1,721,058 research outputs found
Declaring Tafseer for Humanity: Tafseer Methodology of Hassan Hanafi
The purpose of this study is to construct the tafseer methodology of Hassan Hanafi in which he applies a new way of reading texts. The methodology used in this research is descriptive method using content analysis of literature. The main finding of this article is the existence of a new model of reading the text (Qur’an) offered by Hassan Hanafi in his Tafseer method. The uniqueness of the Tafseer methodology is the effort to incorporate social reality into the text. Departing from this reality, the text is "engineered" to overcome humanitarian problems. Thus the meaning of the text is directed to provide theological direction for efforts to solve human problems. In Hassan Hanafi's view, the text must be the theological foundation for humanitarian action. The essence of his specific view is that Tafseer does not pretend to seek universal meaning, but it looks for the temporal meaning that the Qur'an gives to certain generations by ignoring past and future interests. This kind of Tafseer always refers to the experience of Tafseer and its contemporary problems which put more emphasis on solving human social problems (al-manhaj al-tafsir al-ijtima'i) in the present context. The original aspect of this research is the reconstructing of Hassan Hanafi's thoughts in understanding the Qur'an progressively in opposition to the main mainstream Tafseer of the Qur'an in Muslim circles
Pencegahan Perilaku Menyimpang melalui Pengendalian Gawai pada Siswa Madrasah
Era Industri 4.0 dengan ditandai perkembangan industri dan salah satu hasil perkembangan yang sangat familiar dengan masyarakat adalah gawai. Pola atau gaya hidup masyarakat yang sudah semakin dinamis menjadi pemicu terjadinya faktor-faktor yang mempengaruhi pola perilaku. Kebiasaan menggunakan perangkat digital ini juga salah satu penyebabnya pada siswa karena penyediaan ragam permainanserta belajar yang minim membuat pola perilaku tersebut berubah karena penggunaan gawaiyang berlebihan. Tujuan penelitian untuk menjelaskan perilaku siswa dalam menggunakan gawai,membuktikan dampak penggunaan gawai terhadap penyimpangan perilaku siswa,menemukan upayapengendalian guru terhadap penggunaangawai, mendeskripsikan dampak pengendalian gawai terhadap perilaku siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan design studi kasus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua siswa MI kelas V mempunyai gawai sendiri. Perilaku mereka dalam menggunakan gawai sebanyak 44% game online, 31% youtube, 19% instagram, 3% whatsapp, dan 3% facebook. Durasi mereka bermain gawai sebanyak 11% ≤ 1 jam, 42% 1-2 Jam, dan 47% ≥ 2 jam. Dampak negatif penggunaan gawai:sering main game online/offline, malas belajar, bermain dengan teman yang sama-sama mempunyai gawai, berteman dengan teman yang punya gawai, tidak mau bermain dengan teman sebaya secara umum, suka berkumpul hanya untuk mabar (main bareng) game online, marah ketika gawai diminta oleh orang tua, gawaidianggap merupakan sumber utama untuk belajar sehingga sumber lain dianggap tidak perlu, gawaidianggap merupakan sumber kebahagiaan, gawaidianggap satu-satunya teman bermain, meminta gawai agar sama dengan temannya, dan meminta gawai karena barang dianggap keren. Upaya guru mengendalikannya: edukasi mengenai gawai, sanksi tegas,dan koordinasi dengan para orang tua. Dampakpengendalian gawai terhadap perilaku siswa: bersikap positif dalam menggunakan gawai, fokus belajar, bersosialisasi langsung dengan teman sebaya, dan siswa suka melakukan kegiatan positif
ISLAM AND GLOBALIZATION: AN EFFORT ON POSITIONING ISLAM IN GLOBAL TRANSFORMATION
The object of this article is to explore how different Muslim groups are responding globalization and how a globalization impacts on Muslim life. This is library research with the sociology of religion as the main perspective. There are four Muslim types on responding of globalization, namely a traditionalist, a liberal modernist, a fundamental revivalist, and an Islamist-transform. The uniqueness of the study is not only how the four Muslim groups respond on globalization, but also the contestation among the groups in a public space.  
Factors Influencing Interest in Entrepreneurship Case Study on Undergraduate Students, Faculty of Economics and Business, University of Medan Area
88 halamanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara faktor dorongan dari dalam (internal), faktor sosial (external), dan faktor emosional terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan tahun 2016 dan 2017, Fakultas Ekonomi Universitas Medan Area.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sampel yang diteliti sebanyak 90 responden, 40 responden untuk Mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2017 dan 50 responden untuk Mahasiswa Program Studi Manajemen 2016 yang telah mengambil mata kuliah kewirausahaan. Teknik sampling yang digunakan adalahteknik Purposive Sampling.Uji Validitas menggunakan teknik Korelasi Product Moment dan Uji Reliabilitas menggunakan rumus Spearman Brown. Teknik analisisdata yang digunakan Uji K-Independent Sample Kruskal-Wallis pada tarafsignifikansi 10%.Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara faktor dorongan dari dalam (internal), faktorsosial (external), dan faktor emosional terhadap minat mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan tahun 2016 dan angkatan tahun 2017 untuk berwirausaha. The research was aimed to find out the difference among impulse factor (internal), social factor (external), and emotional factor to the entrepreneurial interest among students of Management Department batch 2016 & 2017, Faculty of Economic, Medan Area University. Data collections technique was questionnaire. There were 90 respondents who has taken up Entrepreneurship course as the sample, 40 respondents were students of Management Department batch 2016 and 50 respondents were students of Management Department batch 2017. The sampling technique was Purposive Sampling. Product Moment correlation was used as the Validity Test and Spearman Brown formula was used as Reliability Test. To analyze the data, K-Independent Sample Kruskal-Wallis Test on signification degree 10% was used. Based on the data analysis, the conclusion of the research was, there was differences among impulse factor (internal), social factor (external), emotional factor to the entrepreneurial interest among students of Management Department batch 2016 & 201
Effect of Good Corporate Governance and Leverage on Financial Performance (Study on Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange)
78 halamanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporate governanceyang mencangkup kepemilikan institusional dan leverage terhadapkinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada bursa efek indoneisia. Sampel penelitian ini adalah 134 perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indoneisia.Data laporan keuangan diperoleh dari annual report masing masing perusahaan yang di dapat dari situs resmi Bursa Efek Indoneisia dan indoneisia capital market directory (ICMD).Metode ini mengambil sampel yang digunakan adalah purporsive sampling.Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kepemilikan intitusional berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Serta leverage berpengaruh besar terhadap kinerja keuanagan. This study aims to analyze the effect of good corporate governance, which consists of institutional ownership, and leverage on financial performance in manufacturing companies listed on the Indonesian stock exchange. The sample of this study were 134 manufacturing companies listed on the Indonesian stock exchange. Financial report data is obtained from the annual report of each company which is obtained from the official website of the Indonesian Stock Exchange and the Indonesian Capital Market Directory (ICMD). This method of taking the sample used was purporsive sampling. The results of hypothesis testing indicate that institutional ownership has an effect on financial performance. As well as leverage has an effect on financial performanc
Analysis of the Effect of Financial Performance on Profit Growth of PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015-2019 Period
57 halamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kinerja Keuangan yaitu Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap Pertumbuhan Laba PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Jenis penelitian ini adalah asosiatif kausal yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi dan Sampel dari penelitian ini adalah laporan keuangan triwulan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dari tahun 2015-2019. Penelitian ini menggunakan SPSS Statistics 26. Berdasarkan hasil Uji t, Return On Assets (ROA) memiliki nilai thitung sebesar 4.583 dengan nilai signifikan 0.000, yang berarti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Return On Equity (ROE) memiliki nilai thitung sebesar -4.677 dengan nilai signifikan 0.000 yang berarti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Net Profit Margin (NPM) memiliki nilai thitung sebesar 2.668 dengan nilai signifikan 0.017 yang berarti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Berdasarkan hasil Uji F, diperoleh nilai Fhitung sebesar 8.505 yang lebih besar dari Ftabel sebesar 3.59 dengan nilai signifikan 0.001 yang berarti secara simultan ROA, ROE, dan NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. This research aims to determine the effect of financial perfomance that is Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), and Net Profit Margin (NPM) on The Profit Growth of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. The type of this research is causal associative which aims to know influence between two variable or more. The Population and Sample of this study are the quarterly financial reports of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk from 2015-2019. This research uses SPSS Statistics 26.Based on the result of the t test, Return On Assets (ROA) has a value of thitung is 4.583 with a significant value is 0.000, which means that influential positive and significant on Profit Growth. Return On Equity (ROE) has a value of thitung is -4.677 with a significant value of 0.000, which means that influential negative and significant on Profit Growth. Net Profit Margin (NPM) has a value of thitung is 2.668 with a significant value 0.017, which means that influential positive and significant on Profit Growth. Based on the result of the F test, obtained an Fhitung is 8.505 which is greater than Ftabel is 3.59 with a significant value is 0.001, which means simultaneously ROA, ROE, and NPM has influential positive and significant on Profit Growth
Analisis Unsur-unsur Cuaca dan Iklim Melalui Uji Mann-Kendall Multivariat
Penelitian cuaca dan iklim sangat urgen dilakukan untuk mengantisipasi perubahan dan dampak yang ditimbulkannya di masa mendatang. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari BMKG Blang Bintang, Aceh Besar, Provinsi Aceh dari Januari 1997-Desember 2006. Metode yang digunakan adalah uji Mann-Kendall Multivariat (parsial). Hasil kajian suhu udara tahunan periode 1997-2005 trend turun dengan interval peluang kejadian 0.528-0.815, tahun 2006 trend naik dengan peluang 0.5. Curah hujan periode 1997-2005 trend naik dengan interval peluang kejadian 0.848-0.968, tahun 2006 trend turun dengan peluang 0.660. Tekanan udara tahun 1997-2003 dan tahun 2006 trend naik dengan interval peluang kejadian 0.686-0.709 dan 0.609, tahun 2004 dan 2005 trend turun dengan peluang 0.555 dan 0.661. Kelembaban udara tahun 1997, 2000-2002, 2005 dan 2006 trend naik dengan peluang 0.635, 0.5-0.735, 0.994 dan 0.935. Tahun 1998, 1999, 2003 dan 2004 trend turun dengan peluang 0.6364 dan 0.583, 0.609 dan 0.584. Kecepatan angin tahun 1997-2001 dan 2003-2005 trend naik dengan interval peluang 0.585-0.801 dan 0.668-0.611, tahun 2002, 2006 trend turun dengan peluang 0.528 dan 0.792. Signifikansi suhu dan curah hujan berbanding terbalik jika suhu meningkat maka curah hujan menurun dengan nilai kovariansi terbesar 39.96 dan terkecil -97.41. Suhu dan tekanan berbanding terbalik jika suhu meningkat maka tekanan menurun dengan nilai kovariansi terbesar 1.373 dan terkecil -0.278. Suhu dan kelembaban berbanding terbalik jika suhu meningkat maka kelembaban menurun dengan nilai kovariansi terbesar 1.5 dan terkecil -1.036. Suhu dan kecepatan angin juga berbanding terbalik dengan nilai kovariansi terbesar 1.722 dan terkecil -0.87
Analisa Karakteristik Rumah Tangga Miskin dengan Metode Regresi Logistik Terbaik
Kondisi kemiskinan merupakan satu indikator perkembangan tingkat kesejahteraan rakyat di suatu wilayah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakteristik Rumah Tangga Miskin (RTM) di perkotaan dan pedesaan serta variabel-variabel yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode regresi logistik terbaik. Data yang digunakan adalah data kemiskinan di Provinsi Aceh, hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2005. Semua variabel bebas diuji kesesuaian model dengan uji signifikan (uji G2), pengujian parameter dengan uji Wald dan odds ratio. Dari hasil analisis diketahui parameter jumlah ART, jenis kelamin KRT, pendidikan tertinggi, status pekerjaan, dan lapangan pekerjaan signifikan mempengaruhi peluang RTM di perkotaan. Di pedesaan yang mempengaruhi peluang RTM adalah jumlah ART, umur produktif KRT, jenis kelamin, pendidikan tertinggi, lapangan pekerjaan, dan jumlah jam kerja KRT. Perbedaan peluang mempengaruhi RTM di perkotaan dan pedesaan adalah umur produktif
Ekonomi Sebagai Komponen Ilmu Pengetahuan Sosial
Ilmu Pengetahuan Sosial selanjutnya disingkat IPS mulai ramai diperdebatkan secara nasional dalam tahun 1972 pada saat Badan Penelitian Pendidikan (BP3K sekarang) membahasa rencana pembaharuan kurikulum sekolah di Indonesia. Konsep-konsep ilmu sosial yang menjadi bahan pengajaran IPS dipilih yang dapat menunjang tercapainya tujuan pengajaran. Konsep-konsep yang sudah dipilih kemudian disederhanakan dalam arti dipermudah sesuai dengan kematangan dan kemampuan peserta didik, agar mudah diserap dan dihayati. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa walaupun masalah yang dibahas sama yaitu masalah-masalah sosial, namun IPS bukan ilmu sosial. Ia adalah bagian ilmu sosial yang dipilih dan disederhanakan serta dipolakan untuk pengajaran, karena itu tujuannya bersifat edukatif. Penelaahan ekonomi berpangkal pada dua hal yang berhadapan yaitu tidak terbatasnya jenis dan jumlah kebutuhan manusia dan adanya kelangkaan alat-alat pemuas kebutuhan (sumber-sumber produktif). Adanya kelangkaan sumber-sumber yang produktif menimbulkan masalah pokok ekonomi. Konsep ilmu ekonomi seperti tersebut disederhanakan selanjutnya disajikan kepada peserta didik agar mudah difahaminya
Konvergensi Metode Punishment dalam Pendidikan dan Undang-Undang Perlindungan Anak
Education will give a child's character and personality which is carried to adulthood. Implementation of education can be used with various methods where one of them is the method of giving rewards (award) and punishment (punishment). However, the imposition of this punishment is now often used as a debate among the community because some people think that the imposition of punishment violates children's rights. The child protection law, which was supposed to function to protect children, has become a weapon that can undermine the teacher's role and duties as an educator. It is appropriate that there is a convergence of punishment methods in education and child protection laws so that teachers can still carry out their educational roles and tasks properly without feeling intimidated by the applicable laws. The purpose of this study is to provide an overview of the convergence of punishment methods in education and child protection laws. The method used is a qualitative method with a literature review and comparative study approach. The results of the research show that in fact both teachers and students have a legal umbrella that regulates the rights and obligations of each. However, regulations that protect teachers are still considered blunt and have not been able to provide full protection for teachers. Therefore, it is necessary to converge the punishment method in education and child protection laws so that teachers do not bear the bad consequences of disciplining students by giving punishment
- …
