muzakki (Studi Persepsi Pada LAZ Rumah Zakat). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masing-masing variabel yaitu kepuasan muzakki, transparansi dan akuntabilitas pada Lembaga Amil Zakat terhadap loyalitas muzakki. Sebagai organisasi nonprofit, Lembaga Amil Zakat perlu memerhatikan kepuasan para muzakki, transparansi dan akuntabilitas lembaganya untuk meningkatkan loyalitas muzakki. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui kuesioner dengan accidental sampling. Responden pada penelitian ini adalah muzakki atau orang yang membayarkan zakat melalui LAZ Rumah Zakat. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regersi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua variabel independen yaitu kepuasan muzakki dan transparansi mempunyai pengaruh yang positif terhadap loyalitas muzakki.Artinya semakin tinggi kepuasan muzakki dan transparansi lembaga maka semakin tinggi pula loyalitas muzakki. Sedangkan variabel independen akuntabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap loyalitas muzakki
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Muzakki Dalam Penyaluran Zakat Mal: (Studi Kasus: Muzakki Kabupaten Pasuruan)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, kepuasan,
dan pemahaman terhadap minat muzakki dalam penyaluran zakat mal dengan studi
kasus di Kabupaten Pasuruan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear
berganda. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
purposive sampling. Adapun sampel dari penelitian ini berjumlah 100 muzakki yang
tidak menyakurkan zakat malnya melalui BAZNAS atau LAZ.
Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kepercayaan terhadap minat
muzakki dalam penyaluran zakat mal berpengaruh positif dan signifikan, dan untuk
variabel pemahaman berpengaruh negatif signifikan terhadap minat muzakki dalam
penyaluran zakat mal, sedangkan varibel kepuasan tidak berpengaruh signifikan
terhadap minat muzakki dalam penyaluran zakat mal
Muzakki and Mustahik’s collaboration model for strengthening the fundraising capacity of Islamic social finance institutions during COVID-19
Purpose – This study aims to examine how muzakki (zakat donator) and mustahik (zakat recipients) collaborated to strengthen the fundraising capability in Islamic social finance institutions (ISFIs) during the COVID-19. Design/methodology/approach – This study uses a descriptive qualitative method in conjunction with interview techniques. Interviews with muzakki of various professions were conducted, as well as data from field documentation, to develop a collaborative model of muzakki and mustahik in strengthening the fundraising capacity of ISFIs. Findings – The findings indicate that muzakki employed as civil servants, BUMN (state-owned enterprises) employees and entrepreneurs continue to pay zakat through ISFIs and support mustahik, whereas muzakki affected by the COVID-19 pandemic reduce their zakat spending. Consequently, with the collaboration of mustahik and muzakki, a framework can be developed to strengthen the strategy for raising funds for ISFIs. By empowering mustahik with businesses, ISFIs can increase the collection of zakat funds. Research limitations/implications – The collaboration model would strengthen ISFI’s ability to raise Islamic philanthropic funds and optimize their management. The basis for the regulation is contained in Law No. 23 of 2011 which allows collaboration between institutions and other stakeholders. In addition, the role of ISFIs does not end with the collection and distribution of funds, they also maintain the muzakki and mustahik’s cooperation, so a significant role is required in involving muzakki and mustahik for them to collaborate and synergize, as well as improving the quality of human resource from Amil (zakat collector) to implement the strategy. Originality/value – Few studies have been conducted in collaboration with Muzakki and Mustahik to develop models or frameworks for strengthening fundraising capabilities in ISFIs. Most of these studies are illustrative. Through collaboration between Muzakki and Mustahik, this research establishes a new model for enhancing the strategy of Islamic social finance fund raising to establish a sustainable system for ISFIs
Muzakki and Mustahik’s collaboration model for strengthening the fundraising capacity of Islamic social finance institutions during COVID-19
Purpose
This study aims to examine how muzakki (zakat donator) and mustahik (zakat recipients) collaborated to strengthen the fundraising capability in Islamic social finance institutions (ISFIs) during the COVID-19.
Design/methodology/approach
This study uses a descriptive qualitative method in conjunction with interview techniques. Interviews with muzakki of various professions were conducted, as well as data from field documentation, to develop a collaborative model of muzakki and mustahik in strengthening the fundraising capacity of ISFIs.
Findings
The findings indicate that muzakki employed as civil servants, BUMN (state-owned enterprises) employees and entrepreneurs continue to pay zakat through ISFIs and support mustahik, whereas muzakki affected by the COVID-19 pandemic reduce their zakat spending. Consequently, with the collaboration of mustahik and muzakki, a framework can be developed to strengthen the strategy for raising funds for ISFIs. By empowering mustahik with businesses, ISFIs can increase the collection of zakat funds.
Research limitations/implications
The collaboration model would strengthen ISFI's ability to raise Islamic philanthropic funds and optimize their management. The basis for the regulation is contained in Law No. 23 of 2011 which allows collaboration between institutions and other stakeholders. In addition, the role of ISFIs does not end with the collection and distribution of funds, they also maintain the muzakki and mustahik's cooperation, so a significant role is required in involving muzakki and mustahik for them to collaborate and synergize, as well as improving the quality of human resource from Amil (zakat collector) to implement the strategy.
Originality/value
Few studies have been conducted in collaboration with Muzakki and Mustahik to develop models or frameworks for strengthening fundraising capabilities in ISFIs. Most of these studies are illustrative. Through collaboration between Muzakki and Mustahik, this research establishes a new model for enhancing the strategy of Islamic social finance fund raising to establish a sustainable system for ISFIs
Analisis Intensi Muzakki dalam Membayar Zakat Profesi
The aims of this research is to determine the influence of attitude, subjective norm, behavioral control, muzakki incomen, muzakki education, and muzakki knowledge to the muzakki intention of paying profession zakah. The method of the research is a quantitative method while data analysis techniques use multiple regression analysis. Number of samples analyze are 150 respondents drawn at random from all areas of Jakarta. Based on multiple regression analysis, it can be seen that the variables together attitudes, subjective norms, behavior control, income, education, and knowledge has significant influence on the variable of muzakki intentionDOI: 10.15408/aiq.v4i2.2098</p
PENGARUH KEPUASAN MUZAKKI, AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI TERHADAP LOYALITAS MUZAKKI PADA BAZNAS KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel
independen yaitu kepuasan muzakki, akuntabilitas, dan transparansi terhadap
loyalitas muzakki. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala likert. Populasi yang
digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 orang dalam penelitian ini berjumlah
50 sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berdasarkan teknik
sampling jenuh.
Dengan menggunakan uji t, uji F dan koefisien determinan (R2) hasil
penelitian menunjukan bahwa kepuasan muzakki tidak berpengaruh dan tidak
signifikan terhadap loyalitas muzakki pada BAZNAS kabupaten Ogan Komering
Ilir. Dengan nilai t-hitung sebesar 0.365 < t-tabel sebesar 1.67793, dengan nilai
signifikan 0.717 > α = 0.05 sehingga Ho diterima dan Ha di tolak. Hasil penelitian
menunjukan bahwa akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap
loyalitas muzakki pada BAZNAS kabupaten Ogan Komering Ilir. Dengan nilai thitung
sebesar 2.875 > t-tabel sebesar 1.67793, dengan nilai signifikan 0.006 < α
= 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukan bahwa
transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas muzakki pada
BAZNAS kabupaten Ogan Komering Ilir. Dengan nilai t-hitung sebesar 2.382 > ttabel
sebesar 1.67793, dengan angka sig 0.021 < α = 0.05 Ho ditolak dan Ha di
terima.
Kata Kunci :Kepuasan Muzakki, Akuntabilitas, Transparansi, Loyalitas
Muzakki
- …
