1,727,988 research outputs found

    Employee Engagement Factors Analysis on PT. Mutia Culinary Concept (Mutia Garden) Medan Employees

    No full text
    147 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumbangan efektif dari faktor-faktor yang mempengaruhi employee engagement pada karyawan PT. Mutia Culinary Concept (Mutia Garden) Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan di Kantor PT. Mutia Culinary Concept (Mutia Garden) Medan yang berjumlah 40 orang. Pengambilan sampel menggunakan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala, yaitu skala internal dan skala eksternal employee engagement. Angka MSA dan tabel anti image matriks, yang terdapat pada anti image correlation , menunjukkan kontribusi biografis Karyawan (Q1) adalah 77,4%, karateristik kepribadian (Q2) adalah 86,7%, rasa percaya kepada perusahaan (Q3) adalah 85,3%, rasa bangga pada perusahaan (Q4) adalah 90,1%, persepsi karyawan bahwa pekerjaannya memiliki makna dan tujuan (Q5) adalah 79,9%, kepemimpinan (Q6) adalah 84,4%, lingkungan kerja (Q7) adalah 88,8%, kompensasi (Q8) adalah 74,6%, pelatihan (Q9) adalah 85,6%, dan teamwork (Q10) adalah 80,5%. Dalam penelitian ini faktor-faktor employee engagement yang dimiliki karyawan tergolong tinggi dengan nilai KMO and Barlett’ s Test sebesar 0,879. This study aims to determine the effective contribution of the factors that influence employee engagement on employees of PT. Mutia Culinary Concept (Mutia Garden) Medan. The research method of this study use quantitative with a descriptive design. The subjects in this study were employees at the office of PT. Mutia Culinary Concept (Mutia Garden) Medan, totaling 40 people. Sampling using Purposive Sampling Technique. Data was collected using a scale, namely the internal scale and the external scale of employee engagement. The MSA numbers and the anti-image matrix table, which are found in the anti-image correlation, show that the employee's biographical contribution (Q1) is 77.4%, personality characteristics (Q2) is 86.7%, trust in the company (Q3) is 85.3 %, pride in the company (Q4) is 90.1%, employees' perception that their work has meaning and purpose (Q5) is 79.9%, leadership (Q6) is 84.4%, work environment (Q7) is 88, 8%, compensation (Q8) is 74.6%, training (Q9) is 85.6%, and teamwork (Q10) is 80.5%. In this study, the employee engagement factors owned by the employees are classified as high with the KMO and Barlett's Test scores of 0.879

    Pengabaian Klausula Arbitrase dalam Penyelesaian Sengkta Perjanjian Polis Asuransi Pengangkutan Uang (Studi Kasus: Putusan Mahkamah Agung Nomor 1819 K/PDT/2011). / oleh Mutia Rahmah

    No full text
    ABSTRAK (A)Nama: Mutia Rahmah (NIM 205100065). (B) Judul Skripsi: Pengabaian Klausula Arbitrase dalam Penyelesaian Sengkta Perjanjian Polis Asuransi Pengangkutan Uang (Studi Kasus: Putusan Mahkamah Agung Nomor 1819 K/PDT/2011).(C) Halaman: xii + 84 + 2014 (D) Kata Kunci: asuransi, cash in transit, klausula arbitrase, kompetensi absolut, kekuasaan kehakiman. (E) Isi: Cash in Transit Insurance (Asuransi Pengiriman Uang) adalah suatu asuransi atau pertanggungan yang memberikan jaminan atau proteksi atas kehilangan uang yang terjadi dalam masa transit yang dilakukan, kehilangan tersebut harus dilakukan oleh pihak lain dengan disertai adanya unsur kekerasan. Klausula arbitrase dalam polis asuransi cash in transit memuat ketentuan apabila terjadi sengketa antara penanggung dan tertanggung maka para pihak sepakat untuk mengupayakan penyelesaian secara musyawarah, namun apabila penyelesaian secara musyawarah tidak tercapai maka para pihak sepakat untuk menyelesaikan sengketa melalui arbitrase. Dengan adanya klausula arbitrase yang disepakati para pihak, secara formil sengketa tersebut masuk yurisdiksi arbitrase sehingga Pengadilan Negeri tidak berwenang untuk memeriksa dan mengadilinya. Seperti kasus cash in transit yang dialami oleh Donny Irawan dengan PT. Berdikari Insurance. Adapun permasalahan dari skripsi ini adalah Mengapa klausula arbitrase yang terdapat dalam perjanjian polis asuransi diabaikan dalam penyelesaian sengketa kasus perjanjian polis asuransi pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 1819 K/PDT/2011. Metode penelitian yang dipergunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan Undang-Undang dan kasus didukung dengan sumber data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis bahwa diabaikannya klausula arbitrase pada putusan Mahkamah Agung Nomor 1819 K/Pdt/2011 adalah karena Mahkamah Agung tidak memperhatikan adanya klausula arbitrase yang terdapat dalam perjanjian polis asuransi Cash In Transit Nomor 06.51.11.0004.02.09. (F). Acuan : 21 (1984 - 2014) (G). Pembimbing: Dr. Gatot P Soemartono, S.E., S.H., M.M., LL.M. (H). Penulis: Mutia Rahma

    Analisis Putusan Nomor 193/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Pst Tentang Penyelesaian Sengketa Tanah Akibat Perbuatan Melawan Hukum / oleh Mutia Annisa

    No full text
    abstrak (A) Nama : Mutia Annisa (205092001) (B) Judul Skripsi: ?Analisis Putusan Nomor 193/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Pst Tentang Penyelesaian Sengketa Tanah Akibat Perbuatan Melawan Hukum? (C) Halaman : vii + 73 + 39 + 2014. (D) Kata Kunci : Sengketa Tanah, Perbuatan Melawan Hukum. (E) Isi Abstrak Perbuatan Melawan Hukum (onrechtmatige daad) dalam konteks perdata diatur dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Perbuatan melawan hukum merupakan masalah sekunder dalam perkara ini sehingga apabila perkara primer (kepemilikan hak atas tanah) telah diselesaikan secara hukum dan salah satu pihak telah memiliki dasar hukum berupa putusan hakim yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap atas kepemilikan tanah yang disengketakan maka sangat wajar dilanjutkan dengan proses masalah sekunder, yaitu perbuatan melawan hukum. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana penyelesaian sengketa tanah akibat perbuatan melawan hukum atas putusan No. 193/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Pst? bagaimana tanggungjawab notaris terhadap penggelapan data fisik tanah? Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian hukum normatif dan didukung dengan data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa tanah akibat perbuatan melawan hukum atas putusan No. 193/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Pst telah dilakukan baik melalui putusan Pengadilan Tata Usaha Negara dan melalui putusan pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ini artinya bahwa upaya hukum penyelesaian melalui pengadilan telah dilakukan. Penulis berpendapat bahwa upaya yang tepat untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah ini adalah di luar pengadilan yaitu melalui mediasi. Diyakini melalui mediasi dapat dicapai solusi terbaik dengan mengedepankan azas keadilan. Hal tersebut setidaknya potensi terjadi konflik di masyarakat bisa berkurang. Berkenaan dengan tanggungjawab notaris terhadap penggelapan data fisik tanah, tentunya Notaris harus memiliki kehati-hatian ekstra tinggi. Mengingat banyak ditemui di lapangan banyak permasalahan hukum yang timbul dari kerja notaris. Pembuatan akta harus sesuai dengan undang-undang atau ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dapat terwujud adanya kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat. Kantor Pertanahan perlu mensosialisasikan cara penanganan masalah sengketa pertanahan di daerahnya melalui jalur mediasi, agar masyarakat, para pihak yang bersengketa dapat lebih merasakan manfaat dan keuntungan dalam penyelesaian sengketa tanah melalui jalur mediasi. Perlu pula dilakukan pengembangan teknik dan cara pelaksanaan mediasi kearah yang lebih profesional sehingga dapat lebih menyelesaikan keberhasilan penyelesaian sengketa pertanahan tersebut tanpa jalur litigasi (Pengadilan). Jalur litigasi (Pengadilan) merupakan sarana terakhir, apabila upaya yang telah dilaksanakan melalui jalur mediasi gagal membuahkan hasil. (F) Acuan : 39 (1980-2014) (G) Pembimbing Dr. Gunawan Djajaputra, S.H., M.H., S.S. (H)Penulis : Mutia Annis

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENURUNAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KLINIK PRATAMA MUTIA, KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2022

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor  yang dengan penurunan penggunaan kontrasepsi pada PUS di masa pandemi Covid-19  di Klinik Pratama Mutia, Deli Serdang Tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan metode analitik penelitian ini juga melalui pendekatan kuantitatif secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 126 Pasangan Usia Subur yang aktif melakukan KB sesuai data tahun 2021 yang diambil pada bulan Desember 2021 di Klinik Pratama Mutia. Tehnik pengambilan sampel accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu PUS yang memanfaatkan fasilitas KB di Klinik Pratama Mutia selama penelitian berlangsung. Sampel dipilih untuk uji koesioner tidak dipilih kembali menjadi reponden pada saat penelitian berlangsung dimaksudkan agar tidak bias. Teknik pengampulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi responden. Teknik analisis data menggunakan Uji Che-Square. Berdasarkan hasil bivariat menunjukkan  p-value= 0.012 (Pengetahuan), p-value= 0,008 (Paritas), p-value= 0,045 (Ekonomi), p-value= 0,021 (Dukungan Suami), p-value= 0,038 (Dukungan Tenaga Kesehatan), melalui uji multivariate Berdasarkan persamaan diatas diketahuai bahwa jika responden memiliki pengetahuan kurang baik dan tidak mendapatkan dukungan suami dan dukungan dari tenaga kesehatan maka probabilitas responden untuk mengalami penurunan penggunaan kontrasepsi di masa pandemi covid-19 adalah 33,8 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut bahwa pengetahuan, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan yang paling besar pengaruhnya terhadap penurunan penggunaan kontrasepsi MKJP

    Kesantunan Berbahasa dalam Novel Teman Imaji Karya Mutia Prawitasari: Kajian Pragmatik

    No full text
    AbstractIn literary works such as novels there are various aspects that attract the reader and make the reader enjoy it. The politeness aspect will be useful to help the reader in understanding the contents of the novel. In this study, the author examines the literary work of Teman Imaji's novel by Mutia Prawitasari which is analyzed in terms of the language approach, especially pragmatics, namely the theory of politeness principles. This paper aims to find out what politeness principles of language are contained in the novel of Teman Imaji by Mutia Prawitasari. The type of research used in this study is the literature. The texts examined in this study are in the form of literary novels, namely the novel Teman Imaji by Mutia Prawitasari. The method used in studying the novel Teman Imaji by Mutia Prawitasari is a descriptive analytic method. The results can be seen that in the novel there are several maxims which indicate the principle of language modesty. The maxims include wisdom maxim, generosity, praise, humility, agreement, and sympathy maxim.Keywords: Novel, politeness of languag

    Mutia Afrida's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Mutia Novaska's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Mutia lutfia's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    MAJELIS TAKLIM MUTIA DAN ASPIRASI KELAS MENENGAH DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Tesis ini mengkaji fenomena keterlibatan dan keaktifan perempuan Muslim kelas menengah perkotaan dalam aktivitas majelis taklim. Penulis menyoroti kelompok majelis taklim perempuan di Yogyakarta bernama Majelis Mutia. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan metode etnografi dan life story yang dilakukan secara intensif selama kurang lebih tiga bulan dengan melakukan serangkaian wawancara terhadap pengurus dan Muslimah Majelis Mutia, serta observasi partisipan dengan mengikuti pelbagai kajian Islam yang mereka laksanakan. Tesis ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif perempuan Muslim dalam aktivitas kajian Islam di majelis taklim tidak terlepas dari kesuksesan ruang publik Islam, sehingga mampu mengakomodasi aspirasi kehidupan perempuan Muslim kelas menengah, antara menjadi perempuan saleha dengan kehidupan modern. Bagi Muslimah Majelis Mutia, menghadiri dan terlibat aktif dalam pelbagai kajian Islam menjadi ruang aktualisasi diri baik sebagai perempuan Muslim, ibu, dan suami. Karenanya, majelis taklim perempuan di perkotaan yang didukung oleh kelompok kelas menengah tidak semata-mata murni mempelajari Islam, namun juga berhubungan dengan aspirasi kehidupan, seperti ruang untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, aspirasi keluarga sakinah, dan jaringan ekonomi serta solidaritas perempuan. Selain itu, bagi Muslimah Majelis Mutia aktif di majelis taklim dalam rangka meneguhkan diri menjadi Muslimah yang baik (ideal)

    Pengaruh experience quality dan perceived value terhadap customer loyalty dengan brand image sebagai variabel intervening di klinik kecantikan mutia vie

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh experience quality, perceived value terhadap customer loyalty di Klinik Kecantikan Mutia Vie. Menguji pengaruh experience quality dan perceived value terhadap customer loyalty melalui brand image di Klinik Kecantikan Mutia Vie. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi adalah pengguna jasa Klinik Kecantikan Mutia Vie. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden dan pengambilan sampel menggunakan nonprobability/non acak. Teknik pengumpulan data variabel dengan menggunakan metode observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t, uji F, Koefisien Determinasi (R2) dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experience quality berpengaruh positif terhadap customer loyalty di Klinik Kecantikan Mutia Vie. Perceived value berpengaruh positif terhadap customer loyalty di Klinik Kecantikan Mutia Vie. Experience quality berpengaruh positif terhadap customer loyalty melalui brand image di Klinik Kecantikan Mutia Vie. Perceived value tidak berpengaruh positif terhadap customer loyalty melalui brand image di Klinik Kecantikan Mutia Vie
    corecore