180 research outputs found

    Analisis Pemikiran Ekonom Islam pada Masa Kontemporer: (Muhammad Nejatullah Siddiqi, Umer Chapra, Syed Nawab Haidar Naqvi)

    No full text
    This journal discusses contemporary Islamic economic thought through an in-depth analysis of three key figures: Muhammad Nejatullah Siddiqi, Umer Chapra, and Syed Nawab Haidar Naqvi. Islamic economics, based on Sharia principles, offers an alternative to secular economic systems that often focus solely on material profit. Siddiqi emphasizes the importance of a fair and sustainable Islamic financial system, focusing on the fulfillment of individuals' basic needs, justice in production and distribution, and the implementation of zakat in public finance. Chapra, as a pioneer of Islamic economics, proposes a principle of freedom balanced with responsibility, as well as the importance of socioeconomic reconstruction to achieve welfare. Meanwhile, Naqvi highlights the role of government in ensuring distributive justice and the elimination of riba. Through a qualitative descriptive approach, this research provides insights into the contributions of these three thinkers to the development of Islamic economic theory in the contemporary era

    COMPENSATION MANAGEMENT OF EDUCATION

    No full text
    The objectives of this research are to describe the compensation management in District Government of KutaiKartanegara that consists of planning compensation management, organizing compensation management, actuating compensation management, and controlling compensation management.The findings indicate that (1) Compensation management plan formulates the objectives and requirements that is to arrange employees, motivate improve performance, improve prosperity and spur and improve productivity and quality in providing services to the community and improve the orderly administration of local finance. (2) In Organizing, Procedure for the payment of additional income shall be made monthly, the procedure and the payment mechanism according to the prevailing laws and regulations. (3) Implementation of compensation management are the ongoing compensation process and compensation practice is provided. Requirements to be fulfilled by the employee in compensation (4) Control and evaluation shall be performed by each Regional Device Work Unit (SKPD) for employees through performance and attendance performance to identify the beneficiary in accordance with the data provided by each Regional Device Work Unit (SKPD) Keywords:Compensation, Management, Organization, Controllin

    TEKNIK FRAME BY FRAME DALAM PENGGARAPAN FILM ANIMASI 2 DIMENSI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

    No full text
    Teknologi saat ini sangat berpengaruh dalam perkembangan industri perfilman terutama film animasi 2D maupun 3D. Hal ini terlihat dari banyaknya stasiun televisi swasta yang menayangkan animasi. penciptakan sebuah film anamiasi sebagai media pembelajaran mengenai keutamaan Q.S Al-Ikhlas.film animasi ini berlandaskan anak-anak yang gemar animasi dan Keterbatasan kemampuan siswa ditingkat sekolah dasar mengharuskan guru menggunakan media bantu agar dapat memahami materi yang disampaikan. penggunaan karakter yang disajikan dalam film animasi ini yaitu menggunakan aplikasi zepeto yang dimana aplikasi ini cukup viral dan digemari anak-anak, dari uraian diatas munculah gagasan membuat film animasi 2 D dengan konten keutamaan Q.S Al-Ikhlas. Rumusan masalah yang terdapat dalam penciptaan ini adalah mengetahui konsep dalam pembuatan karya film animasi 2D sebagai medai pembelajaran, proses pembuatan film animasi 2 D sebagai media pembelajaran, serta menganalisis visual bentuk film animasi 2D menggunakan metode analisis tele film. Tahapan proses pembuatan animasi 2D dibuat dengan menggunakan program Adobe Flash Profesional CC 2015, Adobe Audition CC 2018, dan Corel Video Studio 2018 dengan membaginya menjadi tiga tahapan yaitu Pra Produksi, Produksi, dan Pasca Produksi.visualisasi film animasi 2D ini dibuat dengan sedemikian rupa dengan memperhatikan prinsip-prinsip dasar animasi dan sinematografi. Film animasi ini sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran PAI untuk anak Sekolah Dasar kelas IV dan penulis berharap semoga film ini dapat dijadikan media pembelajaran dalam mata pelajaran PAI mengenai keutamaan Q.S Al-Ikhlas. Penulis juga berharap semoga animator-animator di indonesia bisa mengembangkan animasi sebagai media pembelajaran. Kata kunci : animasi, film animasi, film animasi 2 D, media pembelajaran, Q.S Al- Ikhlas.   ABSTRACT ISWAN DIASA, 2019. FRAME BY FRAME TECHNIQUE IN THE IMPLEMENTATION OF TWO DIMENSIONALS ANIMATION FILM AS A LEARNING MEDIUM Current technology is very influential in the development of the film industry, especially 2D and 3D animated films. This can be seen from many private television stations that broadcast animation. The creation of an animated film as a learning medium about the primacy of Q.S Al-Ikhlas. This animated film is based on children who love animation and the limited ability of students at the elementary school level requires teachers to use assistive media in order to understand the material presented. The use of characters presented in this animated film is to use the zepeto application, where the application is quite viral and favored by children, from the above description comes the idea of making 2D animated films with the content of the virtues of Q.S Al-Ikhlas. The formulation of the problem contained in this creation is to know the concepts in making 2D animated films as a learning model, the process of making 2D animated films as learning media, and analyzing the visual form of 2D animated films using tele film analysis methods. The stages of the 2D animation manufacturing process are made using the Adobe Flash Professional CC 2015 program, Adobe Audition CC 2018, and Corel Video Studio 2018 by dividing it into three stages namely Pre-Production, Production, and Post Production. This 2D animated film visualization is made in such a way as to pay attention to the basic principles of animation and cinematography. This animated film is a learning media for religion subjects for 4th grade elementary school students and the author hopes that this film can be used as a learning media in PAI subjects regarding the primacy of Q.S Al-Ikhlas. The author also hopes that animators in Indonesia can develop animation as a learning medium. Keywords: Animation, Animated Films, 2D Animated Films, Learning Media, Q.S Al-Ikhlas

    Tradisi Mappatamma’ Mangaji pada Masyarakat di Desa Lapeo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar

    No full text
    Skripsi ini adalah studi tentang tradisi Mappatamma’ mangaji pada masyarakat di desa Lapeo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Pokok permasalahan adalah yaitu: Bagaimana sejarah awal tradisi Mappatamma’ ?, Bagaimana tata cara pelaksanaan tradisi Mappatamma’ mangaji pada masyarakat di desa Lapeo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar ?, dan apa makna simbolis dari tradisi Mappatamma’ mangaji pada masyarakat di desa Lapeo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar ?. Oleh karena jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau Field Researct maka peneliti menggunakan metode yang bersifat deskriptif-kualitatif dalam menggungkapkan fakta tentang tradisi mappatamma’ mangaji pada masyarakat di desa Lapeo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Untuk menganalisis fakta tersebut peneliti menggunakan pendekatan sejarah, sosiologi, antropologi, dan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya mappatamma’ di daerah ini bermula pada masa masa puang I Joleng yang menjadi kadi pertama di kerajaan Balanipa Mandar sekitar abad ke XVII M. Tradisi ini awalnya dirayakan bertepatan dengan maulid Nabi Muhammad Saw yaitu pada tanggal 12 rabiul awal dan perayaannya bisa dilakukan di masjid maupun di rumah masing-masing. Seiring berjalannya waktu, perayaan ini bisa dilaksanakan kapanpun. Tergantung kepada kesiapan masyarakat khususnya bagi mereka yang telah menamatkan Al-Qurannya (anak yang khatam Al-Quran). Tujuan dari perayaan ini adalah untuk memberikan motivasi dan spirit kepada generasi muda untuk senantiasa mengamalkan dan mempelajari ayat ayat suci AlQuran dan menjadi salah satu implementasi bentuk syiar Islam pada zaman kerajaan. Mappatamma` bentuk apresiasi budaya masyarakat Mandar yang tinggi terhadap nilai-nilai ke-Islaman dan cermin betapa masyarakat kita arif dan santun mempertemukan dengan apik antara agama dan tradisi. Pearayaan ini berlangsung pada pagi hingga sore hari. Malam sebelumnya, rumah-rumah warga, yang putranya mengikuti acara khatam, sudah diramaikan suara orang-orang yang membacakan ayat-ayat suci Al Quran, lagu-lagu kasidah, dan tetabuhan rebana. Alunan syahdu itu terdengar sejak waktu shalat isya hingga menjelang pagi

    KEWENANGAN PARTAI POLITIK TERHADAP PAW ANGGOTA DPR RI HUBUNGANNYA DENGAN SISTEM PROPORSIONAL TERBUKA DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji wewenang partai politik dalam mekanisme pelaksanaan pemberhentian antar waktu terhadap anggota DPR hubungannya dengan hasil pemilu dalam sistem proporsional terbuka. Jenis penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukan bahwa, wewenang partai politik dalam melakukan penggantian antar waktu terhadap anggota DPR dapat ditemukan dalam UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, UU NoUU No. 17 Tahun 2014 tentang MD3 sebagaimana sudah diubah menjadi UU No. 13 tahun 2019, UU No. 7 tahun 2017 dan Peraturan KPU No. 6 tahun 2017. Relasi kewenangan partai politik terhadap penggantian antar waktu dengan hasil pemilu melalui sistem proporsional terbuka merupakan sebuah ancaman penting bagi hasil pemilu karena kemampuan partai politik dalam melakukan politisasi dan mendominasi kepentingan dengan melakukan penggantian kepada anggota DPR RI yang dianggap tidak merepresentasikan kepentingan partai politik. Bahkan kehendak rakyat dapat dimanipulasi dengan kewenangan tersebut

    Pengaruh Pemakaian Difa Soil Stabilizer Terhadap Daya Dukung Tanah Lempung Untuk Konstruksi Jalan

    No full text
    Abstrak Tujuan penelitian adalah melihat pengaruh penambahan bahan difa soil stabilizer terhadap daya dukung dan potensi pengembangan tanah lempung. Tanah lempung berasal dari Lampung Selatan, dibagi menjadi lima variasi penambahan bahan tambah: variasi 1 (tanah asli), variasi 2 (tanah asli ditambah 8% semen dan 0% difa), variasi 3 (tanah asli ditambah 4% semen dan 3% difa), variasi 4 (tanah asli ditambah 6% semen dan 3% difa) dan variasi 5 (tanah asli ditambah 8% semen dan 3% difa). Untuk pengujian CBR, setiap variasi diberikan empat perlakuan yaitu pemeraman empat hari, pemeraman tujuh hari, pemeraman 14 hari, dan pemeraman empat hari dilanjutkan perendaman empat hari. Sedangkan untuk pengujian potensi pengembangan, benda uji direndam selama empat hari sebelum dilakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan penambahan difa soil stabilizer meningkatkan nilai CBR tanpa atau dengan rendaman untuk semua perlakuan dan menurunkan potensi pengembangan lempung. Dengan demikian dapat mengurangi ketebalan lapisan pondasi struktur perkerasan jalan. Kata kunci: difa soil stabilizer, sifat mekanik, stabilisasi, tanah lempung.  Abstract The objective of this study was to investigate the effect of difa soil stabilizer on the bearing capacity and swell potential of clay. The clay was divided into five variations: variation 1 (clay only), variation 2 (clay plus 8% cement and 0% difa), variation 3 (clay plus 4% cement and 3% difa), variation 4 (clay plus 6% cement and 3% difa) and variation 5 (clay plus 8% cement and 3% difa). For the CBR test, each variation was given four treatments, namely four-day curing, seven-day curing, 14-day curing, and four-day curing followed by four-day soaking. As for the swell potential test, the specimens were soaked for four days before testing. The results showed that the addition of difa soil stabilizer increased the CBR value without or with soaking for all treatments and decreased the clay swell potential, thereby reducing the thickness of the foundation layer of the pavement structure. Keywords: clay, difa soil stabilizer, mechanical characteristics, stabilizatio

    Hubungan Batas Cair dan Plastisitas Indeks Tanah Lempung yang Distabilisasi dengan ISS 2500Terhadap Nilai Kohesi pada Uji Geser Langsung dan Uji Tekan Bebas

    No full text
    Along with the times, human need a better means and facilities. This make human have no choicebut to build a building or civil structure upon improper area, for example, build it on clay area.The clay is a cohesive soil which often undergoing a swelling-shrinking event in its subgrade. So,it needed to to carried out the stabilization, one of which is using ISS 2500, and research of liquidlimit and plasticity index to know about their relationship with its cohesion in-depth study.Thesample was taken from Margakaya village and Palputih village, District of Jati Agung, SouthLampung and Blimbing Sari village, District of Jabung, East Lampung. The soil tested at originalcondition and mixed by ISS2500 with three variation of mixture, that is at 0,6 ml, 0,9 ml, and 1,2ml. Mixing is conducted based on optimum moisture content of each kind of soil. Mechanicaltesting which is unconfined compressive test and direct shear test, using three sample for everysoil and every mixture variation.Test result show that the more volume of solution added into soil1, soil 2 and soil 3, then it will increase value of soil cohesion (c), maximum stress (qu). Mixing ofthe ISS 2500 resulted liquid limit (LL) of clay be between 42% - 47% .Keywords: cohesion, direct shear test, liquid limit, plasticity index, unconfined compressive tes

    Hubungan Batas Cair dan Plastisitas Indeks Tanah Lempung yang Disubstitusi Pasir Terhadap Nilai Kohesi Tanah pada Uji Direct Shear

    No full text
    The Clay has a low shear force properties, large density, small permeability coefficient and has alow bearing capacity. To increase the bearing capacity of the clay can be used a mixture of sand.In this study, the test is done by using the Direct Shear test, which will be a reference in relation ofliquid limit and plasticity index to the value of cohesion (c) of each soil sample that has beensubstituted with sand.Soil samples used an original soil samples and disturbed soil of clay that comes from threelocations: the area Margakaya Jati Agung South Lampung, Palputih Karang Anyar SouthLampung , and Belimbing Sari Jabung East Lampung. Clay will be mixed with sand No.40 sieve(0.43 mm) in accordance with the required percentage of the variation in sand content of 0%, 5%,10%, and 15%.Based on AASHTO classification system, the three of soil include to the class of ordinary clay soilup to bad as subgrade material. The addition of sand mixture into three types of clay causingdecreased shear strength. The greater the addition of sand content, then the value of cohesion (c),liquid limit and plasticity index of the soil will decrease and shear angle will increase.Keywords : shear strength, Atterberg limits, Clay, Sand
    corecore