1,720,978 research outputs found
EPISTEMOLOGI KEILMUAN DALAM ISLAM: KAJIAN TERHADAP PEMIKIRAN M. AMIN ABDULLAH
This article tries to answer the fundamental questions regarding epistemological problems in philosophical science discourses; the role and the influence of epistemological science in Islam and the offering constructional models of Islamic epistemological science of Amin Abdullah thinking context. Amin Abdullah is the founder of integrative-inter-connective Islamic epistemology. This integrative-inter-connective can be understood as an attempt to build a bridge knowledge of various disciplines which previously experienced a gap (normative and historical), whether religious, social, humanities, and of natural science
Strategi Komunikasi Strategi Komunikasi Pada Pelayanan Kesehatan Masyarakat Umum (Studi Kasus Rumah Sakit Sultan DG. Radja Bulukumba)
Analisis Kesulitan Dalam Memahami Konsep Bilangan Rill Pada Mata Kuliah Analisis Rill 1 Mahasiswa Jurusan Pendidikan Angkatan 2014 UIN Alauddin Makassar
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan prinsip syariah dalam hal ini syariah compliance pada Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Makassar terkait penyusunan laporan keuangan. Prinsip-prinsip syariah tersebut diantaranya prinsip ukhuwah, adl, tawazun, universalisme dan maslahah. Label syariah pada Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Makassar mewajibkan bank untuk menerapkan prinsip syariah/nilai-nilai Islam dalam segala aspek pengelolaannya termasuk transaksi-transaksi yang terjadi pada pembiayaan bank dan kegiatan sosial yang mempengaruhi penyusunan laporan keuangan bank.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma interpretatif dan menggunakan pendekatan hermeneutika-fenomenologi. Dimana pendekatan ini menggunakan tiga tahap analisis Paul Ricoeur yaitu malalui level semantik, level refleksi dan level eksistensial untuk memahami makna yang terkandung dari bahasa yang tertuang dalam teks wawancara, sehingga dapat terlihat apakah Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Makassar benar-benar menerapkan atau masih menyalahi prinsip-prinsip syariah tersebut. Menurut teori kepatuhan bahwa bank yang berbasis syariah wajib menerapkan/patuh terhadap prinsip-prinsip syariah, yang tujuan sejalan dengan konsep maslahah yaitu untuk mencapai kebaikan bersama atau untuk memperoleh manfaat bersama.Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan keseluruhan prinsip- prinsip syariah tersebut akan mewujudkan laporan keuangan dengan penyajian laba yang tidak hanya memihak pada bank saja atau sifatnya material tetapi juga memiliki nilai spritual, selain itu zakat-oriented menyeimbangkan karakter egoistik dan alturistik, karakter materialistik dan spiritualistik dan karakter kualitatif dan kuantitatif pada laporan keuangan dan penelitian ini juga menunjukkan bahwa time value of money, historical cost, accrual basic dan substance over form tidak sesuai dengan prinsip syariah/nilai-nilai Islam.Implikasi penelitian ini adalah perlunya bank syariah khususnya Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Makassar menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaannya guna mewujudkan nilai-nilai Islam dalam proses akuntansi khususnya penyusunan laporan keuangan
KORELASI KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI PENDIDIKAN IPS DI SMP NEGERI 1 MARIORIAWA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kedisiplinan siswa di SMP Negeri 1 Marioriawa, (2) prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP Negeri 1 Marioriawa, (3) pengaruh yang signifikan antara kedisiplinan terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Marioriawa.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan statistik kuantitatif deskriptif. Variabel penelitian ini terdiri dari korelasi kedisiplinan (variabel X) dan prestasi belajar (variabelY). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Marioriawa, yang terdiri dari 3 (tiga) kelas dan berjumlah 443 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Proposional Random Sampling, diambil 10% dari populasi dan didapatkan 43 siswa. Teknik pengumpulan data variabel bebas yaitu korelasi kedisiplinan menggunakan teknik angket, sedangkan data variabel terikat prestasi belajar menggunakan dokumentasi nilai rapor. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis infersensial.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) korelasi kedisiplinan siswa di SMP Negeri 1 Marioriawa dalam kategori “cukup tinggi”, (2) Gambaran prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Marioriawa tergolong dalam kategori “baik”, (3) Serta ada pengaruh yang signifikan antara kedisiplinan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Marioriawa
DEVELOPING COMMUNICATIVE COMPETENCE IN LANGUAGE TEACHING
Learning a language needs to advocate any kinds of language teaching areas which focuse on how language is developed. One way to do this is to find out a suitable teaching methodology in facilitating the learners to learn the language. As such, this article stresses a subtancial point of methodology to achieve the goal of developing learner’s communicative competence. It refers to process-based methodology since it shares as a common starting point a focus on creating classroom processes that is believed to best facilitate language learning. This metodology is Communicative Language Teaching regarded as developing from a focus on classroom processes and engaging learners in communicative practice. In the area of communicative competence developed, it includes the aspects of language knowledge such as knowing how to use the language for different purposes, how to maintain the language use strategies, how to set the language in formal or informal situation and how to use different types of texts
Nikah Online Di Masa Pandemi Covid-19 Di KUA Kecamatan Medan Amplas (Analisis Fiqh Hanafi dan Asy-Syafi’i)
Penelitian ini berjudul: Nikah Online Di Masa Pandemi Covid-19 Di
KUA Kecamatan Medan Amplas (Analisis Fiqh Hanafi dan Asy-Syafi’i).
Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi normatif yang bersifat komparatif.
penelitian tentang nikah online yang terjadi di KUA Kec. Medan Amplas, Kota
Medan, Sumatera Utara, yang dilangsungkan oleh pasangan Andri Pratama dan
Siti Chairani, yang pada saat itu calon mempelai pria berdomisili di Penang,
Malaysia, dan tidak dapat hadir di kota Medan karena memiliki keterbatasan
mobilitas untuk kembali ke Indonesia, dikarenakan protokol yang harus
dijalankan saat kembali ke Indonesia maupun kembali ke Malaysia yang tidak
memungkinkan untuk dilakukan. Dan calon mempelai wanita berdomisili di
Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Proses akad dilaksanakan secara online
dengan ijab diucapkan oleh wali, kabul diucapkan oleh calon mempelai laki-laki.
Persoalan pernikahan seperti yang dijelaskan dalam kitab-kitab fikih tampaknya
bukan dilihat dari jenis atau model sarana yang digunakan. Tetapi lebih
menekankan pada dapat tidaknya syarat-syarat pernikahan dipenuhi. Jika seluruh
syarat pernikahan dapat dipenuhi oleh kedua calon mempelai, bagaimana cara dan
prosesi yang dijalankan, pernikahan dianggap sah. Dan keduanya telah terikat
dalam jalinan suami-isteri. Tetapi, jika satu syarat saja tidak terpenuhi meskipun
prosesi pernikahan itu diadakan dalam satu majelis, pernikahan itu dinyatakan
batal. Jika dilihat pemaknaan “Ittiihad al-majlis” pada kitab Hanafiyah ialah:
Makna menghadirkan dua orang mua„qidain ijab kabul pada satu majlis
bermaksud dengan lafaz. Lafanya yang disatukan, tidak boleh ada senggang
waktu. Bahkan hanya sekedar berdiri dari tempat duduk saja, bisa berpaling dari
majelis. Ada pemisah terlalu lama juga akan berpaling dari “Ittihad al-majlis”.
Sedangkan mazhab Syafi'i berpendapat bahwa bersatu majelis disyaratkan, bukan
saja untuk menjamin kesinambungan antara ijab dan kabul, tetapi sangat erat
hubungannya dengan tugas dua orang saksi yang menurut pendapat ini, harus
dapat melihat dengan mata kepalanya bahwa ijab dan kabul itu benar-benar
diucapkan oleh kedua belah pihak yang berakad. Pendapat inilah yang dipegang
(mu'tamad) di kalangan Syafi'iyyah
Pengamalan akhlak santri di lingkungan pesantren Darul Istiqomah Hutapadang Pijorkoling Kota Padangsidimpuan
Adapun latar belakang masalah sehingga penulis mengangkat judul” Pengamalan Akhlak Santri di Lingkungan Pesantren Darul Istiqomah Hutapadang Pijorkoling Kota Padangsidimpuan”. Lembaga pesantren adalah merupakan suatu lembaga pendidikan keagamaan yang di dalamnya terdapat santri-santri yang memiliki akhlak yang baik, karena sudah dibina oleh orang yang berkompeten dalam bidang agama, namun akhir-akhir ini peneliti melihat santri yang berada di suatu lembaga pesantren justru kurangnya adab atau kelakuannya tidak mencerminkan akhlak yang baik. Inilah yang peneliti lihat di pesantren Darul Istiqomah dimana anak-anak santri sangat jauh dengan akhlak mahmudah yang sesuai dengan tujuan utama pesantren itu sendiri. Peneliti lihat masih banyak lagi santri-santri yang sering meninggalkan shalat, keluar masuk asrama tidak bersalam bahkan mencaci antar sesama menjadi sesuatu hal yang biasa, kurang menghormati yang lebih tua.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengamalan akhlak santri di pondok pesantren Darul Istiqomah? Apakah factor-faktor yang mempengaruhi pengamalan akhlak santri di pondok pesantren Darul Istiqomah? Dan apa saja upaya pesantren dalam meningkatkan pengamalan akhlak santri di pesantren Darul Istiqomah?. Dan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengamalan akhlak santri di pondok pesantren Darul Istiqomah Hutapadang Pijorkoling Kota Padangsidimpuan. Untuk mengetahui apa-apa saja faktor yang mempengaruhi pengamalan akhlak santri. Dan untuk mengetahui lebih jauh apa saja upaya pesantren dalam meningkatkan pengamalan akhlak santri.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif artinya mendeskripsikan dan menganalisa fenomena yang terjadi di lapangan. Sedangkan pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Hasil penelitian dalam skripsi ini antara lain: (1) pengamalan akhlak santri masih kurang baik hal ini terlihat para santri masih terbiasa untuk meninggalkan shalat, menunda-nunda waktu shalat, masih mau mencaci sesama temannya dan masih tidak ada rasa malu ketika melakukan kesalahan. (2) adapun Faktor faktor yang mempengaruhi pengamalan akhlak santri tergolong pada dua bagian yaitu faktor eksternal santri: pergaulan santri, lingkungan yang kurang kondusip, dan faktor tingkat ekonomi santri. Faktor internal santri yaitu: bawaan dari dalam diri santri dan adanya sifat malas santri. (3) upaya pesantren dalam meningkatkan pengamalan akhlak santri, antara lain dengan memberi peringatan dan contoh teladan yang baik, memberikan hukuman bagi santri yang melanggar aturan pesantren dan juga melibatkan kelas enam Aliyah dalam mengawasi santri-santri lain
The Problems of Teaching Speaking with Respect to the Teaching Methodology: Task-Based Language Teaching
The study deals with the problems of teaching and learning speaking, in particular those which are most relevant in the context of developing oral skills at the advanced level of foreign language proficiency. The complex nature of spoken language must be taken into account and reflected at each stage of the learning process. Thus, the study examines the difficulties connected with choosing the appropriate learning and teaching approach and discusses the relations of the learning approach into how it affects the teaching of speaking in the classroom. It also suggests some speaking activities which seem most suitable for advanced language learners in the light of the above learning approach proposed
E-modul geografi Kelas XI: Indonesia sebagai poros maritim dunia
Dari segi geografis dan sosial budaya, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia memiliki posisi geografis yang unik yang strategis. Hal ini dapat dilihat dari letak Indonesia yang berada diantara dua samudra dan dua benua sekaligus memiliki perairan yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan nasional
The Effectiveness of Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching and Cooperative Learning Approach in Teaching Speaking at Cokroaminoto University of Palopo
This study aims at finding out which is more effective between (1) Communicative Language Teaching and Cooperative Learning Approach, (2) Task-Based Language Teaching and Cooperative Learning Approach, (3) Communicative Language Teaching and Task-Based Language Teaching and (4) the most effective among Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching and Cooperative Learning Approach in teaching speaking at Cokroaminoto University of Palopo.
This study is quasi experiment with non-equivalent control group design. The population was all semester 5 students of Cokroaminoto University of Palopo, academic year 2013/2014. The sample was selected 3 classes using simple cluster random sampling and each class was selected 25 students. The students of experimental class 1 were taught using Communicative Language Teaching, the students of Experimental class 2 were taught using Task-Based Language Teaching, and the students of Control class were taught using Cooperative Learning Approach. The technique of collecting data used was non-test (rating scale of assessing speaking). Technique of data analysis used was one-way ANOVA followed by Scheffe test with SPSS 17.0 for windows.
The result of the study shows that there is a significant difference of effectiveness among the use of Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching, and Cooperative Learning Approach in teaching speaking, in which the value of sig(p) < 0.05 (0.000<0.05). The result of Scheffe test shows that (1) Communicative Language Teaching is more effective than Cooperative Learning Approach in teaching speaking, with the value of mean difference = 10.08920, (2) Task-Based Language Teaching is more effective than Cooperative Learning Approach in teaching speaking, with the value mean difference = 19.42360, (3) Task-Based Language Teaching is more effective than Communicative Language Teaching in teaching speaking, with the value of mean difference = 9.33440 and (4) Task-Based Language Teaching is the most effective of the three learning approaches researched
- …
