270 research outputs found

    A Comparative Study of the Calligraphic Rules of Muhammad Shawqi and Hashim Muhammad Al-Baghdadi in the Naskh Script

    No full text
    This This study compares the calligraphic rules of two renowned Arabic calligraphers, Muhammad Shawqi and Hashim Muhammad Al-Baghdadi, with a focus on their treatment of the Naskh script. Using a comparative qualitative approach, the research analyzes their methods for forming both isolated and connected letters. The findings highlight key stylistic differences: Shawqi favored elongated, intricate letterforms suited for high-quality manuscript production, while Al-Baghdadi employed a simplified and systematic style aimed at educational accessibility. Despite these differences, both shared pedagogical practices, such as beginning lessons with the prayer "Rabbi yassir wa la tu’assir" and starting instruction with isolated letters. The study concludes that Shawqi and Al-Baghdadi played complementary roles in the evolution of Arabic calligraphy—preserving its artistic excellence and expanding its reach through education. This analysis offers new insights into the stylistic and instructional legacies of both figures within the broader context of Arabic calligraphic tradition. مستخلص تهدف هذه الدراسة إلى إجراء مقارنة منهجية بين قواعد الخط عند اثنين من أشهر الخطاطين العرب المعاصرين، وهما محمد شوقي وهاشم محمد البغدادي، مع التركيز على معالجتهما لخط النسخ. ومن خلال منهج نوعي مقارن، تتناول الدراسة تحليل الأساليب الفنية التي اعتمدها كل منهما في تشكيل الحروف المفردة والمترابطة، وذلك في سياق تطور هذا الفن العربي الأصيل. وقد كشفت النتائج عن وجود فروق جوهرية في الأسلوب الفني بين الخطاطين؛ حيث اتسم أسلوب شوقي بطول الحروف وتعقيد أشكالها، مما جعله مناسبًا لإنتاج المخطوطات ذات الجودة العالية، في حين تميز أسلوب البغدادي بالبساطة والنظام، مما جعله أكثر ملاءمة للأغراض التعليمية ونقل المهارات الخطية للمبتدئين. ورغم هذه الفروق، يشترك الخطاطان في جملة من الممارسات التربوية، من أبرزها افتتاح الدروس بالدعاء المأثور "ربّ يسّر ولا تعسّر"، والبدء بتعليم الحروف المفردة. وتخلص الدراسة إلى أن محمد شوقي وهاشم البغدادي قد أدّيا دورين تكامليين في مسيرة تطوّر الخط العربي؛ فبينما ساهم الأول في الحفاظ على القيمة الفنية والجمالية لهذا الفن، أسهم الثاني في نشره وتيسير تعليمه على نطاق أوسع. وتوفر هذه الدراسة رؤية تحليلية معمقة للإرث الفني والتعليمي لكلا الخطاطين، ضمن الإطار العام لتقاليد الخط العربي وتطوّره المعاصرStudi ini membandingkan aturan kaligrafi dari dua kaligrafer Arab terkemuka, Muhammad Shawqi dan Hashim Muhammad Al-Baghdadi, dengan fokus pada gaya tulisan Naskh. Penelitian ini menggunakan metodologi komparatif, menganalisis teknik kaligrafi kedua maestro tersebut, khususnya dalam perlakuan terhadap huruf-huruf tunggal dan huruf-huruf yang tersambung. Hasil penelitian mengungkapkan perbedaan signifikan dalam pendekatan mereka, seperti preferensi Shawqi terhadap bentuk huruf yang memanjang dan detail dibandingkan dengan gaya Al-Baghdadi yang lebih sederhana. Namun, kedua kaligrafer memiliki kesamaan praktik, seperti memulai pelajaran mereka dengan doa "Rabbi Yassir wa la tu’assir" dan memulai dengan huruf terpisah sebelum melanjutkan ke bentuk huruf yang tersambung. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat perbedaan gaya, Shawqi dan Al-Baghdadi sama-sama memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan kaligrafi Arab, dengan karya Shawqi memengaruhi produksi manuskrip berkualitas tinggi, sementara pendekatan Al-Baghdadi menjadi populer untuk tujuan pendidikan. Analisis komparatif ini meningkatkan pemahaman tentang kaligrafi Arab dan memberikan wawasan tentang warisan pedagogis dan artistik dari kedua maestro kaligrafi tersebut

    Implementation Of Religious Moderation In Islamic Higher Education Institutions In The Indonesia-Malaysia Border Region

    No full text
    This research aims to analyze the forms of religious moderation practiced within the environment of the Sultan Muhammad Syafiuddin Islamic Institute of Religion in Sambas, West Kalimantan. As an Islamic higher education institution located in the Indonesia-Malaysia border region, IAIS Sambas has a unique diversity of students coming from various religious and cultural backgrounds. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method, where data is collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis related to institutional policies and activities. The research results show that the implementation of religious moderation at IAIS Sambas is realized through various programs, such as the establishment of interfaith dialogue forums, the integration of pluralism and diversity values into the curriculum, the organization of community activities on religious holidays, and scientific research and publications that support the dissemination of the concept of religious moderation. In addition, this institution actively collaborates with local communities and religious organizations to strengthen social harmony in society. The implications of this research indicate that the approach taken by IAIS Sambas can serve as a model for other higher education institutions, especially in areas with high religious and cultural pluralism, in creating an academic environment that is tolerant, inclusive, and conducive to religious harmony. Thus, this research contributes to the strengthening of the concept of religious moderation as a tool to prevent conflict and build a harmonious society amidst diversity

    HARMONISASI KONSEP PENDIDIKAN MUHAMMAD ATHIYAH AL-ABRASI DAN HADITS MAKARIM AL-AKHLAQ DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ISLAM MODERN: ANALISIS RELEVANSI DAN IMPLEMENTASI

    No full text
    This research aims to evaluate the relevance of the concept of Moral Education according to Muhammad Athiyah Al-Abrasi and the hadith about makarim al-akhlak in the context of Islamic education to date. By using library research methods and data collection techniques through documentation, this research draws data from literature that is considered still relevant to the research theme. The research results show that the concept of Moral Education taught by Al-Abrasi and the principles contained in the hadith regarding makarim al-akhlak still have strong relevance in the world of Islamic Education in the modern era

    PENGARUH LATIHAN WRIST CURL DAN DUMBBELL ROW TERHADAP KETERAMPILAN SHOOTING DALAM PERMAINAN HOKI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan wrist curl dan dumbbell row terhadap peningkatan keterampilan shoting pada atlet hoki. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Randomized Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel terdiri dari 20 atlet hoki putra yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok latihan wrist curl (n = 10) dan kelompok latihan dumbbell row (n = 10). Intervensi latihan dilakukan selama 12 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Instrumen tes yang digunakan adalah tes keterampilan shoting yang telah divalidasi dan reliabel. Analisis data menggunakan uji paired t-test untuk melihat peningkatan dalam kelompok dan uji independent t-test untuk melihat perbedaan antar kelompok dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan signifikan keterampilan shoting setelah diberikan perlakuan (p < 0,05). Namun, peningkatan pada kelompok latihan wrist curl lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok latihan dumbbell row (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan yang memberikan beban dan fokus kontraksi pada otot lengan bawah dan pergelangan tangan memberikan kontribusi lebih efektif dalam menghasilkan power dan kontrol pukulan shoting. Dengan demikian, latihan wrist curl direkomendasikan sebagai salah satu metode latihan yang dapat diterapkan pelatih dalam meningkatkan performa keterampilan pukulan shooting pada atlet hok

    Efektifitas Perlindungan Anak Menurut Hukum Positif Di Kota Makassar

    No full text
    ABSTRAKMuhammad Ismail, nomor induk mahasiswa 0155 02 36 2012 Efektifitas Perlindungan Anak Menurut Hukum Positif Di Kota Makassar (Dibimbing oleh ketua Pembimbing H. Syahruddin Nawi dan Anggota Pembimbing Abdul Agis).Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) mengetahui dan menganalisis efektifitas undang-undang no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dikota Makassar; (2) mengetahui dan menganalisis factor apa yang memperngaruhi perlindungan anak menurut undang-undang no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris (sosiologis) teknik pengumpulan datanya meliputi; untuk data primer melalui wawancara dan kuesioner. Sedangkan untuk data sekunder melalui penelusuran terhadap dokumen-dokumen dan buku-buku yang relevan dengan penelitian ini. Jumlah responden adalah 70 orang terdiri dari Anak yang pernah terlibat dalam proses hukum (korban/pelaku), Orang tua yang anaknya pernah terlibat dalam proses hukum, Tokoh Masyarakat, dan Anggota kepolisian (Penyidik/penyidik Pembantu) Polrestabes Makassar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Pelaksanaan Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak di Kota Makassar belum efektif, ini dibuktikan dengan berakhirnya kasus-kasus anak berhadapan dengan hukum di meja hijau. (2) adanya beberapa faktor yang mempengaruhi perlindungan anak menurut Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, adalah faktor internal yaitu Keterbatasan kondisi ekonomi keluarga ABH; Keluarga tidak harmonis (broken home); Tidak ada perhatian dari orang tua, baik karena orang tua sibuk bekerja ataupun bekerja di luar negeri sebagai TKI; Lemahnya iman dan takwa pada anak maupun orang tua dan faktor eksternal yaitu Pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi tanpa diimbangi kesiapan mental oleh anak; Lingkungan pergaulan anakdengan teman-temannya yang kurang baik; Tidak adanya lembaga atau forum curhat untuk konseling tempat anak menuangkan isi hatinya; Kurangnya fasilitas bermain anak mengakibatkan anak tidak bisa menyalurkan kreativitasnya dan kemudian mengarahkan kegiatannya untuk melanggar hukum Implementasi undang-undang no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang ada dikota Makassar masih kurang efektif. Oleh karena niat dan kemauan yang serius dari pemerintah, aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat agar memperhatikan penanganan kasus-kasus anak yang diduga telah melakukan tindak pidana, dari proses formal menjadi pembinaan alternatif dengan atau tanpa syarat demi untuk kepentingan terbaik anak, demi rasa keadilan, perlindungan, serta tegaknya hukum dalam mewujudkan kesejahteraan didalam masyarakat itu sendiri

    Supply Chain Performance Measurement and Improvement for Forging Industry

    No full text
    Forging Industry Supply Chain involves various actors and acts as Industry Intermediate providing various products for downstream industrial customers. This study aims to analyze supply chain performance and recommend improvement strategy at forging Industry. This study applied supply chain operation reference (SCOR) and Analytical Hierarchy Process (AHP) to analyze supply chain performance. A SWOT analysis assisted to improve supply chain performance. The data was validated at PT ABC and PT XYZ as two focal company in supply chain operations of forging industry. The results show that the supply chain performance at PT. ABC 99.42% and 99.05% in 2019 and 2020, respectively.  PT. XYZ showed supply chain performance score as 96.60% and 97.52% in 2019 and 2020, respectively. This study has succeeded in formulating efforts to improve the supply chain performance, namely: producing quality goods according to domestic market specifications, maintaining good relations with suppliers or outsourcing, improving services using high technology

    Situs-Situs dalam alquran: dari banjir nuh hingga bukit thursina

    No full text
    Al-Qur'an adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, untuk menjadi petunjuk bagi umat manusia, Di dalamnya terdapat berbagai kisah umat-umat terdahulu yang telah dihancurkan oleh Allah SWT karena perbuatan yang mereka lakukan. Kisah-kisah mereka itu hendaknya menjadi pelajaran bagi umat manusia agar senantiasa beriman dan taat kepada Allah. Ulasannya yang ringkas namun padat, dan ditulis dengan gaya sederhana, disertai dengan foto-foto tentang peninggalan umat terdahulu, akan memudahkan pembaca untuk menelaah isinya. Apalagi penjelasannya didasarkan pada keterangan alqur'an, hadis Nabi SAW, serta analisa dan temuan arkeolog

    Sejarah ibadah: menelusuri asal-usul, memantapkan penghambaan

    No full text
    Dalam buku ini, sengaja penulis membaginya menjadi tiga bagian. bagian pertama berisi tentang sejarah ibadah. bagian kedua tentang sejarah sumber hukum islam, yakni al-qur'an dan hadis nabi muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. dan bagian ketiga membahas tentang sejarah tempat-tempat ibadah.x, 414 hlm, 23 x 14,9 c

    STUDENTS' PERCEPTION OF IMITATION TECHNIQUE IN LEARNING PRONUNCIATION: A SURVEY STUDY OF ISLAMIC HIGH SCHOOL STUDENTS

    No full text
    The students’ mastery in pronouncing English words depends not only on students themselves but also on the teacher as a facilitator. Therefore, it is very important for the students to practice their pronunciation using their ability to imitate their teachers’ pronunciation. Yet, it cannot be dismembered that students’ imitating ability is the only matter that can drag the students’ feet in learning pronunciation. As reaction for the issues, the researcher considered a technique that allowed the students to enjoy studying pronunciation and increase their ability in pronouncing English words immediately. In this case, the researcher desired to know the students’ perception in teaching pronunciation by using Imitation Technique. By knowing students' perceptions, it allowed the researcher and teachers to know more about the students and how their opinion is in terms of learning pronunciation. The objective of this research was to find out the students’ perception toward the use of Imitation Technique in learning pronunciation at the second grade of SMAIT Al-Ishlah Maros. This study used descriptive quantitative research design in analyzing data. The total number of populations was 68 students that consist of three classes. Therefore, the sample was 21 students that chosen by random sampling technique. The result of this study was found that the students’ showed positive perception on Imitation Technique in learning pronunciation according to the data analysis. It shows that the mean score of the students’ perception on the use of Imitation Technique in their English learning was 80.81 which classified as Positive

    EVALUASI BUKU ILMU SHARAF UNTUK PEMULA KARYA ABU RAZIN DAN UMMI RAZIN DENGAN STANDAR YANG DITETAPKAN OLEH BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (BSNP) INDONESIA

    No full text
    Abstrak Muhammad Azhar (2023): Evaluasi Buku Ilmu Sharaf Untuk Pemula Karya Abu Razin Dan Ummi Razin Dengan Standar Yang Ditetapkan Oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah, menganalisis dan mengevaluasi seberapa jauh kesesuaian buku sharaf yang ditulis oleh Abu Razin Khoirul Umam bin Syahruddin Al Batawy dan Ummu Razin Lailatul Hidayah dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis analisis konten. Buku dianalisis berdasarkan instrumen penilaian buku menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Indonesia yang terdiri dari 4 Aspek penilaian, yaitu aspek materi, penyajian, bahasa dan kegrafikan. 4 aspek ini diuraikan menjadi 102 indikator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku ilmu sharaf karya abu razin dan ummu razin ini memenuhi 100 indikator dari 4 standar yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Indonesia. Diperoleh 89 indikator pada level bagus sekali setara dengan 88 %, sembilan indikator dengan level bagus setara dengan 9 %, 1 indikator pada level cukup setara dengan 1 % dan 2 indikator pada level kurang sekali setara dengan 2 %. Dua indikator yang tidak terpenuhi ini adalah Glosarium dan Rangkuman di akhir bab pembahasan. Buku ilmu sharaf karya abu razin dan ummi razin memenuhi unsur kelayakan buku ajar yang baik dari aspek materi, bahasa, penyajian dan kegrafikan serta sangat layak digunakan untuk pengajaran ilmu sharaf bagi pemula. Kata Kunci: Analisis Buku, BSNP, Evaluasi Buku, Ilmu sharaf
    corecore