8,149 research outputs found

    KONSTRUKSI PASANGAN CALON DALAM PILGUB JATENG 2008 OLEH MEDIA MASSA (KASUS PEMBERITAAN JAWA POS RADAR SEMARANG DAN SUARA MERDEKA)

    No full text
    Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif. Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi. Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip- Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip- Sudharto dalam bingkai unfavorable. Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif. Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi. Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip- Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip- Sudharto dalam bingkai unfavorable

    Haji Agus Salim: karya dan pengabdiannya

    No full text
    Buku ini berisikan tentang biografi haji Agus Salim dari masa kanak-kanak sampai akhir hayatnya. Buku ini juga menceritakan kisah-kisah perjuangannya untuk memperoleh kemerdekaan RI dan juga menceritakan perjuangan di masa tuanya

    Liam Ó Rinn (1886-1943): Scríbhneoir cathrach agus criticeoir iarchoilineach

    No full text
    Liam Ó Rinn (1886-1943), a thuiscintí ar an teanga G haeilge, a chuid tuairim íochta i dtaobh léann na Gaeilge agus an corpas fairsing scríbhneoireachta a shaothraigh sé i rith a shaoil, is bunábhar don taighde seo. Fear a bhí ann a m hair sa tréim hse sin in Éirinn ina raibh athruithe mora ag tarlú, ni ham háin m aidir le neam hspleáchas polaitiúil na tíre, ach ó thaobh cúrsaí cultúrtha agus teanga de chom h maith. Bhí sé sáite i ngluaiseacht na hAthbheochana agus d ’oibrigh sé go fonnm har, go díograiseach, agus go leanúnach ar son na Gaeilge ar feadh a shaoil. Sm aointeoir nuaaoiseach a bhí ann, a raibh sé mar chúram air an teanga a fhorbairt agus a chothú mar theanga bheo chumarsáide. Dá bhrí sin, bhí Liam O Rinn claonta i dtreo gnéithe úra na teanga a chur chun cinn, agus rinne sé iarrachtaí talam h nua a bhriseadh i gcúrsaí stíle agus seánra. Duine de na criticeoirí ba luaithe a rinne léirm heastóireacht ar litríocht na hA thbheochana agus ar litríocht na Gaeilge i gcoitinne a bhí ann agus ar an ábhar sin pléitear an ghné seo dá shaothar sa tráchtas. Bhí Ó Rinn sáite i saol na cathrach agus bhí tuairim í láidre aige m aidir le tábhacht na cathrach ó thaobh shaothrú na Gaeilge de. Bhí tuiscint ghéar aige ar thábhacht an aistriúcháin agus a ról i bhforbairt na nualitríochta. Chomh maith leis sin, ba scríbhneoir cruthaitheach é Liam O Rinn agus tá cáil bainte am ach aige go mórm hór m ar gheall ar na saothair nuálacha Tu rus go Páras (1931), an chéad leabhar taistil a scríobhadh san fhichiú haois sa Ghaeilge, agus Mo Chara Stiofán (1939), saothar neam hghnách m achnaim h agus beathaisnéise. Is í an bhunchloch a bhfuil an tráchtas seo bunaithe uirthi ná C lár Saothair Uí Rinn, liosta iom lán dá chuid scríbhinní, idir leabhair agus aistí iriseoireachta. Tá an pié sna caibidlí bunaithe ar na bunscríbhinní seo, agus an C lár Saothair féin curtha ar fáil i bhfoirm A guisín ar chúl an tráchtais. Tá aitheantas faighte ag O Rinn m ar dhuine de na nua-aoiseoirí i bhforbairt litríocht na G aeilge sa tréim hse i ndiaidh bhunú an stáit. Féachann an tráchtas seo le mionscagadh a dhéanam h ar a shaothair d ’fhonn a thábhacht m ar chriticeoir agus mar scríbhneoir a m heas agus a chur i gcom hthéacs a linne

    KUALITAS PERAIRAN DI SEKITAR BBPBAP JEPARA DITINJAU DARI ASPEK PRODUKTIVITAS PRIMER SEBAGAI LANDASAN OPERASIONAL PENGEMBANGAN BUDIDAYA UDANG DAN IKAN THE WATER QUALITY SURROUNDING BRACKISHWATER AQUACULTURE DEVELOPMENT CENTRE (BBPBAP) JEPARA FROM THE ASPECT OF PRIMARY PRODUCTIVITY AS THE BASE FOR THE DEVELOPMENT OF SHRIMP AND FISH CULTURE

    No full text
    ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: (a) Mengetahui kualitas perairan untuk mendukung budidaya udang dan ikan, (b) Menganalisa daya dukung parameter kualitas perairan terhadap produktivitas primer, (c) Mengetahui beberapa indikator struktur komunitas plankton di perairan sekitar lokasi kegiatan budidaya. Metodologi yang dipakai adalah survei lapangan, dilanjutkan dengan analisis regresi hubungan antara produktivitas primer perairan pada kedalaman 0,3 m dan 5 m dengan variabel suhu, intensitas cahaya, N, P dan kelimpahan plankton. Sebagai bahan acuan digunakan Kriteria Baku Mutu Air Sumber dan Air Pemeliharaan untuk Kegiatan Budidaya. Variabel fisika perairan (suhu, MPT, intensitas cahaya) masih berada pada kisaran yang dianjurkan, variabel kimia perairan (salinitas, pH, DO, N, P) berada pada kondisi aman. Variabel biologi perairan (khlorofil-a dan kelimpahan fitoplankton) masuk kategori baik sebagai inokulan untuk menumbuhkan plankton di tambak. Berdasarkan hasil pengukuran parameter kualitas air di 3 stasiun menunjukkan dalam kondisi masih mendukung nilai PP (Produktivitas Primer), PP di stasiun I berkisar 56,88 – 60,64 mgC/m3/j, PP di stasiun II antara 50,04 – 61,94 mgC/m3/j dan PP di stasiun III antara 61,90 – 76,26 mgC/m3/j. Produktivitas primer di kedalaman 0,3 m dipengaruhi oleh unsur hara N dan P, sedangkan di kedalaman 5 m dipengaruhi oleh intensitas cahaya, unsur hara N dan P serta kelimpahan plankton. Dari nilai indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi diketahui bahwa satsiun II dan III masuk dalam kategori moderat, sedangkan stasiun I menunjukkan kondisi yang kurang stabil. Komunitas plankton di tiga stasiun menunjukkan bahwa Bacillariophyceae/Diatomae mendominasi pada tiap-tiap stasiun, hal ini sangat baik untuk mendukung pertumbuhan fitoplankton di tambak. Manfaat yang dapat diberikan untuk mengetahui indikator biologi suatu perairan adalah menghitung kelimpahan fitoplankton dan kandungan khlorofil-a. Untuk menjaga kelestarian dan kualitas lingkungan perairan di sekitar lokasi budidaya dan mengurangi degradasi lingkungan perairan perlu dilakukan reboisasi hutan mangrove di sepanjang pantai. Kata-kata kunci: Produktivitas Primer, Daya Dukung Lingkungan, Kegiatan Budiday

    Studi tentang teknik lukisan M. Agus Burhan

    No full text
    Teknik lukisan M. Agus Burhan memilki cara tersendiri, wujudnya sangat unik berbeda dan jarang dimilki oleh pelukis lain. Teknik yang digunakan adalah teknik impasto dengan mix media, dalam mencampur material menggunakan cara merakit yaitu menyusun elemen dengan mengolah bahan sampai menghasilkan bentuk yang bersifat monumental. Teknik impasto yang digunakan efek-efek tekstur kasar, keras, dan padat kadang menyerupai relief

    An eitic agus aeist?itic i saothar Alan Titley

    No full text
    THESIS 9771Is tr?chtas critice e seo ar shaothar Alan Titley, sc?ala? agus scol?ire. Ta tr? aidhm agam ann. Ar an gc?ad dul s?os, feachaim le soileiri? a dheanamh ar ?shaoldearcadh? Titley, is e sin, ar na luachanna polaiti?la agus ar na luachanna eitici?la a nochtann se ina shaothar. Sa dara h?it, feachaim lena chur chuige i leith na litr?ochta agus i leith na critice a leirmh?ni?. Ar deireadh, feachaim le hanail?s a dheanamh ar chuid de na gneithe is t?bhachta? d? chuid scr?bhneoireachta, dar liom. D?r?m go h?irithe ar na gn?ithe seo a leanas: a) an ple a dheanann se ar cheisteanna polait?ochta agus ar fhadhbanna s?isialta; b) an tuiscint at? aige ar an dea-litr?ocht; c) an c?oradh a dheanann se ar theama an fhoreigin ina shaothar; agus d) an greann garbh a chleachtann se. ?it?m nach feidir saothar Titley a thuiscint i gceart gan a sheasamh eitici?il a chur san ?ireamh. ?it?m go n-eascra?onn formh?r a shaothair, idir fhicsean, chritic agus iriseoireacht, as dha fhoinse. An chead fhoinse n? an dualgas a bhraitheann se air f?in a fheini?lacht uath?il a leiri? sa litr?ocht. An dara foinse na an dualgas a bhraitheann se air fein cosaint a dheanamh ar chearta daoine eile chun feinleirithe. Tarraing?m aird freisin ar theannas n? neamh-r?ir a bheith le sonr? ar shaothar Titley. Is eard at? i gceist leis an teannas seo n? go mb?onn Titley ag ceili?radh na scr?bhneoireachta engagee i saothair ?irithe d? chuid, agus, i saothair eile leis, go mb?onn se ag deanamh beag is fi? d?impleachta? eitici?la na litr?ochta. Is e sin, uaireanta d?r?onn se ar an gcaoi a n-imr?onn an litr?ocht tionchar ar an diosc?rsa poibl?, agus uaireanta eile tugann se le fios gur earra aeisteitice amhain i an litriocht, gur domhan ann fein e an ficsean at? ar deighilt ar fad ? ch?raim? praitici?la an tsaoil iarbh?r. Sp?onaim c?is na m?-r?ire seo i scr?bhneoireacht Titley, agus riana?m an tionchar a imr?onn s? ar a shaothar critice agus ar a shaothar ficsin

    Three-Phase Line Modeling for Unbalance Distribution Power Flow Using Forward-Backward Propagation Algorithm

    No full text
    A direct modeling for three-phase distribution line is employed for unbalance power flow calculation. The effectiveness of the model is demonstrated by the needless of decoupling the system into symmetrical components or individual phases. A suitable method for unbalance power flow analysis may then be used. This paper proposes Forward-Backward Propagation for the power flow. The equivalent injection current method is employed to represent the loads and shunt admittances. The algorithm offers robust and good convergence characteristics for radial distribution system. The algorithm is presented for the IEEE 34-bus system. The unbalance level of the system is also analysed. Keywords-direct modeling; unbalance power flow analysis, forward-backward propagation, equivalent injection curren

    The influence of the promotion of the Irish language on Ireland's socio-economic development

    No full text
    This dissertation is an investigation of the influence of the promotion of the Irish language on Ireland's socio-economic development. The research question is based on a tradition of understanding of the link between the Irish language and Ireland's socio-economic development, stretching back at least 150 years. Various authors have argued that the promotion of Irish is not only about re-establishing the language as a means of communication, but that it will bring broader social, economic and cultural benefits to Ireland as a whole. In order to investigate the research question, the relationships which these authors posit are interrogated in the light of various bodies of theory in the social sciences (economics, sociology, political economy, development studies and sociolinguistics). A typology of competing approaches to language and development is presented and a theoretical framework appropriate to the analysis elaborated. This framework - the linguistic political economy of development - guides the remainder of the dissertation, which consists of a series of case-studies. In the case-studies, the empirical basis of the relationship between the Irish language and Ireland's socioeconomic development is examined, and the tensions between the competing approaches to language and development are considered. The study concludes by drawing on the findings of the investigation and considers how it has addressed the research question

    DISKURSUS ISLAM-SAINS DALAM KEILMUAN (STUDI ANALISIS PEMIKIRAN ACHMAD BAIQUNI, M AMIN ABDULLAH DAN AGUS PURWANTO)

    No full text
    Relasi agama dan ilmu merupakan dua entitas yang telah lama diperdebatkan. Persinggungan antara domain agama dan ilmu senantiasa terjadi dalam obyek tertentu dalam realitas kehidupan. Kekuatan pengaruh keduanya ditambah dengan muatan kepentingan menjadikan relasi tersebut hingga berwujud pertentangan yang sulit terhindarkan. Upaya meretas keterhubungan agama dan ilmu banyak dilakukan para ahli dengan pelbagai konsepsi dan tipologi. Dalam konteks islam dan sains, tipologirelasi agama dan ilmu adalah berbentuk relasi islam sains dengan beberapa varian dan pendekatan yang merupakan hasil pemikiran para ilmuwan. Diantara pola relasi islam sains yang telah ada, konsepsi Achmad Baiquni, M Amin Abdullah dan Agus Purwanto sangat penting untuk diteliti karena mempunyai konstruksi epistemologi yang kuat dalam khazanah keilmuan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif analisis wacana kritis studi pemikiran ilmuwan dengan menggunakan telaah document studies berupa buku, jurnal, diktat dan catatan lain. Studi analisis relasi islam sains dilakukan terhadap pemikiran Achmad Baiquni, M Amin Abdullah dan Agus Purwanto. Achmad Baiquni adalah saintis yang mencoba merelasikan sains terhadap konsepsi dan studi islam melalui metode Tafsir bil ilmi termaktub dalam bukunya “al-Qur’an Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” dan “al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Kealaman”. M Amin Abdullah adalah seorang pakar Islamic studies yang mencoba mendekati konstruksi relasi islam sains melalui pendekatan Integratif-Interkonektif dan Spider Webnya. Sedangkan Agus Purwanto adalah saintis yang dengan pendekatan Ayat-ayat kauniyyah mencoba meretas pola relasi islam sains dalam buku “Ayat-Ayat Semesta Sisi-Sisi al-Quran yang Terlupakan” dan “Nalar Ayat-Ayat Semesta”. Hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti adalah temuan relasi islam sains perspektif Achmad Baiquni yaitu penautan ayat-ayat al-Qur’an pada ilmu pengetahuan dan teknologi utamanya sains dengan pola islamisasi sains pola justifikasi dan sakralisasi. Relasi islam sains M Amin Abdullah adalah konsepsi Integrasi Interkoneksi-Teoantroposentris dengan simbol Jaring laba-laba (Spider Web). mengarah pada islamisasi sains tipologi integrasi. Sedangkan Agus Purwanto adalah relasi islam sains dalam konstruksi sains islam pendekatan ayat-ayat kauniyyah termasuk pada pola islamisasi sains varian integrasi
    corecore