1,721,217 research outputs found

    Strategi Rumah Tahfidz Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Janjimanahan Kawat Labuhanbatu Dalam Menghasilkan Hafizh Al-Qur'an

    Full text link
    Penelitian ini berjudul Strategi Rumah Tahfidz Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Janjimanahan Kawat Labuhanbatu Dalam Menghasilkan Hafizh Al-Qur‟an. Tujuannya untuk mengetahui perencanaan, metode serta hambatan yang dihadapi Strategi Rumah Tahfidz Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Janjimanahan Kawat Labuhanbatu Dalam Menghasilkan Hafizh Al-Qur‟an. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Informan penelitiannya adalah pimpinan, pembimbing putra dan pembimbing putri Strategi Rumah Tahfidz Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Janjimanahan Kawat Labuhanbatu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian mengumpulkan data untuk dianalisis supaya dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk dapat mewujudkan tujuannya, Rumah Tahfidz Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Janjimanahan Kawat Labuhanbatu mengawalinya dengan perencanaan program terlebih dahulu. Kemudian Rumah Tahfidz Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Janjimanahan Kawat Labuhanbatu melaksanakan beberapa program yang disusun dengan menggunakan metode sehingga dapat membantu memudahkan dalam melaksanakan program-program untuk mencapai tujuan

    Formulasi Kebijakan Pendidikan di Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin Kubu Raya

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan formulasi dan adopsi kebijakan pendidikan yang dilakukan di pondok pesantren Hidayatul Muhsinin, Kabupaten Kubu Raya, provinsi Kalimantan Barat. Hal ini dilatarbelakangi dari upaya mengungkap eksistensi dari pesantren sebagai suatu lembaga pendidikan tradisional yang terbukti masih dapat bertahan di tengah arus globalisasi dan perkembangan zaman, serta semakin ketatnya persaingan antara lembaga-lembaga pendidikan modern yang bersifat kekinian. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan untuk instrumen pengumpulan data penelitian adalah berupa wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa formulasi dan adopsi kebijakan pendidikan yang berlangsung di pondok pesantren Hidayatul Muhsinin dilakukan melalui enam tahapan, antara lain: a) Identifikasi masalah kebijakan, b) Penyusunan agenda, c) Perumusan kebijakan, d) Pengesahan kebijakan, e) Implementasi kebijakan, dan f) Evaluasi kebijakan. Selain itu, kebijakan pendidikan yang ada di pondok pesantren Hidayatul Muhsinin disusun oleh Kyai, Kepala Sekolah, Ustadz dan guru dengan melibatkan komite sekolah

    Peran Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Profesionalitas Guru Di SMK Daar-Al Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bara

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk megetauhi tentang, (1) Peran Kepala Sekolah di SmkDaarAl Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bara, (2) upaya kepala sekolah dalam mengembangkan profesionalitas guru di di SMK Daar-al Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bara, (3), hambatan-hambatan kepala sekolah dalam mengembangkan profesionalitas guru di SMK Daar-al Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif. Penelitian kualitatif deskriptif ialah metode penelitian yang menggambarkan secara langsung dan apa adanya mengenai kondisi atau fenomena yang ada di lapangan tanpa dirubah atau dimanipulasi oleh penliti, dan kehadiran peneliti tidak mempengaruhi keadaan di tempat penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan, yaitu: (1) Bagaimana peran Kepala Sekolah di SmkDaar-Al Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bara, (2)Apa saja upaya kepala sekolah dalam mengembangkan profesionalitas guru di di SMK Daar-al Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bara, (3), Apa saja hambatan-hambatan kepala sekolah dalam mengembangkan profesionalitas guru di SMK Daar-al Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bara. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa peran kepala sekolah dalam mengembangkan profesionalitas guru , peran kepala sekolah sebagai leader atau pemimpin, manajer, supervisor, dan peran kepala sekolah sebagai motivator dalam mengembangkan profesionalitas guru di SMK Daar-al Muhsinin Mekar Laras Kabupaten Batu Bar

    RAJAH DI KALANGAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL-MUHSININ JOMBANG

    Full text link
    Penelitian ini brtujuan ntuk mengetahui tentang kelompok santri yang mempelajari ilmu rajah di Pondok Pesantren al-Muhsinin Jombang sebagai suatu sub-kebudayaan atau subkultur. Pesantren-pesntren yang mengalami transformasi dan moderisasi di Jombang sudah tidak mengenal ilmu rajah dan tidak menjadi muatan dalam pendidikan pesantren, namun al-Muhsinin masih mempertahankan dan melestarikan tradisi keilmuan lama tersebut dan mengajarkan kepada santrinya. Pembahasan santri sebagai subkultur pada penelitian ini menggunakan teori Victor Tuner tentang ritual dan simbiol yang ditekankan pada liminalitas ritual. Denghan menggunakan pemahaman Turner, penelitian ini mengkaji suatu proses ritual yang disebut riyadhah sebagai suatu tahapan yang dilalui santri al-Muhsinin untuk bisa mempelajari dan menggunakan rajah. Dalam rirual riyadhah terdapat tahapan liminalitas yang melihat proses santri dalam mencapai standarstandar dalam mempelajari dan menggunakan rajah. Kemudian membentuk santri dengan rajah sebagai simbol yang membentuk subkebudayaan atau subkultur. Penelitian ini merupakan penelitan field research kualitatif dengan jenis studi kasus, sehingga penelitian ini berupaya mendeskripsikan secara jelas tentang sub-keudayaan yang terjadi pada santri al-Muhsinin yang mempelajari rajah. Sumber data pada penelitian ini berasal dari observasi lapangan, informasi narasumber, arsip penelitan serupa dan dokumentasi lapangan. Teknik penelitian ini adalah observasi lapangan, wawancara narasumber dan dokumentasi kegiata

    PELAKSANAAN FUNGSI MANAJEMEN DI PONDOK PESANTREN AL-MUHSININ ROKAN HILIR

    Full text link
    Keberhasilan suatu pondokan pesantren ditentukan oleh manajemen pondok pesantren itu sendiri, dengan adanya perencanaan, pengorganisasia, pelaksanaan da pengawasan merupakan keberhasilan pondok pesantren itu harus berjalan secara efektif dan efesien. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Pelaksanaan fungsi manajemen di pondok pesantren al-muhsinin Rohil dan apa saja faktorfaktor yang mempengaruhi Pelaksanaan fungsi manajemen di pondok pesantren al-muhsinin Rohil. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan pengkajian dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, display dan pengan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini adalah Pelaksanaan fungsi manajemen di pondok pesantren al-muhsinin Rohil Berjalan mealui beberapa hal yaitu, a) planning (perencanaan) pada tahap perencanaan sudah berjalan sesuai dengan manajemen, hal ini bisa dilihat dari adanya strategi perencanaan program yang dibuat di pesantren itu sendiri diantaranya program jangka pendek, menengah dan panjang, b) Organising (pengorganisasian) pada tahap ini pun sudah berjalan sesuai dengan fungsi manajemen itu sendiri hal ini bisa dilihat dari pembagian program dan pemilihan program tersebut. C) actuating (pelaksanaan) pada tahap pelaksanaan program kegiatan pesantren kurang berjalan dengan baik hal ini dilihat dari adanya program-program yang tidak terealisasikan, d) Controling (pengawasan) pada tahap pengawasan ini pun kurang berjalan dengan baik, pengawasan program yang berjalan di pesantren tersebut belum dilakuakn dengan rutin. Faktor yang mempengaruhi Pelaksanaan fungsi manajemen dibagi kepada bagian yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung dalam penelitian ini adalah faktor pendidik, pendanaan, dukungan dari orang tua murid, dukungan dari pimpinan pesantren dan adanya program pesantren. Sedangkan faktor penghambat yang terdiri dari faktor sarana dan prasaran, partisipasi masyarakat, pelaksanaan program, pengawasan dan kurang terjalinnya komunikasi antara pimpinan pesantren dengan kepala dan guru-guru pesantren almuhsinin

    PENGARUH LATIHAN SASARAN MENGGUNAKAN BAN BEKAS TERHADAP HASIL SHOOTING PERMAINAN SEPAKBOLA SISWA HIDAYATUL MUHSININ

    Full text link
    Abstract: This study is aimed to know the influence of target practice by usingtyres againt the resulf of shooting on goal in soccer of SMAS Hidayatul MuhsininKubu Raya students. The method used in this study is an experiment method. Thepopulation are the twenty students of SMAS Hidayatul Muhsinin KabupatenKubu Raya who join the extra-curricular. The a Hidayatul Muhsinin KabupatenKubu Raya who join the extra-curricular. The analysis result gained the value of ttest= 4,662 which is higher that the result of t-tabel = 2,093. Based on the resultof study, it is known that there is an influence from target practice by MuhsininKubu Rayas students soccer.KeyWords : Target Practice, Used Tyre, Soccer ShootingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sasaranmengunakan ban bekas terhadap hasil shooting ke gawang permainan sepakbolapada siswa SMAS Hidayatul Muhsinin Kubu Raya. Metode yang di gunakandalam penelitian ini adalah metode eksperiment. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh siswa ekstrakurikuler SMAS Hidayatul Muhsinin Kabupaten KubuRaya yang berjumlah 20 orang. Hasil analisis data yang diperoleh nilai ttest = 4,662lebih besar dibandingkan dengan nilai ttabel = 2,093. Berdasarkan hasil penelitiantersebut bahwa terdapat pengaruh latihan sasaran menggunakan ban bekasterhadap hasil shooting ke gawang permainan sepakbola pada siswa SMASHidayatul Muhsinin Kubu Raya.Kata Kunci : Latihan Sasaran, Ban Bekas, Shooting Sepak Bol

    Upaya kepala sekolah dan guru dalam meningkatkan minat belajar santri di pondok pesantren Darul Muhsinin Janjimanahan Kawat

    Full text link
    Upaya kepala sekolah dan guru dalam meningkatkan minat belajar santri pondok pesantren darul muhsinin janjimanahan kawat, salah satu faktor fsikologis yang akan mempengaruhi minat belajar, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya kepala sekolah dalam meningkatkan minat belajar santri pondok pesantren darul muhsinin janjimanahan kawat, bagaimana upaya guru dalam meningkatkan minat belajar santri pondok pesantren darul muhsinin janjiManahan kawat, apa saja kendala kepala sekolah dalam meningkatkan minat belajar santri pondok pesantren darul muhsinin janjiManahan kawat, apa saja kendala guru dalam meningkat kanminat belajar santri pondok pesantren darul muhsinin janji Manahan kawat. Tujuan penelitian adalah kepala sekolah dan guru dalam meningkatkan minat belajar santri adalah untuk mengetahui upaya kepala sekolah dalam meningkatkan minat belajar santri pondok pesantren daarul muhsinin janjiManahan kawat, untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat belajar santri pondok pesantren darul muhsinin janjimanahan kawat. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan bidang ilmu pendidikan sehubungan dengan itu pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori yang berkaitan dengan minat belajar aspek-aspek dan bagian-bagian tertentu dari keilmuan tersebut. Metode penelitian yang digunakan kualitatif lapangan dengan menggunakan metode dekskriptif yaitu penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan secara sistematis fakta dan objek yang diteliti sesuai dengan apa adanya. Instrumen pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi. Setelah penelitian ini dilakukan dapat diketahui bahwa upaya yang dilakukan kepala sekolah adalah melalui perencanaan dan persipaan yang matang, memberikan penelitian, menggunakan banyak sumber-sumber ide, upaya yang dilakukan guru adalah variasi atau selingan, variasi dalam penggunaan media, variasi vola interaksi dan kegiatan santri, kendala yang dihadapi kepala sekolah kelangkaan atau rendahnya mutu sumber daya waktu, kurangnya dukungan kebijakan pemerintah, fasilitas, danstaf, dan kendala yang dihadapi guru adalah guru-guru dan stafnya kurang dalam bidangnya, tidak adanya perencanaan karir yang baik untuk guru, kurangnya dukungan orangtua peserta didik, lemahnya perubahan dalam siste

    Problematika penerapan nilai-nilai pendidikan Akhlak di Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Kecamatan Bila Hulu Kabupaten Labuhan Batu

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakarangi adanya kenyataan bahwa santri pada Pondok Pesantern Daarul Muhsinin Kec. Bila Hulu Kab. Labuhan Batu, terlihat kurang menerapkan nilai pendidikan akhlak. Hal ini terbukti masih ada siswa yang nakal, tidak disiplin, bolos sekolah, dan melawan kepada guru. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, apa saja faktor penghambat dalam menerakan nilai pendidikan akhlak di Pondok Pesantren Modren Daarul Muhsinin Kec. Bila Hulu Kab. Labuhan Batu Selatan. Apa saja metode yang dilakukan untuk menguatkan akhlak bagi santri/santriwati. Apa saja nilai-nilai pendidikan akhlak yang diterapkan di Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin. Apa saja upaya guru dalam menerapkan nilai pendidikan akhlak di Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat keadaan lapangan secara murni sesuai dengan konteks penelitian. Adapun metode pengumpulan datanya ialah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa problematika penerapan nilai pendidikan akhlak di Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin yaitu: problem keluarga, problem sekolah, problem pergaulan, problem pengawasan pihak sekolah, problem kesadaran siswa, dan problem pengaruh media elektronik. Metode dalam menerapkan pendidikan akhlak adalah metode metode pengawasan, metode keteladanan, metode pembiasaan, dan metode nasehat. Kemudian nilai pendidikan yang diterapkan adalah disiplin, kesederhanaan, ukhwah Islamiyah, berdikari, jujur, berbudi tinggi, dan saling menyayangi. selanjutnya upaya guru dalam menerapkan akhlak adalah membiasakan santri dalam melakukan ibadah shalat, terbiasa disiplin dan mengatur, dan menumbuhkan rasa taat anak pada guruny

    Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap Pencegahan Perilaku Bullying di Sekolah MTs Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Janji Manahan Kawat Labuhan Batu

    No full text
    This research aims to determine the influence of Islamic religious education on the prevention of bullying behavior at the MTs Islamic Boarding School Daarul Muhsinin Janji Manahan Kawat Labuhan Batu. The population in this study were students of MTs Pondok Pesantren Daarul Muhsinin class VIII, totaling 223 students from 7 classes, namely (VIII-1, VII-2, VIII-3, VIII-4, VIII-5, VIII-6, VIII-7). The technique used in this sampling was random technique, where the author took a sample of 15% of the total number of students in class VIII. So the sample in this study was 33 people. ?The research results show that the correlation value rxy = (7.369) and the value Df = 33-2= 31 obtained rtable at a significant level of 5% ?of (2.03951) and the multiple regression test (R Square) of 0.637, meaning that there is an influence of Islamic religious education in schools of 63.7%, and the remaining 37.3% is influenced by other variables. Thus, rxy is greater than rtable so that it can be concluded that there is an influence of Islamic religious education on the prevention of bullying behavior at the MTs School, Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Janji Manahan Kawat Labuhan Batu. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Pencegahan Perilaku Bullying Di Sekolah MTs Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Janji Manahan Kawat Labuhan Batu. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik MTs Pondok Pesantren Daarul Muhsinin kelas VIII yang berjumlah 223 siswa dari 7 kelas yaitu (VIII-1, VII-2, VIII-3, VIII-4, VIII-5, VIII-6, VIII-7). Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah dengan menggunakan teknik acak, dimana penulis mengambil sampel 15 % dari jumlah siswa seluruh kelas VIII. Maka sampel pada penelitian ini 33 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi rxy = (7,369) dan nilai Df = 33-2= 31 diperoleh rtabel pada taraf signifikan 5% sebesar (2,03951) dan uji regresi berganda (R Square) sebesar 0,637 artinya terdapat Pengaruh Pendidikan Agama Islam  Di Sekolah sebesar 63.7%, dan 37,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Dengan demikian rxy lebih besar dari rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Pencegahan Perilaku Bullying Di Sekolah MTs Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Janji Manahan Kawat Labuhan Batu

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP MINAT BELAJAR BAHASA ARAB SISWA KELAS XI MA AL MUHSININ ROKAN HILIR

    Full text link
    ABSTRAK Nurul Hidayani (2024) : Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Minat Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas XI MA Al Muhsinin Rokan Hilir Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap minat belajar bahasa arab siswa kelas Xl MA Al Muhsinin Rokan Hilir. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah : Apakah Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap minat belajar bahasa arab siswa kelas Xl MA Al Muhsinin Rokan Hilir. “Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini ialah siswa kelas Xl MA Al Muhsinin Rokan Hilir yang berjumlah 81 orang dan sampel yang berjumlah 50 orang. Metode pengumpulan data yaitu observasi, angket dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa dan guru MA Al Muhsinin Rokan Hilir. Adapun objek penelitian adalah Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Dan analisis data yang diperoleh peneliti menyimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap minat belajar bahasa arab siswa kelas Xl MA Al Muhsinin Rokan Hilir. Karena nilai t hitung (5.313) > t tabel 5% (1.677) dan t tabel 1% (2.604) atau p value (0.000) < 0.05 dan 0.01. Hal ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Kata Kunci : Pengaruh, Model Pembelajaran (PBL), Mina
    corecore