1,721,526 research outputs found

    IDEA FALSAFAH SEJARAH IBNU KHALDUN DALAM ANALISIS PEMBINAAN DAN PERKEMBANGAN KERAJAAN UTHMANIYAH OLEH MUHAMMAD JAMIL BAYYUHUM

    Full text link
    Ibnu Khaldun merupakan seorang tokoh yang utama dalam wacana soal sejarah, peradaban, falsafah sejarah, sosiologi dan yang seumpama dengannya. Menerusi karya besarnya, al-Muqaddimah, para pengkaji dan sejarawan selepas beliau telah mendapat pelbagai manfaat menerusi cetusan-cetusan idea, konsep dan teori berkenaan dengan kehidupan manusia. Antara pengkaji dan sejarawan yang turut memanfaatkan karya al-Muqaddimah ini ialah Muhammad Jamil Bayyuhum. Beliau merupakan seorang pengkaji dan sejarawan yang berasal dari Lubnan yang hidup di dua kurun yang berbeza; akhir kurun ke-19M dan kurun ke-20M. Muhammad Jamil Bayyuhum juga merupakan seorang penulis yang produktif. Menulis sebanyak 23 buah karya berkaitan sejarah dan isu-isu di Dunia Arab melayakkan beliau digelar sebagai al-Mufakkir al-Kabir (Pemikir Besar). Salah satu karya penting yang ditulis oleh beliau berjudul Falsafah al-Tarikh al-‘Uthmani. Ia terdiri daripada dua jilid. Jelas pada judulnya bahawa karya ini berkenaan sejarah kerajaan Uthmaniyah. Jilid yang pertama diterbitkan pada tahun 1925 memfokuskan kepada era pembinaan, perkembangan dan kegemilangan kerajaan Uthmaniyah. Manakala jilid yang kedua pula diterbitkan pada tahun 1945 berkisarkan sebab-sebab kejatuhan kerajaan ini. Kajian berteraskan kepada tiga objektif iaitu memaparkan idea falsafah sejarah Ibnu Khaldun yang terkandung di dalam al-Muqaddimah, menjelaskan idea falsafah sejarah Muhamamd Jamil Bayyuhum yang terkandung di dalam Falsafah al-Tarikh al-‘Uthmani jilid pertama dan menilai sejauh mana analisis yang telah dilakukan oleh Muhammad Jamil Bayyuhum selari dengan idea falsafah sejarah Ibnu Khaldun. Dari segi metodologi, kajian ini berbentuk kualitatif yang menggunakan pendekatan kajian sejarah dan analisis dokumen. Data-data yang dikaji itu adalah bersumberkan dua rujukan utama iaitu karya al-Muqaddimah dan Falsafah al-Tarikh al-‘Uthmani jilid pertama. Ia bermula dengan proses pembacaan, penganalisisan dan pensintesisan maklumat-maklumat yang memiliki ciri-ciri untuk dianggap sebagai suatu idea daripada kedua-dua karya tersebut. Fokusnya adalah berkaitan dengan falsafah sejarah. Kajian ini juga turut disokong oleh karya-karya turath dan kontemporari. Hasil kajian mendapati bahawa daripada lima idea falsafah sejarah yang diutarakan oleh Ibnu Khaldun, tiga daripadanya telah diaplikasikan dengan baik oleh Muhammad Jamil Bayyuhum

    Pendidikan karakter perspektif tasawuf Syekh Muhammad Jamil Jaho

    No full text
    Manusia sebagai objek pendidikan memiliki dua unsur, yaitu unsur jasmani dan rohani. Pendidikan seharusnya mampu untuk mengakomodir kedua unsur ini. Sebagai upaya dalam mengakomodir kedua unsur manusia, pendidikan berbasis tasawuf memiliki ruang dan potensi untuk menjawab hal ini, karena tasawuf hadir dengan menitikberatkan ajarannya pada pembentukan karakter murid pada aspek lahiriah dan batiniah. Tasawuf sepanjang ribuan tahun silam telah berjasa dalam pengembangan moral dan spiritual Islam, termasuk di Indonesia. Tokoh-tokoh tasawuf berperan besar dalam penyebaran Islam di Nusantara. Karena kelembutan dan kelenturan pendidikan tasawuf yang dikenalkan oleh tokoh-tokoh sufi menjadikan Islam berhasil masuk ke Indonesia tanpa catatan pertumpahan darah. Tokoh-tokoh sufi mewakili setiap kepulauan di bumi Nusantara, termasuk di Minangkabau. Salah seorang ulama Minangkabau yang telah berjasa mengembangkan pendidikan berbasis tasawuf adalah Syekh Muhammad Jamil Jaho melalui karyanya kitab Tadhkirah Al-Qulüb fi Muraqabah Allam Al-Ghuyüb. Buku ini merupakan kajian dan analisis terhadap karya Syekh Muhammad Jamil Jaho kitab Tadhkirah Al-Qulüb fi Muraqabah Allam Al-Ghuyüb sebagai perspektif pendidikan sufistik yang kemudian dipahami dalam kerangka pendidikan karakter yang dikembangkan di Indonesia

    Idea falsafah sejarah Muhammad Jamil Bayyuhum: analisis terhadap karya falsafah alTarikh al-‘Uthmani / Muhammad Alif Fitri Abdul Halim and Ermy Azziaty Rozali

    Full text link
    Terdapat dua kategori sejarawan yang menulis sejarah. Sejarawan yang hanya menukilkan naratif sesuatu sejarah dan sejarawan yang bukan sahaja menukilkan naratif sesuatu sejarah bahkan turut menganalisa dan mentafsirkannya. Hanya seorang sejarawan yang progresif boleh dikatakan memiliki ciri-ciri kategori yang kedua. Hal ini disebabkan oleh keupayaan yang dimilikinya untuk menjadikan sejarah itu ‘berfungsi’ untuk dijadikan sebagai iktibar dan pengajaran buat generasi yang akan datang. Muhammad Jamil Bayyuhum merupakan sejarawan Lubnan yang mengaplikasikan falsafah sejarah sebagai satu pendekatan analisis beliau. Justeru, kajian ini berobjektifkan dua perkara iaitu pertama, untuk mengetahui bagaimanakah proses pensintesisan idea falsafah sejarah Muhammad Jamil Bayyuhum daripada karyanya Falsafah al-Tarikh al-‘Uthmani. Kedua, huraian bagi setiap idea falsafah sejarah yang telah dikeluarkannya. Kajian ini menggunakan kaedah kualitatif dan menggunakan reka bentuk kajian teks daripada karya Falsafah al-Tarikh al-‘Uthmani sebagai sumber utama disamping sokongan fakta daripada sumber sekunder yang berkaitan. Teknik penganalisisan data pula menggunakan teknik analisa kandungan

    INTERJEKSI DALAM BAHASA JERMAN MENURUT DUDEN GRAMMATIK BAND 4 DAN DEUTSCHE GRAMMATIK

    Full text link
    ABSTRACT MUHAMMAD JAMIL. 2020. Interjection in German according to Duden Grammatik Band 4 and Deutsche Grammatik. A scientific thesis to obtain the title Sarjana Pendidikan, Jakarta: German language education of the Faculty of Language and Art of the Universitas Negeri Jakarta. The aim of this scientific thesis is to describe the interjection and to identify their similarities and differences according to Duden Grammatik Band 4 and Deutsche Grammatik. The result of the description shows that interjections function as the expression of emotion and the invitation that generates the expression of more spontaneous and reactive emotions. The similarity of the interjections between Duden Grammatik Band 4 and Deutsche Grammatik are Pfui! (Ekel), Hurra! (Freude), Au! (Schmerz), Uh! (Furcht / Angst), Oho! / Hoho! (Verwunderung), and Ätsch! (Spott). The other similarity is Pst! dan Hallo!. The difference of the interjections is divided based on function, form (Duden Grammatik Band 4) and context (Deutsche Grammatik). As well as the interjection can have several meanings, the meaning is known based on the intonation and the sentence context. From the result of the description it can be summarized that there are similarities and differences from the interjections between Duden Grammatik Band 4 and Deutsche Grammatik. Keywords : interjection, Duden Grammatik Band 4 and Deutsche Grammatik. ABSTRAK MUHAMMAD JAMIL. 2020. Interjeksi dalam Bahasa Jerman menurut Duden Grammatik Band 4 dan Deutsche Grammatik. Makalah Komprehensif, Jakarta: Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Makalah Komprehensif ini bertujuan untuk mendeskripsikan interjeksi, serta mengidentifikasi persamaan dan perbedaan interjeksi dalam bahasa Jerman menurut Duden Grammatik Band 4 dan Deutsche Grammatik. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan, interjeksi berguna untuk menyatakan perasaan dan juga permintaan yang menghasilkan ekspresi emosi yang lebih spontan dan reaksional. Persamaan interjeksi antara Duden Grammatik Band 4 dan Deutsche Grammatik, yaitu Pfui! (Ekel), Hurra! (Freude), Au! (Schmerz), Uh! (Furcht / Angst), Oho! / Hoho! (Verwunderung), dan Ätsch! (Spott). Selain itu terdapat persamaan yang lain, yaitu Pst! dan Hallo!. Adapun perbedaan interjeksi, yaitu pembagian interjeksi yang berdasarkan fungsi dan bentuk interjeksi (Duden Grammatik Band 4) serta berdasarkan konteks (Deutsche Grammatik). Lalu sebuah interjeksi juga bisa memiliki lebih dari satu makna yang berdasarkan intonasi nada dan konteks kalimat. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan interjeksi antara Duden Grammatik Band 4 dan Deutsche Grammatik. Kata kunci : Interjeksi, Duden Grammatik Band 4 dan Deutsche Grammatik

    PENGARUH PROGRAM KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA (K3) DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. INDOJAYA AGRINUSA KAMPAR

    Full text link
    ABSTRAK PENGARUH PROGRAM KESELAMATAN, KESEHATAN (K3) DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT INDOJAYA AGRINUSA KAMPAR MUHAMMAD JAMIL Penelitian ini dilakukan pada PT Indojaya Agrinusa Kampar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Program Keselamatan, Kesehatan (K3) Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Indojaya Agrinusa Kampar, baik secara parsial maupun simultan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian PT Indojaya Agrinusa Kampar sebanyak 84 orang. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh atau sensus. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode Wawancara dan Kuisioner kemudian diuji dengan metode analisis data menggunakan SPSS. Untuk metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif-kuantitatif, yaitu analisa yang bertujuan mengubah kumpulan data mentah menjadi bentuk yang mudah dipahami dalam bentuk informasi yang lebih ringkas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Keselamatan, Kesehatan kerja (K3) berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT Indojaya Agrinusa Kampar. Stres kerja secara parsial berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Indojaya Agrinusa Kampar. Secara simultan Program Keselamatan, Kesehatan (K3) Dan Stres Kerja memiliki pengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT Indojaya Agrinusa Kampar. Besar pengaruh Program Keselamatan, Kesehatan (K3) Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Indojaya Agrinusa Kampar ditunjukkan dengan koefisien determinasi sebesar 0,627%. Hal ini menunjukkan bahwa 62,7% Kinerja karyawan di pengaruhi oleh Keselamatan, Kesehatan (K3) dan Stres kerja dan sisanya sebesar 0,636 atau 63,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) Dan Stres Kerja, Kinerja Karyawa

    Telaah Maslahat Mediasi Perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau

    Full text link
    ABSTRAK Muhammad Jamil (2022): Telaah Maslahat Mediasi Perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau Provinsi Riau berada pada urutan ke-8 di Indonesia tentang tingginya angka perceraian pada tahun 2021. Perceraian dapat terjadi pada semua kalangan tidak tertutup kemungkinan terjadi pada Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga menjadi dasar untuk melakukan penelitian ini dengan menelaah aturan mediasi dengan pendekatan maslahat. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini, bagaimana perkembangan dan kondisi perceraian yang terjadi dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau?; Apa faktor penyebab tingginya tingkat perceraian dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau?; dan Bagaimana relevansi ketentuan aturan mediasi perceraian dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), menggunakan pendekatan yuridis dengan teori maslahat, berlokasi di empat Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau (Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis). Adapun hasil penelitian ini: Pertama, berdasarkan fakta dilapangan bahwa meningkatnya angka perceraian dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau. Kedua banyak faktor penyebab tingginya angka perceraian tersebut diantaranya: terjadinya perselisihan secara terus menerus, perselingkuhan, gaya hidup, kekerasan dalam rumah tangga dan ekonomi. Ketiga, pemerintah telah melakukan upaya untuk menurunkan angka perceraian dengan mengeluarkan aturan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Mediasi di lingkungan Pengadilan Agama namun belum berjalan dengan baik, aturan tersebut bersifat umum untuk semua kalangan sehingga merugikan kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bercerai karena mamakan waktu yang lama dalam proses mediasi, penulis menemukan kebijakan dan konsep tentang prose mediasi ASN untuk dapat disumbangkan pada Mahkamah Agung dalam upaya penyempurnan PERMA No. 1 Tahun 2016, yakni pemerintah daerah menunjuk tim mediator khusus untuk menangani kasus perceraian ASN. Kata Kunci: Maslahat, Mediasi, Aparatur Sipil Negara (ASN)

    APPENDIX_D – Supplemental material for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review

    No full text
    Supplemental material, APPENDIX_D for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review by Muhammad Jamil, Saima Rafique, Aqib Mashood Khan, Hussien Hegab, Mozammel Mia, Munish Kumar Gupta and Qinghua Song in Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part H: Journal of Engineering in Medicine</p

    APPENDIX_B – Supplemental material for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review

    No full text
    Supplemental material, APPENDIX_B for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review by Muhammad Jamil, Saima Rafique, Aqib Mashood Khan, Hussien Hegab, Mozammel Mia, Munish Kumar Gupta and Qinghua Song in Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part H: Journal of Engineering in Medicine</p

    APPENDIX_C – Supplemental material for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review

    No full text
    Supplemental material, APPENDIX_C for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review by Muhammad Jamil, Saima Rafique, Aqib Mashood Khan, Hussien Hegab, Mozammel Mia, Munish Kumar Gupta and Qinghua Song in Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part H: Journal of Engineering in Medicine</p

    APPENDIX_E – Supplemental material for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review

    No full text
    Supplemental material, APPENDIX_E for Comprehensive analysis on orthopedic drilling: A state-of-the-art review by Muhammad Jamil, Saima Rafique, Aqib Mashood Khan, Hussien Hegab, Mozammel Mia, Munish Kumar Gupta and Qinghua Song in Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part H: Journal of Engineering in Medicine</p
    corecore