156 research outputs found
Pendampingan masyarakat berbasis majelis taklim (studi pada Majelis Taklim Roja’ul Khoir Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang)
Muhammad Muhlis Faroqi (1701046041), Penelitian ini berjudul “Pendampingan Masyarakat Berbasis Majelis Taklim (Studi Pada Majelis Taklim Roja’ul Khoir Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang)”. Pendampingan masyarakat berbasis majelis merupakan pendampingan yang dilakukan dalam rangka membantu jama’ah atau masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. Salah satu yang menerapkan hal tersebut adalah Majelis Taklim Roja’ul Khoir sebagai upaya menyertakan masyarakat dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki sehingga mampu mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik. Majelis taklim sebagai salah satu bentuk pendidikan Islam non formal, mempunyai tugas membina masyarakat khususnya yang pengetahuan dan pemahaman ilmu keagamaan-Nya masih rendah. Hal unik dari majelis taklim ini adalah karena berada di perumahan yang bisa mencanangkan program sangat inovatif. Maka dari itu peneliti membuat rumusan masalah berupa: 1) Bagaimana tahapan dalam pelaksanaan pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja’ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang? 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja’ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang?.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti terlibat langsung dalam menggali data. Setelah data terkumpul peneliti menganalisis data dengan menggunakan teorinya Miles dan Hiberman, meliputi reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja’ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang menggunakan melalui beberapa tahapan yaitu: tahapan pengembangan masyarakat meliputi tahap pemaparan masalah, analisis masalah, penentuan tujuan dan sasaran, perencanaan aksi, pelaksanaan dan evaluasi. 2) Faktor pendukung pendampingan masyarakat di Majelis Taklim Roja’ul Khoir yakni, secara internal semangat jama’ah/masyarakat yang tinggi, dana, adanya mushola, sarana dan prasarana yang memadai, dan ukhwah Islamiyah. secara eksternal adanya Remaja Mushola (IRAMA AIR) dan program yang inovatif. Sementara faktor penghambat yakni, secara internal waktu, sedangkan secara ekternal adanya Covid-19
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Budaya Sekolah MIS Miftahul Khoir Rasau Jaya Kubu Raya
The purpose in this study was to provide an explanation of the implementation of school culture at MIS Miftahul Khoir and explain any Islamic education values present in the school culture of MIS Miftahul Khoir. This research used descriptive qualitative research type. In this research using qualitative method with descriptive research type. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. Data were analyzed by reducing, presenting, and drawing conclusions. The results showed that the school culture currently implemented at MIS Miftahul Khoir is a learning program to read the Qur'an, dhuha prayer in congregation, tahfidz program every day at 05.30, reading juz amma together at 06. 15, jariyah (shodaqoh) which is done every Friday, yasinan around which is done every Friday and Saturday, habituation to wear Muslim clothes in the 2nd and 4th week every Friday, every Friday of the 4th week, student guardians hold istighosah, muharrom parade and orphan compensation every new hijriyyah year, halal bi halal every 5th to 6th of Shawwal, where students are asked to visit the teacher's house, Eid al-Qurban, and other PHBI (commemoration of Islamic holidays) activities such as maulid nabi. This research not only makes a theoretical contribution to Islamic education literature but also offers relevant practical guidance to improve the quality of religious values-based education in school
Pelaksanaan tahfizh Al-Qur’an juz 30 di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas
Latar belakang penelitian ini adalah adanya santri yang giat untuk menghapal dan ada juga yang kurang termotivasi dalam menghapal al-qur’an rumusan masalah bagaimana pelaksanaan tahfizh al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas, apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tahfizh Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyahh Pondok Pesantren AlKhoir Kabupaten Padang Lawas, bagaimana upaya peningkatan dalam pelaksanaan tahfizh Al-Quran di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas. Adapun tujuan penetian ini adalah untuk mengetahui metode apa yang digunakan dalam pelaksanaan tahfizh al-Quran di Madrasah Tsanawiyahh Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas, mengetahui pelaksanaan tahfizh alQur’an di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas,dan mengetahui hasil dari pelaksanaan tahfizh Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas. Dilihat dari pendekatan analisis data penelitian ini termasuk pada penelitian kualitatif. Untuk memperoleh data, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan wawacara, kemudian pengelohan dan analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti adalah pondok pesantren Al-khoir didirikan oleh bapak khoruddin Siregar pada tahun 1990. Pelaksaaan tahfizh AlQur’an Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas, dengan testing membaca Al-Qur’an benar menghafal Al-Qur’an, mentasmig hapalan dan menyetor ayat. Kendala pelaksanaan Tahfizh Al-Qur’an Pondok Pesantren Al-Khoir Kabupaten Padang Lawas yaitu Kurang dapat mengatur waktu, lingkungan, Perhatian guru kurang, Keterbatasan waktu. Solusi dalam pelaksanaan Tahfizh Al-Qur’an Pondok Pesantren Al-Khoir yaitu ikhlas, memperbaiki ucapan dan bacaan, menentukan prentrase hafalan setiap hari, Jangan melampaui kurikulum harian hingga bagus hafalanya secara sempurna, menggunakan mushap, memahami ayatayat yang dihafal, menghafal urutan-urutan yang dihafal, mengulang dan mendengarkan hafalanya secara rutin, memperbaiki ayat-ayat yang serupa, berguru kepada yang ahli, dan memaksimalkan usia yang tepat untuk menghafal
Manajemen Website TK Al Khoir Solo
Manajemen website pada saat ini sangat diperlukan untuk meng-update informasi terkini dan memenuhi kebutuhan sekolah dalam menyebarkan informasi yang dibutuhkan masyarakat dalam memilih sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen website http://alkhoir.sch.id/ yang dikelola oleh TK Al Khoir Solo agar masyarakat dapat mendapatkan informasi tentang TK tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis interaktif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah website TK Al Khoir Solo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Al Khoir telah memiliki website pada tahun 2020, dimana penerapan website ini menjadi salah satu langkah yang paling tepat untuk mendorong kemajuan TK Al Khoir dalam mempromosikan dan menyampaikan informasi terkait sekolah kepada masyarakat luas. Dalam pengelolaan website perlu adanya pengembangan dan perhatian khusus agar informasi serta konten-konten tentang sekolah tetap ter-update, lebih menarik, lebih rinci, lengkap, variatif, dan inovatif agar semua dokumentasi kegiatan sekolah bisa masuk di website sehingga menarik perhatian peserta didik dan orang tua
ANALISA PENYEBAB PENURUNAN KINERJA KOMPRESOR TERHADAP MESIN PENDINGIN DI MV.ENERGY PROSPERITY
Muhammad Awaluddin Khoir, 50134913.T, 2018, "Analysis of the cause of the compressor performance degradation of cooling machine in MV.Energy Prosperity by using SWOT method", Diploma IV Program, Teknika, Merchant Marine Polytechnic, Advisors: Dwi Prasetro, MM, M.Mar.E, MM, M.Mar .E and Advisor II: Dodik Widarbowo, MT, M.Mar. Sailing will be able to reach its destination safely and safely if the food is well supplied, foodstuffs are the main ingredients to be aware of its existence. To maintain the quality and quantity of food on board, one of them can use the food cooling system. Refrigerator is a machine that serves to cool and preserve food. The purpose of this study is to be able to find out what influences the compressor's performance degradation of the cooling machine in MV.Energy Prosperity by using SWOT method which results in factors that may affect the compressor's performance degradation when the compressor operates and stops too often, decreases compression pressure and also the suction pressure is too low. In this study, the authors used a descriptive qualitative method using subapplication of the authors to limit factors that may affect the decrease of compressor performance to the cooling machine. After the authors make observations of the factors above can the author convey as follows. The effect of decreasing compressor performance on cooling machine is decreasing compression pressure on the compressor due to broken piston rings and worn cylinder liner wall can cause compression pressure to decrease. So that required the maintenance of a routine and well-planned degan good proes pressure perfect compression. And hopefully this thesis is useful for the compression system on the compressor in case of damage.
Keywords: Compressor, SWOT, cooling machine
PENDAMPINGAN MASYARAKAT BERBASIS MAJELIS TAKLIM ROJA’UL KHOIR GRIYA MIJEN PERMAI MIJEN KOTA SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tahapan dalam pelaksanaan pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja‟ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang serta apa saja faktor pendukung dan penghambat pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja‟ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja’ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang menggunakan melalui beberapa tahapan yaitu: tahapan pengembangan masyarakat meliputi tahap pemaparan masalah, analisis masalah, penentuan tujuan dan sasaran, perencanaan aksi, pelaksanaan dan evaluasi. 2) Faktor pendukung pendampingan masyarakat di Majelis Taklim Roja’ul Khoir yakni, secara internal semangat jama’ah/masyarakat yang tinggi, dana, adanya mushola, sarana dan prasarana yang memadai, dan ukhwah Islamiyah. secara eksternal adanya Remaja Mushola (IRAMA AIR) dan program yang inovatif. Sementara faktor penghambat yakni, secara internal waktu, sedangkan secara ekternal adanya Covid-19
Peran Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan Melalui Sektor Pertanian dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Kabupaten Tulungagung
Skripsi dengan judul “Peran Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan Melalui Sektor Pertanian dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Muhammad Miftahul Khoir Rahmatullah, NIM. 17402153027, pembimbing Muhammad Aqim Adlan, M.E.I.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya program dari pemerintah yaitu Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) tahun anggaran 2015 yang ada di Kabupaten Tulungagung yang merupakan bagian dari pelaksanaan program PNPM-Mandiri yang dilaksanakan sejak tahun 2008 yang berupa bantuan modal usaha untuk menumbuh kembangkan usaha tani sesuai dengan potensi pertanian desa sasaran. Tujuan dari program PUAP tersebut adalah untuk mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan antar wilayah dan sektor.
Fokus kajian ini diarahkan pada: 1) Profil program Pengembangan Usaha Agribisnis pedesaan (PUAP), sekaligus 2) Praktik dan realitas dari Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dalam meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer maupun sekunder yang diperoleh peneliti melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: 1) Penyelenggaraan program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) tahun anggaran 2015 di wilayah penelitian adalah sudah berjalan sesuai prosedur petunjuk teknis yang diberikan kementerian pertanian dan sudah termasuk kategori berhasil. 2) Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) tahun anggaran 2015 di wilayah penelitian masih dimanfaatkan untuk usaha simpan pinjam saja. Pendapatan yang didapat petani sedikit meningkat dibandingkan sebelum menggunakan dana pinjaman program PUAP. Petani juga sangat dimudahkan dalam fasilitas pinjaman modal sehingga modal pribadi yang dikeluarkan petani relatif sedikit, sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan yang lain. Teknik cara pengelolaan usaha tani yang dimiliki petani juga sangat berpengaruh dalam peningkatan produktifitas dan pendapatan petani, sehingga peran penyuluh pertanian juga sangat penting dalam mendampingi petani dalam mengelola usaha taninya.
Kata Kunci: Program PUAP, Sektor Pertanian, Pendapatan Petan
DAKWAH BIL-KHOIR DI ERA DIGITAL PENYAMPAIAN AJARAN ISLAM HABIB BAHAR BIN SMITH DALAM MEMBINA AKHLAK REMAJA
Skripsi berjudul “Dakwah Bil-Khoir Di Era Digital Penyampaian Ajaran Islam Habib Bahar Bin Smith Dalam Membina Akhlak Remaja” ditulis oleh Muhammad Farihul Rifqi. NIM: 126311202054. Program Studi Manajemen Dakwah,Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Skripsi: Pembimbing Dr. Bobby Rachman Santoso S.Sos, M.S.I
Dakwah mempunyai peran dalam pembinaan Akhlak umat manusia. Hal ini dapat dilihat dari faktor penting yang paling kuat dalam menentukan kemauan dan kegiatan yang tidak kenal lelah dari para Da’i. Upaya pembinaan akhlak pada remaja dalam hal ini sangat dibutuhkan dengan strategi dan implementasi yang tepat sasaran dan akurat untuk membuat kebijakan atau kegiatan yang mengenalkan karakter Islami yang berakhlakul karimah. Juru dakwah (Da’i) dalam hal ini, dituntut untuk dapat memahami situasi dan kondisi masyarakat yang terus mengalami perubahan baik secara kultural maupun sosial-keagamaan agar karakter tersebut dapat diterima baik di masyarakat. Salah satu cara yang dapat membina akhlak remaja dengan memanfaatkan dakwah bil-khoir di era digital pada kajian ajaran Islam terhadap pembinaan akhlak remaja.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pendekatan dakwah bil-khoir yang diterapkan oleh habib bahar bin smith dalam membentuk akhlak remaja di era digital dan untuk mengetahui tantangan dan peluang yang dihadapi dalam menyebarkan ajaran islam melalui media sosial dan platform digital dengan metode dakwah yang diterapkan oleh habib bahar bin smith.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan spesifikasi fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, informasi ,observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menghidupkan kembali kegiatan dakwah agar kalangan remaja di era digital ini semakin baik tidak ikut dengan pekebangan zaman yang semakin merusak di remaja sekarang ini mereka melakukan beberapa cara dakwah diantaranya melakukan melakukan dakwah di media sosial ini remaja, aktivitas dakwah di media sosial ini agar kalangan remaja mudah dengan mengasesnya serta melakukan dakwah dengan hal sifatnya untuk mempermudah para remaja.
Adapun problematika yang dihadapi yakni berlebihan dalam bersosial media, tuntutan ekonomi, kenakalan remaja, dan perbedaan kultur psikologis. Urgensi kesadaran beragama remaja terhadap pengembangan dakwah sangat penting dalam konteks memperkuat kehidupan beragama dan di media sosial ini untuk mengarahkan remaa dengan masadepan yang lebih baik di padang oleh masyarakat. Melalui keteladanan dalam berdakwah, pengembangan solidaritas, menjaga kewajiban muslim, dan juga bisa di andalkan kedepannya.
Kata kunci: dakwah, bil-khoir, era digital
Metode terjemah al-Qur’an Ustadz Muhammad Idris Nasution
Al-Qur'an diturunkan menggunakan bahasa arab dan merupakan risalah Allah untuk seluruh umat manusia. Mayoritas umat Islam di seluruh dunia tidak semua mengerti bahasa Arab, yang menjadikan salah satu faktor alasan yang menghalangi seorang muslim tidak bisa memaknai dan memahami isi kandungan dalam al-Qur'an. Terjemahan al-Qur'an merupakan salah satu opsi bagi yang tidak memahami bahasa Arab, sehingga memudahkan seorang Muslim dalam menggali kandungan hikmah al-Qur’an. Salah satu yang membahas terjemah al-Qur’an adalah kajian terjemah oleh ustadz Muhammad Idris Nasution. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah tentang bagaimana metode terjamah al-Qur’an ustadz Muhammad Idris Nasution dan bagaimana respon jama’ah kajian terjemah ustadz Muhammad Idris Nasution. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode terjamah al-Qur’an ustadz Muhammad Idris Nasution dan mengetahui respon jama’ah kajian terjemah ustadz Muhammad Idris Nasution.
Terjemah al-Qur’an terbagi dalam dua macam, terjemah Harfiyyah, yaitu memindahkan suatu isi ungkapan dari suatu bahasa ke bahasa yang lain, dengan mempertahankan bentuk dan urutan kata dan susunan kalimat aslinya. Dan terjemah Maknawiyah atau Tafsiriyyah, yaitu mengungkapkan makna/ maksud perkataan atau kalimat dengan menggunakan bahasa lain tanpa terikat dengan mufrodat (kosa kata) dan tartib (susunan kata).
Jenis penelitian yang peneliti pakai adalah jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif, yang mengumpulkan data dengan cara observasi, interview atau wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpul data menggunakan teknk, wawancara, observasi, dokumentasi kemudian dianalisis dengan cara berfikir induktif, teknik keabsahan data, analisis data, triangulasi dan penarikan kesimpulan.
Setelah memperoleh data, maka hasil penelitian menunjukkan metode yang digunakan dalam kajian terjemah ustadz Idris adalah metode Harfiyyah. Hal ini bertujuan membantu jama’ah untuk memahami dasar-dasar struktur terjemahan sebelum beralih ke terjemahan yang lebih sempurna. Setelah jama’ah sudah paham, jama’ah bisa menerjemahkannya dengan menyesuaikan dengan bahasa setempat. Sedangkan respon jama’ah kajian terjemah ustadz Idris merespon positif dengan adanya kajian ini. Karena pengajaran ustadz Idris yang mudah dipahami dan mengerti, khusunya bagi jama’ahnya yang sudah berumur paruh bay
STRATEGI KAJIAN ISLAM PADA LANSIA DI MAJLIS TA’LIM DAKWATUL KHOIR DESA SALE KECAMATAN SALE KABUPATEN REMBANG
Proses pendidikan Islam berlangsung sepanjang hayat. Ini dapat dipahami dari hadits Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan pada umat muslim untuk untuk menuntut ilmu dari sejak buaian ibu sampai keliang kubur. Hal ini menjelaskan bahwa menurut konsep pendidikan menurut Islam tidak mengenal batas umur dan terus berlangsung sepanjang hayat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui materi yang dikaji bagi lansia di majlis taklim dakwatul khoir Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang, untuk mengetahui strategi kajian Islam yang digunakan di Majlis taklim dakwatul khoir Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung di majlis taklim dakwatul Khoir Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang. Informan dalam penelitian ini didapatkan dari dari para lansia majlis taklim dakwatul khoir Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang dan para tenaga didik (ustadz maupun ustadzah ), yang telah dipilih dan diwawancarai secara mendalam untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam penelitian ini yang kemudian peneliti analisa untuk mendapatkan hasil penelitian tersebut. Dari hasil penelitian tersebut yang dilakukan peneliti terhadap majlis taklim dakwatul khoir Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang ini dapat diketahui bahwa materi yang dikaji adalah Alqur‟an, kitab mar‟atus sholihah, kitab masaailunnisa, kitab ibriz, kitab lubabul hadits, kitab fiqih, dan fasholatan. Metode yang digunakan dalam majlis taklim tersebut adalah “sema‟an” Alqur‟an dan kajian kitabnya dengan strategi mendengarkan dari ustadz (jiping). Adapun Faktor penghambatnya yaitu kondisi fisik lansia yang lemah dan mudah sakit. faktor pendukung majlis taklim tersebut adalah semangat dari para lansia dan kesadaran lansia akan pentingnya ilmu agama
- …
