3,615 research outputs found

    Retorika Tabligh KH. Atjeng Abdul Mujib, M.Ag: Studi deskriptif retorika dakwah KH. Atjeng Abdul Mujib terhadap masyarakat di Garut

    Get PDF
    Retorika ialah seni berpidato dan berargumentasi dengan menggunakan susunan bahasa yang benar, baik, dan lancar untuk dapat memberikan pengaruh kepada seseorang, serta mengajak pendengar yang bersifat membangunkan motivaasi dan lainnya. Retorika menjelaskan qoidah-qoidah yang menjadi acuan dari tulisan yang bersifat prosa atau wacana lisan yang berbentuk pidato, orasi, ataupun ceramah untuk dapat mempengaruhi sikap dan perasaan orang. Untuk mampu menjadi pembicara di depan umum, seseorang memerlukan ilmu bahasa atau retorika demi menunjang kualitas pembicaraannya. Selain itu, retorika mempunyai tujuan untuk meyakinkan mustami atau para pendengar tentang kebenaran gagasan/topik yang dibicarakan. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi retorika dan bahasa dalam melakukan sebuah pembicaraan atau komunikaasi di halayak umum. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan pengetahuan tentang strategi tabligh yang dilakukan oleh KH. Atjeng Abdul Mujib, dan untuk mengetahui monitoring atau media tabligh dan wasilah tabligh yang dilakukan oleh KH. Atjeng Abdul Mujib. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penelitian deskriptif adalah memaparkan situasi dan peristiwa (Jalaludin Rakhmat, 2012: 24), melakukan explorasi dengan mengambil kesimpulan dari pengumpulan data melalui studi dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwasanya penyampaian retorika KH. Atjeng Abdul Mujib yaitu beliau selalu tegas dalam berbicara, kuat dan ketat terhadap hukum kemudia juga energik dalam menyampaikan isi materi. Serta ekspresi yang bisa membuat tertawa dengan menggerakan tubuh dan tangannya yang selalu aktif. Dan materi tabligh KH. Atjeng Abdul Mujib ialah menyampaikan tentang akidah, akhlak, keutamaan ta’at kepada guru, kenegaraan, dan ke NU an, KH. Atjeng Abdul Mujib juga mempunyai basik ilmu dari kesalafiahan seperti ilmu alat, tauhid, fiqh, tasawuf, mani’, bayan, dan mantiq juga bisa menggambarkan keadaan masyarakat dengan dikemas kedalam bahasa yang sederhana namun mengena dan mudah dipahami diberbagai kalangan

    Peran Komunikator KH. Abdul Mujib Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin Kaliwadas Sumber Cirebon

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Cara KH. Abdul Mujib sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin berkomunikasi dengan masyarakat, peran komunikasi KH. Abdul Mujib di Masyarakat, dan persepsi masyarakat terhadap peran KH. Abdul Mujib. Peran Kyai Menurut Sulton Mashud : Sebagai visioner (mempunyai visi kedepan), komunikator (mempengaruhi masyarakat melalui komunikasi langsung dengan menekankan pentingnya nilai-nilai, asumsi, komitmen dan keyakinan serta tekad untuk mancapai tujuan bersama dengan mempertimbangkan moral dan etika, motivator menginspirasi masyarakat), innovator (mendorong pencarian cara-cara kerja baru yang lebih efektif untuk mencapai tujuan bersama ), edukator ( pendidik ) Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi naratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi participant, dan dokumentasi. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu panduan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi Ustadz, santri, dan warga masyarakat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa cara KH. Abdul Mujib berkomunikasi dengan masyarakat yaitu : Melalui interaksi dalam keseharian KH. Abdul Mujib, melalui berbagai acara keagamaan maupun sosial kemasyarakatan di masyarakat, dan dengan mengundang masyarakat untuk hadir dalam acara-acara Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin. Peran komunikasi KH. Abdul Mujib di Masyarakat meliputi bidang-bidang sebagai berikut : keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, kebangsaan, politik dan hubungan dengan pemerintahan. Persepsi masyarakat terhadap peran komunikasi KH. Abdul Mujib pada umumnya menganggap positif. Persepsi masyarakat yaitu peran komunikasi Kyai Abdul Mujib sangat penting di masyarakat Kesimpulan Penelitian yaitu KH. Abdul Mujib berkomunikasi dengan masyarakat dengan beberapa cara yaitu Melalui interaksi dalam keseharian, melalui berbagai acara keagamaan maupun sosial kemasyarakatan di masyarakat, dan dengan mengundang masyarakat untuk hadir dalam acara-acara Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin. Peran komunikasi KH. Abdul Mujib di masyarakat sangat beragam meliputi bidang keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, kebangsaan, dan politik serta hubungan dengan pemerintahan. Persepsi masyarakat terhadap peran komunikasi KH. Abdul Mujib umumnya positif dan menganggap penting. Kata Kunci: Peran, Komunikator, PesantrenBased on Republika.co.id's news, the role of the kyai is very important in cultivating spirituality to deal with the negative impacts of disruption in the industrial era 4.0. Therefore, the role of the kyai is very important, especially the role of communication. This study aims to determine how KH. Abdul Mujib as caregiver Tarbiyatul Banin Islamic Boarding School communicates with the community, the role of communication KH. Abdul Mujib in the Community, and the public's perception of the role of KH. Abdul Mujib. The role of Kyai According to Sulton Mashud: As a visionary (having a vision for the future), communicator (influencing the community through direct communication by emphasizing the importance of values, assumptions, commitments and beliefs as well as a determination to achieve common goals by considering morals and ethics, motivators to inspire the community), innovator (encourages the search for new, more effective ways of working to achieve common goals), educator (educator) This research is a descriptive qualitative research with a narrative study approach. Data collection techniques used are in-depth interviews, participant observation, and documentation. The data collection tools used are interview guides, observations, and documentation. Sources of data in this study include Ustadz, students, and community members. The results showed that there are several ways KH. Abdul Mujib communicates with the community: Through interactions in the daily life of KH. Abdul Mujib, through various religious and social events in the community, and by inviting the public to attend events at Tarbiyatul Banin Islamic Boarding School. The role of communication KH. Abdul Mujib in the Community covers the following fields: religious, educational, social, economic, national, political and government relations. Public perception of the role of communication KH. Abdul Mujib generally considered it positive. Public perception is that Kyai Abdul Mujib's communication role is very important in society Research Conclusions, KH. Abdul Mujib communicates with the community in several ways, namely through daily interactions, through various religious and social events in the community, and by inviting the community to attend Tarbiyatul Banin Islamic Boarding School events. The role of communication KH. Abdul Mujib in society is very diverse covering the fields of religion, education, social, economics, nationality, and politics as well as relations with the government. Public perception of the role of communication KH. Abdul Mujib is generally positive and considers it important. Keywords: Communicator, Role, Islamic Boarding Schoo

    Peranan Kh Abdul Mujib Abbas dalam Mengembangkan Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo 1964-2010

    Get PDF
    Adapun fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana Biografi KH. Abdul Mujib Abbas? (2) Bagaimana Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo? (3) Bagaimana usaha-usaha yang dilakukan oleh KH. Abdul Mujib dalam Mengembangkan Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran 1964-2010? Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian sejarah (historis), yaitu suatu langkah merekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, mengkritik dan menafsirkan data dalam rangka menegakkan fakta serta kesimpulan yang kuat. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui penelusuran dokumen terkait, baik yang beliau tulis sendiri maupun oleh orang lain. Data tersebut diklarifikasi dan diperkuat dengan observasi dan wawancara. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan metode deskriptif naratif. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran yang dikemukakan oleh Biddle dan Thomas serta teori kepemimpinan kharismatik yang dikemukakan oleh Max Weber. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) KH. Abdul Mujib Abbas lahir di Sidoarjo pada tanggal 1 Syawal 1352 H/ 10 Oktober 1932 M dari pasangan KH. Moh. Abbas dengan Nyai Khodijah. (2) Pondok Pesantren Al Khoziny berdiri pada tahun 1927 atas prakarsa dari KH. Khozin Khoiruddin (kakek KH. Abdul Mujib Abbas), kemudian pada tahun 1964 mengalami perkembangan di bawah kepemimpinan KH. Abdul Mujib Abbas. (3) Usaha-usaha yang dilakukan oleh KH. Abdul Mujib Abbas dalam mengembangkan Pondok Pesantren Al Khoziny meliputi beberapa bidang, yakni bidang pendidikan, keagamaan, sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat

    Metode dakwah bil lisan KH. Abdul Mujib Sholeh terhadap jamaah pengajian rutin Sabtunan di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati

    Get PDF
    Anisa Rochmiana (1501036015). Metode Dakwah Bil Lisan KH. Abdul Mujib Sholeh Terhadap Jamaah Pengajian Rutin Sabtunan di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Dakwah menurut Abdul Choliq merupakan usaha memberikan jawaban Islam terhadap problem kehidupan yang dialami oleh umat manusia di mana dari usaha tersebut akan melahirkan kepatuhan kepada ajaran Islam yang diserukan oleh juru dakwah. Agar dakwah dapat berjalan efektif di perlukan metode dakwah. Metode dakwah terdiri dari metode dakwah bil lisan, bil hal, dan bil qalam. Seperti halnya yang dilakukan oleh KH. Abdul Mujib Sholeh dalam menyampaikan pesan dakwahnya beliau menggunakan metode dakwah bil lisan dengan memperhatikan situasi dan kondisi objek dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode dakwah bil lisan KH. Abdul Mujib Sholeh terhadap jamaah pengajian rutin sabtunan di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode dakwah bil lisan KH. Abdul Mujib Sholeh terhadap jamaah pengajian rutin sabtunan di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Untuk mendapatkan jawaban tersebut, peneliti menggunakan penelitian kualitatif studi tokoh. Sedangkan untuk mencari data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dakwah bil lisan KH. Abdul Mujib Sholeh terhadap jamaah pengajian rutin sabtunan di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati yaitu dengan menggunakan metode ceramah yang berisi nasihat-nasihat yang baik dengan menggunakan kalimat sederhana, bertutur kata yang baik disertai rasa penuh kesopanan, penuh penghormatan dengan menggunakan perkataan perkataan yang menyentuh yaitu qaulan baligha, qaulan layyina, qaulan ma’rufa, qaulan maysura, qaulan karima, dan qaulan sadida. Faktor pendukung dan penghambat metode dakwah bil lisan KH. Abdul Mujib Sholeh adalah: Faktor pendukung dakwah KH. Abdul Mujib Sholeh meliputi: materi-materi dakwah bil lisan mudah diterima, materi disertai humor dan gurauan serta syiiran, penekanan materi dakwah bil lisan, metode dakwah bil lisan lebih fleksibel, dan dukungan dari berbagai pihak. Sedangkan Faktor penghambat metode dakwah bil lisan KH. Abdul Mujib Sholeh adalah: da’i kurang bisa mengetahui pemahaman mad’u, komunikasi hanya berjalan satu arah, dan sifat malas untuk mengikuti kegiatan dakwah

    Motivasi dan metode dakwah KH. Abdul Mujib Abdullah Khoiruddin pada masyarakat Glagas, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang

    Get PDF
    Masalah yang diteliti dalam skripsi ini, yaitu: 1) Apa motivasi KH. Abdul Mujib Abdullah Khoiruddin dalam penyampaian dakwahnya pada masyarakat Glagas, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang? 2) Bagaimana metode dakwah KH. Abdul Mujib Abdullah Khoiruddin dalam penyampaian dakwahnya pada masyarakat Glagas, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang? Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data menggu.nakan pengamatan, wawancara, teknik dokurnenter, dan teknik catatan lapangan. Sedangkan teknik analisis data yang digu.nakan pada penelitian ini, yaitu menggu.nakan analisis kornparatif konstan/Grounded Research dengan metode perbandingan tetap (Data primer dan sekunder). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi KH. Abdul Mujib Abdullah Khoiruddin dalam menyampaikan dakwahnya kepada masyarakat (Glagas), di antaranya: menyampaikan dakwah amar ma'ruf nahi munkar sesuai dengan yang diajarkan oleb Rasulullah SAW., menanamkan pendidikan khususnya di usia dini, agar sang anak bisa membiasakan hidup beragama dan berbuat baik kepada sesama. Motivasi ini bertujuan untuk membentuk pola pikir anak sejak dini, agar kelak menjadi anak yang berpendidikan dan beragama, karena di zaman yang sekarang ini banyak anak kecil yang sudah berani berbicara kasar dan tidak sopan kepada orang yang lebih tua

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Book Talk with Author: Puan Faza Fayza Mohd Fawzy

    No full text
    Penerbit UiTM dengan kerjasama Perpustakaan Tun Abdul Razak (PTAR) menjemput seluruh warga kampus dan masyarakat untuk menyertai secara langsung program Book Talk with Author, sebuah inisiatif kolaboratif dalam usaha membudayakan ilmu melalui pembacaan dan perbincangan buku

    Kepribadian dalam Psikologi Islam/ Mujib

    No full text
    xi; 422 hal.; 23 cm

    Nuansa-nuansa psikologi islam/ Mujib

    No full text
    xxii, 380 hal.; 20 cm
    corecore