374 research outputs found

    Solidaritas Yaman-Palestina dalam Pidato Deklarasi Perang Yaman-Israel: Metodelogi Interpretasi Abu Hayyan

    Get PDF
    Solidaritas Yaman-Palestina kini menjadi fokus penting dalam dinamika politik Timur Tengah. Ketegangan Yaman-Israel menarik perhatian global, menunjukkan komitmen Yaman membela Palestina. Penelitian ini menganalisis pidato perang Yahya Saree menggunakan kerangka metodologi tafsir Abu Hayyan dari kitab Bahrul Muhit. Studi ini menerapkan pendekatan tekstual, linguistik, sosio-historis, logis, dan sistemik untuk mengungkap dimensi solidaritas dan resistensi dalam pidato tersebut. Penelitian bertujuan memahami solidaritas Yaman-Palestina dalam konteks regional yang lebih luas, sekaligus membuktikan efektivitas metode Abu Hayyan untuk menganalisis karya kontemporer seperti orasi politik. Hasil penelitian menunjukkan pidato Saree menggunakan konstruksi argumentatif kompleks dan diksi formal untuk menekankan solidaritas kemanusiaan dan penegakan keadilan. Analisis tekstual menemukan penggunaan istilah kunci seperti "wajib" dan "kita" yang mencerminkan kesatuan dan ketegasan sikap. Secara linguistik, pilihan diksi seperti "respons," "dukungan," dan ekspresi religius memperkuat pesan solidaritas. Analisis sosio-historis membuktikan pidato ini mencerminkan realitas politik serangan Yaman terhadap Israel, persaudaraan Islam, dan semangat melawan penindasan Palestina. Pemeriksaan logis mengungkapkan tindakan Yaman berlandaskan tanggung jawab moral, kewajiban agama, dan aspirasi rakyat dengan kepercayaan pada Allah. Secara sistemik, semua komponen pidato saling terkait menyampaikan tema solidaritas dan penolakan agresi Israel secara kohesif, memvalidasi efektivitas metodologi Abu Hayyan untuk teks politik kontemporer

    Struture-themes and social relisim in Hatice Mastur's novels

    No full text
    Hatice Mastur, Pakistanlı toplumcu gerçekçi bir yazardır ve eserlerinin konuları özellikle Hint Alt Kıtasındaki İngiliz sömürge ve sonrası dönemi kapsar. Bu dönemde insanların yaşadığı toplumsal ve kültürel sorunları derinlemesine ele alır. Mastur'un eserlerinde kadınların toplumdaki yaşam mücadeleleri, aile içi dinamikler, toplumsal, dini baskılar ve kültürel problemler, zengin-fakir çatışması, ekonomik sorunlar, işçi sınıfının sorunları, kıtlık, savaş, bağımsızlık mücadelesi, göç, mültecilik, sınıf farkları, siyasi liyakatsizlik vb. toplumsal çatışmaların etkileri görülür. Hint Alt Kıtasında Doğu kültürünün etkisi ile kadınlar, geleneksel toplum yapısının ve kültürel değerlerin belirlediği sınırlar içinde yaşarlar. Bu sebeple kadınlar, geçmişten itibaren sosyal ortamdan genelde dışlanmış, hor görülmüş, hizmetkâr ve cinsel bir obje olarak anılmıştır. Hatice Mastur'un eserlerinde bu sınırların yarattığı zorluklar ve kadınların bu zorluklarla nasıl başa çıktıkları detaylı bir şekilde işlenir. Özellikle kadınların eğitim, iş gücüne katılım, dini ve ahlaki sömürü, aile içi ilişkilerdeki rolleri, maruz kaldıkları ayrımcılık, şiddet, aile içi baskı gibi sorunlar çarpıcı bir şekilde yansıtılır. Sonuç olarak bu çalışmamızda, Hatice Mastur'un, Angan ve Zamin adlı romanlarında Hint Alt Kıtasındaki savaş ve siyasi olaylar sonucu meydana gelen sosyal eşitsizliklerin ve kadınların yaşadığı toplumsal ve kültürel sorunların son bulması için çözüm sunduğunu anlaşılmaktadır. Yazarın eserlerindeki kadın karakterlerin yaşadığı deneyimler, güçlü kadın karakterlerin kurgulanması, bölgedeki insanının uzun ve yıpratıcı sömürü sürecinin etkisi ile günlük yaşamlarında karşılaştıkları zorlukları anlamamıza ve bu konularda toplumsal farkındalık oluşmasına katkıda bulunmuştur. Aynı zamanda bağımsızlık, göç ve mültecilik dönemlerinde toplumun yaşadığı zorlukların anlaşılması açısından önemi büyüktür.Hatice Mastur is a Pakistani social realist writer, and the subjects of her works cover especially the British colonial and post-British colonial period in the Indian Subcontinent. It deals in depth with the social and cultural problems that people experienced during this period. In Mastur's works, women's struggles for survival in society, domestic dynamics, social, religious pressures and cultural problems, rich-poor conflict, economic problems, working class problems, famine, war, struggle for independence, migration, refugeehood, class differences, political incompetence, etc. The effects of social conflicts are seen. In the Indian Subcontinent, with the influence of Eastern culture, women live within the limits determined by the traditional social structure and cultural values. For this reason, women have been generally excluded from the social environment, despised, and referred to as servants and sexual objects since the past. In Hatice Mastur's works, the difficulties created by these borders and how women cope with these difficulties are discussed in detail. In particular, problems such as women's education, participation in the workforce, religious and moral exploitation, their roles in family relations, the discrimination they are exposed to, violence, and domestic pressure are reflected strikingly. As a result, in this study, it is understood that Hatice Mastur offers solutions to end the social inequalities that occurred as a result of war and political events in the Indian Subcontinent and the social and cultural problems experienced by women in her novels Angan and Zamin. The experiences of the female characters in the author's works, the construction of strong female characters, contributed to our understanding of the difficulties faced by the people in the region in their daily lives due to the long and exhausting process of exploitation and to raising social awareness on these issues. At the same time, it is of great importance in terms of understanding the difficulties experienced by the society during the periods of independence, migration and refugee status

    Rekonstruksi Fungsi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Pelaksanaan Fungsi Legislasi Berbasis Penguatan Bikameral

    Get PDF
    Mastur NIM: T311308009, Rekonstruksi Fungsi Dewan Perwakilan Daerah dalam Pelaksanaan Fungsi Legislasi Berbasis Penguatan Bikameral. Promotor Prof Dr. H. Setiono, SH, MS, Co Promotor Dr. Isharyanto, SH, MHum. Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2017. Disertasi ini bertujuan untuk : 1. mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam keberadaan Dewan Perwakilan Daerah dalam pelaksanaan fungsi legislasi 2. mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam tentang Dewan Perwakilan Daerah dalam pelaksanaan fungsi legislasi dikaitkan dengan sistem bikameral belum seimbang dan sejajar dengan Dewan Perwakilan Rakyat pasca Amandemen Undang-Undang Dasar 1945. 3. mendapatkan model Rekonstruksi yang ideal fungsi Dewan Perwakilan Daerah dalam pelaksanaan fungsi legislasi berbasis penguatan sistem Bikameral di Indonesia. Hasil penelitian dapat disimpulkan : 1. Keberadaan Dewan Perwakilan Daerah dalam menjalankan fungsi legislasi dalam sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia sudah berbasis sistem bikameral meskipun kewenangan terbatas dalam bidang-bidang tertentu. 2. Fungsi legislasi Dewan Perwakilan Daerah dalam sistem parlemen bikameral Indonesia belum seimbang bila dibandingkan dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Sistem bikameral Indonesia yaitu sistem bikameral yang lemah (soft bicameral). Sistem bikameral yang seimbang apabila diantara kedua kamar yaitu Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah adanya mekanisme check and balances diantara lembaga Parlemen. 3. Rekonstruksi yang ideal Dewan Perwakilan Daerah dalam menjalankan fungsi legislasi diantara lembaga parlemen memiliki kewenangan yang sejajar dan seimbang. Keseteraan kewenangan dan fungsi Dewan Perwakilan Daerah dalam menjalankan fungsi legislasi, fungsi pengawasan dan fungsi anggaran dibutuhkan agar terwujud sistem bikameral yang kuat atau strong bikameral. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan hukum tata negara yang berkaitan dengan fungsi legislasi Dewan Perwakilan Daerah sebagai lembaga legislatif. Disertasi ini memberikan saran dilakukan Amandemen UUD 1945 Pasal 22 C dan Pasal 22 D terkait Tugas, kewenangan dan keanggotaan Dewan Perwakilan Daerah. Kata Kunci: Rekonstruksi Dewan Perwakilan Daerah, Fungsi Legislasi, Sistem Bikamera

    PENGARUH KEIKUTSERTAAN ORGANISASI ROHANI ISLAM (ROHIS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PAI SISWA KELAS XI SMA N 1 SEWON BANTUL

    Get PDF
    ABSTRAK Mastur Anwar Haryanto: penelitian tentang “Pengaruh Keikutsertaan Organisasi Rohani Islam Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran PAI Siswa Kelas XI SMA N 1 Sewon Bantul. Adapun tujuan penelitian ini adalah mencari ada atau tidak pengaruh keikursertaan organisasi rohis terhadap prestasi belajar mata pelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data terhadap 37 responden mengenai Pengaruh keikutsertaan organisasi rohani Islam (Rohis) terhadap prestasi belajar mata pelajaran PAI siswa kelas XI SMA N 1 Sewon Bantul memberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut : dari hasil uji T keikutsertaan organisasi rohis mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran PAI dapat dilihat dari nilai thitung > ttabel yaitu 3,639 > 2,030 yang dapat diartikan bahwa keikutsertaan organisasi rohis berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar mata pelajaran PAI. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan software SPSS 16.0 didapatkan persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut : Y = 73,987 + 0,173X. Koefisien determinasi (R square) didapat hasil 0,274 yaitu 27,4% yang berarti sumbangan pengaruh keikutsertaan organisasi rohis terhadap preastasi belajar mata pelajaran PAI adalah sebesar 27,4%, sedangkan sisanya 72,6% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Kata Kunci : Keikutsertaan Organisasi Rohis, Prestasi Belajar Mata Pelajaran PA

    PENGARUH KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI PERKOTAAN :P2KP DI KELURAHAN SUKAGALIH, KECAMATAN SUKAJADI, KOTA BANDUNG

    No full text
    Amas Mastur, Pengaruh Kemampuan Manajerial Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Efektivitas Pengelolaan dana Program Pengentasan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia, 2005, dibawah bimbingan Prof. Drs. Komaruddin Sastradipoera (Alm) dan Prof. Dr. Hj. Tjutju Yuniarsih MPd.Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) adalah lembaga yang didirikan masyarakat yang berfungsi mengelola dana bergulir, dana tersebut disalurkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dalam rangka penanggulangan kemiskinan di perkotaan . Namun dalam pengelolaan dana tersebut masih belum optimal, dan banyaknya kredit bermasalah yang terjadi di KSM.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan manajerial, partisipasi kelompok swadaya masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan dana P2KP di Kota Bandung, baik secara parsial maupun secara bersama-sama.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Deskriptif analisis. Populasi penelitian adalah Unit Pengelola Keuangan (UPK) Badan Keswadayaan Masyarakat Sinar Galih, KSM, dan Tokoh masyarakat di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan menggunakan metode Path Analysis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan Manajerial dan Partisipasi Masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan dan P2KP. Secara bersama-sama Kemampuan Manajerial dan Partisipasi Masyarakat berpengaruh sebesar 0,449 atau 44,9%. Dengan demikian pengaruh lain di luar variabel tersebut adalah 0,551 atau 55,1%. Dilihat dari koefisien jalur, pengaruh Kemampuan Manajerial terhadap efektivitas pengelolaan dan P2KP adalah sebesar 0,321 sedangkan pengaruh Partisipasi Masyarakat adalah sebesar 0,516. Pengaruh variabel Kemampuan Manajerial secara langsung terhadap efektivitas pengelolaan dan P2KP adalah sebesar 0,103 atau 10,3% dan pengaruhnya terhadap efektivitas pengelolaan dan P2KP melalui variabel partisipasi masyarakat adalah 0,040 atau 4%. Adapun pengaruh langsung dari variabel partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan dan P2KP adalah sebesar 0,266 atau 26,6%, dan pengaruhnya melalui variabel kemampuan manajerial adalah 0,040 atau 4%. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh variabel partisipasi masyarakat itu lebih memberikan kontribusi terhadap efektivitas pengelolaan dan P2KP dibandingkan dengan variabel kemampuan manajerial pengurus BKM Sinar Galih di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.Kata kunci : Kemampuan manajerial, partisipasi, dan efektivitas

    Manfaat Website sebagai Media Pemasaran untuk Meningkatkan Jangkauan Pelanggan Baru pada PT. Barokah Aulia Mastur

    Get PDF
    This research aims to develop a web-based information system to support marketing activities and improve customer outreach at PT. Barokah Aulia Mastur, a local business engaged in fish feed sales. The company currently faces limitations in its promotional methods, relying solely on conventional practices such as social media and walk-in customers, which hinders its ability to reach new markets. To address this issue, a Research and Development (R&D) method was employed, using the Waterfall model to guide the system development process through structured phases: requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. Data collection techniques included observation, interviews, literature review, and laboratory work. The resulting system was tested using black-box testing to ensure its functional reliability. The study concludes that the implementation of a web-based sales system enhances accessibility, increases promotional reach, and improves the efficiency of transaction records and customer engagement. This system provides a scalable solution for small and medium enterprises aiming to compete in the digital economy

    Strategy The principal's Leadership Style in Implementing “Merdeka Belajar” in Schools

    Get PDF
    Curriculum changes are part of improving the existing education system in Indonesia. Principal leadership has an important role and position in achieving educational goals. This study aims to discuss the principal's leadership style in implementing "merdeka belajar" in schools. This research uses the literature study method, which collects materials from books, journals, articles, and other sources related to the principal's leadership strategy in realizing Independent Learning in schools. The study results show that implementing the independent curriculum makes teachers more professional through various coaching and training. The principal carries out his role as a mediator and motivator for teacher participation in curriculum training. The principal also acts as a participant in regular meetings or discussions. The principal also supervises evaluators in implementing the independent curriculum. The factor faced by school principals is the lack of smoothness of the internet network as a means for teachers to use technology in learning. School principals consider the expected results of the theories in the research in making decisions to answer problems and improve the quality or quality of education by implementing an independent curriculum

    URGENSI CLASSROOM ACTION RESEARCH BAGI PENGEMBANGAN INTELEKTUAL MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

    No full text
    Abstrak:Suatu pembelajaran dikatakan berhasil apabila muncul  perubahan tingkah laku positif pada peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Hal ini pada dasarnya bergantung pada guru sebagai elemen penting dalam kegiatan pembelajaran. Memang saat ini sudah menjadi tidak lazim apabila guru menjadi dominator kegiatan pembelajaran di kelas, namun hal ini bukan berarti guru lepas tanggung jawab terhadap keberhasilan siswanya dalam belajar. Untuk mewujudkan tanggung jawab tersebut guru harus selalu proaktif dan responsif terhadap semua fenomena-fenomena yang ditemukan di kelas. Sejalan dengan pernyataan di atas, saat ini upaya perbaikan pendidikan dilakukan dengan pendekatan konstruktivis. Oleh karena itu guru tidak hanya sebagai penerima pembaharuan pendidikan, namun ikut bertanggungjawab dan berperan aktif dalam melakukan Pembaharuan pendidikan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya melalui  penelitian tindakan dalam pengelolaan pembelajaran di kelasnya. Dalam konteks perguruan tinggi pendidikan dan keguruan agama Islam, PTK memberikan kontribusi konstruktif bagi mahasiswa untuk melihat kondisi pengajaran agama Islam. Sehingga mahasiswa PAI diharapkan mampu mengkonstruk bangunan keilmuan yang holistic dan penguasaan metode dalam mengajar. 

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Mata Pelajaran Fiqih Materi Pokok Qurban Kelas V Semester Genap MI Sendangkulon Kangkung Kendal melalui Perpaduan Model Pembelajaran Everyone is a Teacher Here dan Team Quiz Tahun 2011/2012

    Get PDF
    Skripsi ini dilatarbelakangi Pembelajaran fiqih yang selama ini dilakukan di kelas V semester genap MI Sendangkulon Kangkung Kendal masih banyak dipengaruhi oleh cara-cara tradisional, Jika dilihat dari ketuntasan belajarnya dengan nilai 70 hanya berkisar pada 40-50% dari jumlah siswa di kelas V semester genap MI Sendangkulon Kangkung Kendal. Salah satunya yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan model pembelajaran baru yang dikenal dengan nama active learning (pembelajaran aktif) pembelajaran aktif adalah menerapkan everyone is a teacher yang di padukan dengan team quiz. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: 1) Apakah model pembelajaran everyone is a teacher here dan team quiz dapat meningkatkan keaktifan belajar mata pelajaran fiqih materi pokok qurban kelas V semester Genap MI Sendangkulon Kangkung Kendal? 2) Apakah model pembelajaran everyone is a teacher here dan team quiz dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran fiqih materi pokok qurban kelas V semester Genap MI Sendangkulon Kangkung Kendal? Permasalahan tersebut di bahas melalui penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus dengan setiap siklus tahapannya adalah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi, metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, tes dokumentasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan model pembelajaran everyone is a teacher here dan team quiz sudah dapat meningkatkan keaktifan belajar mata pelajaran fiqih materi pokok qurban kelas V semester Genap MI Sendangkulon Kangkung Kendal, hal ini terlihat dari meningkatnya keaktifan per siklus dimana pada siklus I rata-rata kelas 65,08%, mengalami kenaikan pada siklus II yaitu rata-rata kelas 86,51%, ini menunjukkan hasil yang dicapai sesuai indikator yang ditentukan yaitu di atas 85%. 2) Penerapan model pembelajaran everyone is a teacher here dan team quiz sudah dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran fiqih materi pokok qurban kelas V semester Genap MI Sendangkulon Kangkung Kendal, hal ini dapat di lihat dari kenaikan hasil belajar tiap siklusnya dimana pra siklus ada 9 siswa atau 43% naik pada siklus I yaitu ada 14 siswa atau 66% dan siklus II ada 18 siswa atau 86%

    PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP HUKUM DAN PERUBAHAN SOSIAL

    No full text
    Reformasi 1998 telah mengubah sendi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.  Perubahan  yaitu dalam sistim pemerintahan dari yang sentralistik menjadi desentralisasi dengan adanya  otonomi daerah. Pelaksanaan otonomi daerah merupakan amanat Udangundang Dasar 1945 yang selanjutnya diatur lebih lanjut dalam Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. Dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintahan daerah memiliki tugas dan kewenangan yang besar terhadap daerahnya sendiri. Oleh karena itu daerah daerah harus siap mengelola sumber daya alam, sumberdaya manusia dan menggali potensi – potensi yang ada didaerah agar bermanfaat bagi masyarakat daerahnya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyatnya pada khususnya dan untuk kemajuaan bangsa dan Negara.Pelaksanaan otonomi daerah  berdampak bagi masyarakat baik positif maupun negatif.Otonomi daerah berdampak  bagi masyarakat daerah terhadap hukum, ekonomi, sosial, budaya, perilaku masyarakat dan pemerintah. Otonomi daerah telah membawa perubahan sosial padaperilaku masyarakat. Perubahan paradigma pemerintahan sentralisasi ke pemerintahandesentralisasi telah menyebabkan perubahan-perubahan dalam masyarakat . Pelaksanaanotonomi daerah  perlu didukung oleh semua pihak,   baik kesiapan   masyarakat maupun aparatpemerintah daerah agar pelaksanaannya efektif, efisien dan berorientasi pada kualitas pelayananserta melibatkan partisipasi masyarakat. Kata kunci : pelaksanaan otonomi daerah, perubahan sosia
    corecore