360 research outputs found

    Rancang Bangun Alat Pengaduk Sabun Cair Bahan Baku Minyak Jelantah

    No full text
    MUHAMMAD IMAM AL HAKIM: Design and construction of liquid soap stirrer made from used cooking oil, supervised by AINUN ROHANAH and LUKMAN ADLIN HARAHAP. The process in making liquid soap from used cooking oil is an interesting thing to know. This research was held to design, construct, test, and analyze economic value of liquid soap stirrer made from used cooking oil. The parameter observed were water content, free fatty acid (FFA), alcohol insoluble part, effective capacity, yield, and economic analysis. Based on this research, it was summerized that effective capacity of this equipment was 20,2 l/hr. Yield percentage was 97,8%. Basic cost for the first to fifth year were Rp 735,95/l, Rp 738,08/l, Rp 738,38/l, Rp 739,76/l and Rp 741,24/l. Respectively break event point was 1,285 l/year. Net present value with 7,7% rate was Rp 125.039.610 and internal rate of return was 47,6%.84 HalamanSkripsi Sarjan

    Rancang Bangun Alat Pengaduk Sabun Cair Bahan Baku Minyak Jelantah

    No full text
    MUHAMMAD IMAM AL HAKIM: Design and construction of liquid soap stirrer made from used cooking oil, supervised by AINUN ROHANAH and LUKMAN ADLIN HARAHAP. The process in making liquid soap from used cooking oil is an interesting thing to know. This research was held to design, construct, test, and analyze economic value of liquid soap stirrer made from used cooking oil. The parameter observed were water content, free fatty acid (FFA), alcohol insoluble part, effective capacity, yield, and economic analysis. Based on this research, it was summerized that effective capacity of this equipment was 20,2 l/hr. Yield percentage was 97,8%. Basic cost for the first to fifth year were Rp 735,95/l, Rp 738,08/l, Rp 738,38/l, Rp 739,76/l and Rp 741,24/l. Respectively break event point was 1,285 l/year. Net present value with 7,7% rate was Rp 125.039.610 and internal rate of return was 47,6%.84 HalamanSkripsi Sarjan

    Transkrip wawancara bersama Encik Mohammad Sanusi bin Mohammad tokoh pengusaha SNS Batik / Lukman Hakim Zuhari and Muhammad Zulhilmi Razali

    Full text link
    Temubual ini adalah antara seorang tokoh batik dan pelajar berkenaan sejarah lisan berkaitan tajuk warisan. Batik merupakan salah satu jenis kain yang dihasilkan menggunakan proses menerap lilin cair dan mencelup warna. Kajian yang dilaksanakan ini menceritakan tentang latar belakang dan sejarah hidup seorang tokoh batik di negeri Kelantan iaitu Encik Mohamad Sanusi bin Mohamed. Beliau merupakan pengusaha batik bagi syarikat beliau sendiri iaitu SNS Batek di Kampung Kor, Kota Bharu, Kelantan. Pengenalan mengenai bidang yang diceburi tokoh dibincangkan dalam satu sesi temubual. Tujuan kajian lisan ini dijalankan bagi mendokumentasikan kisah hidup dan pengalaman seorang tokoh pencanting batik, pencapaian dan pendapat beliau tentang seni warisan batik pada zaman moden ini. Kajian ini dijalankan dengan mengunakan kaedah temubual secara atas talian melalui patform "Google Meet" dan pelbagai soalan telah diajukan berkaitan tajuk kepada tokoh. Secara kasarnya, bidang penghasilan batik ini kian dilupakan oleh masyarakat yang lebih menyukai fesyen terkini dan moden. Masalah ini berlaku apabila kurangnya kesedaran tentang seni batik dalam kalangan masyarakat. Justeru itu, temubual ini akan merungkai pelbagai faktor yang menyebabkan batik ini sangat bernilai dan bagaiman ia mula dilupakan

    PENGARUH VARIASI DIAMETER ROLLER CVT (CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION) DAN PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA PADA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT 108 CC

    No full text
    ABSTRAK   PENGARUH VARIASI DIAMETER ROLLER CVT (CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION) DAN PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA PADA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT 108 CC Hakim, Muhammad Lukman. 2016. Pengaruh Variasi Diameter Roller CVT      (Continuously Variable Transmission) Dan Putaran Mesin Terhadap Daya Pada Sepeda Motor Honda Beat 108 cc. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Partono, M.Pd. (2)Drs. Imam Muda Nauri, S. T., M. T. Kata Kunci: Roller CVT, Diameter Roller CVT (Continuously Variable Transmission), Daya Mesin. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sangat pesat di masa sekarang menyebabkan dampak yang besar pada segala aspek kehidupan khususnya pada dunia otomotif. Dalam perkembangan yang semakin pesat ini, banyak orang yang belum mengetahui tentang sistem transmisi sepeda motor. Transmisi otomatis atau yang dikenal dengan sebutan Continuous Variable Transmision (CVT) adalah transmisi yang dapat membuat kita dapat merasakan kenyamanan karena kita hanya perlu menarik gas tanpa memindahkan transmisi karena transmisi akan berpindah secara otomatis. Penelitian ini merupakan peneltian eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Post Test Only Control Design. Penelitian ini menggunakan variasi diameter roller  CVT (Continously  Variable  Transmision)  dengan diameter 16 mm (standart), 17 mm, 18. Pengujian dilakukan pada putaran 2000 rpm sampai 6000 rpm dengan rentan 250 rpm untuk melihat daya mesin. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bahwa penggunaan roller berdiameter 17 mm menghasilkan daya maksimum yang lebih besar karena gerakan roller sesuai dengan kapasitas mesin, sedangkan penggunaan roller berdiameter 18 mm menghasilkan daya maksimum yang semakin menurun. Untuk daya mesin, roller berdiameter 16 mm menghasilkan daya maksimum sebesar 7,59 Hp pada putaran mesin 5250, dan daya minimum sebesar 5,79 HP pada 2000 rpm. Roller dengan diameter 18 mmmenghasilkan daya maksimum sebesar 7,94 HP pada 5750 rpm, dan daya minimum sebesar 3,609 HP pada 2000 rpm. Roller dengan diameter 17 mm menghasilkan daya maksimum sebesar 7,694 pada 5250 rpm, dan daya minimum sebesar 6,338 pada 2000rpm. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa atau pihak lain yang akan melakukan penelitian lebih dalam tentang penggunaan variasi diameter roller CVT pada sepeda motor. Untuk peneliti selanjutnya variabel dalam penelitian ini hanya meneliti pengaruh terhadap daya selanjutnya dapat diteliti terhadap konsumsi bahan bakar dan top speed yang dihasilkan dari penggunaan variasi diameter roller CVT. Sebagai pertimbangan agar menggunakan roller berdiameter 17 mm untuk meningkatkan daya pada sepeda motor honda beat 108 cc

    Konsep Muraqabah dan Pencapaian Personalitas Kolektif dalam Pemikiran Tasawuf Muhammad Fethullah Gulen

    Full text link
    The basic of Islamic Sufism thought is how to develop human spiritual awareness. In Muhammad Fethullah Gulen's view, Sufism's thought has the urgency of increasing individual spirituality until the collective spiritual personality of Muslims is realized. This collective personality will emerge from the muqarabatullah person, who believes that his life is always under the supervision of Allah. This article discusses the concept of Muraqabah and the formation of a perfect human in the perspective of Muhammad Fethullah Gulen. This study focuses on a literature review that try to describe and analyze the realm of Sufism studies on Muhammad Fethullah Gulen through his works and other writings relevant. Conceptually, Gulen said that Muraqabah is an important element in the study of Sufism which is built on total awareness that humans are always under the supervision of Allah. The predicate of muqarabatullah will be possible to achieve through belief that Allah is always present, looking and seeing in detail our lives, both physically and spiritually. Then put your trust in Allah and open your heart to receive the abundance of divine grace with patience and steadfastness. Gulen stated that achieving this level of faith would make the collective spiritual problems of the Muslim community complete. Abstrak: Dasar utama dari pemikiran tasawuf Islam adalah bagaimana membangkitkan kesadaran spiritual manusia. Dalam pandangan Muhammad Fethullah Gulen, pemikiran tasawuf memiliki urgensitas dalam peningkatan spiritualitas individual hingga terwujud personalitas spiritual kolektif muslim. Personalitas kolektif atau collective personality ini akan muncul dari insan muqarabatullah, yang meyakini bahwa hidupnya selalu dalam pengawasan Allah. Artikel ini membahas tentang konsep muraqabah dan pembentukan manusia paripurna dalam perspektif Muhammad Fethullah Gulen. Kajian ini difokuskan pada kajian kepustakaan yang mencoba mendeskripsikan dan menganalisis ranah kajian tasawuf Muhammad Fethullah Gulen melalui karya dan tulisannya yang relevan. Secara konseptual Gulen menyampaikan bahwa Muraqabah adalah salah satu elemen penting dalam kajian tasawuf yang dibangun atas kesadaran total bahwa manusia selalu dalam pengawasan Allah. Predikat muqarabatullah akan mungkin digapai melalui keyakinan bahwa Allah selalu hadir, memandang dan melihat secara detail kehidupan kita lahir dan batin. Kemudian bertawajuh kepada Allah dan membuka hati menerima limpahan anugerah ilahi dengan penuh kesabaran dan keteguhan. Gulen mengemukakan bahwa pencapaian level keimanan ini akan mewujudkan persoalitas spiritual kolektif komunitas muslim menjadi paripurna

    Praktik Jual Beli Motor Bekas Tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Dalam Prespektif Hukum Islam Dan Teori Kesadaran Hukum Di Kabupaten Magetan

    No full text
    ARI LUKMAN HAKIM, 2024. Praktik Jual Beli Motor Bekas Tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Dalam Prespektif Hukum Islam Dan Menurut Teori Kesadaran Hukum Di Kabupaten Magetan. Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Muhammad Ilham Tanzillulah, M.H.I Kata Kunci : Jual Beli, BPKB, Al ‘Urf, Teori Kesadaran Hukum. Dalam pemenuhan kebutuhan Masyarakat pada umumnya melakukan trasaksi jual beli. Dalam banyak hal kebutuhan masyarakat seperti halnya alat transportasi, terutama motor. Untuk kalangan masyarakat dengan ekonomi menengah lebih memilih membeli motor bekas. Masyarakat yang tingkat ekonominya kurang lebih memilih membeli motor bekas tanpa dokumen kepemilikan resmi. Dalam praktik jual beli ini pelaku usaha tidak memilki dokumen kepemilikan resmi yaitu BPKB, Hal ini dapat merugikan pihak pembeli atau konsumen dan dapat pula menyebabkan sengketa antar para pihak. Dari latar belakang di atas, penulis merumuskan masalah yang diangkat diatas menjadi dua bagian, (1) Bagaimana praktik jual beli motor bekas tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor menurut metode al ‘Urf? (2) Bagaimana praktik jual beli motor bekas tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor menurut teori kesadaran hukum? Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian lapangan (field research) dengan tehnik pengumpulan data yaitu wawancara (observasi) kepada salah para pihak dalam penelitian ini kepada pihak pedagang dan pembeli motor bekas tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor. Kemudian dari hasil observasi dapat disimpulkan. Dari hasil analisis maka di masalah Praktik Jual Beli Motor Bekas Tanpa BPKB ini, dalam pandangan hukum Islam, melalui kaidah al ‘urf, diketahui bahwa masalah ini dapat diterima, karena kebiasaan masyarakat cenderung membeli motor bekas sebagai solusi pemenuhan kebutuhan, dalam hal ini ada keadaan tertentu seperti jelasnya asal usul kendaraan motor tersebut. Dari segi teori kesadaran hukum, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat di Kab. Magetan masih dikategorikan rendah. Hal ini ditinjau dari indikator kesadaran hukum yaitu pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap terhadap hukum, perilaku hukum

    Nilai-Nilai Transformasi Sosial Dalam Pemikiran Teologi Muhammad Fethullah Gulen

    No full text
    Theological study has focused more on the theoretical and conceptual aspects. Thus, it is unable to answer various problems faced by the ummah and is unable to actualize social transformation. This paper aims to learn the values of social transformation in the theological thoughts of Muhammad Fethullah Gulen. The study findings revealed some values in the social transformation of his theological thoughts. First, He places human beings as an activator agent and viewed as a dynamic figure who embodies the role of social transformation. Second, a theological construct that puts human freedom and God's will in balance. This theology model provides an opportunity for humans to determine their own transformation but still accept God as the one who determines the results. Third, the notion of work ethic. Gulen suggests that to establish a social transformation, Muslims should be passionate, determinant, patient, aspirated, and courageous to spread goodness in the community. He offered this theological idea to encourage human beings to achieve a social transformation for future better and dignified Islam

    Modeling and Simulation of Wind Energy Systems in Wind Turbines Using Simulate Multidomain Physical Systems (SIMSCAPE) in Matlab Simulink

    No full text
    The wind energy system simulation modeling on a wind turbine was created using Simulate Multidomain Physical Systems (SIMSCAPE) in Simulink Matlab. This Program is designed to simulate wind turbines and measure wind speed, electrical power and efficiency produced by wind turbines. The simulate multidomain physical systems (SIMSCAPE) method contained in Matlab Simulink is used to build and develop wind turbine modeling. Turbine modeling is adapted to horizontal axis wind turbines. The existing wind speed data will be calculated using the Matlab program. In calculating this data, we will use the law of kinetic energy, electrical power and the Betz limit law. Where the Betz limit law will affect the efficiency of converting wind speed into electrical power. With this simulation we will be able to calculate the potential power produced by wind turbines for one of the areas in North Sumatra. Basically wind turbines apply the concept of aerodynamics.62 PagesSkripsi Sarjan

    RASIONALISASI PEMIKIRAN MAULANA MUHAMMAD ALI TERHADAP AYAT-AYAT MUKJIZAT PARA NABI DALAM AL-QUR’AN (Studi Analisis Terjemahan The Holy Qur’an Karya Maulana Muhammad Ali)

    Full text link
    This study seeks to explain the rationalization of Maulana Muhammad Ali's thoughts on supernatural miracle verses. He is of the view that the miraculous verses can be rational so that they can be accepted by reason in an effort to improve people's mindsets and make it easier to understand the verses of the Qur'an. By using the thematic method (maudhu'i) and the ulumul Qur'an approach in the form of I'jaz Qur'an, this research concludes that, Maulana Muhammad Ali said that the Qur'an is indeed rational, showing how the rationality of the Qur'an is. an understanding of the miracle verses in the rationality corridor. Maulana Muhammad Ali tries to dispel the impression that the verses about the miracles of the prophets that have been conveyed by the commentators as fantastic and fairy tales, Maulana Muhammad Ali views that the miracle is not an extraordinary event that has ever happened to prove the truth of a prophet. He understands miracle verses with rational liberal theology combined with understanding the verses of the Qur'an, science and references to the Bible. In conveying his opinion he provides scientific evidence for the truth of the Qur'an, the dominant factor influencing Maulana Muhammad Ali's thinking is the social environment factor

    RASIONALISASI PEMIKIRAN MAULANA MUHAMMAD ALI TERHADAP AYAT-AYAT MUKJIZAT PARA NABI DALAM AL-QUR’AN (Studi Analisis Terjemahan The Holy Qur’an Karya Maulana Muhammad Ali)

    Full text link
    This study seeks to explain the rationalization of Maulana Muhammad Ali\u27s thoughts on supernatural miracle verses. He is of the view that the miraculous verses can be rational so that they can be accepted by reason in an effort to improve people\u27s mindsets and make it easier to understand the verses of the Qur\u27an. By using the thematic method (maudhu\u27i) and the ulumul Qur\u27an approach in the form of I\u27jaz Qur\u27an, this research concludes that, Maulana Muhammad Ali said that the Qur\u27an is indeed rational, showing how the rationality of the Qur\u27an is. an understanding of the miracle verses in the rationality corridor. Maulana Muhammad Ali tries to dispel the impression that the verses about the miracles of the prophets that have been conveyed by the commentators as fantastic and fairy tales, Maulana Muhammad Ali views that the miracle is not an extraordinary event that has ever happened to prove the truth of a prophet. He understands miracle verses with rational liberal theology combined with understanding the verses of the Qur\u27an, science and references to the Bible. In conveying his opinion he provides scientific evidence for the truth of the Qur\u27an, the dominant factor influencing Maulana Muhammad Ali\u27s thinking is the social environment factor
    corecore