38 research outputs found

    Analysis of Consumer Behavior Towards the Purchase Decision of Organic Rice Production in Serdang Bedagai Regency

    No full text
    Muhammad Abi Rafdi. Analysis of Consumer Behavior Towards Purchasing Decisions for Organic Rice Produced in Serdang Bedagai Regency (Under the guidance of Sri Fajar Ayu as Supervisor and R. B. Moh. Ibrahim Fatoni as Examiner Lecturer). 98% of Indonesian people consume rice. There are two types of rice circulating in the market, namely organic rice and inorganic rice. Increased public awareness about the importance of a healthy lifestyle and a sustainable environment has affected consumption patterns of food products, including rice. Despite the increase, the amount of organic rice production is still less than inorganic rice, which means that public consumption of organic rice is also still less than inorganic rice. In addition, consumer purchasing decisions for organic rice products are still influenced by various factors. Based on the theory of consumer behavior, the influences on purchasing decisions include cultural, social, personal, psychological and attributes attached to a product. The study aims to analyze the relationship between consumer behavior on purchasing decisions for organic rice produced by Serdang Bedagai Regency in terms of cultural, social, personal, and psychological aspects and analyze the attributes of organic rice that are most considered by consumers in the decision making process for purchasing organic rice in Medan City. The data used is primary data obtained from the distribution of questionnaires. The analysis model used in the research is the Spearman rank correlation test to answer the first problem identification and Fishbein's multiattribute to answer the second problem identification. The results showed that the four variables, namely cultural, social, personal, and psychological, have a significant relationship to the decision to purchase organic rice produced in Serdang Bedagai Regency and price is the attribute most considered by consumers in the process of purchasing organic rice produced in Serdang Bedagai Regency.113 PagesSkripsi Sarjan

    NILAI MORAL PADA FILM PENDEK JANGAN BACA PANCASILA KARYA RAFDI AKBAR

    No full text
    The title of this research is Moral Values ​​in the Short Film Don't Read Pancasila by Rafdi Akbar. Film itself is a tool to convey various messages to the public or community with story media. The film Don't Read Pancasila tells the story of a family with a child named Sandy. As a child, Sandy grew up like children in general. But on the other hand, Sandy suffers from a syndrome called Asperger's or in other words called Autism, causing him trouble or difficulty from an early age, so that he is always seen as strange and stupid by many people including his friends because of his temperament and autistic nature. . The method used in this research is descriptive qualitative method. Meanwhile, the results obtained in this study are in the form of words, phrases, clauses, and sentences obtained in the short film Don't Read Pancasila by Rafdi Akbar. The data collection technique that the author did in this study used the listening and note-taking technique. This study aims to find the moral values ​​contained in the short film Don't Read Pancasila by Rafdi Akbar. While the results obtained in this research are displayed in the real reality, namely the existence of moral values ​​such as courage, humility, lying and compassion

    Sistem Prediksi Penjualan Menggunakan Metode Single Exponential Smoothing Di Pt. Inefable Fesyenindo Group

    No full text
    PT. Inefable Fesyenindo Group merupakan sebuah perusahaan ritel fesyen yang bergerak dibidang pakaian dengan merek dagang Inefable. dalam proses penjualan terjadi permasalahan kesulitan dalam menentukan berapa jumlah penjualan. Masalah ini menyebabkan terjadinya penumpukan dan kekurangan stok beberapa produk. Berdasarkan permasalahan yang ada saat ini di PT. Inefable Fesyenindo Group, Maka dibutuhkan sistem prediksi penjualan menggunakan metode Single Exponential Smoothing yang bertujuan agar dapat membantu dalam mengatasi masalah penumpukan dan kekurangan. Metode Single Exponential Smoothing merupakan metode yang memfokuskan mencari nilai stabilitas yang mengambil data yang sudah ada untuk diberi fungsi exponential. Nilai data inilah yang dijadikan sebuah fungsi untuk mencari sebuah stabilitas yang berfungsi untuk menghasilkan keputusan yang mudah untuk digunakan. Dari hasil penelitian dan pengujian dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu Direktur Operasional dalam menentukan berapa jumlah penjualan yang dijual pada periode selanjutnya

    Potensi Energi Tahunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Berdasarkan Simulasi Waktu di Sungai Kedung Pasang Kabupaten Pacitan

    No full text
    Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) adalah salah satu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan serta relatif mudah untuk direalisasikan. Sejak tahun 1994, di Desa Nawangan, Kabupaten Pacitan terdapat PLTMH yang telah beroperasi, namun energi yang dihasilkan tidak mampu memenuhi kebutuhan pada saat musim kering terjadi, dan komponen PLTMH yang mengalami kerusakan telah menyebabkan penurunan tingkat efisiensi dan keandalan. Untuk mengatasi masalah tersebut akan dikaji ulang perhitungan potensi energi berdasarkan simulasi waktu operasional dan musim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya potensi energi tahunan PLTMH berdasarkan debit andalan Q80, Q70, Q50 dan Q30, perbedaan potensi energi antara sebelum dan sesudah simulasi waktu serta memperoleh waktu operasi efektif PLTMH. Setelah merekapitulasi data hujan dan menguji konsistensi data hujan dengan metode analisis kurva linier massa ganda, evapotranspirasi dihitung menggunakan software Cropwat, debit sepanjang tahun dihitung dengan metode F.J Mock, kemudian debit andalan dihitung dengan metode Basic Year. Perhitungan potensi energi didapatkan dari pengolahan hasil survey kondisi eksisting PLTMH yaitu pengukuran bangunan eksisting serta tinggi jatuh (head) dan kemudian dihitung dengan rumus potensi energi secara fisika. Berdasarkan perhtiungan, diperoleh nilai potensi energi tahunan PLTMH berdasarkan debit andalan Q80, Q70, Q50, dan Q30 berturut-turut sebesar 116342,516 kWh; 121531,367 kWh; 130339,711kWh dan 128310,412 kWh. Setelah potensi energi dihitung menggunakan simulasi waktu operasional, diperoleh nilai potensi energi berturut-turut 92856,543 kWh; 98054,552 kWh; 115669,809 kWh dan 104217,597 kWh.. Sedangkan potensi energi berdasarkan simulasi musim diperoleh 92128,858 kWh; 97770,770 kWh; 105573.01 kWh dan 103134,641 kWh. Untuk waktu operasional efektif PLTMH ditetapkan berdasarkan perhitungan energi dari debit andalan Q80 dengan simulasi waktu operasional yaitu PLTMH aktif pada 15 hari ke 1-13 (1 Januari – 15 Juli) kemudian dinonaktifkan pada 15 hari ke 14-22 (16 Juli-30 November) untuk keperluan maintenance, dan diaktifkan kembali pada 15 hari ke 23-24 (1-31 Desember)

    Studi Perilaku Penempatan Perangkat Fluid Viscous Damper pada Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Dual-System di Surabaya Berdasarkan Metode Pushover Analysis

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu negara di dunia dengan tingkat kerawanan gempa yang tinggi, sehingga seiring berjalannya waktu dalam dunia konstruksi, desain struktur gedung diharuskan memenuhi 3 (tiga) aspek utama; yaitu: kekuatan, kekakuan, dan daktilitas. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kegagalan struktur yang merugikan dan bahkan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. Upaya yang menjadi alternatif saat ini adalah penerapan teknologi perangkat kontrol pasif berupa fluid viscous damper (FVD) yang bertujuan meningkatkan kinerja struktur gedung dalam kondisi menerima pembebanan dinamis (beban gempa, beban angin, atau beban getaran mesin) (Taylor & Duflot, 2016). Tujuan proyek ini adalah untuk mengetahui perbandingan pola penempatan perangkat Fluid Viscous Damper dengan mencermati kinerja struktur meliputi periode fundamental struktur, gaya geser dasar, simpangan antar tingkat, dan tingkat kinerja struktur. Studi analisis dilakukan pada bangunan gedung 10 tingkat SRPMK dengan dinding geser di Kota Surabaya dengan memodifikasi struktur menjadi SRPMK dengan FVD, dan dianalisis hingga tahap prosedur statis non-linear menggunakan metode analisis beban dorong. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola-2 pemasangan FVD dengan susunan pemasangan pada portal eksterior bangunan memberikan kinerja struktur yang lebih baik berdasarkan aspek daktilitas dan tingkat kinerja struktur. ================================================================================================== Indonesia is one of the countries in the world with a high level of earthquake vulnerability, so that over the time in the term of construction, building structural design is required to meet 3 (three) main aspects; namely: strength, rigidity, and ductility. It aims to prevent the occurrence of adverse structural failures and even to prevent the loss of life. An alternative effort these days is the application of passive control device technology in the form of fluid viscous damper (FVD), aimed at improving the performance of building structures in conditions of receiving dynamic loads (earthquake load, wind load, or engine vibration load) (Taylor & Duflot, 2016). The purpose of this project is to determine how fluid viscous damper device placement affect structural behavior by looking at structural performance including the fundamental period of the structure, the base shear force, the inter-story drift, and the level of structural performance. The analysis study was conducted on SMRF (SRPMK in Indonesia) 10-storey building with shear walls in Surabaya by modifying the structure to SMRF (SRPMK) with FVD, and analyzed to non-linear static procedure using pushover analysis method. The results of this analysis showed that the #2 FVD placement mounting pattern with the installation arrangement on the exterior portal of the building provided better structural performance based on the ductility aspect and the level of structural performance

    MODEL PERMAINAN PASSING BAWAH BOLA VOLI UNTUK USIA 13-15 TAHUN

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan passing bawah bola voli untuk usia 13 – 15 tahun, tempat penelitian di klub bhineka prestasi. Waktu penelitian selama bulan mei 2023 sampai Juni 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian ADDIE, dimana penelitian menggunakan 5 tahapan yaitu, analisis, desain, pengembangan model, pelaksanaan model, evaluasi. Hasil penelitian menghasilkan produk berupa buku model tentang permainan passing bawah bola voli yang telah di validasi oleh ahli permainan dan ahli bola voli sebanyak 12 model yang di implementasikan kepada 15 orang anak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa model permainan passing bawah bola voli untuk usia 13– 15 tahun ini dapat menjadi media untuk pelatih menerapkan latihan passing bawah bola voli untuk usia 13-15 tahun dan meningkatkan semangat pada saat berlatih, sehingga dapat memberikan kontribusi yang baik, berdasarkan hasil penelitian dan dapat dikembangkan dan dapat diterapkan kepada atlit yang berada di klub. Uji coba yang dilakukan dengan cara memberikan 12 model permainan berkelompok yang telah dibuat peneliti untuk dianalisa dengan justifikasi oleh ahli (expret judgment). Setelah dilakukan validasi dan revisi kembali oleh dosen ahli maka didapatkanlah 12 model permainan yang dinyatakan layak untuk diterapkan kepada anak usia 13-15 tahun. Kesimpulan akhir yang diperoleh melalui penelitian ini adalah, 12 model permainan berkelompok untuk membentuk perilaku sosial anak usia 13 -15 tahun yang peneliti buat layak untuk diterapkan. Kata Kunci : Permainan, Passing Bawah Bola Voli, Anak Usia 13-15 Tahun ABSTRACT This study aims to develop a volleyball underhand passing game model for ages 13-15 years, where the research is at the Diversity of Achievement Club. The research time is from May 2023 to June 2023. This research method uses the ADDIE research method, where the research uses 5 stages, namely, analysis, design, model development, model implementation, evaluation. The results of the research resulted in a product in the form of a model book about the game of passing under volleyball which has been validated by game experts and volleyball experts as many as 12 models which were implemented to 15 children. The trials were carried out by providing 12 group game models that had been made by researchers to be analyzed with expert justification (expret judgment). After being validated and revised again by expert lecturers, 12 game models were obtained which were declared feasible to be applied to children aged 13-15 years. The final conclusion that was obtained through this study was that the 12 models of group play to shape the social behavior of children aged 13-15 years that the researchers made were feasible to apply. Keywords :Game, Volleyball Bottom Passing, 13-15 Years Ol

    PENINGKATAN KOMUNIKASI DAN KERJASAMA TIM TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA CV. VITEE PUNYA KITA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan komunikasi dan Kerjasama tim terhadap motivasi kerja karyawan CV. Vitee Punya Kita. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan CV. Vitee Punya Kita yang berjumlah 32 orang dengan menggunakan sampel jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linear berganda, analisis korelasi person product moment, dan koefisien determinasi yang dioleh dengan bantuan software SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja karyawan CV. Vitee Punya Kita. Secara parsial Kerjasama tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan CV. Vitee Punya Kita. Secara simultan hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dan Kerjasama tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan CV. Vitee Punya Kita

    PEMBELAJARAN VOKAL DI KELAS X6 SMA NEGERI 1 PAMBOANG KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT

    No full text
    SMA Negeri 1 Pamboang terletak di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat dengan Bahasa Mandar menjadi bahasa ibu bagi mayoritas masyarakat sekolah. Dialek bahasa mandar yang berbeda dengan bahasa baku bahasa Indonesia, menjadikan masalah ketidaktepatan dalam pelafalan bahasa baku Indonesia. Fenomena ini sering ditemui saat upacara bendera setiap hari senin. Dialek mandar sangat melekat ketika menyanyikan lagu nasional. Maka, fenomena penggunaan dialek yang kurang tepat ini, menjadi acuan penelitian ini penting dilaksanakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru seni budaya dan siswa kelas X6 SMA Negeri 1 Pamboang. Objek penelitian ini adalah pembelajaran vokal fokus teknik artikulasi pada dialek daerah Mandar dalam artikulasi bahasa Indonesia di kelas X6 SMA Negeri 1 Pamboang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan kebasahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan secara bertahap dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pembelajaran vokal di kelas X6 SMA Negeri 1 Pamboang ialah, penerapan dua materi lagu yaitu lagu daerah tènggang-tènggang lopi dan lagu nasional mengheningkan cipta sebagai pembanding atau tolak ukur sekaligus pengoreksi siswa yang menunjang siswa dalam mengamati, memahami serta mampu mempraktikkan pengucapan sesuai kaidah bahasa. Metode demonstrasi, metode diskusi, metode ceramah, metode drill atau latihan secara berulang-ulang, menjadi metode yang sangat relevan digunakan dalam pembelajaran vokal di kelas X6 SMA Negeri 1 Pamboang. Namun, pembelajaran dialek mandar juga tetap digaungkan sebagai tradisi khas, melalui kesenian daerah seperti rawana (rebana) yang dibarengi, kalindaqdaq (pantun Mandar), dan tradisi sayang-sayang Mandar (nyanyian Mandar ). Maka simpulan penelitian pembelajaran vokal di kelas X6 SMA Negeri 1 Pamboang fokus teknik artikulasi pada dialek daerah Mandar kedalam pengucapan berbahasa Indonesia yang baik dan benar atau baku. Dengan menerapkan dua materi lagu sebagai pembanding, peserta didik dapat mengamati, memahami hingga mempresentasikan penempatan dialek yang sesuai. Saran peneliti dalam fenomena ini, guru terus mengembangkan dan memperhatikan fenomena ini. Siswa mampu membuka diri dan mengembangkan diri dalam penempatan dialek yang tepat. Sekolah harus mendukung serta memberi aturan tertentu yang mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam ranah berdialek yang tepat. Sehingga, SDM dapat meningkat baik dari sisi peserta didik hingga cakupan masyarakat sekolah

    Eksploitasi Sensualitas Pada Hero Perempuan (Analisis Semiotika Roland Barthes Atas Game Mobile Legends)

    No full text
    Penelitian ini berasumsi bahwa video game berkontribusi dalam memperkuat objektifikasi terhadap perempuan dalam bentuk eksploitasi sensualitas tubuh perempuan. Tidak terkecuali, dalam Mobile Legends yang meskipun memperlihatkan baik laki-laki, perempuan, maupun non-human sebagai avatar, skin hero perempuan Mobile Legends yang memperlihatkan variasi make up dan potret tubuh hero perempuan sebagai objek yang dimenangkan atau dibeli. Meski skin bagi hero laki-laki dan non-human ada, tetapi tidak semenarik, sebanyak dan sesensual hero perempuan. Hal ini mengubah hero, khususnya perempuan menjadi sebuah komoditas dan dieksploitasi sensualitasnya dengan menunjukkan bagian– bagian sensitif seperti belahan dada dan paha, serta penekanan pada make up. Penelitian ini membongkar simbol-simbol sensualitas pada hero perempuan Mobile Legends menggunakan semiotika Roland Barthes melalui kerangka analisis denotasi, konotasi, dan mitos menggunakan paradigma kritis. Miya Karina, Layla dan Lesley yang menjadi objek penelitian diambil karena keempatnya paling banyak mempunyai skin dan juga favorit dimainkan. Fokus pada penelitian ini ada 4, yaitu bentuk badan, tampilan baju, warna dan make up pada skin. Unit analisis pada penelitian ini adalah 8 skin Miya, 8 skin Karina, 7 skin Layla dan 7 skin Lesley yang diambil dari website Mobile Legends. Ada tiga mitos yang terdapat pada 30 skin yang diteliti yaitu skin sebagai simbolisasi dari naturalitas tampilan, make up yang membuat sensualitas dari perempuan menonjol dan kostum yang sebenarnya membuatnya menjadi unisex berubah menjadi female role yang menekankan makna dekoratif

    Islamic Currency Swap: Can Be The Best Way to Hedge Indonesia Hajj Fund?

    No full text
    The operational costs of Hajj in foreign currencies will always face the risk of changes in exchange rates. Hajj operational costs will continue to grow in line with the increasing number of pilgrims. But at present, the government (BPKH) does not have a currency hedging policy to reduce the risk of fluctuating currency values. Hajj operational costs are saved in rupiah, dollar and riyal currencies. As a result, deposits of pilgrims will continue to be overshadowed by the reduction in value due to the depreciation of the rupiah against the dollar and riyals. Hedging policy is a necessity in the management of Hajj funds. This study will use an Islamic currency swap simulation analysis. According to the MUI DSN No 96 in 2015, a swap is a contract that starts a spot transaction followed by a forward agreement by setting a forward exchange rate. Then it is settled by spot transactions using the agreed forward exchange rate. The results of the study show that the dollar and riyal in 2018 are in a state of high volatility, so hedging is needed to reduce cash outflows. Based on analysis, Islamic currency swap can be the best hedging to the operational costs of Hajj in USD is with tenors 30 days, 180 days, 360 days. while the operational costs of Hajj are in Saudi Arabia Riyal currency, efficient in overnight tenors, 30 days, 90 days and 180 days.
    corecore