58 research outputs found

    ANALISIS TIDAK SEMPURNANYA PENGABUTAN INJEKTOR PADA AUXILIARY ENGINE DI MV. SHANTHI INDAH

    No full text
    ABSTRAKSI Muhammad Ilham Basyar, 2019, NIT: 52155747.T, “Analisis tidak sempurnanya pengabutan pada auxiliary engine di MV. Shanthi Indah”, skripsi Program Studi Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Wiratno, MT,M.Mar. E, Pembimbing II: Srisuyanti, SS Auxiliary Engine adalah mesin dimana udara dikompres ke suhu yang cukup tinggi untuk menyalakan bahan bakar diesel yang disuntikkan ke dalam silinder, di mana pembakaran dan pemancaran menggerakkan piston yang mengubah energi kimia yang dalam bahan bakar menjadi energi mekanik. pengabutan yang baik sangat diperlukan pada mesin diesel, guna mendapatkan tenaga yang maksimal. Kondisi injektor pada Auxiliary Engine sangat berpengaruh terhadap kondisi Auxiliary Engine itu sendiri. Adanya kerusakan injektor dapat mempengaruhi kondisi dari pengoperasian Auxiliary Engine, sehingga kondisi injektor harus selalu dijaga. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian penggabungan antara metode fault tree analysis dan fishbone sebagai teknik analisa data untuk menganalisa masalah yang ada pada Auxiliary Engine, yaitu faktor-faktor apakah yang menyebabkan kerusakan injektor pada Auxiliary Engine, dampak dan upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi faktor–faktor dari permasalahan tersebut dengan mengidentifikasi berbagai faktor-faktor secara sistematis terhadap faktor manusia (Man), Lingkungan (Mother nature), Metode(Methode), Mesin (Machine) untuk merumuskan strategi yang akan diambil. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis di kapal MV. Shanthi Indah pada tanggal 13 Agustus 2017 sampai dengan 14 Agustus 2018, dapat disimpulkan bahwa kerusakan injektor pada Auxiliary Engine disebabkan oleh dua faktor, yaitu 1) jadwal operasional kapal yang tinggi, dan jarangnya dilakukan perawatan pada injektor Auxiliary Engine. 2) penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai. Untuk mengatasi faktor-faktor tersebut dapat dilakukan perawatan sesuai waktu PMS, serta dilakukan penyaringan yang baik pada bahan bakar berkualitas rendah. ABSTRACT Muhammad Ilham Basyar, 2019, NIT: 52155747.T, "Analysis of incomplete removal on the auxiliary engine in the MV. Shanthi Indah ", Thesis of Engineering Study Program, Diploma IV Program, Semarang Shipping Science Polytechnic, Advisor I: Wiratno, MT, M.Mar. E, Advisor II: Srisuyanti, SS The Auxiliary Engine is a machine in which air is compressed to a temperature high enough to ignite diesel fuel injected into a cylinder, where combustion and transmission drive a piston that converts chemical energy in the fuel to mechanical energy. good removal is needed on diesel engines, in order to get maximum power. The injector conditions at the Auxiliary Engine greatly influence the condition of the Auxiliary Engine itself. The presence of injector damage can affect the conditions of the operation of the Auxiliary Engine, so the injector condition must always be maintained. The research method that I use in the preparation of this paper is a research method that combines the fault tree analysis and fishbone methods as a data analysis technique to analyze the problems that exist in the Auxiliary Engine, namely what factors cause damage to the injector at the Auxiliary Engine, what impact and effort done to overcome the factors of the problem by identifying various factors systematically to the human factor (Man), Environment (Mother nature), Method (Method), Machine (Machine) to formulate the strategy to be taken. Based on the results of research conducted by the author on the MV. Shanthi Indah on August 13, 2017 to August 14, 2018, it can be concluded that the injector damage to the Auxiliary Engine is caused by two factors, namely 1) the ship's operational schedule is high, and the maintenance of the Auxiliary Engine injector is rare. 2) inappropriate use of fuel. To overcome these factors, maintenance can be carried out according to the PMS time, and good filtration of low-quality fuel is carried out

    Pengaruh kawasan wisata karaoke terhadap ketahanan keluarga warga sekitar kawasan : studi kasus di Dusun Sarirejo, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga

    No full text
    Perkawinan adalah sebuah misi suci yang wajib dilaksanakan oleh setiap hamba Allah SWT, baik laki-laki maupun perempuan. Oleh karena itu, diharapkan semua pihak yang terlibat di dalamnya, khususnya suami istri memelihara dan menjaganya secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Tentunya setiap keluarga pasti menginginkan keluarga yang harmonis, penuh cinta dan kasih sayang. Namun proses dalam membentuk keluarga yang harmonis tidaklah mudah, apalagi jika dihadapkan pada lingklungan yang kurang sehat, seperti kawasan wisata karaoke dimana di dalamnya terdapat banyak wanita-wanita malam. Adanya kawasan wisata karaoke tentunya berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar terutama dalam kehidupan rumah tangga. Pada tahun 2019 terdapat kasus perceraian yang ditimbulkan karena adanya kawasan wisata karaoke di daerah Sarirejo. Dimana sang suami sering berkunjung ke kawasan wisata karaoke sehingga jarang pulang ke rumah sehingga istri tidak mendapatkan perhatian lagi dan akhirnya bercerai. Berdasarkan latar belakang tersebut, yang menjadi permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana pengaruh dan dampak yang ditimbulkan dari kawasan wisata karaoke terhadap ketahanan keluarga warga Dusun Sarirejo, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamtan Sidorejo, Kota Salatiga. Adapun jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan empiris atau pendekatan sosial. Objek dari penelitian ini adalah warga Dusun Sarirejo, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamtan Sidorejo, Kota Salatiga. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian menganalisis data untuk mengurai suatu masalah atau fokus kajian menjadi bagian-bagian sehingga susunan bentuk sesuatu yang diurai tampak dengan jelas dan bisa ditangkap maknanya atau lebih dimengerti duduk perkaranya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya kawasan wisata karaoke memberikan pengaruh baik dan buruk terhadap ketahanan keluarga warga sekitarnya. Pengaruh buruknya, bila pasangan suami dan istri tidak kuat mental dan tidak bisa saling menjaga keharmonisan dan keutuhan rumah tangganya, maka mereka akan terjerumus pada pergaulan yang salah, dan bisa berselingkuh yang mengakibatkan perceraian dalam rumah tangganya. Pengaruh baiknya, dengan adanya kawasan tersebut bisa untuk melatih mental seseorang dengan meningkatkan kesetiaan dan kepercayaan antar pasangan, karena mentalitas warga yang tinggal di kawasan wisata karaoke sangatlah diuji

    Tafsir sufistik tentang Nur Muhammad : studi hermeneutis terhadap penafsiran Ibnu ‘Arabi

    No full text
    Pembahasan Nur Muhammad telah ada sejak abad kedua Hijriyah. Tidak hanya oleh madzhab keagamaan tertentu dan para sufi, tetapi juga para mufassir. Hal ini tidak terlepas dari tafsir sufistik yang pada saat itu mulai bermunculan, karena melihat pentingnya sisi esoterik dan eksoterik dalam penafsiran al-Qur’an, sehingga hasilnya dapat menyentul wilayah hakikat sekaligus syariah. Ibnu ‘Arabi sebagai sufi sekaligus mufassir, mampu menghasilkan penafsiran tentang Nur Muhammad secara komprehensif. Penelitian ini secara spesifik akan menjawab rumusan masalah yang penulis kemukakan, di antaranya: Bagaimana penafsiran Ibnu ‘Arabi tentang Nur Muhammad dalam Tafsirnya? Dan Bagaimana implementasi penafsiran Ibnu ‘Arabi tentang Nur Muhammad dalam konteks kekinian? Oleh karena itu, penulis menggunakan content analisis sebagai metode penelitian, serta alat bantu analisis berupa hermeneutika untuk menjawab kontekstualisasi penafsiran Ibnu ‘Arabi tentang Nur Muhammad dalam konteks kekinian. Adapun hasil penelitiannya adalah sebagai berikut: Pertama, Ibnu ‘Arabi berpendapat bahwa kata nūr di dalam al-Qur’an ada beberapa pengertian, yaitu pemberi hidayah, pemberi cahaya, penghias, yang dzahir atau tampak jelas, pemilik cahaya, dan cahaya tetapi bukan cahaya yang biasa dikenal. Di samping itu, ada pengertian lain menurut Ibnu ‘Arabi bahwa nūr di dalam al-Qur’an dalam ayat-ayat tertentu dengan istilah Nur Muhammad. Ibnu ‘Arabi juga menyebut Nur Muhammad dengan istilah rūh al-‘alam. Menurut Ibnu ‘Arabi, konsep Nur Muhammad merupakan tajalli (penampakan) Allah yang menjelma dalam Nur Muhammad, dan dari sanalah awal mula segala penciptaan di dalam semesta. Penafsiran Ibnu ‘Arabi tentang Nur Muhammad dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya faktor historis, sosiologis, dan filosofis. Dari sisi historis, Ibnu ‘Arabi dipengaruhi oleh para guru sufinya serta ilham yang beliau dapatkan dari mimpi-mimpinya. Dari sisi sosiologis, karena Ibnu ‘Arabi ingin memadukan penafsiran secara esoterik dan eksoterik, sehingga mampu menjawab problem sosial yang terjadi di dalam masyarakat. Dari sisi filosofis, Ibnu ‘Arabi ingin memadukan trilogi ajaran Islam, yakni iman, Islam, dan ihsan. Sebab menurutnya, tasawuf tidak hanya ada di dalam al-Qur’an, tetapi seluruh ayat al-Qur’an mengandung tasawuf, aqidah, dan sekaligus syari’ah. Kedua, dalam konteks kekinian seharusnya Nur Muhammad juga memiliki andil penting dalam kehidupan, tidak hanya menjadi pemikiran yang hanya terbukukan dalam tumpukan sejarah. Setiap manusia perlu melakukan segala daya dan upaya untuk mengimplementasikan makna Nur Muhammad, yaitu menjadi Insan Kamil, dalam pengertian yang sebaik-baiknya. Bagi orang yang menempuh jalan sufi, mereka dapat mengikuti jalan tarekat (thariqah). Tarekat diartikan sebagai sebuah metode, cara, atau jalan yang ditempuh sufi menuju pencapaian spiritual tertinggi, pensucian diri, pensucian jiwa, dalam bentuk dzikir kepada Allah. Sedangkan bagi manusia secara umum, yang harus dilakukan untuk memaksimalkan potensi Nur Muhammad adalah dengan menyembah Allah dengan sebenar-benarnya serta tidak berbuat syirik. Setiap manusia harus mampu mengontrol diri untuk tidak berbuat kerusakan di muka bumi. Sebab, menyembah atau sujud kepada Allah juga harus dibarengi dengan perbuatan yang adil dan ihsan. Hal ini berkaitan erat dengan kehidupan sosial bermasyarakat, baik itu dalam hal ekonomi, politik, dan lain sebagainya. Setiap hamba harus mengontrol diri untuk tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang menimbulkan kerugian bagi sesamanya.   ABSTRACT: Nur Muhammad's discussion has been around since the second century Hijriyah. Not only by certain religious madzhab and Sufis, but also interpretators. This is inseparable from the sufistic interpretation that at that time began to emerge, because it saw the importance of esoteric and exotic sides in the interpretation of the Qur'an, so that the results can reflect the area of nature as well as sharia. Ibn 'Arabi as a Sufi as well as interpretator, was able to produce a comprehensive interpretation of Nur Muhammad. This research will specifically answer the formulation of problems that the author put forward, including: How is ibn 'Arabi's interpretation of Nur Muhammad in his interpretary? And how is the implementation of Ibn 'Arabi's interpretation of Nur Muhammad in the current context? Therefore, the author uses analytical content as a research method, as well as analytical tools in the form of hermeneutics to answer the contextualization of Ibn 'Arabi's interpretation of Nur Muhammad in the current context. The results of his research are as follows: First, Ibn 'Arabi argued that the word nūr in the Qur'an there are several meanings, namely the giver of guidance, light giver, decorator, who dzahir or clearly visible, the owner of light, and light but not the light commonly known. In addition, there is another sense according to Ibn 'Arabi that nūr in the Qur'anin certain verses with the term Nur Muhammad. Ibn 'Arabi also mentions Nur Muhammad with the term rūh al-'alam. According to Ibn 'Arabi, the concept of Nur Muhammad is the tajalli (appearance) of God incarnated in Nur Muhammad, and from there the beginning of all creation in the universe. Ibn 'Arabi's interpretation of Nur Muhammad was influenced by several factors, including historical, sociological, and philosophical factors. Historically, Ibn 'Arabi was influenced by his Sufi teachers and the inspiration he got from his dreams. From the sociological side, because Ibn 'Arabi wanted to combine esoteric and exotic interpretations, so as to be able to answer social problems that occurred in society. Philosophically, Ibn 'Arabi wanted to combine a trilogy of Islamic teachings, namely faith, Islam, and ihsan. For according to him, Sufism is not only in the Qur'an, but all verses of the Qur'an contain Sufism, aqidah, and at the same time shari'ah. Second, in the current context Nur Muhammad should also have an important role in life, not only be a thoughtthat is onlyburiedin the pileof history. Every human being needs to do all the power and effort to implement the meaning of Nur Muhammad, namely to be Insan Kamil, in the best sense possible. For people who follow the Sufi path, they can follow the path of order(thariqah). Tarekat is defined as a method, way, or path taken by Sufis to the highest spiritual achievement, self-purification, sanctification of the soul, in the form of dzikr to God. While bagi man in general, what must be done to maximize the potential of Nur Muhammad is to worship God in real time and notto associate. Every human being must be able to control himself not to do corruption in the earth. And who is more unjust than he who worships Allah, and is a witness against you, and turns back on you, and turns your backs on you, and turns your backs on you, and has no helper over It is closely related to social life in society, be it in economic, political, and so forth. Every servant must control himself not to fall into deeds that cause harm to others

    LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM UNTUK MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL PADA SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH SAMBAS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu, yaitu 1) Tujuan layanan BK Islam guna mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa; 2) Asas layanan BK Islam guna mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa; 3) Pelaksanaan layanan BK Islam guna mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis deskriptif. Bapak Ilham Ansori, S.Pd. seorang guru bimbingan dan konseling yang menawarkan konseling Islam untuk mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa, adalah sumber data penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk saat ini, analisis data menggunakan pendekatan analisis data interaktif, dan metode untuk memverifikasi keabsahan data menggunakan triangulasi dan pemeriksaan member check. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa layanan BK Islam guna mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa SMA Muhammadiah Sambas, antara lain: 1) Tujuan layanan BK Islam guna mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa adalah untuk membantu siswa membuat keputusan dan membuat rencana untuk melaksanakan keputusan tersebut, sehingga mereka berperilaku atau melakukan tindakan yang konstruktif sesuai dengan ajaran Islam. 2) Asas Layanan BK Islam guna mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa didasarkan pada asas-asas berikut: a) kebahagiaan di dunia dan di akhirat; b) tanpa pamrih (lillahita'ala); c) bimbingan sepanjang hayat; d) pengembangan akhlaqul-karimah; dan e) musyawarah. 3) Pelaksanaan layanan BK Islam guna mencegah kekerasan seksual di kalangan siswa, dilaksanakan dalam tiga bentuk layanan, yaitu: informasi; b) pembelajaran; c) bimbingan kelompo

    Bacterial and Antibiotic Susceptibility Patterns in Patient with Pediatric Urinary Tract Infection at Dr. Hasan Sadikin General Hospital

    No full text
    Background: Pediatric urinary tract infection (UTI) should become attention due to high prevalence, severe complication, and high cost treatment. Bacterial pattern and its susceptibility are different in every region.The objective of this study was to discover pattern of bacteria causing UTI and their susceptibility to antibiotics. Methods: This study was an observational descriptive study. The data was obtained from medical records and susceptibility testing results of pediatric UTI in Department of Child Health at Dr. Hasan Sadikin General Hospital in period of 2014. Data taken was presented in table.Results: There were 26 cultures which had microbiological findings among 79 cultures taken from 106 patients with UTI. The majority of findings were Escherichia coli (10 cases), Pseudomonas aeruginosa (4 cases), and Klebsiella pneumoniae (4 cases). Antibiotic classes with high susceptibility level were aminoglycoside, sulfonamide, and fluoroquinolone. Resistance level were higher in cephalosporin class than others.Conclusions: Most common bacterial found are Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, and Klebsiellapneumoniae. The result of susceptibility testing for cultures shows variance of susceptibility pattern to antibiotics in pediatric patients with UTI at Department of Child Health Dr. HasanSadikin General Hospital. [AMJ.2017;4(1):52–7] DOI: 10.15850/amj.v4n1.1021

    SISTEM PEMANTAUAN DAN JUAL-BELI LISTRIK PADA MICRO SMART GRID BERBASIS LAYANAN WEB

    No full text
    Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang melimpah, namun pemanfaatannya masih relatif kecil. Selain itu, kebutuhan listrik di rumah tangga sangat tinggi dan tidak efisien. Sebagian besar masyarakat cenderung hanya membeli listrik. Pembangunan sistem micro smart grid merupakan upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik. Pada sistem ini, masyarakat dapat membeli listrik dan juga menjualnya. Alat ini dilengkapi dengan sistem pemantauan melalui layanan web, sehingga informasi arus, tegangan, daya dan energi dapat dipantau dari jarak jauh. Alat ini menggunakan Wi-Fi sebagai penghubung ke internet. Jaringan listrik pada sistem ini menggunakan jaringan DC bertegangan rendah. Arah arus listrik dikontrol menggunakan perbedaan tegangan antara bus dan node. Kata kunci: DC Smart grid, Jual-Beli Listrik, Pemantauan, Layanan We

    RANCANG BANGUN ALAT PRAKTIK PENGOPERASIAN POMPA SENTRIFUGAL

    No full text
    This project aims to design a centrifugal pump practicum simulation tool for students of the Akamigas PEM Refinery Engineering Department. This simulation tool is designed to provide in-depth practical experience of the operation and characteristics of centrifugal pumps, thus supporting theoretical learning with real applications in the laboratory. In its design, the author made a careful selection of pumps based on the specific needs of the laboratory, such as the required flow capacity and head. The selection of the right pump is very important to ensure that this simulation tool is in accordance with educational objectives and is able to reflect realistic operational conditions. To support pump operations, the author chooses the right fittings such as pipes, elbows, and valves. The selection of fittings is based on technical considerations to ensure efficient fluid flow and reduce pressure loss in the system. Each component is carefully selected to ensure compatibility and optimal performance. In addition, supporting systems such as sturdy brackets and base plates are designed to provide stability and safety of the tool during use. The material and design of the brackets and base plates are selected to be able to withstand the loads and vibrations generated during operation, ensuring that the tool remains stable under various conditions. This simulation tool is not only designed to be functional and efficient, but also to have high durability and be safe to use in an educational environment. The author ensures that this tool meets high safety and quality standards, so it can be used for a long time without reducing performance

    Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Membentuk Kepribadian Islami di Madrasah Aliyah Al Arsyadi Samarinda

    No full text
    Abstract. The purpose of this research is to determine the internalization of character education values ​​in the formation of Islamic personality at Madrasah Aliyah Al Arsyadi Samarinda and to determine the factors that influence the internalization of character education values ​​at Madrasah Aliyah Al Arsyadi Samarinda. In collecting data, the author used observation, interview and documentation techniques. Meanwhile, in analyzing the data, the author used qualitative methods with data analysis techniques according to Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, and drawing conclusions (verification). From the research results, it is known that the internalization of character education values ​​in the formation of Islamic personality at Madrasah Aliyah Al Arsyadi Samarinda with the stages of implementing the character education values ​​strategy starts from the first step, namely Morals. Understanding, Moral Feeling or Moral Love, Moral Action or Moral Action. The factors that influence the internalization of Character Education Values ​​are caused by: 1) educational factors (teachers) using methods in teaching and learning that are quite appropriate and quite varied, and 3) environmental factors that are quite supportive, namely parents who motivate children enough so that they will arouse students' interest in character education. Keywords: Character education, Islamic Personality, Values   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian islami di Madrasah Aliyah Al Arsyadi Samarinda dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter di Madrasah Aliyah Al Arsyadi Samarinda. Adapun pengumpulan data,lpenulis menggunakan teknik observasi, wawancaraldan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, danlpenarikan kesimpulan (verifikasi). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam membentuk Kepribadian Islami di Madrasah Aliyah Al Arsyadi Samarinda dengan tahapan strategi implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dimulai dari langkah pertama yaitu Moral Knowing, Moral Feeling atau Moral Loving, Moral Doing atau Moral Action. Faktor-faktor yang mempengaruhi Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter yaitu disebabkan oleh: 1) faktor pendidik (guru) penggunaan metode dalam belajar mengajar yang cukup sesuai dan cukup bervariasi, dan 3) faktor lingkungan yang cukup mendukung, yaitu orang tua yang cukup memotivasi terhadap anaknya sehingga akan menimbulkan minat murid terhadap pendidikan karakter. Kata Kunci: Kepribadian Islami, Nilai, Pendidikan Karakte
    corecore