380 research outputs found
fish and fishery products microbiology bacteria causing fish spoilage
This material describe bacteria which causing spoilage in fish and seafood products
Noda merah kekuasaan orde baru dalam cerpen “Mei Hwa” karya Gunawan Budi Susanto
Karya sastra adalah representsi realitas yang ada di dalam dan di sekitar pengarang. Hal ini membuktikan bahwa sastra bukanlah sebuah teks yang kosong dan terpisah dari fenomena sosial-budaya yang terjadi di masyarakat. Ia mesti mengandung ‘didikan’ yang berguna bagi para pembaca. Demikianlah makna adagium dulce et utile yang dilontarkan Horace. Meski mengurai banyak perdebatan ilmiah, tetapi dua kata di atas betul-betul mampu untuk menjawab makna kehadiran karya sastra di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk relasi kuasa yang terdapat dalam cerpen “Mei Hwa” karya Gunawan Budi Susanto. Penelitian ini juga membongkar citra rezim Orde Baru selama Reformasi Mei 1998 menggunakan konsep representasi sastra yang berdasar pada konteks historis di sekitar teks tersebut. Metode yang digunakan selama penelitian terbagi dalam tiga tahap, yakni metode pengumpulan data, metode analisis data, dan metode penyajian hasil analisis data. Data-data dikumpul dengan teknik baca-catat lalu dianalisis menggunakan metode analisis konten. Setelah itu, data-data disajikan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan teori relasi kekuasaan Michel Foucault, ditemukanlah ‘didikan’ yang dimaksud Horace dalam teks cerpen “Mei Hwa”. Data mengenai relasi kuasa yang terdapat dalam cerpen tersebut meliputi relasi kuasa yang bekerja atas pemikiran, meliputi manipulasi agama, kontrol bahasa, hingga stigmatisasi pada etnis Tionghoa, dan relasi kuasa yang bekerja atas tubuh, meliputi objektifikasi tubuh perempuan Tionghoa yang dijadikan hasrat seksual kaum lelaki hingga kontrol atas tubuh individu berdasarkan pada norma social yang berlaku. Dari keseluruhan hasil penelitian tersebut, ditemukanlah beberapa kesimpulan atas representasi Orde Baru dalam teks cerpen, yakni (1) negara Orde Baru menggunakan media agama, budaya, bahasa, hingga lembaga untuk melegitimasi kepentingan kekuasannya di masyarakat, (2) negara Orde Baru menggunakan kekuatan politik identitas sebagai alat propagandanya dalam melanggengkan kekuasaan di Indonesia, dan (3) militer dan aparatur negara selaku instrumen kekuasaan memiliki peran penting dalam setiap peristiwa kelam yang terjadi di negeri ini
Kajian Tingkat Bahaya Erosi (TBE) Tanah Andepts pada Pengunaan Lahan Tanaman Kacang Tanah di Kebun percobaan Kwala Bekala USU
DELIMA LAILAN SARI NASUTION: The Study of Erosion Hazard Level (TBE) of Andepts Soil on Peanut Cultivation at Kwala Bekala Research Field University of North Sumatra, supervised by SUMONO and EDI SUSANTO. Land with a high slope will increase landslide potential if converted into agriculture field without conservation. Therefore, research was carried out at peanut crop area with 15,5 percent landslope during Mei to August 2010 using the USLE and small square methods. The observed parameters were the kind of soil, the effective depth of soil, soil permeability, soil C-organic content, soil texture, soil structure, slope and rainfall. The results showed that the grades of erosion using USLE methods was 103,99 ton/(ha.year) and the average of erosion that occurred according small square methods was 56,52 ton/(ha.year) that was smaller than the USLE method.69 HalamanSkripsi Sarjan
First person – Olivia Susanto
ABSTRACT
First Person is a series of interviews with the first authors of a selection of papers published in Journal of Cell Science, helping early-career researchers promote themselves alongside their papers. Olivia Susanto is the first author on ‘LPP3 mediates self-generation of chemotactic LPA gradients by melanoma cells’, published in Journal of Cell Science. Olivia is a postdoctoral researcher in the lab of Prof. Robert Insall at the Beaton Institute in Glasgow, UK, where she focuses on imaging live cell interactions and cell migration both in vivo and in vitro, in cell biology and immunology.</jats:p
Analisis terhadap pelanggaran pengumuman hak cipta bidang musik dan lagu di Hotel Sahid Jaya berdasarkan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 (studi kasus antara YKCI dengan Hotel Sahid Jaya Internasional dan PHRI) / oleh Andri Susanto
abstrak (A) Nama : Andri Susanto (NIM: 205020138) (B) Judul Skripsi : Analisis Terhadap Pelanggaran Pengumuman Hak Cipta Bidang Musik dan Lagu di Hotel Sahid Jaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 (Studi Kasus antara YKCI dengan Hotel Sahid Jaya Internasional dan PHRI) (C) Halaman: xi +118 + 19 + 2007 (D) Kata Kunci : Pelanggaran, Hak cipta, Musik dan Lagu (E) Isi : Lagu atau musik merupakan ciptaan yang mendapatkan perlindungan hukum dalam bidang Hak cipta sebagaimana yang diatur oleh Pasal 12 Ayat (1) Butir d Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak cipta (yang selanjutnya disebut UUHC). Hotel Sahid Jaya merupakan salah satu users yang menggunakan lagu atau musik dalam kegiatan usahanya. Hotel Sahid Jaya berada di bawah naungan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)I sebagai induk organisasi hotel dan restoran Indonesia. Sejak bulan Oktober 2003 sampai dengan tanggal 30 Mei 2003 dalam kegiatan usahanya menggunakan lagu atau musik telah mendapat izin dan lisensi dari Yayasan Karya Cipta Indonesia (yang selanjutnya disebut YKCI) sebagai pemegang hak cipta, dimana besarnya royalti mengacu pada kesepakatan organisasi profesi. Namun hingga tanggal 31 Mei 2003 Hotel Sahid Jaya tidak memperpanjang lisensinya karena YKCI menaikan tarif secara sepihak sebesar 500 %. Meskipun tidak memperpanjang lisensinya Hotel Sahid Jaya tetap memperdengarkan lagu atau musik dalam kegiatan usahanya. Mengapa Hotel Sahid Jaya tetap memperdengarkan musik dan lagu walaupun tidak memperpanjang lisensi kepada YKCI ? dan Apakah tindakan YKCI dalam menaikkan tarif royalti melanggar ketentuan Pasal 45 UUHC ? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan empiris. Jadi dapat dikatakan bahwa Hotel Sahid Jaya tidak memperpanjang lisensi karena tidak ada dasar hukum yang mengatur kewenangan YKCI dalam memungut royalti dan menaikan tarif meskipun demikian Hotel Sahid Jaya tetap melanggar Hak cipta karena mengumumkan musik dan lagu tanpa izin sesuai ketentuan Pasal 72 UUHC, YKCI dalam menaikkan tarif melanggar ketentuan Pasal 45 Ayat (4) UUHC karena dilakukan secara sepihak tanpa kesepakatan organisasi profesi. (F) Daftar Acuan :19 (1986-2007) (G) Pembimbing : Christine S.T Kansil, S.H., M.H. (H) Penulis : Andri Susant
SUBALTERNITAS PEREMPUAN TIONGHOA DALAM NOVEL MEI MERAH 1998: KALA ARWAH BERKISAH
This study aims to examine the subject of women in colonial discourse by natives through the novel Mei Merah 1998: Kala Arwah Berkisah. To achieve this goal, descriptive qualitative is used as a research method. The data source is the novel Mei Merah 1998: Kala Arwah Berkisah (2018) by Naning Pranoto and all information related to the research topic. The research data ranges from language and sentences to thoughts in the text of the novel which contains narratives of female subjects who experience oppression and other related data. Data collection techniques are done by reading and taking notes. This research shows that Chinese women in Indonesia are in a subaltern position in the societal hierarchy. These women experienced double oppression, from their identity as Chinese under native domination and from their position as women under male domination. The events of May 1998 were proof of colonialism against ethnic Chinese women. The voice of the silenced minority group is attempted by the author to construct through the narration of the female subject in the novel. These Chinese females in this narrative experience ambivalence and mimicry as a way of resisting colonial discourse from the dominating natives.This study aims to examine the subject of women in colonial discourse by natives through the novel Mei Merah 1998: Kala Arwah Berkisah. To achieve this goal, descriptive qualitative is used as a research method. The data source is the novel Mei Merah 1998: Kala Arwah Berkisah (2018) by Naning Pranoto and all information related to the research topic. The research data ranges from language and sentences to thoughts in the text of the novel which contains narratives of female subjects who experience oppression and other related data. Data collection techniques are done by reading and taking notes. This research shows that Chinese women in Indonesia are in a subaltern position in the societal hierarchy. These women experienced double oppression, from their identity as Chinese under native domination and from their position as women under male domination. The events of May 1998 were proof of colonialism against ethnic Chinese women. The voice of the silenced minority group is attempted by the author to construct through the narration of the female subject in the novel. These Chinese females in this narrative experience ambivalence and mimicry as a way of resisting colonial discourse from the dominating natives.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji suara subjek perempuan Tionghoa dalam wacana kolonial oleh pribumi dalam peristiwa 1998 yang direpresentasikan dalam Novel Mei Merah 1998: Kala Arwah Berkisah. Metode penelitian yang digunakan dalam mengkaji topik tersebut adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah novel Mei Merah 1998: Kala Arwah Berkisah (2018) karya Naning Pranoto dan segala informasi yang terkait dengan topik penelitian. Data penelitian berupa bahasa dan kalimat hingga pemikiran dalam teks novel yang memuat narasi subjek perempuan yang mengalami penindasan dan data terkait lainnya. Sementara itu, teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan mencatat. Penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan Tionghoa di Indonesia berada pada posisi subaltern dalam hirarki masyarakat. Para perempuan ini mengalami penindasan ganda, dari identitasnya sebagai Tionghoa di bawah dominasi pribumi dan dari posisinya sebagai perempuan di bawah dominasi laki-laki. Peristiwa Mei 1998 menjadi bukti atas terjadinya penjajahan terhadap perempuan Tionghoa. Suara kelompok minoritas yang terbungkam ini berusaha dikontruksi oleh pengarang melalui narasi subjek perempuan dalam novel. Perempuan Tionghoa dalam narasi ini mengalami ambivalensi dan mimikri sebagai salah satu cara dalam melakukan resistensi terhadap wacana kolonial dari pribumi yang dominan
[RETRACTED] Conflict in Private Land: The Role of “Yellow Journalism” in the Turmoil of Batu Ceper, Tangerang 1934
RETRACTION NOTICE to the article entitled "Conflict in Private Land: The Role of “Yellow Journalism” in the Turmoil of Batu Ceper, Tangerang 1934" by M. Mulki Mulyadi Noor and Susanto Zuhdi which had been published at IHiS (Indonesian Historical Studies), Vol. 4 No. 2 (2020). This article has been retracted. Concern has been raised about the authorship dispute between the first author (corresponding author) and co-author, which is contrary to the journal policy according to COPE.As such this article represents a conflict of interest among the author. The scientific community takes a very strong view on this matter and apologies are offered to readers of the journal that this was not detected during the submission process
PENGARUH EKSTRAKURIKULER KARAWITAN TERHADAP RASA CINTA BUDAYA JAWA DI SDN SUMBERAGUNG
Culture is the result of human creativity, taste and initiative. One of the government's efforts to realize culture is through education, namely through extracurricular activities. Extracurriculars play an important role for students in developing their skills both academic and non-academic. The karawitan extracurricular at SD Negeri Sumberagung is intended as a means to introduce and preserve culture. This study aims to determine the effect of karawitan extracurriculars on the love of Javanese culture at Sumberagung Elementary School. The method used by the author in writing this article uses quantitative methods. Meanwhile, the technique used is the Paired Sample T Test if the data meets the normality assumption, and the Two Related Sample Test (Wilcoxon) if it does not meet the normality assumption. The results of the study show the condition of karawitan extracurricular activities at SD Negeri Sumberagung. The ownership of the gamelan used belongs to the studio near the school. With the results of calculating the significance level obtained 0.00 so that there is an accepted hypothesis of the influence of musical extracurriculars at SDN Sumberagung. The average score before participating in karawitan was 51.0135 and after participating in karawitan an average score was 80.3041. So that there is an increase in love for Javanese culture after participating in karawitan
Stimulasi Pembungaan Jeruk Kumquat Nagami (Fortunella margarita L.) dengan Paclobutrazol pada Periode Aplikasi yang Berbeda
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengaruh paclobutrazol dengan waktu aplikasi yang berbeda terhadap pembungaan jeruk kumquat kebun percobaan IPB Cikabayan, Darmaga, Bogor dengan ketinggian 240 m di atas permukaan laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari dan berakhir pada bulan Agustus 2007. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Kelompok Lengkap Terncak (RKLT) dengan faktor tunggaI yaitu waktu pernberian paclobutrazol yang berbeda. Penelitian ini terdiri dari empat taraf perlakuan dan kontrol yaitu: P1= aplikasi paclobutrazol pada bulan Februari 2007, P2 = aplikasi paclobutrazol pada bulan Maret 2007, P3 = aplikasi paclobutrazol pada bulan April 2007, P4 = aplikasi paclobutrazol pada bulan Mei 2007, PO = tanaman kontrol tanpa aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman dengan perlaIkuan paclobutrazol menghasilkan kuncup bunga total, bunga mekar total, buah total, buah akhir, fruit set awal, dan fruit set akhir yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman kontrol (tanpa perlakuan paclobutrazol). Waktu aplikasi yang berbeda berpengaruh sangat nyata dalam meningkatkan kuncup bunga total, bunga mekar total, buah total, dan buah akhir. Akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap fruit set awal dan fruit set akhir. Aplikasi pada bulan Mei 2007 juga menghasilkan kuncup bunga total (106.71), bunga mekar (64.43), buah total (27.86), buah akhir (23.00), fruit set awal (43.19%), dan fruil set akhir (32. 20%) yang paling besar dibandingkan dengan perlakuan pada bulan Februari, Maret, dan April 2007. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa aplikasj paclobutrazol pada bulan Mei 2007 lebih efektif dibandingkan dengan aplikasi pada bulan Februari, Maret, dan April 2007
METODE DAKWAH KYAI EDI SUSANTO DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AGAMA SANTRI DI PONDOK PESANTREN TRI BHAKTI AS-SYAUQI WAYKANAN LAMPUNG
ABSTRAK
Islam merupakan agama universal dan holistik yang diturunkan
untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, guna mencapai
derajat kehidupan yang tinggi. Da’i sebagai pelaku penyebaran Islam
keseluruh sendi kehidupan ummat, harus menguasai metode yang
tepat dan sesuai dengan kondisi ummat. Da’i yang menguasai metode
dengan baik, akan mampu menyelaraskan ajaran Islam dengan
perkembangan zaman, agar ajaran Islam selalu dipilih sebagai
alternatif dalam penyelesaian permasalahan kehidupan. Sejalan
dengan hal demikian, penerapan metode dakwah yang sesuai dengan
kondisi ummat telah dilakukan oleh Kiyai Edi Susanto di Pondok
Pesantren Tri Bhakti As-Syauqi. Berdasarkan uraian tersebut, penulis
tertarik untuk menggali lebih jauh tentang penerapan metode dakwah
oleh Kiyai Edi Susanto tersebut terutama dalam upaya peningkatan
pemahaman agama santri. Pendekatan penelitiannya adalah Kualitatif
dengan Teknik pengumpulan datanya Observasi, Wawancara,
Dokumentasi, dan Teknik analisis data kualitatif. Sedangkan sumber
data dalam penelitian ini Kiyai Edi Susanto, Ustadz, Ustadzah, dan
Para Santri Pondok Pesantren Tri Bhakti As-Syauqi, dan sumber data
sekunder yang dianggap penting.
Setelah dilakukan penelitian, ditemukan data tentang upaya
peningkatan pemahaman keagamaan terhadap santri dan jamaah Kiyai
Edi Susanto. Adapun kegiatan keagamaan yang dimaksud meliputi a.
Masalah aqidah, yakni merupakan I’tiqad batiniah yang mencakup
masalah-masalah yang erat hubungannya dengan rukun Iman, Islam
dan aqidah; b. Masalah Syari’ah, sebagai aturan yang diarahkan untuk
mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, maupun antara manusia
dengan manusia lain dalam mencapai keselarasan kehidupan; c.
Masalah Akhlak, merupakan tuntutan terhdap perilaku kehidupan
manusia untuk saling melengkapi dalam keimanan dan keislamannya.
Dari hasil penelitian di lapangan, metode dakwah yang dilakukan oleh
Kiyai Edi Susanto meliputi; ceramah, tanya jawab, dan ketauladanan
yang dilakukan secara integral, sehingga dakwah yang dilakukan
Nampak lebih menarik dan tepat sasaran. Kesimpulan dari penelitian
yang dilakukan bahwa Kegiatan keagamaan di pondok pesantren Tri
Bharata As-Syauqi berjalan dengan baik dan metode dakwah yang
dilakukan oleh Kiyai Edi Susanto sangat tepat dan sesuai dengan
kondisi mad’unya, sehingga dakwah yang dilakukan memiliki dampak
yang baik pula terhadap perilaku keagaamaan santri..
iii
ABSTRACT
Islam is a universal and holistic religion that was revealed to
regulate all aspects of human life, in order to achieve a high degree of
life. Da'i as the perpetrator of the spread of Islam throughout the life
of the ummah, must master the right method and in accordance with
the conditions of the ummah. Da'i who master the method well, will
be able to harmonize the teachings of Islam with the times, so that
Islamic teachings are always chosen as an alternative in solving life
problems. In line with this, the application of da'wah methods that are
in accordance with the conditions of the ummah has been carried out
by Kiyai Edi Susanto at Tri Bhakti As-Syauqi Islamic Boarding
School. Based on this description, the author is interested in exploring
further about the application of the da'wah method by Kiyai Edi
Susanto, especially in efforts to increase students' religious
understanding. The research approach is qualitative with data
collection techniques observation, interviews, documentation, and
qualitative data analysis techniques. While the data sources in this
study are Kiyai Edi Susanto, Male Teachers, Female Teachers, and
Students of Tri Bhakti As-Syauqi Islamic Boarding School, and
secondary data sources that are considered important.
After the research was conducted, data were found on efforts to
increase religious understanding of students and congregants of Kiyai
Edi Susanto. The religious activities in question include a. The
problem of aqidah, which is an inner I'tiqad that includes issues that
are closely related to the pillars of Faith, Islam and aqidah; b. The
problem of Shari'ah, as a rule directed at regulating human relations
with God, as well as between humans and other humans in achieving
harmony of life; c. The problem of Akhlak, is a demand for the
behavior of human life to complement each other in their faith and
Islam. From the results of research in the field, the da'wah methods
carried out by Kiyai Edi Susanto include; lectures, questions and
answers, and exemplification which are carried out integrally, so that
the da'wah carried out appears more attractive and right on target. The
conclusion of the research conducted is that religious activities at the
Tri Bharata As-Syauqi Islamic Boarding School are running well and
the da'wah methods carried out by Kiyai Edi Susanto are very
appropriate and in accordance with the conditions of the mad'u, so that
the da'wah carried out has a good impact on the religious behavior of
student
- …
