57 research outputs found
Analisis Peramalan Permintaan Sayuran Menggunakan Pendekatan Kointegrasi Pada PT Saung Mirwan, Bogor, Jawa Barat
Usaha di sub sektor pertanian, khususnya di dalam bidang hortikultura yaitu sayuran memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan pertanian dan memiliki nilai strategis dalam upaya memenuhi kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan zat-zat lainnya yang penting bagi pemenuhan gizi masyarakat. Hal ini menandakan bahwa terdapat peluang bagi para produsen agribisnis khususnya sayuran untuk mengembangkan usahanya dalam rangka memenuhi permintaan akan sayuran. Salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang agribisnis ini adalah PT Saung Mirwan, produsen sekaligus supplier serta perusahaan perdagangan pada bidang sayuran. Selama ini, PT Saung Mirwan dalam menerapkan peramalan permintaan masih menggunakan metode kualitatif atau subjektif. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha dilakukan untuk memberikan sebuah masukan atau alternatif peramalan permintaan dengan menggunakan pendekatan kointegrasi bagi perusahaan. Jenis sayuran yang diusahakan sangat banyak, maka peramalan yang dilakukan hanya pada beberapa sayuran berdasarkan permintaan customer retail yang cukup tinggi yaitu kembang kol, lettuce head, dan tomat beef. Tujuan dari penelitian ini diantaranya, (1) mengidentifikasi dan menganalisis pola permintaan sayuran (kembang kol, lettuce head, dan tomat beef) di PT Saung Mirwan, (2) mempelajari dan mendapatkan ramalan jumlah permintaan sayuran (kembang kol, lettuce head, tomat beef), (3) menganalisis kointegrasi produk kembang kol, lettuce head, dan tomat beef pada proses permintaan penjualan di PT Saung Mirwan. Data permintaan yang diambil untuk peramalan yaitu dari bulan Januari 2009 sampai dengan bulan Desember 2011. Penelitian dilakukan selama tiga bulan mulai dari Desember 2011 sampai dengan Februari 2012. Informasi dan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif (deskriptif) dan kuantitatif dengan menggunakan bantuan program Microsoft Excel 2007, Eviews 6, dan Minitab 16. Setelah dilakukan analisis terhadap komoditi kembang kol, lettuce head, dan tomat beef berdasarkan uji stasioneritas data permintaannya tidak stasioner dan terdapat tren, maka harus dilakukan pembedaan atau difference. Hal ini mengarahkan bahwa data akan dianalisis lebih lanjut menggunakan analisis Vector Error Correction Model (VECM) dengan menggunakan panjang lag satu dan selang kepercayaan yang digunakan adalah lima persen. Hasil yang didapatkan pada uji kointegrasi bahwa terindikasi terdapat tiga kointegrasi diantara ketiga komoditi (kembang kol, lettuce head, dan tomat beef) yaitu adanya hubungan dan pengaruh permintaan antar komoditi. Pengaruh dan hubungan permintaan setiap komoditi tersebut dalam perusahaan akan menyebabkan penurunan dan peningkatan permintaaan terhadap komoditi lainnya. Hasil peramalan ketiga komoditi tersebut berdasarkan IRF dan FEVD untuk satu tahun ke depan cenderung mengalami peningkatan, walaupun ada fluktuasi dan berpengaruh baik terhadap peningkatan permintaan semua komoditi yang diteliti
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN KEMITRAAN MELALUI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN TALANG
Muhammad Mirwan. 2025. Pengembangan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dengan Pendekatan Kemitraan melalui Kepemimpinan Transformasional di Sekolah Dasar Kecamatan Talang. Tesis. Program Studi Magister Pedagogi, Program Pascasarjana Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I: Dr. Beni Habibi, M.Pd., Pembimbing II: Dr. Yoga Prihatin, M.Pd.
Kata Kunci: Kompetensi Manajerial, Kepemimpinan Transformasional, Kemitraan Strategis, Sekolah Dasar.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh dinamika pendidikan abad ke-21 dan kebijakan Merdeka Belajar yang menuntut kepala sekolah dasar untuk bertransformasi dari pemimpin administratif menjadi pemimpin transformasional yang memiliki kompetensi manajerial strategis. Fenomena di Kecamatan Talang menunjukkan adanya tantangan berupa keterbatasan akses teknologi, rendahnya budaya dokumentasi, serta lemahnya aspek pengembangan manajerial berdasarkan penilaian kinerja tahun 2025. Rumusan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada analisis kompetensi manajerial kepala sekolah dalam konteks kepemimpinan transformasional, desain kepemimpinan dalam membangun kemitraan, serta pengembangan model intervensi yang efektif. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru di Kecamatan Talang. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah belum optimal, terutama pada aspek perencanaan strategis berbasis data dan inovasi, di mana skor pengembangan manajerial hanya mencapai 2,48 (kategori kurang mampu) dibandingkan aspek administratif yang mencapai 4,19. Dari sisi kepemimpinan transformasional, dimensi idealized influence memiliki skor tertinggi (4,06), namun intellectual stimulation masih rendah (3,83), yang berakibat pada kurangnya inovasi sekolah. Selain itu, praktik kemitraan masih bersifat transaksional dan terbatas pada pihak internal (komite dan orang tua), di mana hanya 40% sekolah yang memiliki MoU formal dengan pihak eksternal. Simpulan penelitian ini menegaskan adanya kesenjangan signifikan antara standar kompetensi nasional dengan realitas di lapangan. Sebagai solusi, dikembangkan model pengembangan kompetensi manajerial yang mengintegrasikan prinsip kepemimpinan transformasional dan kemitraan strategis guna meningkatkan kemandirian serta kualitas layanan pendidikan di sekolah dasa
Perancangan dan Pengukuran Kinerja Rantai Pasokan Sayuran dan Perusahaan dengan Pendekatan Analytic Network Process serta Data Envelopment Analysis (Studi Kasus : PT Saung Mirwan, Bogor)
Hortikultura merupakan salah satu komoditas pertanian yang utama di Indonesia. Salah satu produk hortikultura yang memiliki prospek di masa mendatang yaitu sayuran. Mengingat karakteristik produk pertanian yang mudah rusak, maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis manajemen rantai pasokan untuk sayuran. Dengan demikian kinerja rantai pasokan produk sayuran diharapkan akan meningkat sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta daya saing produk sayuran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengkaji struktur rantai pasokan produk sayuran, 2) Menentukan bobot metrik pengukuran kinerja dengan Analytic Hierarchy Process dan Analytic Network Process, dan 3) Mengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara dan pengisisan kuisioner oleh para Manajer di PT Saung Mirwan (Pemasaran, Kemitraan, dan Pengemasan dan Processing) dan pakar sayuran. Data sekunder diperoleh melalui pengumpulan data informasi dari PT Saung Mirwan seperti gambaran umum perusahaan dan manajemen rantai pasok sayuran di perusahaan. Kuisioner diuji dengan menggunan metode pairwise comparison untuk menentukan bobot prioritas. Pengolahan data menggunakan software Microsoft Excell, Super Decisions, dan Frontier Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis AHP prioritas utama pada proses bisnis terdapat pada tahap perencanaan (plan) yang mempunyai bobot sebesar 0.41620. Untuk parameter kinerja, mutu adalah prioritas utama yang mempunyai bobot sebesar 0.43822. Sedangkan untuk atribut kinerja, reliabilitas adalah prioritas utama dengan bobot sebesar 0.40017 dan untuk metrik pengukuran kinerja, prioritas utama dengan bobot sebesar 0.15759 adalah kinerja pengiriman. Pada analisis ANP yang menjadi prioritas utama adalah plan pada proses bisnis dengan bobot 0.27308, mutu pada parameter kinerja dengan bobot sebesar 0.40226, reliabilitas pada atribut kinerja dengan bobot sebesar 0.33310, dan kinerja pengiriman pada metrik pengukuran kinerja dengan bobot sebesar 0.14957. Hasil prioritas utama pada masing-masing hirarki atau jaringan adalah sama, tetapi memiliki bobot yang berbeda. Terdapat perbedaan pada hasil AHP dan hasil ANP yaitu berupa bobot masing-masing elemen dan tingkat prioritas pada cluster atribut kinerja dan metrik pengukuran kinerja. Hal ini disebabkan karena adanya hubungan timbal balik atau ketergantungan (feedback) pada ANP yang tidak terdapat pada AHP. Pada AHP level atas hanya mempengaruhi elemen-elemen yang ada pada level di bawahnya. Pada AHP level bawah tidak mempengaruhi elemen-elemen yang ada di atasnya karena bersifat hirarki sehingga penilaian hanya terpaku pada hirarki dari atas ke bawah. Sedangkan pada ANP, elemen-elemen pada level bawah dapat mempengaruhi elemen-elemen yang ada pada level di atasnya sehingga level dalam ANP disebut ii dengan cluster karena terdapat hubungan ketergantungan baik antara elemen satu dengan yang lain maupun antara cluster satu dengan yang lain. Pada ANP tidak hanya membandingkan elemen, tetapi juga membandingkan antar cluster. Analisis dengan menggunakan DEA dilakukan setelah diperoleh hasil ANP. Pengukuran kinerja PT Saung Mirwan dilakukan terhadap sepuluh komoditas sayuran yang mempunyai tingkat permintaan tertinggi dari sekitar 80 komoditas sayuran. Sepuluh sayuran tersebut yaitu : caysin, bawang bombay, tomat TW, tomat Rianto, Lettuce head, Lettuce romaine, paprika hijau, jamur champ, daun bawang, dan seledri. Hasil pengolahan data menggunakan DEA adalah tingkat efisiensi dari sepuluh komoditas tersebut. Tingkat efisiensi dari sepuluh komoditas tersebut yaitu : Lettuce head 100%, caysin 100%, tomat TW 97.27%, seledri 96.93%, bawang bombay 94.98%, daun bawang 93.10%, jamur champ 91.93%, tomat Rianto 89.38%, Lettuce romaine 89.33%, dan paprika hijau 79.28%. Hal yang dapat dilakukan oleh perusahaan pada kinerja produk yang memiliki tingkat efisiensi kurang dari 100% yaitu dengan cara meningkatkan output seperti kinerja pengiriman, pemenuhan pesanan, dan kesesuaian dengan standar mutu dan meningkatkan atau menurunkan input seperti siklus pemenuhan pesanan, lead time pemenuhan pesanan, fleksibilitas pasokan, biaya SCM, siklus cash-to-cash, dan persediaan harian
PENGARUH VARIASI UKURAN DIAMETER LUBANG MAGIC RING PADA EXHAUST MANIFOLD TERHADAP TORSI DAN DAYA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA RR TAHUN 2014
ABSTRAK Muhammad Mirwan Yazid. PENGARUH VARIASI UKURAN DIAMETER LUBANG MAGIC RING PADA EXHAUST MANIFOLD TERHADAP TORSI DAN DAYA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA RR TAHUN 2014. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Juli, 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menyelidiki pengaruh penggunaan magic ring terhadap torsi yang dihasilkan sepeda motor Vega RR tahun 2014, (2) menyelidiki pengaruh penggunaan magic ring terhadap daya yang dihasilkan sepeda motor Vega RR tahun 2014, (3) menyelidiki torsi dan daya yang dihasilkan dari variasi diameter dalam magic ring pada sepeda motor Vega RR tahun 2014. Penelitian ini dilakukan di Bengkel Mototech Jogja dengan alamat Jl. Ringroad Selatan, Singosaren III, Singosaren, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55193. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan sampel sepeda motor Yamaha Vega RR tahun 2014 dengan nomor mesin 5D91958752. Teknik sampling yang digunakan adalah “Purposive sampling” dengan menguji variasi lubang diameter magic ring pada exhaust manifold. Pengujian dilakukan 5x dengan variasi magic ring 16 mm dan 18 mm untuk mendapatkan rata-rata torsi dan daya tertinggi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) Penggunaan magic ring dengan diameter dalam sebesar 16 mm dapat menghasilkan torsi sebesar 10,71 pada putaran mesin 4580 rpm, meningkat sebesar 0,74 N.m atau 7,42% dari kondisi kendaraan standar. Penggunaan magic ring dengan variasi diameter dalam sebesar 18 mm dapat menghasilkan torsi sebesaar 10,69 N.m pada putaran mesin yang sama, yaitu meningkat sebesar 0,72 N.m atau 7,12% dari kondisi kendaraan standar. (2) Penggunaan magic ring dengan diameter dalam sebesar 16 mm dapat menghasilkan daya 8,22 Hp dan hanya meningkat sebesar 0,02 Hp atau 0,24% dari kondisi standar dan tidak mempengaruhi performa dari kendaraan tersebut. Sedangkan penggunaan magic ring 18 mm mendapatkan hasil yang sama seperti keadaan standar atau sebesar 8,2 Hp. (3) Penggunaan variasi diameter dalam magic ring yang menghasilkan torsi dan daya yang maksimal adalah diameter dalam 16 mm. diameter tersebut menghasilkan torsi sebesar 10,71 N.m dan daya sebesar 8,22 Hp. Kata Kunci : Magic Ring, Torsi, Daya, Exhaust Manifol
Makna Denotasi Dan Konotasi Dalam Lirik Tabassam Lil Hayati Yang Dipopulerkan Muhammad Tarek
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu Tabassam Lil Hayati yang dipopulerkan oleh Muhammad Tarek dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa lirik lagu Tabassam Lil Hayati, serta data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini mengandung pesan-pesan religius yang menggambarkan nilai-nilai ketenangan, tawakal, syukur, dan optimisme dalam menghadapi kehidupan. Secara denotatif, lirik lagu menampilkan ajakan untuk tersenyum, bersyukur, dan berserah diri kepada Allah. Sedangkan secara konotatif, lirik tersebut melambangkan makna spiritual yang dalam, yaitu upaya manusia untuk memperindah kehidupan dengan keridaan Allah, qana‘ah, serta cinta kepada Rasulullah. Lagu ini juga membentuk mitos religius bahwa kebahagiaan sejati hanya dapat diraih melalui ketundukan dan kedekatan kepada Allah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa lagu Tabassam Lil Hayati tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga edukatif dan spiritual, serta dapat dijadikan media pembelajaran bahasa dan nilai moral Islam. Kata kunci: makna denotatif, makna konotatif, semiotika Roland Barthes, Tabassam Lil Hayati, Muhammad Tarek
THE STYLISTIC FEATURES OF DIVINE PROMISES TO BELIEVERS IN SURAH MUHAMMAD: AN ARABIC STYLISTICS STUDY: GAYA BAHASA JANJI ALLAH KEPADA ORANG BERIMAN DALAM SURAH MUHAMMAD (STUDI STILISTIKA ARAB)
This study aims to examine the stylistic features employed in conveying divine promises to believers in Surah Muhammad, as well as the linguistic patterns manifested in its verses. The research adopts a qualitative descriptive method with a stylistic approach, focusing specifically on verses that articulate divine promises. The data were collected through close reading and note-taking techniques and subsequently analyzed using linguistic theories encompassing phonology, morphology, syntax, and semantics. The findings indicate that: (1) the dominance of the consonantal sounds lām, mīm, and nūn carries particular stylistic significance, functioning as central phonological elements closely related to the contextual framework of Surah Muhammad. The articulation of divine promises to believers is frequently introduced through oath-based constructions. (2) The use of fiʿl māḍī and fiʿl muḍāriʿ reflects the continuous and enduring nature of divine promises, which apply both in worldly life and in the hereafter. (3) The employment of emphatic structures (tawkīd) and prohibitive expressions serves to reinforce the magnitude and certainty of these promises. (4) The selection of polysemous diction contributes to semantic depth and allows for broader interpretative understanding of the messages conveyed in the verses
Analisis Simulasi Aplikasi Dinamika Atmosfer Berbasis Instrumentasi Komputasi Stasiun Cuaca Otomatis
Making this tool is based on their particular needs weather station to observe the
weather elements change in a timely manner so that preparations can be made to
wards disaster mitigation that will occur. Observation of weather elements such as
air temperature, precipitation, humidity, solar radiation, and wind speed detecting
sensors and visualized by computing the inside has been equipped with visual
basic 6.0 programmin language, this instrument can respons to invironmental
conditions that are translated in the form of visualization. This study produced an
integrated system, design a measurement system automatically with the weather
elements of wireless technology, where all file from the sensors in transmitted.
The resulting instrument has been calibbbrated by comparing with the
convensional measurement of weather element. So this tool can be considered to
work well or responsive to the weather element in the analysis by using visual
basic programming language can bring change to the input signal into a
visualization weather information.Pembuatan alat ini didasarkan pada kebutuhan khususnya stasiun cuaca untuk
mengamati perubahan unsur cuaca secara tepat waktu. Pengamatan unsur cuaca
seperti suhu udara, curah hujan, kelembaban udara, radiasi matahari dan
kecepatan angin dapat dideteksi dengan sensor yang divisualisasikan dengan
komputasi yang di dalamnya telah dilengkapi dengan bahasa pemograman visual
basic 6.0. Instrumen ini dapat merespon keadaan lingkungan yang diterjemahkan
dalam bentuk tampilan atau visual. Penelitian ini menghasilkan simulasi dengan
sistem yang terintegrasi, rancangan suatu sistem pengukuran unsur cuaca secara
otomatis dengan teknologi nirkabel. Dimana semua data dari pengindera (sensor)
ditransmisikan. Nilai yang direspon mendekati alat konvensional, dengan
menggunakan bahasa pemograman visual basic 6.0, ternyata mampu mengubah
sinyal masukan dari lingkungan menjadi suatu informasi cuaca yang
tervisualisasi.59 HalamanTesis Magiste
Potret Sejarah Kelam Islam Dalam Novel Abna`U Al Rasul Fi Karbala Karya Khalid Muhammad Khalid: Kajian Mimesis
Novel Abna`u Al Rasul fi Karbala karya Khalid Muhammad Khalid menampilkan kisah yang mencerminkan realitas sosial, politik, dan keagamaan pada masa awal Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap mimesis dalam novel Abna`u Al Rasul fi Karbala karya Khalid Muhammad Khalid yang meliputi tokoh dan penokohan, latar dan peristiwa dalam kehidupan nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural. Sumber data yang digunakan adalah novel Abna`u Al Rasul fi Karbala. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data non statistik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dalam novel Abna`u Al Rasul fi Karbala terdapat cerminan peristiwa nyata, seperti fanatik kesukuan, perebutan kekuasaan, peperangan, penderitaan kemanusiaan, politik dan masyarakat Kufah, dan retorika kepemimpinan.
Kata kunci: Mimesis; Sejarah Islam; Nove
Hierarki Kebutuhan Bilal bin Rabah Dalam Kitab Rijalun Haula Ar-Rasul Karya Khalid Muhammad Khalid
Karya sastra merupakan cerminan kehidupan manusia yang memuat nilai, emosi, dan pengalaman batin yang kompleks. Melalui tokoh-tokohnya, karya sastra tidak hanya menampilkan kisah, tetapi juga menggambarkan dimensi psikologis manusia yang menarik untuk dikaji. Salah satu karya yang merefleksikan nilai kemanusiaan dan spiritualitas ialah kisah Bilal bin Rabah dalam kitab Rijalun Haula ar-Rasul karya Khalid Muhammad Khalid. Penelitian ini bertujuan menganalisis hierarki kebutuhan Bilal bin Rabah berdasarkan teori Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow yang meliputi kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap teks, kemudian dianalisis menggunakan teori Maslow untuk menafsirkan motivasi dan kebutuhan tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bilal telah melalui lima tahap kebutuhan manusia. Ia bertahan hidup dalam penderitaan (kebutuhan fisiologis), memperoleh rasa aman setelah dimerdekakan oleh Abu Bakar (rasa aman), mendapat kasih sayang Rasulullah dan sahabat (sosial), memperoleh penghargaan sebagai muadzin pertama (penghargaan), dan mencapai puncak spiritualitas melalui keteguhan iman serta25Fakultas Adab dan Humaniora - UIN Sunan Ampel SurabayaSurabaya, 03 November 2025pengabdian kepada Allah (aktualisasi diri). Dengan demikian, kisah Bilal bin Rabah menggambarkan proses pemenuhan kebutuhan manusia menuju kesempurnaan spiritual, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian sastra Arab dalam perspektif psikologi humanistik. Kata kunci: Hierarki Kebutuhan, Bilal bin Rabah, Khalid Muhammad Khalid, Psikologi Sastra, Abraham Maslow
HUMOR DAN HIKMAH (Analisi Isi Dakwah Pada Akun Instagram @dasadlatif1212)
Penilitian ini membahas tentang Humor dan Hikmah (Analisis Isi Dakwah Pada Akun Instagram @dasadlatif1212). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengapa Ust. Das'ad Latif memilih media Instagram sebagai Media Dakwah, Humor dalam dakwah Ust Das'ad Latif di Akun Instagram @dasadlatif1212 dan Hikmah dalam dakwah Ust. Das'ad Latif di Akun Instagram @dasadlatif1212. Jenis penelitian ini adalah analisis isi dengan teknik deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam rangka mendapatkan data dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan teknik antara lain, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ust. Das'ad Latif kerap membahas perempuan di dalam dakwahnya karena melihat kebiasaan perempuan yang terkadang tidak dapat menjaga sikapnya serta akhlaknya yang seharusnya dapat menjaga tingkah lakunya. Dalam akun Instagramnya @dasadlatif1212, ditemukan pesan dakwah humor yang mengandung akhlak sebanyak 3 pesan di antaranya akhlak terhadap sesama, akhlak terhadap orangtua, dan akhlak terhadap pasangan. Dalam pesan dakwah humor tersebut, ditemukan ada 3 (tiga) video dakwah yang membahas tentang perempuan yaitu Pertanyaan Dongok yang di dalamnya diucapkan kata ibu sebanyak 25 (dua puluh lima) kali dan kata istri sebanyak 7 (tujuh) kali, Tips Hadapi Omelan Istri dengan kata istri sebanyak 5 (lima) kali, dan Kita yang Cicil Dia yang Ambil dengan kata istri sebanyak 5 (lima) kali dan kata ibu sebanyak 6 (enam) kali. sedangkan pesan dakwah hikmah mengandung akidah sebanyak 3 (tiga) pesan di antaranya Allah Maha Penyayang, percaya akan kuasa Allah, dan keyakinan terhadap takdir Allah, pesan dakwah hikmah mengandung syariah sebanyak 1 (satu) pesan yaitu siyasah, dan pesan dakwah hikmah mengandung akhlak sebanyak 2 (dua) pesan yaitu akhlak terhadap sesama
- …
