1,721,194 research outputs found

    Strategi Komunikasi Masyarakat Desa Kemiren Dalam Melestarikan Bahasa Osing (Studi Kasus Komunikasi Verbal Suku Osing Banyuwangi)

    Full text link
    ABSTRAK Adha, Muhammad Alfian, 2020. Strategi Komunikasi Masyarakat Desa Kemiren Dalam Melestarikan Bahasa Osing ( Studi Kasus Komunikasi Verbal Suku Osing). Skripsi, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing: Juariyah, Dr.M. Si. Kata Kunci: Strategi,Komunikasi Verbal,Bahasa Osing. SkripsiinimengkajiStrategiKomunikasiMasyarakatDesaKemirenDalamMelestarikanBahasaOsing (StudiKasusKomunikasi Verbal SukuOsing).Banyuwangi (Osing)mengalamidegradasiminatdalampenggunaanbahasaOsingdalamkomunikasi. Hal itudisebabkanbanyakfaktor, diantaranya:Berkembangnyasektorpariwisata di KabupatenBanyuwangi, Banyaknyaturis yang mulaimasukkeBanyuwangi (Kemiren). Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan hasil wawancara,observasi dan dokumentasi. Skripsi ini berfokus pada strategi masyarakat desa kemiren dalam melestarikan bahasa osing, komunikasi verbal masyrakat desa Kemiren,dan pendapat warga Banyuwangi mengenai bahasa Osing. Meski dengan banyaknya suku budaya dan bahasa di Banyuwangi tetap bisa hidup berdampingan, saling menghargai satu sama lain, sehingga dari hal tersebut terciptalah suatu keindahan yang mampu memberikan contoh positif bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat yang ada di Republik Indonesia

    MORALITAS TOKOH UTAMA CERPEN “KEMATIAN PAMAN GOBER” DAN “PADA SUATU HARI MINGGU” DALAM KUMPULAN CERPEN IBLIS TIDAK PERNAH MATI KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA)

    Full text link
    Noor, Muhammad Alfian. 2017. “The Morality of Main Character in Short Story “Kematian Paman Gober” and “Pada Suatu Hari Minggu” The Gathering of Iblis Tidak Pernah Mati by Seno Gumira Ajidarma (Sociology of Literary Review)”. Essay, Department of Indonesian Literature, Undergraduate Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University, Semarang Guidence: Dr. Redyanto Noor, M.Hum and Ken Widyatwati, S.S., M.Hum. The object of this research is the collection of short stories of the Iblis Tidak Pernah Mati by taking two short stories “Kematian Paman Gober” and “Pada Suatu Hari Minggu” that have the most powerful moral values. The author examines the short stories of “Kematian Paman Gober” and “Pada Suatu Hari Minggu” by first studying using structural theory, then focusing it into moral theory to reveal moral to the two main characters. The issues raised in this research is to reveal the intrinsic element, forming the two short stories, and then connecting the intrinsic element (especially the characters) into moral analysis to know what morals are in the main character. The author uses the method of literary sociology as a method of reviewing literary works from a social point of view on the contents of literary works. The result of structural analysis is the analysis of intrinsic elements of short stories such as characters, backgrounds, themes, and mandate, while the results of moral analysis of the first short story, the leader is not responsible to the community, the behavior is not in accordance with the leader, main. Then the second story is, the responsibility of a husband, despairing to the state after quitting work as an employee, and freedom of thought. Keywords: Morality, Sociology of Literature, Structure of Short Stories, Short stor

    Hubungan Daya Ledak Lengan Dan Kelentukan Togok Kebelakang Terhadap Kemampuan Servis Plat Dalam Permainan Tenis Lapangan Pada Atlet Kabupaten Polewali Mandar

    Full text link
    Muhammad Alfian Suarno Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Daya Ledak Lengan Dan Kelentukan Togok Kebelakang Terhadap Kemampuan Servis Plat Dalam Permainan Tenis Lapangan Pada Atlet KabupatenPolewali Mandar.Penelitian ini termasuk jenis penelitian analisis kuantitatif.Populasi dan sampel adalah atlit tenis lapangan kabupaten polewali mandar, yang dipilih secara sampel jenuh diperoleh sampel sebanyak 20 orang. Teknik analisis data yang digunakan frekuensi dengan menggunakan program SPSS Versi 21.00. Berdasarkan analisis data di peroleh: 1) ada hubungan yang signifikan antara daya ledak lengan dengan kemampuan servis plat, terbukti dengan nilai r hitung (ro) = 0,501 (p < 0,05). R square (koefisien determinasi) 0.251 Hal in berarti 25.1 %kemampuan servis plat dalam permainan tenis lapangan dipengaruhi oleh daya ledak lengan. 2) Ada hubungan yang signifikan antara kelentukan togok belakang dengan kemampuan servis plat, terbukti nilai r hitung (ro) = 0,451 (p < 0,05). R square (koefisien determinasi) 0.204 Hal in berarti 20.4 %kemampuan servis plat dalam permainan tenis lapangan dipengaruhi kelentukan togok belakang.3) Ada hubugnan yang signifikan secara bersama-sama antara daya ledak lengan dan kelentukan togok belakang terhadap kemampuan servis plat, terbukti dengan nilai R hitung = 0,645 (P<0,05). nilai R square (koefisien determinasi) 0,417. Hal in berarti 41.7 % kemampuan servis plat dalam permainan tenis lapangan dijelaskan oleh variabel secara bersama-sama daya ledak lengan dan kelentukan togok belakang

    TINDAK PIDANA PENCABULAN YANG DILAKUKAN OLEH USTAD TERHADAP ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDA ACEH)

    No full text
    ABSTRAK Muhammad Alfian, 2017 Nursiti, S.H., M.HumPasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menyebutkan bahwa Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, namun dalam prakteknya masih terjadi khususnya di Kota Banda Aceh perbuatan cabul terhadap anak yang dilakukan oleh seorang ustad. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak, untuk menjelaskan proses hukum terhadap pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak dan untuk menjelaskan perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pencabulan.Metode yang dilakukan menggunakan penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku-buku teks, peraturan perundang-undangan. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan informan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak ialah faktor karena adanya kesempatan, pengaruh teknologi, kelalaian orang tua, tempat kejadian perkara serta faktor psikologis pelaku. Proses hukum terhadap pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak yang dilakukan oleh ustad sama seperti proses hukum yang dijalani oleh para pelaku tindak pidana lainnya karena pada dasarnya semua sama dihadapan hukum, proses tersebut meliputi dari laporan korban, penyidikan, penyelidikan, penangkapan, penahanan, penggeledahan, penuntutan, dan sidang pengadilan. perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pencabulan ialah melakukan rehabilitasi, tidak mempublikasi identitas korban, memberikan jaminan keselamatan, memberikan akses informasi.Disarankan kepada orang tua untuk melakukan pengawasan lebih terhadap anak tersebut karena orang yang dianggap mampu dipercaya bisa menjadi salah satu pelaku tindak pidana pencabulan, kepada pihak kepolisian agar menindak para pelaku dengan hukuman yang tegas agar memberikan efek jera serta perlindungan hukum terhadap anak diberikan secara tepat dan cepat

    Determination of plastic pollution and its degradation in soil at chili fertigation area / Muhammad Amirul Nazmi Muhammad Alfian

    Full text link
    Plastics are popular due to their affordability, adaptability, and durability. However, poor management and high manufacturing make plastic trash an environmental hazard. 2015's oceans received 250 million tonnes of plastic. Microplastics were first found in marine environments, but they now accumulate in soils. Plants can also absorb and transport microplastics. Plastic mulch has increased globally in agriculture over the past decade, warming soil and improving crop yields. However, soil contamination and microplastics spread. Biodegradable plastics and poor waste management pollute soil microplastics. Fruit packing foam, used in agriculture for aesthetics, efficiency, and hygiene, also contains microplastics. However, buried foam can break and contaminate farmlands. The research area was conducted at Kebun Cili Fertigasi DinDang, Sungai Petani, Kedah (5.5721227244559355, 100.47853462026741). There are presences of plastic particles in soil samples after ATR-FTIR analysis has been performed on the samples. Therefore, this research study was conducted in order to extract plastic from soil sample taken from the research area and to identify the plastic pollution that present. The process that went through to obtain the product were soil sampling, soil & plastic size separation, density separation, alkaline digestion and FTIR analysis. The product that obtained from the soil sample was identified as polyethylene through FTIR spectrum. Therefore, FTIR analysis was successful as the best method to identify the type of plastic present and also to find the characteristic of the plastic for further examination

    ..(TAMBAHKAN WATERMARK, UPLOAD ULANG)..Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk (Kajian Living Quran di Mushola Al-Amin Dusun Ngrambang Desa Pondok Babadan Ponorogo)

    No full text
    ABSTRAK Ikhsan, Muhammad Alfian. 2023 Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Skripsi Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing, Mohammad Rozi Indrafuddin, M.Fil.I Kata Kunci : Living Qur’an, Pembacaan, Rezeki, Hikmah. Penelitian ini memaparkan perihal fenomena respond masyarakat terhadap Al-Qur’an. Fenomena tersebut menjadikan Al-Quran bagaikan hidup di masyarakat, dengan istilah lain living Quran. Quran dibaca, ditadabburi dan dipelajari maknanya dengan tujuan yang berbeda-beda seperti bacaan yang dinilai ibadah, petunjuk, obat dan tabarrukan. Permisalan dari fenomena reaksi masyarkat terhadap Al-Quran adalah dengan membaca surah-surah di dalamnya. Seperti halnya yang dilakukan jamaah mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo melakukan amalan pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Penelitian ini fokus membahas perihal praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk dan hikmah setelah membaca surah-surah tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisi data menggunakan Living, Quran, teori fenomenologi Spiegelberg dan teori perubahan Kurt Lewin. Hasil dari penelitian ini adalah praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah praktik membaca surah-surah pilihan yang melalui media kitab yang bernama Jalbu Al-Rizqi karya K.H. Asrori Ahmad. Bahwa amalan ini berdiri dengan adanya kyai mushola yang mendapatkan ijazahan dari gurunya dengan tujuan untuk mempermudah datangnya rezeki. Selanjutnya, Hikmah setelah pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah a) lancar dalam membaca Al-Quran, b) Hafal surah yang dibaca, c) Pendekatan diri kepada Allah, d) Berkumpul dengan orang-orang yang beriman, e) Memahami isi kandungan surah yang dibaca, f) perubahan ke arah yang lebih baik, g) mendatangkan keberkahan dalam hidup dan h) mendatangkan ketenangan hati

    Tipologi Pemikiran Hukum Islam Tentang Pernikahan Dini Di Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Pradana, Muhammad Alfian Rizky, 2024. Tipologi Pemikiran Hukum Islam Tentang Pernikahan Dini Di Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Prof. Dr. H. Agus Purnomo, M.Ag. Kata Kunci: Tipologi Pemikiran, Hukum Islam, Pernikahan Dini. Pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur adalah suatu perkawinan antara laki-laki dan perempuan yang belum memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Fenomena di kecamatan Ngrayun kabupaten Ponorogo terdapat beberapa pelaku pernikahan dini yang usia pernikahannya masih baru dan sudah cukup lama yang pastinya memiliki dampak tersendiri. Pernikahan dini ini menjadi kasus tersendiri dalam kajian hukum, yang mana alasan penelitian ini memfokuskan penikahan dini terkhusus pada pemahaman masyarakat terhadap hukum tentang pernikahan dini yang dipandang dari kacamata sosiologi hukum. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana faktor-faktor yang melatar belakangi praktik pernikahan dini di kecamatan ngrayun kabupaten ponorogo?, 2) Bagaimana tipologi pemikiran hukum islam tentang pernikahan dini di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo?. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kualitatif, dimana peneliti berperan sebagai aktor sentral dalam pengumpul dan pengolah data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam pernikahan dini di kecamatan Ngrayun kabupaten Ponorogo dilatar belakangi oleh beberapa faktor, yakni faktor pendidikan, faktor ekonomi, faktor orang tua, media massa atau pergaulan bebas dan kemauan anak. Pemahaman masyarakat terhadap hukum pernikahan dini di kecamatan Ngrayun belum merata. Pemetaan pola pemikiran masyarakat tentang pernikahan dini dalam kajian ini setidaknya dikelompokkan dalam beberapa kategori, yakni tentang definisi pernikahan dini, rukun dan syarat sah pernikahan dini, sebab-sebab yang melatarbelakangi pernikahan dini. Hasil dari pemetaan tersebut dapat diperoleh tipologi pemikiran hukum islam di kecamatan Ngrayun mengenai pernikahan dini terdapat 2 tipologi yakni Tradisional dan Moderat

    Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah Dan Al-Mulk (Kajian Living Quran Di Mushola Al Amin Dusun Ngrambang Desa Pondok Babadan Ponorogo)

    No full text
    ABSTRAK Ikhsan, Muhammad Alfian. 2023 Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Skripsi Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing, Mohammad Rozi Indrafuddin, M.Fil.I Kata Kunci : Living Qur’an, Pembacaan, Rezeki, Hikmah. Penelitian ini memaparkan perihal fenomena respond masyarakat terhadap Al-Qur’an. Fenomena tersebut menjadikan Al-Quran bagaikan hidup di masyarakat, dengan istilah lain living Quran. Quran dibaca, ditadabburi dan dipelajari maknanya dengan tujuan yang berbeda-beda seperti bacaan yang dinilai ibadah, petunjuk, obat dan tabarrukan. Permisalan dari fenomena reaksi masyarkat terhadap Al-Quran adalah dengan membaca surah-surah di dalamnya. Seperti halnya yang dilakukan jamaah mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo melakukan amalan pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Penelitian ini fokus membahas perihal praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk dan hikmah setelah membaca surah-surah tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisi data menggunakan Living, Quran, teori fenomenologi Spiegelberg dan teori perubahan Kurt Lewin. Hasil dari penelitian ini adalah praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah praktik membaca surah-surah pilihan yang melalui media kitab yang bernama Jalbu Al-Rizqi karya K.H. Asrori Ahmad. Bahwa amalan ini berdiri dengan adanya kyai mushola yang mendapatkan ijazahan dari gurunya dengan tujuan untuk mempermudah datangnya rezeki. Selanjutnya, Hikmah setelah pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah a) lancar dalam membaca Al-Quran, b) Hafal surah yang dibaca, c) Pendekatan diri kepada Allah, d) Berkumpul dengan orang-orang yang beriman, e) Memahami isi kandungan surah yang dibaca, f) perubahan ke arah yang lebih baik, g) mendatangkan keberkahan dalam hidup dan h) mendatangkan ketenangan hati

    IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA MENGGUNAKAN FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST PADA MATERI LAJU REAKSI KELAS XI IPA MA DARUSSALAM NGESONG SENGON JOMBANG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test pada Materi Laju Reaksi Kelas XI IPA MA Darussalam Ngesong Sengon Jombang” ini ditulis oleh Muhammad Alfian Rosyadi. NIM.12212173016, pembimbing Tutik Sri Wahyuni M.Pd. Kata kunci : Miskonsepsi, Four-Tier Diagnostic Test, Laju Reaksi Miskonsepsi pada materi pelajaran kimia sering terjadi pada proses pembelajaran. Pada beberapa sekolah masih banyak ditemukan siswa yang mengalami miskonsepsi pada materi pelajaran kimia. Salah satu miskonsepsi yang sering terjadi pada materi pelajaran kimia adalah materi laju reaksi. Miskonsepsi pada materi laju reaksi apabila dibiarkan terus menerus akan berakibat fatal pada pemahaman materi kesetimbangan kimia. Oleh karena itu perlu adanya tindakan untuk mengetahui apakah siswa menguasai konsep, belum paham konsep, atau miskonsepsi pada materi yang diajarkan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi adalah four-tier diagnostic test. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui keadaan miskonsepsi siswa kelas XI IPA MA Darussalam Ngesong Sengon Jombang pada materi laju reaksi.(2) Mengetahui persentase miskonsepsi siswa kelas XI IPA MA Darussalam Ngesong Sengon Jombang pada setiap sub konsep laju reaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek peneltian terdiri dari 35 siswa kelas XI IPA MA Darussalam Ngesong Sengon Jombang. Penentuan subjek penelitian berdasarkan teknik sampling jenuh. Instrumen soal dalam penelitian ini menggunakan four-tier diagnostic test. Instrumen divalidasi oleh ahli dan divalidasi empiris oleh siswa yang bukan termasuk subjek penelitian. Reliabilitas instumen soal sebesar 0,814 dengan kategori sangat tinggi. Pada uji miskonsepsi sebanyak 20 butir soal valid yang memiliki rentang tingkat kesukaran antara 0,61-0,91 dan daya beda antara 0,394-0,732 diujikan pada siswa. Hasil penelitian menunjukan (1) Keadaan miskonsepsi siswa memiliki persentase Paham Konsep 18,57%, Belum Paham Konsep 32,14%, Miskonsepsi 30,57%, Miskonsepsi Negatif 9,71% dan Miskonsepsi Positif 9%. (2) Miskonsepsi siswa pada setiap sub konsep laju reaksi memilliki persentase Teori Tumbukan 36,19%, Konsep Laju Reaksi 20%, Orde reaksi 29,53%, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi 35,1%. Dengan demikian disimpulkan bahwa miskonsepsi siswa kelas XI IPA MA Darussalam Ngesong Sengon Jombang pada materi laju reaksi secara keseluruhan tergolong dalam kategori sedang
    corecore