118 research outputs found

    PENGARUH SUHU PROSES CURING TERHADAP KEKUATAN MEKANIK DAN KETAHANAN PANAS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TEBU SEBAGAI BAHAN COVER KNALPOT

    No full text
    Muhammad Dzikril Khakim, 2025 “Pengaruh Suhu Proses Curing Terhadap Kekuatan Mekanik Dan Ketahanan Panas Komposit Berpenguat Serat Tebu Sebagai Bahan Cover Knalpot”. Skripsi, Teknik Mesin Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal. Komposit tersusun atas dua bahan yaitu matriks dan penguat untuk menjadi suatu material. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu curing dengan suhu 80℃, 90℃, dan 100℃ terhadap sifat mekanik dan termal komposit berbasis serat tebu dengan matriks resin poliester. Pengujian dilakukan melalui uji bending, impact, pengamatan patahan atau uji visual, Thermogravimetric Analysis (TGA), serta simulasi dinamika tumbukan menggunakan Dynamic Event Simulation. Teknik untuk membuat komposit menggunakan Teknik hand lay up, bahan dan alat yang digunakan diantaranya serat batang tebu, resin polyester, alat yang digunakan cetakan kaca, sikat kawat, kuas cat, alat pemotong, dan timbangan. Metode penelitian dengan cara resin polyester yang ditambahkan serat batang tebu 3%, kemudian dikeringkan pada oven dengan suhu 80℃, 90℃, dan 100℃ dan uji bending, uji impact, uji visual, uji ketahan panas. Lalu disimulasikan pada dynamic event simulation pada aplikasi fusion 360. Penelitian ini mengkaji pengaruh suhu curing terhadap sifat mekanik dan termal komposit serat tebu berbasis resin poliester. Hasil uji bending dan impact menunjukkan bahwa suhu curing 100°C menghasilkan kekuatan lentur tertinggi sebesar 31,97 MPa dan nilai impact tertinggi sebesar 0,015 J/mm², menjadikannya kondisi yang optimal. Visual patahan pada suhu 100°C didominasi fiber break, menunjukkan ikatan serat-matriks yang kuat. Analisis TGA menunjukkan dekomposisi termal bertahap dengan sisa massa akhir 654,78 μg pada suhu ±556°C, menandakan stabilitas termal yang baik. Simulasi dynamic event dapat disimpulkan bahwa desain Cover knalpot tidak mampu menahan benturan pada kecepatan 80 km/jam, 110 km/jam, dan 140 km/jam karena nilai Von Mises stress yang dihasilkan melebihi yield strength material. Secara keseluruhan, suhu curing 100°C optimal untuk meningkatkan performa komposit, meskipun tidak cukup untuk menahan tumbukan berkecepatan tinggi Kata kunci : Komposit, curing, matriks polyester, serat batang tebu, uji bending, dan uji impact, Thermogravimetric Analysis (TGA), dynamic event simulatio

    Religious Digital Literacy and Prevention of Radicalism in Schools

    No full text
    Religious digital literacy is an urgent need for students in this era. The influence of digital information is very large on religious understanding and practice because digital product users are now free to access whatever information they need. This research aims to determine religious digital literacy practices and prevent radicalism in schools. This research uses a systematic literature review approach whose main sources are relevant books and scientific journals. This research shows that religious digital literacy practices are carried out using relevant religious digital learning sources. This is done to provide easy access for students so they can improve their understanding and critical thinking. This religious digital literacy practice also requires supervision and assistance from teachers and parents. Preventing radicalism in schools can be done by training students' critical thinking skills in accessing and using all available digital information so that all information obtained is well validated

    Studi analisis pandangan Kiai Shaleh bin Umar al-Samaraniy dalam Minhaj al-Atqia' fi Syarh Ma'rifat al-Azkiya' tentang pendidikan akhlak

    Get PDF
    Pentingnya akhlak menjadikan sebuah ‘kewajiban’ tersendiri dalam pendidikan Islam. Karena, untuk menjadikan manusia yang ‘khalis’ sesuai dalam Qur’an, manusia perlu memiliki akhlak yang baik selain memiliki ilmu pengetahuan. Dan pencapaian akhlak tersebut salah satunya melalui pendidikan. Konsep pendidikan akhlaq telah banyak ditawarkan oleh tokoh-tokoh Islam di Indonesia diantaranya KH. Hasyim Asy’ari, Mbah Rifai dan Muhammad Shaleh bin Umar As-Samarani. Dari tokoh-tokoh tersebut peneliti bermaksud melakukan kajian pemikiran pendidikan akhlaq menurut Muhammad Shaleh bin Umar As-Samarani dalam kitabnya Minhāj al-Atqiā` fī Syarḥ Ma’rifat al-Ażkiyā`. Muhammad Shaleh bin Umar al-Samãrāniy yang dikenal dengan nama Mbah Sholeh Darat merupakan guru besar di Indonesia. Bisa disebut seperti itu, karena beliau telah melahirkan ulama besar diantaranya KH. Hasyim Asy’ari pendiri Nadhotul Ulama KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhamadiyyah, K.R. Dahlan Tremas, seorang ahli falak, K. Amir Pekalongan, yang juga menantu Mbah Sholeh Darat, K. Idris Solo, K. Sya’ban bin Hasan Semarang, K. Abdul Hamid Kendal, K. Tahir, K. Dimyati Tremas, K. Khalil Rembang, K. Munawir Krapyak Yogyakarta, K. Tafsir Anom penghulu Keraton Surakarta serta R.A. Kartini Jepara, dan lain sebagainya. Metode yang digunakan adalah Library Riset. yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan sumber – sumber literatur perpustakaan, seperti buku, jurnal ilmiah dan media social. Hasil dari penelitian ini adalah pandangan Kiai Shaleh bin Umar al-Samãrāniy tentang pendidikan akhlak diantaranya Urgensi Ilmu Pembersih Hati Bagi Murid, cara mendekatkan dengan Allah yaitu dengan mengikuti Rasulullah SAW, Adab Berteman Bagi Murid, Urgensi Uzla Bagi Murid, Adab Guru Dan Murid dan ciri-ciri ulama akhirat

    Analisis Potensi Puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” Karya Muhammad Yamin (1928) Sebagai Sumber Belajar Penguatan Profil Pelajar Pancasila

    Get PDF
    Kajian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan potensi puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” sebagai sumber belajar penguatan profil pelajar Pancasila. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data primer dalam kajian ini yaitu puisi karya Muhammad Yamin berjudul “Indonesia, Tumpah Darahku”, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan dalam kajian ini yaitu hermeneutik dengan membaca, menelaah, dan menafsirkan isi puisi secara langsung. Hasil kajian menunjukkan bahwa puisi berjudul “Indonesia, Tumpah Darahku” karya Muhammad Yamin Tahun 1928 memiliki pesan nasionalisme sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar alternatif dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Pemanfaatan puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” dalam pembelajaran telah memenuhi dimensi profil pelajar Pancasila sebagai penerapan Kurikulum Merdeka. Guru dan peserta didik dapat menginternalisasikan enam dimensi profil pelajar Pancasila meliputi bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif melalui puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” dalam kehidupan sehari-hari

    A public communication and social representation theory approach on islamic issues in Indonesia

    Get PDF
    Background: The rise of Islamic issues in Indonesia, which are generally packaged in various policies or programs, is often not responded to positively by the public. In some cases, such as the issue of waqf, zakat and Hajj, it actually receives counterproductive responses. Methods: This paper aims to study this social phenomenon using a two-theoretical approach, namely public communication and social representation as conceptualized by Serge Moscovici. To sharpen this theoretical study, this paper dissects two dissertations related to the preaching of the Prophet Muhammad and public policy of internalizing religious values in the city of Bandung. Results: This research shows that the theory of public communication and social representation is relevant for studying Islamic studies which continues to develop and is marked by the emergence of various social phenomena. Conclusion: However, the results of this theoretical approach are not standard because Islamic issues are influenced by many factors, such as social, political, cultural and others

    A public communication and social representation theory approach on islamic issues in Indonesia

    Get PDF
    Background: The rise of Islamic issues in Indonesia, which are generally packaged in various policies or programs, is often not responded to positively by the public. In some cases, such as the issue of waqf, zakat and Hajj, it actually receives counterproductive responses. Methods: This paper aims to study this social phenomenon using a two-theoretical approach, namely public communication and social representation as conceptualized by Serge Moscovici. To sharpen this theoretical study, this paper dissects two dissertations related to the preaching of the Prophet Muhammad and public policy of internalizing religious values in the city of Bandung. Results: This research shows that the theory of public communication and social representation is relevant for studying Islamic studies which continues to develop and is marked by the emergence of various social phenomena. Conclusion: However, the results of this theoretical approach are not standard because Islamic issues are influenced by many factors, such as social, political, cultural and others

    A Comparative Study of Natural Law Theories: The Views of Thomas F. Wall and Syed Muhammad Naquib al-Attas

    Get PDF
    This article aims to analyze and compare the perspectives of Thomas F. Wall and Syed Muhammad Naquib al-Attas on the concept of natural law, highlighting their differing philosophical traditions. Wall, in “Critical Thinkingâ€, presents a secular understanding of natural law, arguing that it is a human construct originating solely from human reasoning, independent of any divine authority. In contrast, al-Attas, in “Prolegomena to the Metaphysics of Islamâ€, asserts that natural law, or sunnatullah, is divinely ordained, reflecting God's will in governing the universe while involving human participation. This study employs a philosophical approach grounded in the Islamic worldview to examine and contrast their interpretations, utilizing content analysis to systematically interpret the key arguments in their respective works. The findings reveal a fundamental divergence between the two perspectives: Wall perceives natural law as an innate principle recognized by human reason as the highest moral and ethical authority, whereas al-Attas views it as a manifestation of divine order that governs creation. This contrast underscores the broader epistemological differences between the Western secular and Islamic metaphysical worldviews in understanding the foundation and authority of natural law

    Hubungan Aktivitas Fisik dan Pola Hidup Sedenter dengan Status Gizi Dewasa di Kota Malang

    No full text
    Pendahuluan: Masalah gizi lebih masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang belum tertangani karena perubahan jaman yang mempengaruhi pola hidup seperti penurunan aktivitas fisik dan peningkatan pola hidup sedenter. Pada usia 20-39 tahun belum diketahui tingkat aktivitas fisik dan pola hidup sedenter serta status gizinya, oleh sebab itu penelitian tentang hal ini perlu dilakukan. Metode: Penelitian ini dilakukan secara Observasional Analitik dengan pendekatan cross sectional pada 380 orang dewasa berusia 20-39 tahun di Kota Malang. Kuesioner Global Physical Activity digunakan untuk mengukur tingkat aktivitas fisik sedangkan Sedentary Behaviour Questionnaire digunakan untuk mengukur tingkat pola hidup sedenter yang juga dibagi menjadi 3 kategori. Indeks massa tubuh diukur secara matematis dari berat badan dan tinggi badan dibagi menjadi 5 kategori. Data dianalisa dengan Kruskal-Wallis dan Somers’D dengan nilai < 0,05 dianggap signifikan. Hasil: Aktvitas fisik didapatkan 32% tinggi dan 39% rendah. Untuk pola hidup sedenter 68% responden kategori tinggi dan 11% rendah. Status gizi didapatkan 20% responden kegemukan, 9% kurus dan 2% sangat kurus. Didapatkan hubungan yang signifikan antara status gizi dengan aktivitas fisik (0,002) dan pola hidup sedenter (0,000). Uji Somer’s D aktivitas fisik dengan ststus gizi didapatkan nilai r -0,121 (p 0,002) untuk pola hidup sedenter dengan status gizi didapatkan nilai r -0,178 (p 0,000). Hal ini diduga terjadi karena hasil penilaian responden meskipun banyak responden dengan kategori pola hidup sedenter tinggi tetapi status gizi banyak yang normal. Kesimpulan: Aktivitas fisik dan pola hidup sedenter mempengaruhi status gizi dewasa usia 20-39 tahun di Kota Malang Kata kunci: Aktivitas Fisik, Pola Hidup Sedenter, Status Gizi Dewas

    Game Tajwid “The Advanture of Madun” dengan menggunakan algoritma fuzzy sugeno sebagai pengatur perilaku NPC

    Get PDF
    INDONESIA: Game merupakan media hiburan yang sangat diminati hampir semua lapisan masyarakat. Kualitas Game ditentukan oleh beberapa aspek, baik dari kecerdasan buatan, konten yang disajikan, dan lain sebagainya. Kecerdasan buatan sangat diperlukan oleh suatu Game guna menciptakan aksi dan reaksi untuk mencapai tingkat realistis yang diharapkan khususnya pada Non Playable Player (NPC). Game edukasi yang menarik merupakan salah satu terobosan konten yang bersifat edukasi sebagai media pembelajaran yang menarik. Di dalam Game ini terdapat unsur edukasi yaitu pembelajaran Ilmu Tajwid. Prinsip pengajaran pada dasarnya dapat dilakukan dengan berbagai macam metode, namun pada penelitian ini pengajaran Ilmu Tajwid dilakukan dengan menggunkan unsur Game. Penelitian ini menjelaskan bagaimana merancang proses pengaturan perilaku NPC pada suatu Game dan juga menjelaskan bagaimana membuat suatu Game edukasi. Game The Advanture of Madun adalah Game edukasi berjenis First Player Shooter (FPS) berbasis desktop dengan menggunakan Engine Unity3d. Player harus menyelesaikan semua stage dan mengalahkan musuh untuk dapat mendapatkan sebuah kitab sebagai tujuan akhir dari Game ini. Pada penelitian ini,metode kecerdasan musuh untuk mendapatkan perilaku sesuai yang digunakan adalah Algoritma Fuzzy Sugeno. Pengujian dilakukan pada dekstop. ENGLISH: Game is an entertainment media that has much enthusiasts from all segments of society. The quality of Games are determined by several aspect, start from artificial intelligence, content presented, and others. Artificial Intelligence is considerably needed by a Game in order to create an action and reaction to achieve realistic level expected, especially for Non Playable Player (NPC). Interesting educational Game is one breakthrough Game that provides an educational content as an interesting learning media. In this Game there are elements of education is learning Tajweed Sciences. The principle of teaching can basically be done by various methods, but in this study Tajweed science teaching is done by using elements of the Game. NPC are controlled by artificial intelligence to do an action and reaction response to player. In this research, Fuzzy sugeno algorithm is used on artificial intelligence method to obtain suitable behavior. The testing did in desktop
    corecore