1,724,497 research outputs found
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT SISWA KELAS V SDN KESAMBIRAMPAK 01 SITUBONDO TAHUN AJARAN 2011/2012
Pendidikan merupakan sarana untuk membekali pada peserta didik agar
dapat hidup mandiri di masyarakat, tanggap terhadap permasalahan memiliki
keterampilan untuk menyelesaikan masalah. Dalam hal ini pendidikan matematika
sangat layak untuk menerima tanggung jawab ini. Untuk meningkatkan keefektifan
pembelajaran matematika, guru hendaknya memiliki kompetensi untuk memilih
model pembelajaran yang tepat. Aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SDN
Kesambirampak 01 pada materi soal cerita masih sangat rendah. Kesulitan yang
dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita disebabkan oleh siswa kurang
memahami soal dan kurang memahami operasi yang diperlukan. Guru juga tidak
mengajarkan cara mengerjakan soal cerita dengan benar, pembelajaran hanya
berpusat pada guru sehingga aktivitas siswa cenderung pasif.
Untuk mengatasi hal tersebut peneliti menggunakan pembelajaran kooperatif
tipe NHT yang terdiri dari tahap persiapan, penomeran (numbering), pertanyaan
(questioning) dan berpikir bersama (heads together), pemberian jawaban
(answering), memberi kesimpulan dan memberikan penghargaan. Tujuan penelitian
ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa melalui penerapan pembelajaran
kooperatif tipe NHT dalam penyelesaian soal cerita, dan meningkatkan hasil belajar
siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam penyelesaian soal
cerita di kelas V SDN Kesambirampak 01 Situbondo tahun ajaran 2011/2012.
ix
Penelitian ini dilaksanakan dengan subyek penelitian sebanyak 12 siswa di
SDN Kesambirampak 01 Situbondo. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah
peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif. Jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas dengan pelaksanaan 2
siklus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan
tes.
Data yang dikumpulkan berupa hasil observasi aktivitas guru, aktivitas
belajar siswa dan tes akhir siklus. Hasil pelaksanaan siklus I pertemuan 1 aktivitas
guru sebesar 71%, pertemuan 2 sebesar 83%, pertemuai 1 siklus II sebesar 92% dan
pertemuan 2 sebesar 78%. Untuk hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I
siswa yang sangat aktif dan siswa aktif masing-masing hanya sebesar 25% dari total
siswa, siswa dengan kriteria aktivitas sedang sebesar 45,8%, sedangkan sisanya
sebesar 4,2% siswa kurang aktif. Pada siklus II aktivitas siswa meningkat, jumlah
siswa dengan kriteria sangat aktif menjadi 70%, dan siswa dengan kriteria aktif
meningkat menjadi 30%, sedangkan siswa dengan kriteria sedang dan kurang aktif
menurun hingga menjadi 0%. Pada analisis hasil tes akhir, siklus 1 ketuntasan belajar
siswa hanya mencapai 58,3% dan kemudian meningkat menjadi 83,3% pada siklus II.
Terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah penerapan
pembelajaran kooperatif tipe NHT. Hal ini dapat dilihat pada data masing-masing
siklus, dimana terdapat peningkatan pada aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas
V SDN Kesambirampak 01 Situbondo. Hasil penelitian tindakan kelas ini diharapkan
dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya yang berkaitan dengan
pemilihan model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan soal
cerita matematika
PERWATAKAN TOKOH DALAM NOVEL MARIPOSA KARYA LULUK HF
AbstractThis study examines the characters in the novel Mariposa by Luluk HF, and to describe character analytically, character dramatically; and thatis to decribe implementation of the results into the Indonesian intructions at school. The benefit of this study are devide into two categories: practical and theoritical. This psychological analysis study was conducted by referring to Albertine Minderop's theory. This study using descriptive methods and psychoanalysis approach. The data sources in this research is Mariposa novel, while the data are words, phrases and expressions. The data collection in this study uses documentary study technique. Data collections tool in this study is direct research as a key instrument. The analysis shows that 1) the analytic character of the Mariposa novel by Luluk HF. 2) Mariposa's dramatic character novel by Luluk HF. 3) The results are implemented into Indonesian language and art subject matter in basic competencies 3,9 and 4,9 from third grade in high school. Keywords: Character, Psychology, nove
Ekranisasi Novel Mariposa Karya Luluk HF ke Bentuk Film Mariposa Karya Fajar Bustomi
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) proses ekranisasi yang muncul pada alur dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi (2) proses ekranisasi yang muncul pada tokoh dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi, dan (3) proses ekranisasi yang muncul pada latar dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke film Mariposa karya Fajar Bustomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Mariposa karya Luluk HF dan film Mariposa karya Fajar Bustomi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan dan verification. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tiga proses ekranisasi pada unsur instrinsik dalam novel Mariposa karya Luluk HF ke bentuk film Mariposa karya Fajar Bustomi, yakni (1) alur, (2) tokoh, dan (3) latar
Dakwah dalam " Pengajian Ta'aruf" oleh Hj Luluk Chumaidah di Pondok Pesantren Mahasiswa Al Jihad Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dDakwah dalam “Pengajian Ta’aruf” oleh Hj Luluk Chumaidah Di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya. Selain itu penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Metode Ceramah, Isi Ceramah dan Dakwah Aksi Hj Luluk Chumaidah dalam Pengajian Ta’aruf. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan menggunakan analisis deskriptif, dengan Teori model Miles and Huberman yaitu menguraikan seluruh konsep yang ada hubungannya dengan pembahasan penelitian dan alasan peneliti menggunakan analisis deskriptif. Adapun penelitian ini mendeskripsikan Metode Dakwah Hj Luluk Chumaidah, Isi Ceramah dan Dakwah Aksinya. Sehingga bisa menyajikan secara utuh kondisi di lapangan dengan mengamati dan memaparkannya secara komprehensif. Dari penelitian yang dilakukan di lapangan, maka ditemukan beberapa hasil dan temuan yang ada di lapangan. Pertama,Metode ceramah yang dalam hal ini Hj Luluk Chumaidah memberikan ceramah kepada para jamaah untuk lebih efektif menerima pesan dakwah. Kedua, Dalam isi pesan dakwah Hj Luluk Chumaidah memberikan materi-materi tentang akidah-akidah yang berkaitan dengan masalah hati. Ketiga, dalam dakwah aksinya Hj Luluk Chumaidah menggunakan pendekatan interpersonal agar lebih bisa memahami kondisi para jamaahnya, agar jamaah pun bisa lebih bebas dan leluasa dalam mencurahkan masalah yang dihadapi dan ingin dibantu menyelesaikan masalahnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka skripsi dengan judul Dakwah dalam “Pengajian Ta’aruf” oleh Hj Luluk Chumaidah di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya, maka peneliti merekomendasikan kepada para pembaca agar mengangkat judul penelitian yang berkaitan dengan Pengajian Ta’aruf di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya.
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW TOKOH UTAMA NOVEL CERITA GLEN ANGGARA KARYA LULUK HF DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER
ABSTRAK
Tresya Wida Aprilya. 2022, Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Tokoh Utama Novel Cerita Glen Anggara Karya Luluk Hf Dan Nilai Pendidikan Karakter. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Majapahit-Mojokerto. Pembimbing (1) Dr. wawan Hermawan, M.Pd. dan (2) Rani Jayanti, M.Hum.
Kata Kunci: psikologi humanistik, pendidikan karakter, novel.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Psikologi humanistik tokoh utama novel Cerita Glen Anggara karya Luluk HF 2) Nilai pendidikan karakter tokoh utama novel Cerita Glen Anggara Karya Luluk HF.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam penelitian. Sumber penelitian berasal novel Cerita Glen Anggara karya Luluk HF. Subjek penelitian ini yaitu kepribadian serta konflik batin tokoh utama Glen dalam novel Cerita Glen Anggara Karya Luluk HF dengan pendekatan psikologi sastra yang dikhususkan pada teori psikologi humanistik Abraham Maslow dan Pendidikan karakter dari Kemendiknas. Data yang dihasilkan dari penelitian dikumpulkan dengan metode baca dan catat. Membaca novel dilakukan berulang-ulang dan mencatat data-data yang didapat dari hasil membaca secara cermat.
Hasil penelitian ini menemukan 3 hirarki kebutuhan Abraham Maslow dalam tokoh utama novel Cerita Glen Anggara karya Luluk HF terdiri dari kebutuhan fisiologi, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan memiliki dan dimiliki. Data-data tersebut didapat dengan melihat dari tidakan dan dialog tokoh utama novel cerita Glen Anggara, peneliti menemukan 3 data pada kebutuhan fisiologi tokoh utama novel, Cerita Glen Anggara, 1 data pada kebutuhan akana rasa aman tokoh utama novel Cerita Glen Anggara, 15 data kebutuhan memiliki dan dimiliki tokoh utama novel Cerita Glen Anggara, dan menemukan 3 nilai pendidikan karakter dari 18 nilai pendidikan karakter dalam kemendiknas (2010) antara lain yaitu: peduli sosial, rasa ingin tahu, dan jujur. Data-data tersebut didapat dengan melihat dari tindakan dan dialog-dialog tokoh utama novel Cerita Glen Anggara, peneliti menemukan 10 data nilai peduli sosial tokoh utama novel Cerita Glen Anggara, 46 data nilai jujur tokoh utama novel Cerita Glen Anggara, 41 data nilai rasa ingin tahu tokoh utama novel Cerita Glen Anggara
Perbandingan Gaya Bahasa Novel Kata Karya Rintik Sedu Dengan Novel Mariposa Karya Luluk HF
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan gaya bahasa novel Kata Karya Rintik Sedu dengan novel Mariposa karya Luluk HF. Fokus kajian dalam penelitian ini meliputi gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Kata karya Rintik Sedu dan novel Mariposa karya Luluk HF. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdapat 10 gaya bahasa perumpamaan, 10 gaya bahasa metafora, 9 gaya bahasa personifikasi, 19 gaya bahasa hiperbola, 11 gaya bahasa sarkasme, 5 gaya bahasa epizeukis, dan 2 gaya bahasa anafora.Kata Kunci: Gaya Bahasa, Sastra, Novel
Analysis of Humor in the Novel "12 Stories of Glen Anggara" by Luluk HF and Its Relevance to Literature Learning in High School
The aims of this study were (1) to describe the humor contained in the novel “12 Stories of Glen Anggara” by Luluk HF and (2) to describe the relevance of the results of the analysis of humor in the novel “12 Stories of Glen Anggara” by Luluk HF with literature learning in high school. The method used in the study is a qualitative descriptive method. The source of research data is a novel entitled “12 Stories of Glen Anggara” by Luluk HF. To collect data the technique used is documentation technique. To analyze the technical data used is content analysis technique. The results of the study show 1. The humor contained in the story 12 Glen Anggara Stories by Luluk HF are: 1) Playful humor 2) Self-deprecating humor 3) Physical humor 4) Observational humor 5) Improvised humor
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
