1,721,039 research outputs found

    Marine Product Economy in Terengganu during the Administration of Sultan Muhammad Syah II 1918-1920

    Get PDF
    This study aims at identifying the economic development that focused on marine products during the administration of Sultan Muhammad Syah II in Terengganu from 1918-1920. During this period, the state of Terengganu showed an auspicious economic development of seafood. The sea product economy includes dried fish, anchovies, budu, belacan, and pickled fish. Qualitative research methods are used based on primary sources such as annual reports, telegrams, correspondence, memoranda, and official reports obtained from the Terengganu Government Secretary's Office, the Terengganu Badariah Palace Office, the Land and Mines Commissioner's Office, and the British Colonial Office, which are analysed using a historical approach. Secondary sources are also used to strengthen the data and research findings, including books, journals, encyclopedias, and theses. The study's findings show the sea product economy to be the leading economy among the Malay community in Terengganu. Seafood products became an essential source of economic strength for the community and state of Terengganu during the administration of Sultan Muhammad Syah II from 1918-1920. This is because marine products are the main export commodity of Terengganu compared to other export commodities, based on the quantity and value of exports every year. The conclusion from the study explains that, although Sultan Muhammad Syah II ruled Terengganu for a period of fewer than two years, from November 26, 1918, to May 11, 1920, His Majesty Sultan Muhammad Syah II placed great importance on the economic development of the community in improving the standard of living and income of the community, most of whom were involved in the sea product economy. The export commodity of many marine products is to meet the needs of the local and foreign markets. Terengganu's Big Boat for trading activities also boosted the seafood economy in Terengganu. This proves that Terengganu is a state rich in marine resources, which have thereby become the highest export commodity product

    PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI BUKU MOTIVASI RELIGI “DREAMING BIG” KARYA MUHAMMAD SYAH FIBRIKA RAMADHAN DAN VALENTINUS FUN

    No full text
    Penelitian ini dilakukan karena di Indonesia saat ini banyak terjadi kasus kekerasan yang dilakukan oleh siswa kepada gurunya dan banyak terjadi tindakan Kolusi, Korupsi, maupun Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh pejabat negara. Penelitian ini bertujuan untuk mencari inovasi pendidikan karakter melalui buku motivasi religi “Dreaming Big” karya Muhammad Syah Fibrika Ramadhan dan Valentinus Fun. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan penelitian kepustakaan atau Library Reasearch, adapun proses pengumpulan data menggunakan pencarian referensi dari berbagai media baik cetak berupa buku dan koran maupun elekronik berupa jurnal, artikel, dan berita online. Sedangkan subyek penelitiannya adalah buku Dreaming Big karya Muhammad Syah Fibrika Ramadhan dan Valentinus Fun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku “Dreaming Big” yaitu nilai religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, menghargai prestasi, komunikatif, rendah hati, peduli sosial, dan tanggung jawab. Dan pendidikan karakter melalui buku “Dreaming Big” yang di dalamnya terdapat tiga komponen penyusun karakter yang baik menurut Thomas Lickona yaitu: pertama, pengetahuan moral berupa kesadaran moral, nilai moral, penentuan perspektif, pengambilan keputusan, dan pengetahuan pribadi. Kedua, perasaan moral berupa harga diri, empati, mencintai hal yang baik, dan rendah hati. Ketiga, tindakan moral berupa kompetensi dan kebiasaan

    Retirement planning behaviour of civil servants in Kuala Lumpur / Muhammad Syah Azim Rusli

    Get PDF
    Planning for retirement is one of the major issues among working individuals all over the world. The income that have been received from working are not only to be used to support individuals financially in the short term, but also for the sake of their survivability during the post-working days or in the retirement era. Some people may face financial difficulties after they had retired because of the high standard of living and improper financial planning during their working days. In general, there has been a concern that people cannot afford to live comfortably after they had retired (Jomo, 2017). Therefore, this study is to investigate the factors affecting the retirement planning behaviour among employees specifically on civil servants. This is based on a report (Aziz, Zahari, & Nordin, 2018) stated that civil servants in Malaysia has contributed to the largest proportion of debt consumption among any other employees. If more debt consumption being made, it means that less proportion available for savings. This study focuses on identifying civil servants' attitudes towards managing their money and other related factors to the retirement planning behaviour. The result in this study has shown attitude towards money is positively significant with the retirement planning behaviour. Apart from that, other factor such as potential conflicts in retirement and attitude towards retirement also has significant relationship with the retirement planning behaviour except for the goal clarity variable. A total of 117 civil servants aged 26 — 45 years old from various public agencies in Kuala Lumpur were selected as respondents of this study. Data collected were analysed with the use of Statistical Package for Social Science software (SPSS)

    PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN, KEAMANAN DAN FITUR LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN MOBILE PAYMENT APLIKASI OVO (Studi Kasus Pada Masyarakat Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru)

    Get PDF
    MUHAMMAD SYAH RONI (2023) : PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN, KEAMANAN DAN FITUR LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN MOBILE PAYMENT APLIKASI OVO (Studi Kasus Pada Masyarakat Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Persepsi Kemudahan, Keamanan, dan Fitur Layanan terhadap keputusan penggunaan Mobile Payment aplikasi OVO (Studi pada masyarakat Kecamatan Tuahmadani kota Pekanbaru). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Tuahmadani yang pernah menggunakan aplikasi Mobile Payment OVO. Adapun metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik limeshow, dimana teknik ini digunakan apabila populasi objek penelitian tidak diketahui. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Persepsi Kemudahan, Keamanan, dan Fitur Layanan berpengaruh seacara signifikan terhadap keputusan penggunaan Mobile Payment aplikasi OVO (Studi pada masyarakat Kecamatan Tuahmadani Kota Pekanbaru). Besar Pengaruh Persepsi Kemudahan, Keamanan dan Fitur Layanan Terhadap Keputusan Penggunaan Mobile payment apliksi OVO (Studi pada Masyarakat Kecamatan Tuahmadani Kota Pekanbaru) ditunjukan dengan Koefisien determinasi sebesar 0,519 atau sebesear 51,9% hal ini menunjukan bahwa 51,9% Keputusan Penggunaan Pada Mobile Payment aplikasi OVO dipengaruhi oleh Persepsi Kemudahan, Keamanan, Dan Fitur Layanan dan sisanya 48,1% atau 0,426 dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan pada penelitian ini. Kata Kunci : Persepsi Kemudahan, Keamanan, Fitur Layanan Dan Keputusan Penggu

    SISTEM PENDETEKSI KELELAHAN OTOT REAL-TIME MENGGUNAKAN SENSOR MYOWARE 2.0 DENGAN VALIDASI METODE OCRA PADA PEKERJA REPETITIF DI PT. EJITAMA INTERNUSA PERSADA

    No full text
    Muhammad Syah Rizky Maulana, 2026 “Sistem Pendeteksi Kelelahan Otot Real-Time Menggunakan Sensor Myoware 2.0 Dengan Validasi Metode OCRA Pada Pekerja Repetitif di Pt. Ejitama Internusa Persada”. Laporan Skripsi Teknik Industri Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kelelahan otot pada pekerja dengan aktivitas kerja repetitif menggunakan metode Occupational Repetitive Actions (OCRA) serta merancang sistem pendeteksi kelelahan otot secara real-time berbasis sinyal elektromiografi (EMG). Sistem dikembangkan menggunakan sensor MyoWare 2.0 untuk merekam aktivitas otot biceps brachii, mikrokontroler ESP32 sebagai pengolah data, serta tampilan OLED dan indikator LED sebagai media informasi. Data EMG diolah dengan metode Root Mean Square (RMS) untuk merepresentasikan tingkat kelelahan otot. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan pengambilan data pada lima orang operator di PT. Ejitama Internusa Persada. Pengumpulan data meliputi observasi aktivitas kerja, pengukuran sinyal EMG selama proses kerja berlangsung, serta penilaian risiko ergonomi menggunakan metode OCRA. Hasil pengukuran RMS EMG kemudian dianalisis dan dibandingkan dengan indeks OCRA untuk melihat kesesuaian antara tingkat kelelahan otot dan risiko ergonomi pada masing-masing aktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan nilai RMS EMG secara real-time dan memberikan peringatan ketika nilai kelelahan otot melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Selain itu, terdapat kecenderungan peningkatan nilai RMS EMG pada aktivitas dengan kategori risiko OCRA yang lebih tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem pendeteksi kelelahan otot real-time berbasis EMG dapat digunakan sebagai alat bantu evaluasi ergonomi yang objektif dan berpotensi mendukung upaya pencegahan dini MSDs di lingkungan kerja. Pengembangan lebih lanjut disarankan dengan menambah jumlah responden, pengukuran pada lebih dari satu otot, serta penyempurnaan algoritma pengolahan data. Kata kunci: Kelelahan Otot, Sensor Myoware 2.0, Metode OCR

    PERANAN PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP KONTRIBUSI SEMBAKO PASCA GEMPA DAN TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Muhammad Syah Putra dengan judul skripsi "PERANAN PEDAGANG KAKI LIMA TERHA DAP KONTRIBUSI SEMBAKO PASCA GEMPA DAN TSUNAMI DI KOTA BANDA ACE", dengan pembimbing utama Bapak Ir Edy Marsudi, M.Si. dan pembimbing anggota lbu Ir. Ismayani, M.SiPermasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pedagang kaki lima berperan terhadap kontribusi sembako pasca gempa dan Tsunami di Kora Banda Aceh Lokasi, objek dan ruang lingkup penelitian yaitu pedagang kaki lima yang berjualan di tiga () pasar yaitu pasar Ulee Kareng. pasar Neusu dan pasar Setui.Penelitian bertujuan untuk mengetahui peranan pedagang kaki lima terhadap kontribusi barang sembako yang di jual di Kota Banda Aceh pasca gempa dan Tsunami. Dengan menggunakan metode penentuan sampel yaitu metode simple random sampling dan metode deskriptif dengan uji statistik yang digunakan yaitu model chi quadratBerdasarkan hasil pembahasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa peranan pedagang kaki Ima berperan dalam kontribusi sembako di Kota Banda Aceh. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pengujian dengan menggunakan Chi Square(X), dimana nilai Chi Square (X) untuk jenis sembako minyak goreng = 108, gulapasir = IHI, telur = 115, cabai merah = 1l5, bawang merah = 120, Beras =141, garam = 114, tepung = 143 dan ikan asin = 144. Semua jenis sembako yang dijual pedagang kaki lima merupakan wujud peranan pedagang kaki lima terhadapkontribusi sembako di Kota Banda Aceh, dimana dengan besarnya barang sembakoyang mereka jual kepada konsumen rumah tangga, selain itu dengan adanya padapedagang kakr lima saat mi memudahkan para konsumen untuk membeli kebutuhanpolok mereka dan dapat dijangkau dengan mudahDiharapkan kepada para pedagang kaki lima, agar dapat berperan lebh pumal vaitu dengan menjual berbagai barang kebutuhan pokok (sembako) dan barang barang lain dengan harga yang murah dan mudah terjangka

    FSPP Fun Run / Muhammad Hakim Abu Bakar and Muhammad Syah Ikmal Sujidin

    Get PDF
    Pada 8 Jun 2024 yang lalu, UiTM Kampus Seremban dimeriahkan dengan acara FSPP Fun Run, satu program yang dianjurkan dengan kerjasama erat di antara Jawatankuasa Perwakilan Kolej (JPK) dan pelajar Fakulti Sains Pentadbiran dan Pengajian Polisi (AM228). Program ini berjaya menarik minat seramai 150 orang pelajar sebagai peserta program, dengan objektif utama untuk memberikan pendedahan kepada peserta program mengenai pengendalian acara besar serta membentuk mahasiswa yang aktif, sihat, dan cergas. Program ini bermula seawal pagi dengan sesi senamrobik yang penuh semangat. Sesi ini dikendalikan oleh AJK Senamrobik yang terdiri daripada ahli JPK dan Sekretariat Jawatankuasa Perwakilan Kolej (SJPK). Aktiviti senamrobik ini bertujuan untuk memanaskan badan peserta sebelum memulakan larian. Dengan iringan muzik yang rancak, para peserta kelihatan bersemangat menyertai setiap pergerakan, menjadikan suasana lebih ceria dan energik. Ini merupakan permulaan yang baik untuk program yang menjanjikan banyak keseronokan dan penglibatan aktif

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore