19 research outputs found

    Hubungan Kepribadian Dengan Tingkat Gejala Depresi Pada Mahasiswa Tahun Kedua Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.

    No full text
    HUBUNGAN KEPRIBADIAN DENGAN TINGKAT GEJALA DEPRESI PADA MAHASISWA TAHUN KEDUA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Muh. Syawaluddin Sakti Maulana*, Fitriah Handayani** * Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ** Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar belakang : Beratnya pengalaman akademik pada mahasiswa kedokteran dapat menyebabkan mahasiswa mengalami gangguan psikologis seperti depresi hal ini dapat dipengaruhi oleh kepribadian. Gejala depresi yang dialami saat masih berstatus mahasiswa dapat terbawa sampai mereka menjadi seorang dokter nantinya. Faktor penyebab depresi dapat dibagi menjadi beberapa faktor yaitu faktor biologis, genetik, dan psikososial yang didalamnya termasuk kepribadian. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepribadian dengan tingkat gejala depresi pada mahasiswa tahun kedua program studi pendidikan dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. Metode : Penelitian analitik dengan desain penelitian potong lintang menggunakan kuesioner Patient Health Questionnaire – 9 (PHQ-9) dan kuesioner Kepribadian Big Five Inventory (BFI). Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Palu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Sebanyak 108 mahasiswa angkatan 2019 menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian diuji dengan uji statistik Regresi Berganda dengan bantuan program SPSS 21.0. Hasil : Responden pada penelitian ini berjumlah 108 orang dengan mayoritas responden berdasarkan jenis kelamin dalam penelitian ini adalah perempuan yaitu sebanyak 81 orang (75 %), dan berdasarkan usia adalah mayoritas usia 19 tahun yaitu sebanyak 54 orang (50 %). Berdasarkan tingkat gejala depresi didapatkan 84,24 % mahasiswa tahun kedua program studi pendidikan dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako memiliki gejala depresi ringan, sedang maupun berat. Tipe kepribadian neuroticism menunjukkan nilai Sig. = 0,000 (Sig. < 0,05) yang berarti bahwa tipe kepribadian ini berpengaruh terhadap tingkat gejala depresi. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara tipe kepribadian neuroticism berkontribusi terhadap tingkat gejala depresi pada Mahasiswa Tahun Kedua Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. Kata kunci : BFI, Big Five, Depresi, Kepribadian, PHQ-

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADASISWA KELAS IV SD INPRES MALLENGKERI BERTINGKAT I MAKASSAR

    No full text
    Muh. Inayah. AM, 2014. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Pada Siswa Kelas IV SD Inpres Mallengkeri Bertingkat I Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Ahmad Syawaluddin, S.Kom., M.Pd. dan Dr. Hasaruddin Hafid, M.Ed. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Inpres Mallengkeri Bertingkat I Makassar. Berdasarkan masalah tersebut, rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah pendekatan pembelajaran kontekstual, dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Inpres Mallengkeri Bertingkat I Makassar?. Sesuai rumusan masalah tersebut, maka hipotesis tindakan penelitian ini adalah jika dalam proses pembelajaran digunakan pendekatan pembelajaran kontekstual, maka hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Inpres Mallengkeri Bertingkat I Makassar dapat ditingkatkan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan desain deskriptif-kualitatif. Fokus penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran kontekstual dan hasil belajar matematika. Sasaran dan subjek penelitian ini adalah 33 orang siswa dan guru kelas IV SD Inpres Mallengkeri Bertingkat I Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi (pengamatan), tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif (rata-rata dan presentase). Analisis data proses pembelajaran ditujukan kepada tingkat keterlaksanaan langkah-langkah kegiatan mengajar guru dan langkah-langkah kegiatan belajar siswa pada siklus I dan II, sementara analisis data hasil belajar ditujukan kepada tingkat ketercapaian kriteria ketuntasan belajar oleh siswa secara individual dan klasifikasi tingkat pencapaian siswa secara keseluruhan pada siklus I dan II. Berdasarkan hasil analis data tersebut, disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dengan langkah-langkah pembelajaran yang mengakomodasi ketujuh komponen utama pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Inpres Mallengkeri Bertingkat I Makassar

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS IV SD INPRES LAPPARA KECAMATAN TOMBOLOPAO KABUPATEN GOWA

    No full text
    Muh. Syukur Arifin . 2016. Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SD Inpres Lappara Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa. Skripsi. Dibimbing oleh Dra. Nurhaedah, M.Si dan Ahmad Syawaluddin, S.Kom.,M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IVa SD Inpres Lappara Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa?. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IVa SD Inpres Lappara Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersiklus yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 1 guru dan siswa kelas IVa SD Inpres Lappara Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa dengan jumlah siswa 32 terdiri dari 13 siswa dan 19 siswi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam pembelajaran, baik pada aktivitas guru dan siswa maupun hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut dapat dilihat pada hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup (C) dan pada siklus II berada pada kategori sangat baik (SB). Kesimpulan penelitian ini adalah melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Kelas IVa SD Inpres Lappara Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa

    Pengaruh Metode SAS (Struktural Analisis Sintesis) Tehadap Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas II SDN Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar

    No full text
    ABSTRAK Pengaruh Metode SAS (Struktural Analisis Sintesis) Terhadap Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas II SDN Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih rendahnya kemampuan siswa dalam keterampilan membaca permulaan. Adapun rumusan masalahnya adalah apakah terdapat pengaruh metode struktural sintesis analisis (SAS) terhadap peningkatan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode struktural sintesis analisis (SAS) terhadap peningkatan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian adalah eksperimen, dengan tahap Pre Test, treatment, dan Post Test. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental design yang merupakan bentuk desain penelitian one group Pre Test postest design. Adapun populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar dengan jumlah siswa 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji hipotesis (uji-t), dan paired sample t-test. Keterampilan membaca permulaan sesudah pemberian perlakuan menggunakan metode SAS lebih meningkat dibandingkan sebelum pemberian metode SAS dalam proses pembelajaran. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang secara signifikan antara keterampilan memnaca permulaan siswa. Kesimpulannya metode SAS memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II

    Aplikasi Layanan Akademik Mahasiswa Berbasis Software (Studi Pengembangan di FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo)

    No full text
    Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yakni (1) Bagaimana Pengembangan aplikasi layanan akademik mahasiswa berbasis software di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo? (2) Bagaimana hasil pengujian kualitas model aplikasi layanan akademik mahasiswa berbasis software Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang telah dikembangkan?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui Pengembangan aplikasi layanan akademik mahasiswa berbasis software di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo. (2) Untuk mengetahui hasil pengujian kualitas model aplikasi layanan akademik mahasiswa berbasis software Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang telah dikembangkan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian Research and Development (R&amp;D) dengan Model Waterfall. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: pengujian unit, pengujian integrasi, dan pengujian validasi. Hasil penelitian Pengembangan aplikasi layanan akademik mahasiswa berbasis software di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo menggunakan model waterfall yang merupakan model pengembangan perangkat lunak yang sistematis dan berurutan (sekuensial) karena pengembangnya harus melewati tahap-tahap yang telah ditentukan sebelumnya. Yaitu meliputi tahap communication, planning, modelling, construction dan deployment. Bahasa pemrogaman yang digunakan yaitu Microsoft Visual Basic dan Microsoft Excel. Hasil pengujian model aplikasi layanan akademik mahasiswa berbasis software di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo menunjukkan hasil yang baik pada pengujian unit, pengujian integrasi, pengujian validasi, dan pengujian sistem. Pada pengujian unit, semua unit dalam modul sistem telah sesuai dengan test case jalur independen

    Study on the phenomenon of Shoaling-Breaking in Water Wave Equation Formulated Using Weighted Total Acceleration Equation

    No full text
    AbstractThis research is the continuation of previous research conducted by the author, where in this research a wave equation is developed using total acceleration equation for a function f (x, z, t) and formulated using a complete velocity potential. Based on the wave equation, shoaling-breaking model is developed and the breaker height  produced by the model is examined. There is a conformity between breaker height a model and breaker height produced by the previous research. AbstrakPenelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh penulis, dimana pada penelitian tersebut dikembangkan suatu persamaan gelombang dengan mengggunakan  total acceleration equation untuk suatu fungsi f (x, z, t)   dan dirumuskan dengan menggunakan velocity potential yang lengkap. Berdasarkan persamaan gelombang  tersebut dikembangkan model shoaling-breaking dan diteliti breaker height  yang dihasilkan model. Diperoleh  kesesuaian antara breaker height model yang digunakan dengan breaker height hasil penelitian terdahulu

    Juridical analysis of the position of laboratory results in proving narcotics crimes in the military environment (Juridical Review in Decision Number 12-K/PMT-II/AU/V/2021)

    No full text
    Purpose: This study aims to analyze the Juridical Position of Laboratory Results in Proving Narcotics Crimes in the Military Environment (Juridical Review in Decision Number 12-K/PMT-II/AU/V/2021). Research/methodology: This research is a type of normative juridical research,&nbsp; the data analysis in this thesis research is descriptive analytical. Results: It is associated with the position of laboratory results as evidence that should be very absolute and very strong because it cannot be disputed because the laboratory results are the results of measurement and weighing, because something measured that is weighed contains certainty rather than just a statement, because it is impossible for people to know the content of blood, the urine contains narcotics if you only look at urine and blood. So in this case, the laboratory results are very strong compared to witness statements and witnesses in general. According to the Minutes of the Criminal Laboratory Examination No. LAB 5743/NNF/2020 dated December 3, 2020, Evidence No. 3312/2020/NF to 3316/2020/NF,- in the form of cups, plastic clips, plastic bottles with straws, plastic bottle caps with straws and aluminum foil containing methamphetamine. The author argues that a negative urine test result as the only evidence is not enough to acquit the defendant of all charges, the judge must consider all the evidence presented and the decision must be based on a minimum of two valid evidence. If there is no other evidence sufficient to support the charges, the defendant can be acquitted, but if there is other strong evidence, the defendant can still be found guilty even if the urine test is negative
    corecore