1,720,962 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWATUNA KOTA PALU

    Full text link
    Kontrasepsi merupakan suatu usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan, usaha-usaha itu dapat bersifat sementara dapat juga bersifat permanen. Berbagai macam metode kontrasepsi ditawarkan mulai dari metode sederhana seperti metode kalender, kondom, dan metode moderen seperti pil,suntik, implant, Intra Uterine Device (IUD)/Alat Kontrasepsi Dalam Rahim, hingga kontrasepsi mantap yaitu Medis Operatif Wanita (MOW) dan Medis Operatif Pria (MOP). Peneliti menggunakan metode pendekatan Cross Sectional dimana peneliti melakukannya dalam waktu yang bersamaan dan hanya satu kali saja pada satu saat untuk menilai dan mengukur variabel secara simultan Populasi dalam penelitian ini adalah populasi terjangkau yakni seluruh Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Kawatuna Kota Palu. peneliti menentukan sampel sesuai kriteria Inklusi dimana sampel memenuhi karakteristik umum subjek penelitian dari populasi target yang terjangkau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 (41,7%) responden dengan informasi kurang baik, terdapat 27 (35,1%) yang penggunaan AKDR rendah dan 13 (68,4%) yang penggunaan AKDR tinggi. Sedangkan dari 56 (58,3%) responden yang memiliki informasi baik, terdapat 50 (64,9%) yang penggunaan AKDR rendah dan 6 (31,6%) yang penggunaan AKDR tinggi. tujuan dari penelitian adalah mendapatkan data yang akurat. Data dalam penelitian ini bersumber dari dua jenis data yakni data primer dan data sekunder. Data primer ini, peneliti dapatkan dari pengisian kuisioner oleh responden, sedangkan data sekunder sebagai data tambahan, pelengkap untuk di proses lebih lanjut peneliti dapatkan dari pihak lain yakni dari Puskesmas Kawatuna yang berwujud data dokumen

    The Relationship Of Providing Education To Knowledge Knowledge Of Adolescents About Early Marriage

    No full text
    Latar belakang: Pernikahan usia dini berdampak serius pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan remaja, terutama anak perempuan. Risiko kesehatan ibu dan bayi meningkat, sementara pendidikan sering terhenti, memperburuk siklus kemiskinan. Rendahnya edukasi tentang dampak negatif pernikahan dini menjadi penyebab utama. Solusi mencakup kampanye edukasi, akses pendidikan, penegakan hukum, dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat. Upaya holistik diperlukan untuk melindungi masa depan remaja.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Gambaran remaja tentang pernikahan usia dini sebelum dan setelah diberikan edukasi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Kuasi Experiment One Groub Pre dan Post Test. Hasil: sebelum dilakukan intervensi pemberian edukasi tentang pernikahan usia dini hampir semua pengetahuan remaja berada pada kategori kurang sebanyak 35 remaja (77.8%), sedangkan untuk kategori pengetahuan cukup baik sebanyak 10 remaja (22.2%), setelah dilakukan intervensi pemberian edukasi pernikahan usia dini, rata – rata pengetahuan remaja berada pada kategori cukup baik sebanyak 37 remaja(82.2%) dan untuk pengetahuan baik sebanya 8 remaja (17.8%). Nilai P-Value sebesar 0.002 yang berarti nilai P-Value < 0.05 sehingga dapat diartika terdapat hubungan pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang pernikahan usia dini. Kesimpulan: pemberian edukasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan responden sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu upaya dalam mengubah sifat dan perilaku remaja. Saran: penelitian lebih lanjut dianjurkan untuk menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan sampel yang berbeda sehingga lebih memahami hubungan pemberian edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan usia dini. Kata kunci: Edukasi,Pernikahan Usia Dini,Pengetahuan,Remaja ABSTRACT Background: Early marriage has serious impacts on the health, education and well-being of adolescents, especially girls. Maternal and infant health risks increase, while education is often interrupted, exacerbating the cycle of poverty. Lack of education on the negative impacts of early marriage is a major cause. Solutions include education campaigns, access to education, law enforcement, and collaboration with community leaders. Holistic efforts are needed to protect the future of adolescents.Objectives: This study aimed to provide adolescents' overview of early marriage before and after education. Methods: The type of research used in this study is quantitative research with the Quasi Experiment One Groub Pre and Post Test method. Results: Before the intervention of providing education about early marriage, almost all adolescents' knowledge was in the poor category as many as 35 adolescents (77.8%), while for the category of good knowledge as many as 10 adolescents (22.2%), after the intervention of providing early marriage education, the average knowledge of adolescents was in the good enough category as many as 37 adolescents (82.2%) and for good knowledge as many as 8 adolescents (17.8%). The P-value is 0.002 which means the P-value <0.05 so that it can be interpreted that there is a relationship between providing education to increase adolescents' knowledge about early marriage. Suggestion: further research is recommended to use quantitative research methods using different samples so as to better understand the relationship between providing education to adolescents' knowledge about early marriage. Keywords: Education, Early Marriage, Knowledge, Teenagers

    EDUKASI POSISI PERSALINAN SESUAI STANDAR ASUHAN PERSALINAN NORMAL PADA IBU HAMIL DESA KALORA KAB. SIGI-BIROMARU

    Full text link
    Faktor predisposisi yaitu kepercayaan, keyakinan, pendidikan,&nbsp; motivasi, persepsi, pengetahuan. Dalam hal ini posisi jongkok di percaya dan diyakini oleh masyarakat merupakan satu-satunya posisi yang dapat mempercepat proses persalinan kala II karena dengan posisi tersebut ibu memiliki kekuatan maksimal untuk meneran. Green pun menambahkan bahwa intervensi yang ditujukan untuk merubah perilaku seseorang yaitu proses edukasi berupa penyuluhan, pendampingan, pelatihan, advokasi, dan lain-lain.Berdasarkan latarbelakang diatas, kami tertarik memberikan intervensi kepada ibu hamil di Desa Kalora berupa pemberian Edukasi tentang posisi persalinan Kala II atau posisi meneran&nbsp; yang sesuai dengan standar asuhan persalinan.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Rumusan masalah pada kegiatan ini yaitu “apakah dengan pemberian intervensi edukasi tentang posisi persalinan pada ibu hamil dapat merubah. disimpulkan bahwa telah terjadi perubahan perilaku ibu hamil Desa kalora dalam penggunaan posisi persalinan berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya, meliputi: Terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dusun III Desa kalora tentang posisi persalinan kala II, Telah tumbuh minat ibu hamil untuk mencoba beberapa posisi persalinan ditandai dengan bersedia untuk berkomitmen, Ibu hamil telah mencoba menggunakan beberapa posisi dan apad akhirnya memilih salah satu posisi persalinan yang ternyaman

    Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir

    No full text
    Kasus kematian bayi merupakan suatu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan.AKB merupakan salah satu cerminan dari tingkat pembangunan kesehatan dari suatu negara serta kualitas hidup dari masyarakatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian penelitian Quasi experiment one gruob pre dan post test sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil Trimester 3 sebanyak 30 orang ibu hamil dengan teknik Total sampling. Pengumpulan data menggunakan keusioner. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcooxon dengan tingkat signifikan α = 0,05. Sebelum dilakukan pemberian edukasi hanya terdapat 4 orang ibu hamil (13.3%) yang memiliki pengetahuan baik sedangkan setelah dilakukan pemberian edukasi hampir semua tingkat pengetahuan responden pada kategori baik sebanyak 22 orang responden (73.3%) dan tidak terdapat ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang, Dari hasil analisis data yang dilakukan diperoleh nilai Sig &lt; 0.05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang perawatan bayi bayu lahir. Dari hasil analisis data yang dilakukan diperoleh nilai Sig &lt; 0.05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang perawatan bayi bayu lahir

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Tuturan Metafora dalam Kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni Karya Saprdi Djoko Damono Artikel Skripsi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan maknan metafora yang terdapat dalam Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan ialah analisis metafora. Sumber data ialah Buku Kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik baca dan catat yang bersumber dari buku. Pada kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono yang kaya akan maknan metafora. Peneliti kemudia mengambil 22 puisi untuk dijadikan analisis data penelitian. Keduapupuhdua puisi ini kemudian diteliti dengan cara mencari metafora. Yang kemudian mengungkap maknan puisi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono terdapat empat jenis metafora yaitu: (1) metafora bercictra Antromorfik adalah metafora yang membandingkan kemiripan pengalaman dengan apa yang terjadi dalam dirinya atau tubuh pemakai metafora. (2) metafora bercitra hewan adalah metafora digunakan untuk meggambarkan satu kondisi atau kenyataan di alam pengalaman pemakai bahasa. (3) metafora bercitra abstrak ke konkret adalah metafora yang mengalihkan ungkapanungkapan abstrak menjadi ungkapan yang lebih konkret. (4) metafora bercitra sinestesia atau pertukaraan tanggapan/persepsi indera adalah metafora yang mencoba mengalihkan pemakaian yang bercitra indera. Metafora yang paling dominan dalam Kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono ialah metafora Antromorfik

    MINAT PEMAIN DALAM MENGIKUTI LATIHAN BOLAVOLI DI KLUB ARLES SAROLANGUN

    Full text link
    This study aims to determine the interest of players in participating in volleyball training at the Arles Sarolangun club. The research method used is a survey. The sample is 39 players, the sampling technique uses total sampling. Data collection techniques in this study used a questionnaire of 39 questionnaire. Consists of 2 competencies, namely internal and external. Based on the results of the analysis, the conclusion of this research is the interest of players in participating in volleyball training at the Arles Sarolangun Club. Respondents' research on volleyball training factors based on internal factors was 84.27%. Respondents' research on volleyball training factors based on external factors was 76.33%. So research on the interest of players in participating in volleyball training is 78.98%, so that the interest of players in participating in volleyball training can be categorized as High

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore