1,730,712 research outputs found
Karo padėties klausimas Lietuvos seimuose (1919-1927 m.)
1918 m. savarankiško valstybingumo keliu pasukusi Lietuvos Respublika beveik du dešimtmečius gyveno nepaprastosios padėties sąlygomis: karo padėtis egzistavo tiek valstybei žengiant pirmuosius žingsnius parlamentinės demokratijos keliu, tiek nusigręžus nuo jos, po 1926 m. gruodžio 17 d. perversmo. Šiuo požiūriu ypač savitas ir problemiškas ankstyvasis, vadinamasis „seimokratijos“, laikotarpis (1920–1926 m.), kai karinei padėčiai stipriai ribojant piliečių visuomeninę raišką, kūrėsi ir funkcionavo demokratinės institucijos. Svarbiausia šių institucijų – visuotinu, tiesioginiu, slaptu balsavimu renkamas Seimas – turėjo lemiamą reikšmę sustabdant demokratinės konstitucijos garantuotų pilietinių teisių įgyvendinimą viešajame valstybės gyvenime. Taigi skirtingai nei autoritarizmo laikotarpiu (1927–1940 m.), karo padėtis veikė teisėtai išrinktos, politinės tautos legitimaciją įgijusios valdžios valia. Seimų laikotarpiu Lietuvos valstybė gyveno dvilypį vidaus gyvenimą, jungusį du diametraliai priešingas ir, atrodytų, nesuderinamas būsenas – konstitucijoje įtvirtiną parlamentinę demokratinę santvarką ir sudėtingų vidaus bei išorės sąlygų nulemtą karo padėties režimą.[...].Vytauto Didžiojo universitetas / Vytautas Magnus Universit
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Karo Nomor 2 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Karo
Pelaksanaan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo Tahun 2018 masih kekurangan pegawai pada bagian Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Karo. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi Peraturan daerah Kabupaten Karo nomor 2 Tahun 2018 tentang hari jadi Kabupaten Karo, dengan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Karo Nomor 2 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Karo dapat dikatakan sudah berjalan optimal. Hal ini dilihat dari aspek komunikasi dalam bentuk sosialisasi yang dilakukan Bagian Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Karo kepada seluruh Instansi Pemerintah Daerah dan Masyarakat se Kabupaten Karo. Dan dilihat dari sumber daya non manusia yaitu fasilitas dalam kegiatan hari jadi yang cukup memadai seluruh kegiatan-kegiatan hari jadi tersebut. Hal ini terbukti dengan telah terlaksananya Hari Jadi pada tanggal 8 Maret 2018 di Jambur Kabupaten Karo dengan berbagai macam rangkaian kegiatan mulai dari ziarah ke makam pahlawan sampai kegiatan hiburan. Dan Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Karo Nomor 2 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Karo memiliki faktor penghambat dan pendukung. Dimana faktor penghambat Implementasi Peraturan Daerah di Kabupaten Karo adalah Kekurangan SDM, kekurangan anggaran dan kurangnya sebagian kepercayaan dari rakyat Karo. Sedangkan faktor pendukung dalam Implementasi Peraturan Daerah tentang Hari Jadi Kabupaten Karo adalah dukungan dari pihak pemerintah daerah, penanaman kesadaran pegawai selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) dan faktor aksesibilitas.The Karo District Anniversary commemoration in 2018 still lacks employees in the Regional Autonomy section of the Karo District Regional Secretariat. The purpose of this study was to analyze the implementation of Karo District number 2 Year 2018 concerning the anniversary of Karo Regency, with qualitative research. The results of the study show that the Implementation of Karo District Regulation No. 2 of 2018 concerning Karo Regency Anniversary can be said to be running optimally. This is seen from the aspect of communication in the form of socialization carried out by the Regional Autonomy Section of the Karo District Regional Secretariat to all Local Government and Community Agencies in the Karo District. And seen from non-human resources, the facilities in the anniversary activities were quite adequate, all of the anniversary activities. This is proven by the implementation of Anniversary on March 8, 2018 in Jambur, Karo Regency with a variety of activities ranging from pilgrimage to the tomb of heroes to entertainment activities. And the factors that influence the implementation of Karo District Regulation Number 2 Year 2018 concerning Karo District Anniversary have inhibiting and supporting factors. Where the inhibiting factors are the Implementation of Regional Regulations in Karo Regency are lack of human resources, lack of budget and lack of partial trust from the people of Karo. While the supporting factors in the Implementation of Regional Regulations on Karo District Anniversary are support from the local government, planting awareness of employees as the State Civil Apparatus (ASN) and accessibility factors
Legal Review of Jambur Ownership in Tanah Karo (A Research on Jambur in Gajah Village, Bulan Baru, Ndokum Siroga. Tanah Karo District)
60 HalamanTujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana status kepemilikan atau kedudukan
hukum status kepemilikan jambur di tanah karo dan memastikannya dan telah memiliki
kepastian hukum yang ada di masarakat karo
Data yang di perlukan dalam penelitian iyalah data primer .data primer iyalah data yang di
proleh dengan cara wawancara dengan pedoman wawancara yang dilakukan mengingat tidak
adanya data skunder yang dilakukan penulis karena tidak adanya data yang dimaksut sebagai
mana yang di sebutkan .
Berdasarkan penelitian di peroleh hasil bahwa kedudukan hukum status kepemilikan jambur di
tanah karo memilikinya status hukum atas tananya tersebut sebagai yang dimaksut telah
memiliki kekuatan hukum yang kuat dimata hukum .dan status banguna gedung bangunan atas
jambur tersebut iyalah sebagai mana yang di maksut belum memilikinya status hukum yang
kuat di mata hukum atas banguna gedung jambur tersebut karena mengingat data pengelolaan
atas jambur tersebut tidak tersedianya atau tidak ada yang bersifat kuat di mata hukum atua
tidak tertulisnya data tersebut hingga mengakibatkan status hukum atas banguna gedung
tersebut belum kuat di mata hukum tersebut. The purpose of the study was to find out how the ownership status or legal position of jambur
ownership status in karo land and ensure it and have legal certainty in the community
The data needed in the study are primary data, primary data is the data obtained by means of
interviews with the interview guidelines carried out in view of the absence of secondary data
that is done by the author due to the absence of data that is referred to as mentioned.
Based on the research, the legal status of Jambur ownership status in Karo land has the legal
status of the farmer as intended. It has strong legal force in the eyes of the law. And the status
of the building for the jambur building is that which has no legal status. which is strong in the
eyes of the law on the building of the jambur building because considering the management
data on the jambur is not available or there is nothing that is strong in the eyes of the law or
the data is not written so that the legal status of the building has not been strong in the eyes of
the law
Perancangan Motion Graphic Pengenalan Makna Simbolik Ornamen Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu Di Desa Lingga
Indonesia dengan berbagai keragaman budaya didalamnya harus dilestarikan. Budaya Karo yang memiliki Gerga Karo sebagai identitas dan warisan budaya juga harus diperkenalkan dan dijaga. Di tengah pola kehidupan yang modern saat ini, dan jumlah rumah adat sebagai media peletakan Gerga Karo yang sudah berkurang, menjadi masalah dalam pelestarian ornamen Gerga Karo. Perlu dilakukan perancangan dalam rangka pelestarian dan pengenalan Gerga.
Pemilihan Motion Graphic dianggap dapat menjadi media yang menarik dan tepat untuk digunakan di era digital yang sedang berkembang saat ini. Media ini dapat menampilakn visual berupa gambar dan tulisan, serta suara yang dapat dipahami, dan dinikmati. Penyampaian informasi melalui motion graphic ini juga dapat menjangkau khalayak luas, karena proses publikasinya melalui sosial media, yang mampu menjangkau target audiens.
Hasil perancangan ini berupa video motion graphic “Ragam Gerga - Menilik Ornamen Karo pada Rumah Siwaluh Jabu”. Video motion graphic ini membahas tentang keunikan bentuk ornamen pada Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu, beserta cerita dan makna di dalam ornamen. Informasi yang diperoleh melalui observasi langsung, dengan wawancara, dan melalui beberapa buku dan jurnal yang ada, yang berkaitan dengan objek perancangan.
Kata Kunci : Suku Karo, Ornamen, Motion Graphic, Siwaluh Jab
Arsitektur tradisional Batak Karo
Daerah Tanah Karo merupakan dataran tinggi, dengan letak
ketinggian kira-kira 1300 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi tersebut di kelilingi oleh gunung-gunung antara lain Gunung Sibayak, Gunung Sinabung, Gunung Barus, Gunung Tumenggung dan lain-lain. Selain dari pada itu di bagian Timur kita jumpai lagi Gunung Sipisopiso.
Di antara gunung-gunung tersebut di atas hanya Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung yang masih menunjukkan kegiatan. Gunung-gunung serta dataran tinggi yang disebutkan di atas, merupakan rangkaian Pegunungan Bukit Barisan yang membujur sepanjang Pulau Sumatera.
Rumah di perkampungan Batak Karo pada umumnya mempunyai
pola mengelompok dan hampir semua bangunan didirikan pada satu bidang tanah tertentu. Rumah adat Karo mempunyai dua pintu yaitu yang satu menghadap ke timur dan yang satu lagi menghadap ke arah barat. Tetapi apabila rumah adat itu didirikan mengikuti aliran sungai, maka yang satu pintunya menghadap ke hulu sungai dan satu lagi menghadap muara sungai
Perancangan Motion Graphic Pengenalan Makna Simbolik Ornamen Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu Di Desa Lingga
Indonesia dengan berbagai keragaman budaya didalamnya harusdilestarikan. Budaya Karo yang memiliki Gerga Karo sebagai identitas dan warisanbudaya juga harus diperkenalkan dan dijaga. Di tengah pola kehidupan yangmodern saat ini, dan jumlah rumah adat sebagai media peletakan Gerga Karo yangsudah berkurang, menjadi masalah dalam pelestarian ornamen Gerga Karo. Perludilakukan perancangan dalam rangka pelestarian dan pengenalan Gerga.Pemilihan Motion Graphic dianggap dapat menjadi media yang menarikdan tepat untuk digunakan di era digital yang sedang berkembang saat ini. Mediaini dapat menampilakn visual berupa gambar dan tulisan, serta suara yang dapatdipahami, dan dinikmati. Penyampaian informasi melalui motion graphic ini jugadapat menjangkau khalayak luas, karena proses publikasinya melalui sosial media,yang mampu menjangkau target audiens.Hasil perancangan ini berupa video motion graphic “Ragam Gerga -Menilik Ornamen Karo pada Rumah Siwaluh Jabu”. Video motion graphic inimembahas tentang keunikan bentuk ornamen pada Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu,beserta cerita dan makna di dalam ornamen. Informasi yang diperoleh melaluiobservasi langsung, dengan wawancara, dan melalui beberapa buku dan jurnal yangada, yang berkaitan dengan objek perancangan
Peranan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Narkotika
Badan Narkotika Nasional adalah suatu badan Instansi yang melaksanakan tugas dan fungsi
untuk melakukan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Narkotika. BNN
dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawap langsung kepada Presiden melalui koordinasi
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dasar hukum BNN adalah Undang-Undang
Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan gelap
Narkotika dan Prekursor Narkotika, dengan Undang-Undang ini di bentuk Badan Narkotika
Nasional atau di singkat dengan BNN. Badan Narkotika Nasional yang merupakan lembaga
pemerintahan nonkementerian yang berkedudukan di bawah presiden dan bertanggung jawab
kepada presiden.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai proses tindakan yang dilakukan
oleh BNNK Karo dalam upaya-upaya nya mengurangi orang yang menjadi atau pecandu
narkotika, dan juga sebagai bahan pertimbangan BNNK Karo untuk lebih sinergi dalam
melaksanakan pencegahan dan penanggulangan khususnya tindak pidana Narkotika.
Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian empiris yaitu
penelitian dengan mengambil data sekunder atau data yang berasal dari kepustakaan ( dokumen).
Untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer di lapangan atau terhadap
suatu masyarakat di suatu tempat berdasarkan masa dan waktu tertentu pula.
Dari hasil analisis data yang menunjukkan bahwa dari keseluruhan data dari tahun 2016 sampai
dengan 2018 bahwa kasus Narkotika di Tanah Karo meningkat setiap tahunya. Maka dari itu
dapat disimpulkan kinerja Badan Narkotika Nasional Kabupaten Karo belum efektif.
Seharusnya BNNK Karo lebih bekerja keras untuk memberantas Tindak Pidana Narkotika
supaya masyarakat yang ada di Tanah Karo bebas dari Narkoba.The National Narcotics Agency is an agency that carries out its duties and functions to prevent,
eradicate abuse and circulation of narcotics. The National Narcotics Agency is led by someone
who is directly responsible to the President through the coordination of the Head of the National
Police of the Republic of Indonesia. The legal basis of the National Narcotics Agency is Law
Number 35 of 2009 concerning Narcotics. In the context of the prevention and eradication of the
Narcotics and Narcotics Precursors, this Law is in the form of the National Narcotics Agency or
briefly with the BNN. The National Narcotics Agency which is a non-ministerial government
institution that is located under the president and is responsible to the president.
The purpose of this study is to find out about the process of action carried out by Karo National
Narcotics Agency in its efforts to reduce people who become narcotics addicts, and also as
material for consideration of Karo National Narcotics Agency for more synergy in carrying out
prevention and control especially Narcotics crimes.
The method used in this thesis research is an empirical research method that is research by taking
secondary data or data derived from literature (documents). To then proceed with research on
primary data in the field or against a community in a place based on a certain period and time.
From the results of data analysis which shows that from the overall data from 2016 to 2018 that
Narcotics cases in Tanah Karo increase every year. Therefore, it can be concluded that the
performance of the Karo District National Narcotics Agency has not been effective. Karo
National Narcotics Agency should work harder to eradicate Narcotics Crimes so that the people
in Tanah Karo are free from Narcotics
[Homberger-Karo], Regina an Gisela Grimm (1 Brief)
[HOMBERGER-KARO], REGINA AN GISELA GRIMM (1 BRIEF)
[Homberger-Karo], Regina an Gisela Grimm (1 Brief) (Br3201a)
Brief 3201a (Br3201a
Homberger-[Karo], Regina an Herman Grimm (1 Brief)
HOMBERGER-[KARO], REGINA AN HERMAN GRIMM (1 BRIEF)
Homberger-[Karo], Regina an Herman Grimm (1 Brief) (Br3201)
Brief 3201 (Br3201
Pengaruh Partisipasi Anggaran terhadap Kinerja Jajaran Aparat SKPD di Dinas Pendidikan Nasional Pemerintahan Kabupaten Karo melalui Senjangan Anggaran, Kejelasan Tujuan Anggaran, Motivasi Kerja dan Budaya Organisasi
The purpose of this study is to analyze the influence of budget participation,
directly or through budgetary slack, budget clarity, motivation, and corporate culture
on the performance of the SKPD staff in Karo District National Education Service.
The hypothesis of this study is that there is an influence of budget participation,
directly or through budgetary slack, budget clarity motivation, and corporate culture,
on the performance of the SKPD Staff in Karo District National Education Service.
The population of this study was all of the 118 local staff of Karo District
National Education Service and 91 of them were randomly selected to be the samples
for this stay through Slovin approach. The data used in this study were primary data.
The data obtained were analyzed through validity test, reliability test, classic
assumption test, Structure Equation Model regression analysis, and median analysis.
The result of analysis shows that, directly, there was a negative influence of
budget participation on the performance of the SKPD staff in Karo District National
Education Service. Through budgetary slack, there was also a negative influence of
budget participation on the predicted that, through budgetary slack, the negative
influence of budget participation on the performance of the SKPD staff in Karo
District National Education Service can be minimized. Through the budget clarity,
there was also a negative influence of budget participation on the performance of the
SKPD staff in Karo District National Education Service. It was predicted that,
through budget clarity, the negative influence of budget participation on the
performance of the KPD staff in Karo District National Education Service can be
minimized. Through work motivation, there was also a negative influence of budget
participation on the performance of the SKPD staff in Karo District National Service.
In was predicted that, through work motivation, the negative influenza of budget
participation on the performance of he SKPD staff in Karo District National
Education Service can be minimized. Through corporate culture, there was a
negative influenza of budget participation on the performance of the SKPD staff in
Karo District National Education Service and it was also predicted that, through
corporate culture, the negative influenza of budget participation on the performance
of the SKPD staff in Karo District National Education Service can be minimized.Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh partisipasi anggaran
terhadap kinerja jajaran aparat SKPD di Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Karo,
baik secara langsung maupun melalui senjangan anggaran, kejelasan tujuan anggaran,
motivasi kerja dan budaya organiasi. Hipotesis dalam penelitian ini : terdapat
pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja jajaran aparat SKPD di Dinas
Pendidikan Nasional Kabupaten Karo, baik secara langsung maupun melalui
senjangan anggaran, kejelasan tujuan anggaran, motivasi kerja dan budaya organiasi.
Populasi dalam penelitian ini jajaran aparat perangkat Daerah Dinas
Pendidikan Nasional di Pemerintahan Kabupaten Karo yang berjumlah 118 aparat.
Dengan menggunakan pendekatan Slovin didapat jumlah sampel sebanyak 91 aparat.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak. Jenis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Data Primer. Alat analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini terdiri dari Uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis
regresi structure equation model SEM dan analisis jalur.
Hasil analisis menunjukkan bahwa secara langsung, terdapat pengaruh negatif
partisipasi anggaran terhadap kinerja jajaran aparat SKPD di Dinas Pendidikan
Nasional Pemerintah Kabupaten Karo. Melalui senjangan anggaran, juga terdapat
pengaruh negatif partisipasi anggaran terhadap kinerja jajaran aparat SKPD di Dinas
Pendidikan Nasional Pemerintah Kabupaten Karo. Melalui senjangan anggaran
diprediksi dapat menurunkan pengaruh negatif partisipasi anggaran terhadap kinerja
aparat SKPD di Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Karo. Melalui kejelasan
tujuan anggaran, juga terdapat pengaruh negatif partisipasi anggaran terhadap kinerja
jajaran aparat SKPD di Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Karo. Melalui
kejelasan tujuan anggaran juga diprediksi dapat menurunkan pengaruh negatif
partisipasi anggaran terhadap kinerja aparat SKPD di Dinas Pendidikan Pemerintah
Kabupaten Karo. Melalui motivasi kerja, juga terdapat pengaruh negatif partisipasi
anggaran terhadap kinerja jajaran aparat SKPD di Dinas Pendidikan Nasional
Kabupaten Karo. Melalui motivasi kerja diprediksi dapat menurunkan pengaruh
negatif partisipasi anggaran terhadap kinerja aparat SKPD di Dinas Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Karo. Melalui budaya organisasi, terdapat pengaruh negaitf
partisipasi anggaran terhadap kinerja jajaran aparat SKPD di Dinas Pendidikan
Nasional Kabupaten Karo. Melalui budaya organisasi diprediksi dapat menurunkan
pengaruh negatif partisipasi anggaran terhadap kinerja aparat SKPD di Dinas
Pendidikan Pemerintah Kabupaten Karo.205 HalamanTesis Magiste
- …
