1,723,248 research outputs found

    Al-Wafi fi syarh al arba'in al nawawiyyah

    No full text
    Arba?in An-Nawawiyah adalah salah satu kumpulan 40 hadits yang di dalamnya memuat inti ajaran Islam. Kepopuleran Arba?in An-Nawawiyah menyebabkan banyak ulama tertarik untuk memberikan syarah (penjelasan), termasuk Dr. Musthafa Dieb Al-Bugha & Muhyiddin Mistu. Pengalaman mereka di bidang Penulisan menjadikan syarah ini memiliki nilai tambah

    PAHLAWAN NASIONAL KH. ZAINAL MUSTHAFA DALAM KARYA DRAWING

    Get PDF
    KH. Zainal Musthafa merupakan ulama dari dari kampung Cikembang Kawedanaan Singaparna Tasikmalaya, yang memiliki moral yang luar biasa untuk menentang pemerintahan Jepang. KH. Zainal Musthafa menyatukan kaum santri dan rakyat pribumi dalam rancangan gerakan perlawanan dengan basis pergerakan pesantren Sukamanah. Dari uraian di atas, munculah gagasan untuk membuat karya drawing dengan tema KH. Zainal Musthafa. Rumusan masalah yang terdapat dalam penciptaan ini adalah mengembangankan ide dalam pembuatan karya drawing, visualisasi karya drawing tersebut, serta bagaimana menganalisis karya dari segi visual dan konseptual. Teknik yang digunakan adalah teknik pointilis dengan media Tinta di atas kertas. Terdiri dari lima buah karya. Visualisasi ide KH. Zainal Musthafa dibuat dengan sedemikian rupa dengan menggunakan kaidah unsur dan prinsip visual, sehingga ide tersebut menghasilkan korelasi antara bentuk fisik drawing dengan konsep KH. Zainal Musthafa itu sendiri. Penulis berharap karya ini mampu menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi siapa saja yang mengapresiasi dan membacanya. Karya drawing ini juga diharapkan tidak hanya menjadi alternatif bahan pembelajaran seni rupa di sekolah-sekolah saja, namun juga mampu menyampaikan pesan moral akan penyadaran masyarakat terhadap jasa-jasa para pahlawan. KH. Zainal Musthafa is a cleric from the village of Cikembang Kawedanaan Singaparna Tasikmalaya, who has extraordinary morals to oppose the Japanese government. KH. Zainal Musthafa unites the santri and the indigenous people in the design of a resistance movement based on the Sukamanah pesantren movement. From the description above, the idea emerged to create a drawing with the theme KH. Zainal Mustafa. The formulation of the problem contained in this creation is to develop ideas in making drawings, visualizing the drawings, and how to analyze works from a visual and conceptual perspective. The technique used is the pointillism technique with ink media on paper. Consists of five works. Visualization of ideas KH. Zainal Musthafa is made in such a way by using the rules of visual elements and principles, so that the idea produces a correlation between the physical form of the drawing and the concept of KH. Zainal Mustafa himself. The author hopes that this work can be an inspiration and useful for anyone who appreciates and reads it. This drawing is also expected not only to be an alternative material for learning art in schools, but also to be able to convey a moral message about public awareness of the services of the heroes

    PEMIKIRAN EKONOMI MENURUT SYEKH MUSTHAFA HUSEIN NASUTION

    Get PDF
    ABSTRAK: Penelitiaan  yang berjudul Pemikiran Ekonomi Menurut Syekh Musthafa Husein Nasution ini bertujuan  untuk mengetahui bagaimana pemikiran ekonomi menurut Syekh Musthafa Husein, seorang ulama Indonesia dan pendiri Pondok Pesantren Musthafiwayah Purba Baru. Keberadaan pesantren Mustahafawiyah di tengah masyarakat desa Purba Baru telah memebrikan dampak yang sangat baik bagi  perekonomian masyarakat  sekitar dan desa ini menjadi dikenal oleh masyarakat luas. Sebagai ulama dan tokoh di Mandailing Natal (Sumatera Utara), konsep-konsep dan pemikiran yang beliau bangun ternyata tidak hanya sebatas keagamaan saja, tetapi telah meluas pada aspek kehidupan masyarakat dan bangsa, seperti dalam pertanian, politik, dan ekonomi

    Analisis Buku Nahwu Wadhih Juz 2 Karya Ali Al-Jarimi dan Musthafa Amin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui sejarah buku Nahwu Wadhih Juz 2 karya Ali Al-Jarimi dan Musthafa Amin, 2) untuk mengetahui tujuan buku Nahwu Wadhih Juz 2 karya Ali Al-Jarimi dan Musthafa Amin, 3) untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari buku Nahwu Wadhih Juz 2 karya Ali Al-Jarimi dan Musthafa Amin. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan menggunakan teknik deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) buku Nahwu Wadhih Juz 2 merupakan karya dari 2 pakar di Mesir, yaitu Dr. Ali Al-Jarimi dan Dr. Musthafa Amin dan buku ini pertama kali dicetak pada 1983 M/1403 H. 2) tujuan dari buku Nahwu Wadhih Juz 2 karya Ali Al-Jarimi dan Musthafa Amin untuk memudahkan pelajar pemula bahasa Arab dalam mempelajarinya dengan benar dan buku ini digunakan di beberapa pesantren dan sekolah keagamaan. 3) Buku Nahwu Wadhih Juz 2 karya Ali Al-Jarimi dan Musthafa Amin memiliki beberapa kelebihan dan tidak terlepas juga dari kekurangan

    SIHIR DALAM QS. AL BAQARAH AYAT 102 PERSPEKTIF DR. MUSTHAFA UMAR (STUDI TAFSIR AUDIOVISUAL)

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Sihir Dalam Qs. Al-Baqarah Ayat 102 Perspektif Dr. Musthafa Umar (Studi Tafsir Audiovisual)”. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep sihir dalam Qs. Al-Baqarah ayat 102 dari perspektif Dr. Musthafa Umar, serta menjelaskan maknanya secara kontekstual pada era modern. Ayat ini menjelaskan sihir yang diajarkan Harut dan Marut sebagai ujian bagi manusia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari video-video Dr. Musthafa Umar yang menginterpretasikan ayat tersebut. Rumusan masalah yang diangkat adalah: 1) Bagaimana konsep sihir menurut Musthafa Umar pada Qs. Al-Baqarah ayat 102 dalam channel YouTube-nya? 2) Bagaimana Dr. Musthafa Umar mengkontekstualisasikan makna sihir QS. Al-Baqarah Ayat 102 untuk era modern melalui tafsir audiovisualnya? Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Dr. Musthafa Umar, sihir dalam QS. Al-Baqarah ayat 102 adalah perbuatan tipu daya, manipulasi, dan bantuan jin yang merusak akidah serta menimbulkan kerusakan fisik, mental, dan spiritual. Sihir ini merupakan ujian dari Harut dan Marut, bukan perintah Allah, dan dikategorikan syirik karena melibatkan kekuatan selain-Nya. Di era modern, Dr. Musthafa Umar mengidentifikasi sihir telah bertransformasi dari praktik tradisional ke media digital dan budaya populer, menyebarkan manipulasi dan simbol okultisme secara halus dan sistemik. Beliau menegaskan, perlindungan utama dari sihir adalah kembali kepada Al-Qur‟an melalui ruqyah dan penguatan akidah. Kata Kunci: Sihir, Musthafa Umar, Tafsir Audiovisua

    Auraq Musthafa Kamal

    No full text

    ANALISIS PENAFSIRAN QS. AL-KAHFI 83-88 TENTANG KEBIJAKSANAAN DZULKARNAIN PERSPEKTIF MUSTHAFA UMAR (KAJIAN TAFSIR AUDIOVISUAL)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas penafsiran Surat Al-Kahfi ayat 83-88 tentang kebijaksanaan Dzulkarnain berdasarkan perspektif Musthafa Umar melalui media audiovisual. Pe.ne.litian ini dilatarbe.lakangi ole.h pe.rke.mbangan kajian tafsir Al- Qur’an yang kini me.masuki e.ra digital, salah satunya me.lalui me.dia audiovisual se.pe.rti YouTube.. Musthafa Umar se.bagai salah satu mufassir konte.mpore.r di Indone.sia me.manfaatkan platform ini untuk me.nyampaikan pe.nafsirannya, te.rmasuk dalam me.mbahas QS. Al-Kahfi ayat 83–88 te.ntang ke.bijaksanaan Dzulkarnain. Dalam penelitian ini ada dua rumusan masalah yaitu, Bagaimana penafsiran Musthafa Umar terhadap QS. Al-Kahfi 83-88 tentang kebijaksanaan Dzulkarnain dan bagaimana bentuk-bentuk kebijaksanaan Dzulkarnain menurut Musthafa Umar. Pe.ne.litian ini be.rtujuan untuk me.nganalisis pe.nafsiran Musthafa Umar te.rhadap ayat-ayat te.rse.but dan me.ngide.ntifikasi be.ntuk-be.ntuk ke.bijaksanaan Dzulkarnain dalam pe.rspe.ktif be.liau. Pe.ne.litian ini me.nggunakan me.tode. kualitatif de.ngan pe.nde.katan studi ke.pustakaan. Data dipe.role.h dari kanal YouTube. Kajian Tafsir Al-Ma’rifah se.rta wawancara langsung de.ngan Musthafa Umar. Te.knik analisis yang digunakan adalah analisis konte.n de.ngan re.duksi data, pe.mbacaan me.ndalam, dan sinte.sis informasi. Pe.ne.litian ini me.nggunakan te.ori ke.bijaksanaan dari Balte.s dan Ste.rnbe.rg se.bagai landasan analisis. Hasil pe.ne.litian me.nunjukkan bahwa Musthafa Umar me.nafsirkan ke.bijaksanaan Dzulkarnain se.bagai ke.mampuan me.ngambil ke.putusan yang adil, bijaksana dan re.sponsif te.rhadap ke.butuhan umat. Pe.nafsiran te.rse.but disampaikan de.ngan bahasa yang se.de.rhana dan mudah dipahami, se.rta re.le.van de.ngan konte.ks ke.pe.mimpinan masa kini. Pe.ne.litian ini me.nunjukkan bahwa pe.nde.katan dakwah me.lalui me.dia digital dapat me.mpe.rluas akse.s masyarakat te.rhadap tafsir Al-Qur’an se.kaligus me.nghidupkan ke.mbali nilai-nilai ke.pe.mimpinan Qur’ani. Kata Kunci: Ke.bijaksanaan, Dzulkarnain, Musthafa Umar, Audiovisual.

    Peranan KH. Zainal Musthafa dalam Mendirikan dan Mengembangkan Pesantren Sukamanah Tahun 1927-1944

    Get PDF
    KH. Zainal Musthafa adalah tokoh yang terkenal di Jawa Barat terutama di kalangan masyarakat sekitar karena KH. Zainal Musthafa adalah pendiri sekaligus pemimpin Pondok Pesantren Sukamanah, Singaparna, Tasikmalaya. KH. Zainal Musthafa lahir pada tahun 1901 di Kampung Bageur Desa Cimerah Kecamatan Kewedanaan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya yang sekarang menjadi Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya. Ajengan Zainal Musthafa juga seorang patriot yang mengorbankan tenaga dan pikirannya untuk kemerdekaan Republik Indonesia. Ajengan Zainal Musthafa wafat pada tanggal 28 Maret 1944. Pada tahun 1927, didirikanlah Pesantren Sukamanah dengan modal dari seorang janda kaya bernama Juhairiyah. Sejak berdirinya pesantren tersebut, KH. Zainal Musthafa berjuang untuk membesarkan pesantren dengan para santri dan masyarakat sekitar. Hal ini bisa dimaklumi mengingat pada tahun 1927, Indonesia sedang dalam masa penjajahan Belanda. Tidak sedikit perlakuan diskriminasi dilakukan oleh para penjajah terhadap Pesantren Sukamanah seperti upaya mencegah syiar yang dilakukan KH. Zainal Musthafa maupun pendidikan formal di pesantren yang mengarah kepada perlawanan. Pada masa kependudukan Jepang, perlakuan diskriminasi lebih ditekankan hingga akhirnya terciptalah resolusi KH. Zainal Musthafa, yaitu perlawanan dan sikap antipati terhadap segala kebijakan Jepang seperti menolak penyerahan hasil tanam padi maupun menyembah matahari yang dalam pandangan KH. Zainal Musthafa dianggap sebagai bentuk kemusyrikan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengetahuan mengenai “peranan KH. Zainal Musthafa dalam mendirikan dan mengembangkan pondok pesantren Sukamanah 1927-1944” sebagai setting sosial pra pemberontakan yang terkenal itu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu metode yang mempelajari tentang peristiwa atau kejadian dimasa lalu, dengan tujuan untuk membuat rekonstruksi terhadap masa lalu secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesiskan bukti-bukti untuk menerjemahkan data, sehingga diperoleh kesimpulan yang benar. Adapun teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan melalui wawancara dan studi dokumentasi melalui tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah KH. Zainal Musthafa merupakan Pendiri Pondok Pesantren Sukamanah, serta pejuang bangsa yang mengorbankan tenaga dan pikirannya untuk kemerdekaan Republik Indonesia juga orang yang memajukan masyarakat Sukamanah dari keterpurukan menjadi lebih baik. Kegigihannya sebagai seorang pejuang dibuktikan dengan mengembangkan pesantren dan santrinya agar tegar dan kuat dalam memperjuangkan ajaran agama Islam

    FUNGSI INFORMATIF DAN PERFORMATIF AYAH KURSI DALAM TAFSIR AL-MA’RIFAH KARYA MUSTHAFA UMAR

    Get PDF
    Tafsir Al-Ma’rifah tercatat sebagai tafsir pertama di Riau karya Dr. H. Musthafa Umar, Lc. Ma yang memiliki tipologi tafsir yang sangat variatif. Tafsir ini memiliki dua dimensi penafsiran, yaitu dimensi penafsiran tulisan dan lisan. Kedua dimensi tersebut memiliki pergeseran metodologi, bentuk, fungsi, dan kontens penafsirannya, antara penafsiran tulisan dan lisan saat menjelaskan tafsir ini, Hal ini memberikan paradigma baru bahwa penerapan metode penafsiran dalam sebuah penafsiran itu sangat fleksibel, dan dinamis. Sumber data dalam penelitian ini mencakup tafsir tulisan diambil dari kitab Tafsir Al-Ma’rifah, sedangkan sumber lisannya diambil dari kajian Tafsir Al-Ma’rifah ust. Musthafa Umar sebagai sumber primer, dan seluruh data pendukung lainnya sebagai sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian campuran (lapangan dan pustaka) dengan menganut sistematika penelitian desktiptif-analitis-rekonstruktif, untuk menjawab pertanyaan masalah penelitian. Ada tiga pertanyaan penelitian yang penulis ajukan, yaitu 1) bagaimana fungsi informatif dan performatif dalam penafsiran Musthafa Umar. 2) bagaimana identitas kelisanan dalam struktur teks Tafsir Al-Ma’rifah karya Musthafa Umar. 3) bagaimana implikasi penafsiran Musthafa Umar. Oleh karena itu, untuk mendapatkan analisis yang komprehensif terhadap pertanyaan penelitian ini, maka penulis menggunakan dua teori sebagai pisau analisisnya. Adapun kedua teori tersebut adalah pertama, fungsi informatif dan performatif Sam D. Gill dan pengembangan yang dilakukan oleh Ahmad Rafiq, kedua, orali and literacy Walter J. Ong. Setelah melakukan proses penelitian, maka penulis menyimpulkan jawaban dari pertanyaan penelitian ini; yaitu 1) Fungsi informatif dan performatif dalam penafsiran Musthafa Umar menghasilkan empat bentuk yaitu tulis-informatif, tulis-informatif, lisan-informatif dan lisan-performatif. 2) Identitas kelisanan dalam struktur teks Tafsir Al-Ma’rifah karya Musthafa Umar menghasilkan adanya identitas kelisanan pada tafsir lisan dan residu kelisanan pada tafsir tulisan yang membentuk sistem simbiosis-mutualisme dalam aspek kontens dan bahasa dalam penafsirannya. 3) Implikasi penafsiran Musthafa Umar memberikan dua hal yaitu rekonstruksi fungsional dan rekonstruksi metodologi

    Interpretasi Ayat-Ayat Bala’ menurut Ahmad Musthafa Al Maraghi

    Get PDF
    Al-Qur‟an merupakan kalam Allah SWT. yang terkadang ada kata didalamnya, yang menyimpan banyak makna seperti kata bala‟. Kata bala‟ yang tersirat dalam al-Qur‟an oleh mufassir yang memiliki banyak makna salah satunya adalah ujian dan cobaan. Salah satu mufassir tersebut adalah Ahmad Musthafa al�Maraghi yang telah mengutarakan dengan teliti dan tersirat dalam hal ini, kemudian Allah SWT menurunkan bala‟ dengan salah satu kitab Tafsir al�Maraghi adalah sebagai ujian dan cobaan. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana sistematika Interpretasi Ayat-ayat Bala‟ Menurut Ahmad Musthafa al-Maraghi, dan bagaimana pemaknaan manusia Ketika Allah SWT. Memberikan ujian dan cobaan. Tujuannya untuk menghindari bala‟ dengan cara beramal soleh dan menjauhi larangan Allah SWT. dan mengetahui pemaknaan bala‟ terhadap manusia. Penelitian ini merupakan peneliatian kepustakaan library reasearch, yang mengumpulkan sumber data berupa bahan-bahan Pustaka yang bersifat primer dan skunder. Interpretasi Ayat-ayat Bala‟ menjadi kata kunci al-Qur‟an dalam metode tematik, dengan jalan mengumpulkan data seluruh ayat yang berkaitan dengan topik bala‟. Dari penjelasan sebelumnya penulis berkesimpulan bahwa Ahmad Musthafa Al-Maraghi mengutarakan kata Bala‟ dalam al-Qur‟an hanya memberikan makna ujian dan cobaan sebagai siksaan, azab ataupun musibah akan tetapi bisa juga sebagai peringatan untuk makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini, bukan hanya untuk manusia. Ahmad Musthafa al-Maraghi mengunakan kata Bala‟ yang terdapat dalam kitab Tafsir al-Maraghi untuk mengutarakan .makna Bala‟ yang berfungsi sebagai peringatan untuk manusia, sehingga Allah SWT. menurunkan ujian dan cobaan kepada hambanya guna untuk menguji kesabaran manusia ketika Allah SWT. menimpahkan musibah
    corecore