12 research outputs found

    PERAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT SMART DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BACA MASYARAKAT KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Hulaimi, Muhammad. 2015. Peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam Mengembangkan Minat Baca Masyarakat Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Roekhan, M. Pd (II) Drs. Dwi Sugianto, M. Pd   Kata Kunci : taman bacaan masyarakat, minat baca   Taman bacaan masyarakat (TBM) merupakan lembaga yang menyediakan berbagai jenis bahan belajar, sebagai tempat penyelenggarakan pembinaan kemampuan membaca dan belajar. Minat baca adalah keinginan untuk menguasai bahan bacaan dalam menambah kompetensi diri dan mampu diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Skripsi ini membahas Peran Tama Bacaan Masyarakat Smart dalam Mengembangkan Minat Baca Masyarakat Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) minat baca masyarakat di sekitar Taman Bacaan Masyarakat Smart, (2) peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam mengembangkan minat baca masyarakat, (3) kendala yang dihadapi dalam mengembangkan minat baca masyarakat,. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan instrumen wawancara, instrumen observasi, dan instrumen dokumentasi dalam pengumpulan data. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa minat baca masyarakat di sekitar Taman Bacaan Masyarakat Smart masih terbilang sedang. Peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam mengembangkan minat baca masyarakat masih belum maksimal. Kendala dari dalam Taman Bacaan Masyarakat Smart meliputi  kurangnya integritas pengelola dalam bacaan dalam mengembangkan minat baca. Kendala dari luar Taman Bacaan Masyarakat Smart meliputi kurangnya perhatian dan pengawasan dari Pemerintah, minimnya tenaga relawan dalam membantu tugas dari Taman Bacaan Masyarakat Smart. Saran untuk pengembangan Peran Taman Bacaan Masyarakat Smart dalam mengembangkan minat baca masyarakat Kecamatan Dau Kabupaten Malang diantaranya: (1) perlu ditambahkannya koleksi yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung Taman Bacaan Masyarakat Smart, (2) membuat program-program kerja yang lebih variatif dan inovatif dalam rangka untuk menjadikan Taman Bacaan Masyarakat Smart sebagai magnet di mata masyarakat dalam hal pusat sumber belajar sepanjang hayat, (3) penambahan tenaga relawan untuk membantu pengelola dalam proses pengembangan minat baca. Agar mampu menciptakan program-program dalam mengembangkan minat baca, (4) meningkatkan integritas pihak pengelola Taman Bacaan Masyarakat Smart agar mampu menciptakan taman bacaan masyarakat sebagai pusat sumber belajar dan masyarakat berbudaya baca.

    Kesadaran Literasi Informasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Pengunjung Periode Pebruari - April 2014 Di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang

    No full text
    ABSTRAK   Hulaimi, Muhammad. 2014. Kesadaran Literasi Informasi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Pengunjung Periode Pebruari – April 2014 di Universitas  Islam Malang. Tugas Akhir, Prodi D3 Perpustakaan,  Jurusan Sastra  Indonesia,  Fakultas  Sastra,  Universitas  Negeri  Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Dra. Suharti, S.IP.   Kata Kunci:  literasi  informasi, kesadaran, Perpustakaan Pusat Universitas  Islam Malang   Literasi  informasi  merupakan  kemampuan  untuk  menganalis  kebutuhan informasi, menemukan  informasi  yang  dibutuhkan,  dan menggunakan  informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Dengan memiliki kemampuan literasi  informasi  diharapkan  mahasiswa  mampu  mencari  informasi  secara mandiri. Tugas  Akhir  ini  membahas  tentang  Kesadaran  Literasi  Informasi Mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  Pengunjung  Periode  Pebruari—April 2014 di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang. Tujuan dari penulisan ini meliputi:  (1)  mengetahui  kesadaran  mengenai  pengetahuan  literasi  informasi mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  di  Perpustakaan  Pusat Universitas  Islam Malang;  (2)  mengetahui  kesadaran  sikap  berliterasi  informasi  mahasiswa Pendidikan Bahasa  Inggris di Perpustakaan Pusat Universitas  Islam Malang; dan (3)  mengetahui  kesadaran  berperilaku  literasi  informasi  mahasiswa  Pendidikan Bahasa  Inggris  di  Perpustakaan  Pusat  Universitas  Islam Malang.  Penelitian  ini menggunakan metode kuantitaif dan instrumen pengumpulan data atau angket. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari hasil wawancara, dapat diketahui  bahwa  pertama  mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  di  Universitas Islam Malang sudah memiliki kesadaran mengenai pengetahuan literasi informasi dengan  dibuktikannya  mahasiswa  Pandidikan  Bahasa  Inggris  mampu memecahkan masalah  tugasnya  dengan  pergi  ke  Perpustakaan Pusat Universitas Islam  Malang.  Kedua,  mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  sudah  memiliki kesaadaran  sikap  berliterasi  informasi,  dengan  dibuktikannya  mahasiswa Pendidikan  Bahasa  Inggris  selalu  bertanggungjawab  atas  informasi  yang diperolehnya di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang. Ketiga, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Malang sudah memilliki berperilaku literasi  informasi,  dengan  dibuktikannya mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris selalu merangkum  informasi yang dibutuhkan di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang.  Saran  untuk  evaluasi  kesadaran  literasi  informasi mahasiswa  Pendidikan Bahasa Inggris di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang : (1) pengetahuan literasi  informasi mahasiswa  Pendidikan Bahasa  Inggris  perlu  ditingkatkan  lagi, harapan  perkembangan  informasi  di  era  saat  ini  begitu  cepat  sebanding  dengan perkembangan dunia teknologi; (2) sikap literasi informasi mahasiswa Pendidikan Bahasa  Inggris di Perpustakaan Pusat Universitas  Islam Malang perlu ditularkan baik  sesama mahasiswa  jurusan maupun  antar  mahasiswa.  Sikap  berliterasi  ini mampu  menumbuhkan  rasa  menghargai,  tangggungjawab  atas  informasi  yang diperoleh  di  Perpustakaan  Pusat Universitas  Islam Malang;  (3)  perilaku  literasi informasi  mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  di  Perpustakaan  Pusat Universitas  Islam  Malang  perlu  dikembangkan,  alasannya  berperilaku  literasi informasi  ini  jika  tidak  dikembangkan  akan  ketinggalan  informasi  yang berkembang secara cepat.

    Evaluasi Penerapan Link & Match Pada Smk Dengan Industri Dan Dunia Kerja Di Kabupaten Aceh Besar.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauhmana link and match antara sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) pada aspek (1) context, yang dinilai dari perencanaan dan pengembangan program link and match; (2) input, yang dinilai dari ketersediaan sumber daya manusia yaitu pendidik dan instruktur, sarana dan prasarana maupun pembiayaan sekolah; (3) process, yang dinilai dari kurikulum pendidikan, proses pendidikan, dan penilaian pendidikan; dan (4) product, yang dinilai dari kompetensi lulusan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan Model CIPP (context, input, process, product) dengan objek penelitian empat sekolah dalam Wilayah Cabang Dinas Banda Aceh-Aceh Besar, yaitu SMK Negeri 1 Kota Jantho, SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya, SMKS Mahyal Ulum Al-Aziziyah, dan SMK Darul Ihsan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dan dengan menggunakan angket yang berisi 61 butir pernyataan dan divalidasi melalui expert judgement. Responden penelitian meliputi satu Kepala Bidang Pemberdayaan SMK, empat Kepala SMK, dan 135 siswa kelas XI dan XII SMK dengan kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan link and match antara SMK dengan DUDI selama ini menunjukkan hasil yang sesuai dengan hasil pengukuran nilai akumulasi ke empat kategori dari masing-masing aspek, yaitu: 1) aspek context memperoleh nilai rata rata 20,12 dengan kriteria sesuai; 2) aspek input memperoleh nilai rata rata 96,13 dengan kriteria sesuai; 3) aspek process memperoleh nilai rata rata 46,17 dengan kriteria sangat sesuai; dan 4) aspek product memperoleh nilai rata rata 33,76 dengan kriteria sangat sesuai.

    Business plan for Hilir-Living – residential rental service

    No full text
    For years, tenants are renting houses directly from individual property owners on informal arrangement. What happened in this industry is, it is rarely that one can buy service from professional and reliable companies that guarantees protection and reasonable customer service level. For renters, this means they have to put up with inconveniences and even find themselves in dispute with homeowners—it is not what one can describe as a pleasant customer experience. Hilir-Living operates the rental business in professional setup the same way hotel or car rental business is run. This is so that we are in control of overall customer experience, the business’s core value proposition. We aim to provide high level of customer service to our tenants, ensuring peace of minds and to deliver a convenient digital experience in our interactions with our customers. Our rental product service is designed to be flexible enough to suit range of customers’ accommodation needs, in the way it is not possible with current industry practice. To provide our customer with wide and large collection of rental units to choose from, we are working with thousands of our partners (the house owners) who, through our Partner Program, will be able to lease their unit to us. House owners can lease their property hassle-free, protected against any risks often involved in rental business and are guaranteed timely monthly payment among other benefits. Our platform makes it possible for tenants to enjoys the maximum benefits from their rental and property owners to earn from their property investment with complete peace of mind

    Business plan for Hilir-Living – residential rental service

    Full text link
    For years, tenants are renting houses directly from individual property owners on informal arrangement. What happened in this industry is, it is rarely that one can buy service from professional and reliable companies that guarantees protection and reasonable customer service level. For renters, this means they have to put up with inconveniences and even find themselves in dispute with homeowners—it is not what one can describe as a pleasant customer experience. Hilir-Living operates the rental business in professional setup the same way hotel or car rental business is run. This is so that we are in control of overall customer experience, the business’s core value proposition. We aim to provide high level of customer service to our tenants, ensuring peace of minds and to deliver a convenient digital experience in our interactions with our customers. Our rental product service is designed to be flexible enough to suit range of customers’ accommodation needs, in the way it is not possible with current industry practice. To provide our customer with wide and large collection of rental units to choose from, we are working with thousands of our partners (the house owners) who, through our Partner Program, will be able to lease their unit to us. House owners can lease their property hassle-free, protected against any risks often involved in rental business and are guaranteed timely monthly payment among other benefits. Our platform makes it possible for tenants to enjoys the maximum benefits from their rental and property owners to earn from their property investment with complete peace of mind

    MASA ‘IDDAH PASCA PERCERAIAN DALAM KACAMATA TEORI MUBADALAH

    Full text link
    'Iddah is a period determined by syara' for a woman after a divorce to refrain from marrying another man. This provision is always associated with reasons to know the possibility of getting pregnant or in other words, to know the cleanliness of the uterus. However, looking at today's increasingly modern world, it is possible to detect pregnancy in a short time. With this it is clear that the purpose of 'iddah is not only knowing the cleanliness of the uterus. Another problem is that this 'iddah provision only applies to women, because it is supported by texts found in the Qur'ān and the Prophet's Hadith which only mention women. Whereas in a text, if one gender is the cause for the goodness or badness of the other sex, then according to the rules of inclusion, both can be included in the same message in a reciprocal, reciprocal way, or what Faqihuddin calls mafhūm mubādalah. In this study, the authors tried to analyze Faqihuddin Abdul Kodir's mafhūm mubādalah method for the problem of 'iddah for husband and wife

    STATUS BADAN HUKUM BMT AL FALAH CIREBON: STUDI KOMPARATIF UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 2013 DAN HUKUM ISLAM

    Full text link
    BMT Al Falah merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang sudah dipercaya lebih dari 13 tahun.BMT Al Falah mampu berperan aktif memberdayakan ekonomi masyarakat melalui berbagai produk layanan syariah yang menarik, kompetitif dan halal. BMT Al Falah memilik banyak cabang di berbagai wilayah yang kantor pusatnya berada di Sumber Kabupaten Cirebon. BMT Al Falah cabang Indramayu, Majalengka dan Kuningan secara strutktur organisasi tetap berpusat dengan kantor pusat, dengan demikian badan hukum diseluruh cabangnya menggunakan badan hukum yang sama yaitu Nomor 09/BH/KDK-10.17/IX/1998 dan seluruh prodak yang ada disetiap cabang sama, baik itu dari sisi Baitul Maal maupun Baitul Tamwil. Perluasan wilayah atau cabang oleh BMT Al Falah sampai saat ini status badan hukum dan dalam aktifitasnya masih menggunakan badan hukum koperasi, sedangkan pasal 27 UU LKM menghendaki BMT Al Falah sebagai Lembaga Keuangan Mikro berubah menjadi perbankan. Hasil kajian yang mendalam dalam tulisan ini, berdasarkan pasal 27 UU No. 1 tahun 2013 tentang LKM dalam implementasinya mengharuskan BMT menjadi Perbankan. Artinya yang dirubah adalah caranya. Yakni untuk melaksanakan tujuan tersebut BMT Al Falah harus menjadi perbankan berdasarakan pasal 27 UU LKM

    Link and Match Policy to Increase Labor Absorption in Aceh: An Evaluation of Educational Policy

    No full text
    Education is crucial to national growth. Hence, a Link and Match program to provide work-oriented education is needed. This study uses the CIPP Model to assess the link and match policy between vocational high schools (SMK) and business and industry (DUDI). Four vocational schools located in Banda Aceh and Aceh Besar were studied. Data was acquired through expert-validated questionnaires and observation interviews. Quantitative descriptive analysis was used. The research results show that the link and match policy between SMK and DUDI has been appropriate, with an average score of four categories with appropriate criteria for each aspect. However, the implementation process is still hampered because the Aceh Government has not yet prepared a planned and measurable plan in the Strategic Plan for developing vocational education in Aceh to link and match to a vocational education master plan for long-term educational development. As a relevant stakeholder, the Aceh Education Service should clearly state the concept and measurable targets for developing links and matches in vocational schools, including what programs must be prepared to address the strategic issue of strengthening links and matches, especially in vocational schools with DUDI, to meet needs

    Integrasi Wisata Halal dan Industri Kerajinan Mutiara Dalam Perspektif Islam

    Full text link
    This study explores the integration of halal tourism and the pearl craft industry in Indonesia through an Islamic perspective, using a constructivist paradigm and a qualitative case study approach. The research is driven by the fundamental issue of the need to develop the halal tourism sector in a way that not only fulfills the spiritual needs of Muslim tourists but also supports local industries such as pearl crafting. The objective of this study is to analyze how Islamic principles can be holistically applied in the development of this sector, as well as to evaluate the social, cultural, and economic impacts of this integration on local communities. The research methodology employed is a qualitative approach with a case study in Lombok, involving in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the integration of halal tourism and the pearl craft industry has the potential not only to enhance the local economy but also to strengthen the cultural and religious identity of the local community

    Integrasi Wisata Halal dan Industri Kerajinan Mutiara Dalam Perspektif Islam

    No full text
    This study explores the integration of halal tourism and the pearl craft industry in Indonesia through an Islamic perspective, using a constructivist paradigm and a qualitative case study approach. The research is driven by the fundamental issue of the need to develop the halal tourism sector in a way that not only fulfills the spiritual needs of Muslim tourists but also supports local industries such as pearl crafting. The objective of this study is to analyze how Islamic principles can be holistically applied in the development of this sector, as well as to evaluate the social, cultural, and economic impacts of this integration on local communities. The research methodology employed is a qualitative approach with a case study in Lombok, involving in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the integration of halal tourism and the pearl craft industry has the potential not only to enhance the local economy but also to strengthen the cultural and religious identity of the local community
    corecore