3,123 research outputs found
TINGKAT KECEMASAN ANAK DALAM PENCABUTAN GIGI DI PUSKESMAS MUTIARA
Children’s anxiety in dental care may lead to uncooperative attitudes. It will reduce the efficiency and effectiveness of dental health service. Based on preliminary survey which conducted at Public Health Center Mutiara, Pidie, Aceh, Indonesia, found that from around 10 children who had tooth extraction, 7 of them was overanxious which 2 children was failed to treat. But, there is still no clear data about the level of children’s anxiety in Public Health Center Mutiara. The purpose this study was to determine the level of children’s anxiety in tooth extraction in Public Health Center Mutiara, Pidie, Aceh, Indonesia. This descriptive research carried out from 10 June to 10 July 2019, by observing using a checklist sheet. The sample was carried out by accidental sampling method. Thirty children with aged 6-12 years old who had tooth extraction was selected in this study. The results showed that majority children (40%) was in severe anxiety, 10% children was no anxiety, 20% children was mild anxiety, and 30% was moderate anxiety. It show that the tooth extraction teratment may not be success because the high level of children’s anxiety, so that the parents and health workers can motivate children to take care of their teeth and can anticipate anxiety that occurs in children
PERANAN SYAFRUDDIN PRAWIRANEGARA DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI MASA PDRI 1948-1949
ABSTRAKPihak Belanda diwakili oleh Dr.L.J.Beel menyatakan bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Perjanjian Renville. Sehingga melakukan Agresi Militer II (operasi gagak) ini terjadi pada 19 Desember 1948 pukul 05.30 dengan melakukan penyerangan terhadap ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia di Yogyakarta saat itu. Maka penulisan artikel jurnal ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis empat permasalahan pokok yaitu : (1) Latar Belakang Berdirinya PDRI; (2) PDRI: Antara Mandat dan Kecerdasan Syafruddin Prawiranegara; (3) Perjalanan Singkat PDRI; dan (4)Akhir dari PDRI. Pendekatan dalam penulisan menggunakan cara deskriptif analitis sumber, verifikasi (kritik sumber), interpretasi dan penulisan sejarah. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa (1) Latar belakang PDRI atas dasar menyelamatkan dan mempertahankan proklamasi yang telah diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia. (2) PDRI : antara mandat dan kecerdasan Syafruddin Prawiranegara mesti bergerilya dituntut memiliki mobilitas yang tinggi dengan berpindah-pindah kedudukannya dalam menghindari serangan lawan sehingga pengambilan keputusan mesti cepat dan tepat. (3) Perjalanan singkat PDRI yang krusial ini menarik simpati dunia luar sehingga dewan keamanan PBB mengeluarkan resolusi pada 28 Januari 1949. (4) Akhir dari PDRI ditandai Perjanjian Roem-Roijen kemudian pada penyerahan mandat dari PDRI ke Moh.Hatta pada tanggal 14 Juli 1949.Kata Kunci: Syafruddin Prawiranegara, Gerilya, Eksistensi IndonesiaABSTRACTThe Dutch side Dr.LJBeel stated that the Netherlands was no longer bound by the Renville Agreement. So that the second military aggression (operation crow) occurred on December 19, 1948 at 05.30 by attacking the capital city of the Unitary State of the Republic of Indonesia in Yogyakarta at that time. So the writing of this journal article aims to describe and analyze four main problems, namely: (1) Background to the Establishment of PDRI; (2) PDRI: The Mandate and Intelligence of Syafruddin Prawiranegara; (3) PDRI Short Trip; and (4) End of PDRI. The approach in writing uses descriptive analytical sources, verification (source criticism), interpretation and historical writing. The results of this paper indicate that (1) The background of the PDRI on the basis of saving and defending the proclamation that has been fought for by the entire Indonesian nation. (2) PDRI: between the mandate and intelligence of Syafruddin Prawiranegara, guerrillas are required to have high mobility by moving from position to position in avoiding opponent attacks so that decision making must be fast and precise. (3) This crucial short trip of PDRI attracted the sympathy of the outside world so that the UN security council issued a resolution on January 28, 1949. (4) The end of PDRI was marked by the Roem-Roijen Agreement and then the handing over of the mandate from PDRI to Moh.Hatta on July 14, 1949.Keywords: Syafruddin Prawiranegara, Guerrilla, Indonesian Existenc
Kronik kutai
Buku yang berjudul Kronik kutai merupakan karya sastra indonesia lama yang berbahasa aarab-melayu. Pentransliterasian dan penerjemahannya dilakukan oleh putri minerva mutiara, sedangkan penyunting dikerjakan oleh Dra. Nurweni sapta wuryandari
Perbedaan Minat Atlet Bola Voli Putri Terhadap Posisi Setter di Klub PBV Spirits dan PBV Mutiara
Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui minat atlet bola voli putri terhadap posisi setter di klub PBV Spirits. (2) Mengetahui minat atlet bola voli putri terhadap posisi setter di klub PBV Mutiara. (3) Mengetahui perbedaan minat atlet bola voli putri terhadap posisi setter di klub PBV Spirits dan PBV Mutiara.
Penelitian ini merupakan deskriptif komparatif. Populasi penelitian adalah atlet bola voli di Klub PBV Spirits dan PBV Mutiara berjumlah 107 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kriterianya yaitu (1) Atlet bola voli putri klub PBV Spirits dan PBV Mutiara. (2) Berusia 11-12 tahun. (3) Masih aktif berlatih. Berdasarkan kriteria tersebut, sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 atlet, dengan rincian 32 atlet Klub PBV Spirits dan 35 atlet Klub PBV Mutiara. Instrumen minat menggunakan angket. Analisis data menggunakan independent-samples t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Minat terhadap posisi setter atlet bola voli di klub PBV Spirits berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0,00% (0 atlet), “rendah” sebesar 40,63% (13 atlet), “cukup” sebesar 43,75% (14 atlet), “tinggi” sebesar 15,63% (5 atlet), dan “sangat tinggi” sebesar 0,00% (0 atlet). (2) Minat terhadap posisi setter atlet bola voli di klub PBV Mutiara berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0,00% (0 atlet), “rendah” sebesar 11,43% (4 atlet), “cukup” sebesar 48,57% (17 atlet), “tinggi” sebesar 40,00% (14 atlet), dan “sangat tinggi” sebesar 0,00% (0 atlet). (3) Ada perbedaan yang signifikan minat terhadap posisi setter atlet bola voli di klub PBV Spirits dan PBV Mutiara. Selisih minat terhadap posisi setter atlet bola voli di klub PBV Spirits dan PBV Mutiara sebesar 10,98
PENGARUH TINGKAT RILIGIUSITAS TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR PRODI FARMASI DI UNIVERSITAS SARI MUTIARA
Pengaruh Tingkat Keagamaan dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Farmasi Universitas Sari Mutiara telah dilakukan. Kecemasan menghadapi dunia kerja merupakan perasaan khawatir yang dialami seseorang ketika memasuki dunia kerja. Perasaan ini biasanya dialami oleh para pelajar yang baru saja menyelesaikan studi pendidikannya atau baru saja lulus, dan ingin mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakangnya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan model skala likert. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh religiusitas dalam menghadapi kecemasan di lingkungan kerja dengan kategorisasi korelasi tinggi. Hasil tersebut menunjukkan besarnya nilai korelasi/hubungan (R) sebesar 0,986, dan besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel tersebut adalah koefisien determinasi yang merupakan hasil kuadrat R.T
ANALISIS RASIO PROFITABILITAS PADA PT TIGA PUTRI MUTIARA DI PALEMBANG
The title of this final report is analysis of profitability ratio at PT Tiga Putri Mutiara Palembang. The location of company in jalan Sultan M Mansyur Green Forest Residence Shop No. 1 Palembang and engaged in real estate development home and shop. The final report is to know how the company’s ability to measure how much PT Tiga Putri Mutiara earn good profits in the relationship between the level of sales, assets, and profits for own capital. Data were analyzed by using the analysis of profitability ratio, there are gross profit margin, net profit margin, return on investment, and return on equity. The data were collected by using interviews, regarding the financial statement for the past four years, the years are 2010, 2011, 2012, and 2013. Based on the data obtained writer, an outline of profitability ratio, the increase and decline. In the first year (2010) has increased the ratio of profitability and in the last year (2013) has decreased. Gross profit margin always increase every years, but for 2012 and 2013 increased by a margin of 0,1 percent. To improve the ratio profitability, the company should reduce operating costs in each year and the company increase improve every years
Pengaruh Corporate Governance terhadap Kebijakan Dividen (Studi pada Perusahaan Keuangan Non-Perbankan yang terdaftar di BEI)
Pengaruh Corporate Governance terhadap Kebijakan Dividen (Studi pada Perusahaan Keuangan Non-Perbankan yang Terdaftar di BEI)
Skripsi Oleh : Mutiara Maharani Putri
Pembimbing : Prof.Dr. Syukri Lukman, SE, MS
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Corporate Governance terhadap Kebijakan Dividen (Studi pada Perusahaan Keuangan Non-Perbankan yang Terdaftar di BEI). Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan keuangan non-perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode observasi nonpartisipan, untuk kemudian diolah dan diuji. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program Eviews 10. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Jumlah Dewan Komisaris berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kebijakan Dividen, Komisaris Independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kebijakan Dividen, Kepemilikan Institusional berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kebijakan Dividen. Kata Kunci : Corporate Governance, Jumlah Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Kebijakan Divide
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI DI SMK KESEHATAN MUTIARA MANDIRI KOTA SUNGAILIAT TAHUN 2024
Remaja putri sering kali memiliki kebiasaan yang buruk dan aktivitas fisik yang kurang diperhatikan yang dapat menyebabkan ketidakteraturan siklus menstruasi. Siklus menstruasi merupakan periode masa proses perubahan hormon yang terjadi secara alami dan berulang pada sistem reproduksi wanita yang terjadi setiap bulan. Akibat dari siklus menstruasi yang tidak teratur akan menyebabkan anemia dan penyakit sistem reproduksi pada wanita. Tujuan penelitian ini mengetahui ada hubungan antara pengetahuan dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi remaja putri di SMK Kesehatan Mutiara Mandiri Kota Sungailiat Tahun 2024. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMK Kesehatan Mutiara Mandiri berjumlah 198 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 orang. Data dari penelitian ini di analisis dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan siklus menstruasi remaja putri (p =0,000 <0,05) dan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi remaja putri (p = 0,006<0,05).Kesimpulan pada penelitian ini peningkatan pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap siklus menstruasi remaja putri akan mampu membentuk kualitas hidup menjadi lebih baik dari sebelumnya. Saran pada penelitian ini bagi remaja putri agar mampu mengontrol durasi aktivitas sehari-hari dan olahraga secara teratur
Sosialisasi Tentang Penyakit Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Putri Hijau Medan
Menurut WHO Global Tuberculosis Report 2018, Indonesia menempati posisi kedua dengan beban TB tertinggi di dunia setelah India (26%), Indonesia (11%). Data dari WHO South-East Asia Region memperkirakan di Asia Tenggara ada sekitar 4,8 juta kasus prevalen dan sekitar 3,4 juta kasus insiden serta 450.000 kematian pada tahun 2012 akibat TB. Untuk Indonesia jumlah kasus insiden TB sebanyak 399/100.000 populasi dengan jumlah penduduk sebanyak 254.000.000 dan angka kematian akibat TB sebanyak 41/100.000 populasi dengan jumlah penduduk sebanyak 254.000.000. Berdasarkan hasil pra survey ternyata belum pernah di adakan sosialisasi tentang penyakit tuberkulosis paru di RSPH, padahal saat ini banyak sekali cara yang dapat digunakan untuk mencari informasi mengenai tuberkulosis paru melalui media social misalnya facebook, youtube, Instagram, whatsapp, twitter, line. Maka dari itu kami tim pelaksana pengabdian masyarakat datang menjelaskan kepada pengunjung RSPH terkait penyakit tuberkulosis paru itu. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2022, Tempat kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah di Ruang Aula Rumah Sakit Putri Hijau Medan. Bagian I. Sosialisasi tentang Penyakit Tuberkulosis Paru di RSPH Medan. Bagian II. CBIA (Cara Belajar Insan Aktif). Luaran Yang diharapkan melalui Pengabdian Masyarakat yang didanai oleh Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan ini adalah Jurnal lokal yang mempunyai ISSN. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi tentang Penyakit Tuberkulosis Paru di RSPH Medan dengan Metode CBIA ini, maka seluruh masyarakat mengetahui tentang penjelasan pengertian dari penyakit TB Paru, penyebabnya, cara penyebaran penyakit TB Paru secara umum
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
Pemberian tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri untuk pencegahan anemia adalah program pemerintah. Hal ini sering dihambat oleh kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi TTD. dukungan keluarga salah satu pengaruh dalam diri untuk mengkonsumsi TTD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan dukungan keluargai Terhadap Konsumsi TTD Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dilakukan di SMK N 6 Samarinda dengan sampel 30 remaja putri secara total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan 77% remaja putri memiliki Dukungan keluarga tinggi dan 83% remaja putri tidak anemia. Penelitian ini dihitung menggunakan software SPSS didapatkan nilai p value 0,001, sehingga dapat disimpulkan terdapat Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja. Dukungan keluarga merupakan faktor remaja putri untuk mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD) semakin tinggi dukungan keluarga remaja putri maka semakin sedikit kejadian anemia
 
- …
