1,720,964 research outputs found
KEBERADAAN “BAHASA GAUL” DALAM KOMUNIKASI KAWULA MUDA
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan keberadaan “bahasa gaul” dalam komunikasi kawula muda. Sumber data diperoleh dari novel Lupus “Bunga untuk Poppi” karya Hilman dan majalah remaja pria Hai. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan memasukkan kosakata “gaul” ke dalam tabel masing-masing sesuai dengan sumber data. Lalu, kosakata “gaul” itu dikelompokkan lagi ke dalam jenis ragam lisan yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dari novel Lupus, terdapat 47 kosakata “gaul” yang dipakai oleh kawula muda dalam berkomunikasi. Dari jumlah itu, sebagian besar kosakata itu merupakan ragam lisan yang termasuk ke dalam jenis (a) kata-kata atau akronim yang diciptakan sendiri, yakni 32 buah, (b) kata-kata baku yang diberi arti lain, yakni 13 buah, dan (c) penyisipan bunyi –ok, yakni 2 buah. Selanjutnya, dari majalah remaja pria Hai terdapat 40 kosakata “gaul” yang dipakai. Dilihat dari kosakata yang ada, sebagian besar kosakata itu merupakan ragam lisan yang termasuk dalam jenis (a) kata-kata atau akronim yang diciptakan sendiri, yakni 30 buah, (b) kata-kata baku yang diberi arti lain, yakni 8 buah, dan (c) penyisipan bunyi –ok, yakni 2 buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawula muda menggunakan “bahasa gaul” dalam berkomunikasi, umumnya kawula muda yang tinggal di perkotaan. Kosakata “gaul” yang dipakai kebanyakan adalah kosakata yang merupakan kata-kata yang diciptakan sendiri, kata-kata baku yang diberi makna lain, dan penyisipan bunyi -ok. Kata kunci: bahasa gaul, komunikasi, kawula mud
إدارة تعليم القواعد النحوية على ضوء اللغوية العصبية: دراسة حالة تعليم اللغة العربية في مدرسة " المبارك" الدينية بنيوانجي
مستخلص البحث
كما عرفنا هذا اليوم كثير ما من متعلمي اللغة العربية عن هذه اللغة صعبة. يرى بعض المتعلمي اللغة العربية غير الناطقين بها انها لغة صعبة جدا. إذن لسهل تعلم اللغة العربية خصة في علم النحو، نحتاج إلى عدة طرق. تهدف هذه الدراسة إلى تحديد شكل تخطيط وتنفيذ وتقويم تعليم القواعد النحوية في المدرسة "المبارك" الدينية بنيوانجي بالنهج اللغوية العصبية. من خلال إجراء هذا البحث، من المأمول أن يضيف نظرة ثاقبة إلى المعرفة ويوفر فوائد لأولئك الذين يشاركون في عملية التعلم النحو بشكل عام وخاصة لمدرسة " المبارك" الدينية بنيوانجي كموقع لهذا البحث.
المنهج في هذا البحث هو منهج دراسة الحالة، بهدف تحليل تعليم القواعد النحوية المطبق في مدرسة "المبارك" الدينية بنيوانجي بالنهج اللغوي العصبي. كان المخبرون عن هذه الدراسة من مدير المدرسة ومعلمي النحو والطالب. مصادر البيانات المستخدمة في هذا البحث هي مصادر البيانات الأساسية ومصادر البيانات الثانوية. مصادر البيانات الأساسية هو تعليم القواعد النحوية في المدرسة الدينية المبارك، مع مصادر البيانات الثانوية من كتاب كامبردج لعلم اللغة النفسي ومصادر البيانات الداعمة الأخرى مثل الكتب والمجلات. كانت تقنيات جمع البيانات في هذه الدراسة الملاحظة والمقابلات والتوثيق. تشمل تقنيات تحليل البيانات تقليل البيانات وعرض البيانات ورسم الاستنتاجات والتحقق من البيانات.
نتائج هذه الدراسة وهي: 1) في مرحلة التخطيط، هناك سلسلة من الجهود التي بذلها معلم النحو في مدرسة المبارك، وهي إعداد خطط الدروس، وإعداد أوراق الطلاب، وإعداد أدوات التعلم. استعداد الدماغ قبل التعلم تحدث العملية التعليمية. 2) في مرحلة التنفيذ، هناك عدة طرق في عملية تعلم النحو، وهي طريقة الكتابة بما في ذلك الذكاء الحركي، وطريقة القواعد والترجمة بما في ذلك الذكاء المنطقي، وطريقة الحفظ بما في ذلك الذكاء اللغوي، وطريقة المطارحة بما في ذلك الذكاء الشخصي، والطريقة المطالعة مظهر من مظاهر الحساسية من حيث الذاكرة وعلاقتها بالتعلم. 3) مرحلة التقويم، والذي ينقسم إلى شكلين هما الامتحان التحريري والامتحان الشفوي. التقويم عبارة عن تمرين ناتج عن حساسية الدماغ لإدراك نتائج عملية تعلم اللغة الناهوية في مدرسة
" المبارك" الدينية بنيوانجي.
ABSTRAK
Sekarang ini, bayak pelajar bahasa Arab menganggap bahwa bahasa ini sulit. Beberapa dari pelajar non Arab juga menganggap hal yang sama. Hal ini dikarenakan bahasa Arab memiliki spesialisasi dalam tata bahasa Arab. Oleh karenanya, dibutuhka beberapa metode untuk memahaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran Qawa’id An-nahwiyah di madrasah diniyah al-mubarok Banyuwangi perspektif Neurolinguistik. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan serta memberikan manfaat bagi yang terlibat dalam proses pembelajaran nahwu pada umumnya dan terkhusus bagi Madrasah Diniyah Al-Mubarok Banyuwangi sebagai lokasi dilakukannya penelitian ini.
Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi kasus, dengan alasan menganalisis sistem pembelajaran Qawaid An-Nahwiyah yang di implementasikan di madrasah diniyah Al-Mubarok dengan pendekatan neurolinguistik. Informan penelitian ini adalah pengasuh madrasah, guru nahwu, dan murid. Sumber penelitian ini terbagi menjadi sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer yaitu Pembelajaran Nahwu di Madrasah diniyah Al-Mubarok, dengan sumber data sekunder berupa buku The Cambridge Handbook Of Psycholinguistics I dan sumber data pendukung lainnya seperti buku-buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data.
Adapun hasil penelitian ini, yaitu 1) Dalam tahap perencanaan terdapat serangkaian upaya yang dilakukan guru nahwu di madarasah diniyah Almubarok yaitu menyusun rencana pembelajaran, menyiapkan lembar siswa sebagai evaluasi dan mempersiapkan perangkat pembelajaran.Upaya tersebut jika dikaitkan dengan teori neurolinguistik termasuk dalam foresight ability, yaitu kesiapan otak sebelum proses pembelajaran terjadi. 2) Tahap pelaksanaan terdapat beberapa metode dalam proses pembelajaran nahwu, yaitu metode menulis termasuk ke dalam kecerdasan kinestik, metode qawa’id wa tarjamah termasuk kecerdasan logis, metode menghafal termasuk kecerdasan linguistic, metode mutharahah termasuk kecerdasan Interpersonal, dan metode mutholaah merupakan wujud dari kepekaan otal dari segi ingatan dan kaitannya dengan pembelajaran. 3) Tahap Evaluasi, yaitu terbagi menjadi dua bentuk yaitu Ujian tulis dan Ujian Lisan. Evaluasi tersebut merupakan latihan hasil dari kepekaan otak untuk mewujudkan hasil dari proses pembelajaran Nahwu di Madrasah diniyah Al-Mubarok Banyuwangi.
ABSTRACT
As we know, now days many learners of Arabic about this difficult language. Some of non-native learners of Arabic consider it a very difficult language. So, the Arabic language has a specialization in grammar. Then we need several methods. This study aims to determine the form of preparation, implementation and evaluation of Qawa'id An-nahwiyah learning in the diniyah al-mubarok banyuwangi madrasah from a Neurolinguistic perspective. With this research, it is hoped that it can add insight into knowledge and provide benefits for those involved in the nahwu learning process in general and especially for the Diniyah Al-Mubarok Banyuwangi Madrasah as the location where this research was carried out.
The approach in this study is a case study approach, with the reason of analyzing the Qawaid An-Nahwiyah learning system implemented in the Diniyah Al-Mubarok with a neurolinguistic approach. The informants of this study were the director, nahwu teacher, and student. The sources of this study are divided into primary data sources and secondary data sources. The primary data source is Nahwu Learning in Madrasah diniyah Al-Mubarok, with secondary data sources in the form of The Cambridge Handbook Of Psycholinguistics and other supporting data sources such as books and journals. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions and data verification.
The results of this study, namely 1) In the planning phase, there are a series of efforts made by nahwu teachers in madarasah diniyah Almubarok, namely compiling a lesson plan, preparing student sheets as an evaluation and preparing learning tools. These efforts if associated with neurolinguistic theory are included in the foresight ability, which is the readiness of the brain before the learning process occurs. 2) The implementation phase there are several methods in the nahwu learning process, namely the writing method is included in kinestic intelligence, the qawa'id wa tarjamah method includes logical intelligence, memorization methods including linguistic intelligence, the mutharahah method includes Interpersonal intelligence, and the mutholaah method is a form of otal sensitivity in terms of memory and its relation to learning. 3) Evaluation Stage, which is divided into two forms, namely written exam and Oral Examination. The evaluation is an exercise resulting from brain sensitivity to realize the results of the Nahwu learning process at the Madrasah Diniyah Al-Mubarok Banyuwangi
NILAI SOSIAL ANAK USIA DINI DALAM BUKU DONGENG TOKI SI KELINCI BERTOPI KARYA TERE LIYE
Nilai sosial dapat dengan mudah disampaikan melalui buku dongeng dengan situasi yang menyenangkan dan sesuai dengan aspek perkembangan nilai sosial anak, dikarenakan buku dongeng adalah bagian dari dunia nya anak. Maka dari itu, penting untuk menelaah aspek sosial yang dilihat dari aspek nilai sosial anak usia dini sehingga dapat menemukan kesamaan dongeng sesuai dengan aspek perkembangannya sesuai dengan usianya.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan nilai sosial anak usia dini dalam buku dongeng Toki si Kelinci Bertopi karya Tere Liye yang mampu menyajikan buku dongeng anak yang didalamnya mengandung nilai sosial anak usia dini sesuai dengan aspek perkembangannya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis kajian melalui study kepustakaan (Library research). Seorang peneliti akan menelaah teks yang berupa dongeng anak yang dijadikan sebagai sumber data dalam meneliti aspek nilai sosial anak usia dini.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa buku dongeng Toki si Kelinci Bertopi karya Tere Liye tersebut terdapat beberapa nilai sosial anak usia dini dalam buku dongeng Toki si kelinci Bertopi karya Tere Liye yang meliputi: nilai sosial tolong menolong diperankan oleh mo-ri, tuan pak beruang, ribuan kunang-kunang, dan orang tua, kakak-kakak, tetangga toki, nilai sosial gotong royong diperankan oleh ribuan semut, nilai sosial setia kawan diperankan oleh ribuan semut, nilai sosial menghormati yang diperankan oleh tokoh utama yaitu Toki, nilai sosial menasehati diperankan oleh ibu toki dan tuan burung hantu, dan nilai sosial menyemangati diperankan oleh ribuan semut, tuan burung hantu, dan ribuan kunang-kunang. Dimana didalam buku dongeng Toki si Kelinci Bertopi karya Tere Liye ini terdapat nilai sosial yang sesuai dengan tahap perkembangan sosial anak usia dini sesuai dengan usia nya yang tepat untuk dibiasakan dalam kegiatan bersosialisasi dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci: Nilai Sosial, Anak Usia Dini, Dongeng dan Mendongen
تحليل الجناس والسجع في كتاب متن السلم المنورق للعلامة أبي زيد عبد الرحمن بن محمد الصغير الأخضري: دراسة تحليلية بلاغية
مستخلص البحث
كتاب متن السلم المنورق هو احدى الكتب للعلامة أبي زيد عبد الرحمن بن محمد الصغير الأخضري، يبحث فيه علم المنطق. هذا الكتاب يتكون من مائة أربعة وأربعين بيتا. كان جمال اللغة نظم سلم المنورق مرئيا من العديد في مجالات الوزن والقافية. فلذالك بحثت الباحثة بالنظرية علم البلاغة خاصة الجناس والسجع في الباب المحسنات اللفظية.
أما هذه الدراسة هي دراسة كيفية باستعمال المنهج الوصفي. والنوع هذا البحث من البحث المكتبي. المصادر البيانات هذا البحث نوعان: المصدر الرئيسي هو كتاب متن السلم المنورق للعلامة أبي زيد عبد الرحمن بن محمد الصغير الأخضري، و المصدر الفرعي هو الكتاب والمراجع بلاغية خاصة والكتاب المرتجع الأخرى التي تتعلق به.
نتائج البحث التي حصلتها الباحثة هي 1) الجناس اللاحق يوجد في بيت واحد، والجناس المطرف في بيتين. وأما السجع فهي السجع المتوازي يوجد في سبعة وثلاثين بيتا، والسجع المطرف في مائة وسبع بيت، والسجع القصير في احدى وستين كلمة، والسجع المتواسط في مائتين واثنين وعشرين كلمة. 2) فوائد الجناس والسجع في كتاب متن السلم المنورق هي يعطي الأسلوب جمالا، ويضفى على موسيقاه حسنا. لذا، لمعرفة الأبيات التي بأسلوب جمال. وكان كل عناصر القوة والجمال حتى أي تكون نغما موسيقيا جذابا. وفي جهة الأخرى، هذه الفوائد يسهلنا في تحفيظها وفهمها.
ABSTRACT
Matan Sullamul Munawraq is one of the books created by Abi Zaid Abdurrahman bin Muhammad As-Shagir Al-Akhdari, which discuss about Mantiq and consists of one hundred and fourty four of stanza. Each stanza has a good meaning and word (wazan and qafiyah). Therefore, the analysis of this research uses Balaghah theory, spesifically Saja’ and Jinas in the chapter of Muhassinat Lafdziyyah.
The method of this research uses descriptive qualitative due to the presented data is the explanation form. The method used in collecting the data is library research sourced from two kinds: primary data (book of Matan As-Sulamul Munawraq created by Abi Zaid Abdurrahman bin Muhammad As-Shagir Al-Akhdari) and secondary data Balagah books, article and other related references)
As the result of this research is various of jinas ghairu tam contained in Matan As-Sulamul Munawraq book’s, there are jinas lahiq contained in 1 stanza, and 2 stanzas in Jinas Mutharraf. The various saja’ in this book namely Saja’ mutawazi contained in 37 stanzas and the only mutharraf contained in 107 stanzas. And Saja’ Qashir contained in 61 sentences and Saja’ Mutawasith contained in 222 sentences. As for the avail both of Jinas and Saja’ in the book of Matan As-Sulamul Munawraq, that are special rhythmical arrangements of words and collocations in the poetic line. Therefore, the stanza contained by beautiful elements, and each elements has a sense of beauty and an interesting tone. In the other hand, the existences of this avail make it easier to memorize and understand.
ABSTRA
Penggunaan Narasumber Untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa Dalam Memilih Studi Lanjut di SMP Negeri 1 Labakkang
Studi ini menelaah tentang penggunaan narasumber untuk meningkatkan kemandirian siswa dalam memilih studi lanjut di SMP 1 Labakkang. Masalah dalam penelitian adalah: 1).Bagaimana gambaran kemandirian siswa dalam memilih studi lanjut sebelum dan sesudah penggunaan narasumber? 2).Apakah penggunaan narasumber dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam memilih studi lanjut di SMPN 1 Labakkang?. Penelitian ini bertujuan untuk: 1)Mengetahui gambaran kemandirian siswa dalam memilih studi lanjut sebelum dan sesudah penggunaan narasumber. 2).Mengetahui penggunaan narasumber untuk meningkatkan kemandirian siswa dalam memilih studi lanjut di SMP 1 Labakkang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian pre-experimental, desain penelitian pre- experimental design. Polupasi dalam penelitian ini adalah 199 siswa yang tidak memiliki kemandirian dalam memilih studi lanjut, dan sampel penelitian ini diambil secara random sebanyak 50 orang siswa kelas IX SMPN 1 Labakkang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1).Gambaran kemandirian siswa dalam memilih studi lanjut sebelum penggunaan narasumber berada pada kategori rendah, dan sesudah penggunaan narasumber, kemandirian pada kategori tinggi. 2).Penggunaan narasumber dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam memilih studi lanjut di SMPN 1 Labakkang.
Kata kunci: Narasumber, Kemandirian, Studi Lanjut
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Idārah Ta’allum al-Lughah al-‘Ārabiyah fī Ma’had Rauḍah al-Jannah al-Islāmiy Malang: Istinādan ilā Azzakāāt al-Muta’addidah Howard Gardner
This research aims to find out and describe in detail about management of arabic language learning in Roudhotul Jannah Islamic Boarding School based on multiple intelligence Howard Gardner perspective. While this type of research is a case study because the researchers analyze and describe in detail about an institution. This study uses type of case study because the researchers emphasize a fact related to the management of multiple intelligence-based on learning in Howard Gardner perspective. The data collection techniques in this study are observation, interview and documentation. Daily activities include linguistic activities and deposit activities including in language intelligence or linguistic intelligence. Arabic language learning at the Roudhotul Jannah Islamic Boarding School includes four language skills, namely reading, writing, listening and speaking. Speaking skills are included in several intelligences, including linguistic intelligence, logical intelligence, and physical intelligence. Writing skills are included in carnal intelligence and linguistic intelligence. Meanwhile, listening skills are included in lingguistic intelligence, musical intelligence and interpersonal intelligence
- …
