1,720,965 research outputs found

    Potensi Penerapan Produksi Bersih pada Proses Pembuatan Keju Mozzarella di Margo Utomo Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    . Margo Utomo merupakan kawasan agrowisata yang bergerak dalam bidang peternakan, perhotelan, dan perkebunan. Salah satu produk yang dihasilkan dari kegiatan peternakan adalah keju. Keju adalah salah satu hasil olahan susu yang merupakan protein susu yang digumpalkan. Jenis keju yang diproduksi Margo Utomo adalah keju mozzarella. Pembuatan keju mozzarella melibatkan penggumpalan dengan pengasaman susu. Gumpalan susu yang dihasilkan diproses lebih lanjut menjadi keju sedangkan cairan whey menjadi limbah. Produksi keju Margo Utomo setiap minggu menghasilkan sekitar 30 kg dan limbah whey yang dihasilkan sekitar 270 kg. Limbah whey sebagian digunakan sebagai campuran minuman anak sapi dan sekitar 75% dibuang langsung ke lingkungan sekitar tanpa adanya penanganan terlebih dahulu. Limbah whey mengandung BOD yang tinggi sehingga rentan terhadap bakteri yang mengakibatkan pembusukan apabila tidak segera didaur ulang

    Analisis pembelajaran online terhadap kualitas pembelajaran matematika di rumah pada masa pandemi corona pada siswa kelas v sd kecamatan guntur demak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran online pada mata pelajaran matematika khususnya materi bangun ruang pada masa pandemi corona di kelas 5. (2) Menganalisis pengaruh pembelajaran online model WAG terhadap kualitas pembelajaran matematika ateri bangun ruang pada masa pandemic corona di kelas 5. (3) Menganalisis pengaruh pembelajaran model WAG dengan Google form terhadap kualitas pembelajaran matematika materi bangun ruang pada masa pandemic corona di kelas 5. (4) Menganalisis perbedaan pengaruh pembelajaran model WAG dan model WAG dengan google form terhadap kualitas pembelajaran matematika materi bangun ruang pada masa pandemic corona di kelas 5. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain sequential exploratory designs. Data yang diperoleh berasal dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua di lingkungan kecamatan Guntur Demak. Teknik Pengumpulan data dengan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi serta intrumen Tes Pilihan Ganda. Analisis Data yang digunakan adalah (1) penelitaan Kualitatif dengan Reduksi Data, penyajian data, penarikan kesimpulan (2) penelitian Kuantitatif dengan cara uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan (1) Triangulasi Teknik, dan (2) Triangulasi Sumber. Hasil penelitian adalah 1) Pelaksanaan pembelajaran daring dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Whatsapp Group (WAG) dan Google form Aplikasi ini dipilih karena aplikasi tersebut karena mudah, familiar, dan menarik. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan daring adalah orang tua tiak memiliki handphone, memiliki hand phone tetapi masih Jadul, tidak punya kuota, jaringan internet bermasalah, siswa kurang memahami materi pembelajaran 2) Ada pengaruh model pembelajaran WA group terhadap kualitas pembelajaran matematika materi bangun ruang di kelas V SD yang dibuktikan dengan (t hitung>t tabel) (2.131 >2,0167), 3) Ada pengaruh model pembelajaran WA group dengan google form terhadap kualitas pembelajaran matematika materi bangun ruang di kelas V SD yang dibuktikan dengan (t hitung>t tabel) (6, 630 > 2,0195), 4) Ada perbedaan pengaruh model pembelajaran WA group dan WhatsApp grup dengan google form terhadap kualitas pembelajaran matematika materi bangun ruang di kelas V SD yang dibuktikan dengan terbukti t hitung>t table (3,180 > 2,0184)

    Pengaruh tingkat religiusitas terhadap kepribadian narsistik pengurus UKM Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo tahun 2012/2013 :analisis bimbingan dan konseling Islam

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan kualitatif yang bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh tingkat religiusitas terhadap kepribadian narsistik pengurus UKM Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo dan menganalisis pengaruh religiusitas terhadap kepribadian narsistik pengurus UKM ditinjau dari BKI. Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah diharapkan menambah khasanah keilmuan dibidang bimbingan dan penyuluhan islam (BPI) khususnya pengurus UKM dalam memberikan pemahaman tentang kepribadian narsistik dalam bersikap dan berprilaku menurut kadar nilai moral dan pola Islam. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: Ada pengaruh negatif antara tingkat religiusitas terhadap kepribadian narsistik pengurus UKM di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Semakin rendah tingkat religiusitas terhadap kepribadian narsistik maka semakin tinggi kepribadian narsistik pengurus UKM. Semakin tinggi tingkat religiusitas terhadap kepribadian narsistik maka semakin rendah kepribadian narsistik pengurus UKM. Populasi penelitian ini adalah pengurus UKM di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo. Pengambilan sampel dilakukan secara proportionate stratified random sampling, yaitu teknik yang digunakan apabila populas mempunyai anggota atau unsur yang tidak homogen dan berstrata porposional.. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan, angket, wawancara, dokumentasi dan metode skala psikologi, yang terdiri dari dua skala, yakni skala religiusitas dan skala kepribadian narsistik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Teknik analisis tersebut digunakan untuk menguji apakah ada pengaruh tingkat religiusitas terhadap kepribadian narsistik pengurus UKM di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo. Kemudian dari hasil tersebut dilanjutkan dengan di tinjau dari BKI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: Ada pengaruh negatif antara tingkat religiusitas terhadap kepribadian narsistik pengurus UKM di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo. Religiusitas (X) terhadap kepribadian narsistik (Y) menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,354 Karena koefisien korelasi yang dihasilkan sebesar 0,354, berada pada rentang 0,200-0,399 yang berarti masuk dalam kategori rendah. Dari hasil analisis fungsi dan tujuan BKI dalam upaya meningkatkan tingkat religiusitas pengurus UKM dalam masalah kepribadian narsistik berupa pemahaman, pencegahan, pengentasan, dan pemeliharaan dan pengembangan dapat menjadi alternatif dan bermanfaat untuk meningkatkan religiusitas pengurus UKM agar jauh lebih bai

    PENERAPAN PEMBELAJARAN BUDAYA LOKAL BOJONEGORO MELALUI TARI TENGUL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PKK PLESUNGAN KAPAS BOJONEGORO

    Get PDF
    Pelestarian budaya lokal merupakan hal yang penting ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda memiliki rasa cinta, peduli, dan bangga terhadap warisan budayanya. Namun, dalam realitas pendidikan anak usia dini, pengenalan budaya lokal sering kali masih kurang mendapatkan perhatian. Salah satu kekayaan budaya daerah Bojonegoro yang berpotensi dikenalkan kepada anak adalah Tari Tengul, sebuah tarian tradisional yang sarat nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan cinta budaya lokal Bojonegoro melalui pengenalan Tari Tengul pada anak usia 5–6 tahun di TK PKK Plesungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam proses pengenalan Tari Tengul dalam menanamkan cinta budaya lokal pada anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru, anak, dan kepala sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, guna memperoleh pemahaman menyeluruh terhadap proses pembelajaran yang berlangsung secara alami di lingkungan PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan cinta budaya lokal Bojonegoro melalui tari tengul pada anak usia 5–6 Tahun di TK PKK Plesungan. Penerapan cinta budaya lokal dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang melibatkan anak secara aktif dalam proses mengenal, memahami, dan menampilkan tari tengul. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap yaitu memperkenalkan musik dan gerakan tari tengul, membuat properti tari sederhana, bermain peran sebagai penari. Penerapan dilakukan secara berkelanjutan melalui metode bermain, proyek, dan pembiasaan sehari-hari, yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini.Faktor pendukung dalam penerapan ini adalah keterlibatan guru, dukungan orang tua, serta lingkungan sekolah yang terbuka terhadap muatan budaya. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan media pendukung dan waktu yang terbatas

    Pemilihan Produk Unggulan Berbasis Nanas Madu di Desa Karangjengkol Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP)

    Get PDF
    Desa Karangjengkol yang berada di wilayah Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Salah satu desa yang telah membudidayakan tanaman nanas madu dan mempunyai potensi besar pada sektor pertanian karena lahan perkebunan buah nanas yang cukup luas sekitar 25-30 hektar dengan kondisi tanah yang subur. Nanas madu ini dapat berbuah sepanjang tahun sehingga ketika panen raya jumlahnya melimpah. Peluang ini belum dimanfaatkan oleh masyarakat desa karena selama ini nanas madu hanya dipasarkan dalam bentuk segar kepada tengkulak dengan harga sebesar Rp2000-Rp4000,- per buah, belum lagi nanas mudah mengalami kerusakan dan cepat busuk. Maka, dibutuhkan upaya untuk memanfaatkan nanas madu menjadi produk pangan unggulan untuk meningkatkan nilai jual nanas dan pertumbuhan usaha yang dapat mendorong perekonomian masyarakat Desa Karangjengkol. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk menetukan prioritas produk unggulan nanas madu yaitu: 1) Menentukan faktor yang paling berpengaruh dalam pemilihan produk unggulan berbasis nanas madu; 2) Menentukan aktor yang paling berpengaruh dalam pemilihan produk unggulan berbasis nanas madu; 3) Menentukan alternatif produk nanas madu yang paling potensial untuk dikembangkan di Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilakukan di Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Metode pengambilan responden dilakukan dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan cara purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 30 responden model pentahelix antara lain pemerintah, pengusaha, akademisi, media dan komunitas. Teknik ini dipilih karena responden pada metode AHP merupakan ahli atau yang mengetahui permasalahan terkait sehingga dipilih berdasarkan kriteria kepakaran dan keterlibatannya dalam pengembangan produk pangan unggulan. Analisis penentuan faktor, aktor, alternatif produk dilakukan dengan metode Analitycal Hierarcy Process (AHP).Hasil analisis AHP didapatkan prioritas yaitu: (1) Faktor yang paling berpengaruh terhadap penentuan produk unggulan nanas madu di Desa Karangjengkol yaitu permintaan pasar dengan bobot sebesar (0,199); (2) Aktor yang paling berpengaruh dalam penentuan produk unggulan nanas yaitu pengrajin dengan bobot sebesar (0,329); (3) Alternatif produk nanas madu yang paling potensial untuk dikembangkan yaitu koktail nanas dengan bobot sebesar (0,258)

    ETIKA MENUNTUT ILMU DALAM KITAB TANBIH AL-MUTA’ALIM KARYA KH. AHMAD MAISUR SINDY AL-THURSIDY KUDUS

    No full text
    Pendidikan tidak cukup hanya belajar ilmu pengetahuan saja, tetapi juga ada yang lebih penting yaitu tentang etika. Bahwa etika menjadi bagian terpenting dalam ajaran Islam, karena tanpa etika dan prilaku yang terpuji maka apapun amal ibadah yang dilakukan seseorang tidak akan diterima di sisi Allah SWT sebagai amal kebaikan, baik menyangkut amal qalbiyah (hati), badaniyah (badan), qauliyah (ucapan), maupun fi’liyah (perbuatan). Salah satu indikator amal ibadah seseorang diterima di sisi Allah adalah melalui sejauh mana aspek etika (keluhuran budi) disertakan dalam setiap amal perbuatan yang dilakukannya, tak terkecuali juga dalam kegiatan belajar mengajar yang di dalamnya terdapat interaksi antara guru dan murid. Berdasarkan jenisnya, penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research) yang bersifat deskriptif analitis di mana datanya diperoleh melalui sumber literatur, yaitu melalui riset kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah. Etika menimba ilmu menurut KH. Ahmad Maisur Sindy Al-Thursidy dalam kitab Tanbih al-Muta’allim, mencakup 5 hal yaitu : Etika murid dalam majlis ta’lim (seperti bersuci sebelum ke majlis ta’lim, menjaga ketenangan selama belajar, memulai dan mengakhiri belajar dengan do’a, dan muraja’ah ), etika murid terhadap diri sendiri (seperti menjaga diri dari hal-hal yang haram, menyedikitkan perkara mubah, dan menjauhi perkara haram), etika murid terhadap orangtua yaitu dengan berbakti kepada kedua orangtua, etika murid terhadap guru yaitu selalu membuat guru ridha, jangan sekali-kali membuat guru tidak menyenangkan, atau bosan kepada murid, dan etika murid terhadap ilmu (seperti menata niat, sungguh-sungguh, diskusi, bertahap, mengatur waktu dengan baik, belajar di waktu malam, serta mengamalkan dan mengajarkan ilmu )

    Membaca Karya Seniman Perempuan Kota Batu dalam Pameran Mendengar Rupa.

    No full text
    Kota Batu tercatat sebagai kota di Jawa Timur yang secara rutin menggelar sejumlah acara pameran seni rupa di Galeri Raos yang menyelenggarakan pameran lukisan dan instalasi. “Mendengar Rupa” merupakan salah satu pameran seni rupa yang diikuti oleh 23 seniman perempuan dan diinisiasi keseluruhannya oleh perempuan. Tajuk “Mendengar Rupa” hadir dari rasa kecemasan perempuan yang timbul dari beberapa hal yang ia rasakan kemudian dikemas baik dan diwujudkan dalam suatu karya seni yang berisikan gagasan pikiran perempuan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk (a).Mengidentifikasi visualisasi bentuk dari lukisan seniman perempuan pada pameran Mendengar Rupa di Kota Batu. (b).Karya seni sebagai media berekspresi 23 seniman perempuan Kota Batu. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan menggunakan Teori Estetika Formalistik dalam faktor intrinsik dan ekstrinsik pada 23 karya seniman perempuan di Kota Batu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dari 23 seniman perempuan pada karya yang dipamerkan cenderung menggambarkan visualisasi objek perempuan dan bunga. Dari segi warna pada karya 23 seniman perempuan dominan menggunakan warna-warna cerah dan didominasi oleh warna primer dan warna sekunder. Dari segi teknik pada karya 23 seniman perempuan cenderung menggunakan teknik plakat, mixmedia, dan digital art. Pada pemaknaan karya 23 seniman perempuan didominasi oleh rasa insecure, pandemi covid-19 dan self-love

    Asuhan Kebidanan Pada Ny.S Masa Hamil Sampai Dengan Pelayanan Keluarga Berencana Di PMB Siti Hamidah S.ST.M.Kes Jl.KH.A.Karim No.12 Gresik

    Get PDF
    Proses kehamilan, persalinan, Bayi Baru Lahir (BBL), nifas dan Keluarga Berencana (KB) pada dasarnya merupakan serangkaian kejadian fisiologis, namun semua itu bisa berubah menjadi patologis yang dapat membahayakan nyawa ibu dan bayi. Tujuan dilakukannya asuhan Continuity Of Care adalah memberikan asuhan secara berkesinambungan sehingga dapat mengantisipasi dan mendeteksi secara dini adanya kelainan dan komplikasi agar dapat ditangani sehingga dapat menekan angka mortalitas dan morbiditas. Metode asuhan yang dilakukan yaitu dengan study kasus dan asuhan kebidanan yang dilakukan pada “Ny. S” umur 32 tahun G3P20002 di PMB Siti Hamidah S.ST., M.Kes Jl. KH. A. Karim No.12 Gresik, mulai Maret sampai dengan Juli 2020 secara Continuity Of Care dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan mulai dari masa hamil sampai dengan pelayanan keluarga berencana. Asuhan kehamilan pada Trimester I dan II diperoleh dari hasil rekam medis, sedangkan pada Trimester III dilakukan kunjungan sebanyak dua kali pada usia kehamilan 38-39 dan 39-40 minggu, dengan Kartu Skor Poedji Rochjati 2, HPHT 23-06-2019 dan HPL 30-03-2020. Selama kunjungan pada usia kehamilan 38-39 minggu ibu mengeluh perutnya kenceng-kenceng tapi tidak sakit, sedangkan pada kunjungan usia kehamilan 39-40 minggu ibu mengeluh sakit pinggang. Keluhan ini fisisologis dan telah diberikan KIE tentang keluhan yang di alami serta persiapan persalinan. Sehingga selama kehamilan ibu dan janin dalam keadaan sehat. Asuhan persalinan tanggal 29-03-2020 jam 21.30 WIB Ø 2 cm, TTV (dalam batas normal) Let.Kep U TFU 34 cm (pertengahan Px-pusat), inpartu kala 1 fase laten. Proses persalinan dilakukan dengan 60 langkah APN, pada tanggal 30-03- 2020 jam 01.56 WIB bayi lahir Spt-B, jenis kelamin perempuan, langsung menangis A-S 8-9, berat 3400 gram, panjang 51 cm, kala II berlangsung selama 26 menit. Kala III berlangsung selama 8 menit, plasenta lahir lengkap dan segera dilakukan masase fundus uteri. Kala IV selama 2 jam post partum, kontraksi uterus keras, kandung kemih kosong, dilakukan penjahitan laserasi derajat 2, perdarahan ±80 cc. Masa nifas berjalan dengan fisiologis, ASI lancar dan mengajarkan ibu menyusui dengan benar. Telah dilakukan informed choice pada kunjungan tanggal 15-05-2020, ibu telah diberikan KIE untuk ber-KB dan telah diberikan konseling KB, keuntungan dan keterbatasan KB, meyakinkan kembali tentang KB yang digunakan dan ibu memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan dengan alasan agar tidak mengganggu proses menyusui. Ibu melakukan informed consent dan mendapatkan injeksi Triclofem 3 bulan tanggal 15-05-2020 suntik ulang tanggal 05-08-2020. Mulai dari asuhan kehamilan sampai dengan pelayanan KB tidak ada penyulit maupun komplikasi. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan Continuity Of Care yang telah dilakukan diharapkan ibu dan bayi sehat, tidak terjadi penyulit maupun komplikasi. Bidan harus dapat mengupdate ilmu kesehatan yang terbaru dan meningkatkan kualitas pelayanan, hardskill maupun soft skill, penerapan ANC terpadu, kelas ibu hamil dan deteksi dini risiko tinggi, bekerjasama dengan kader dan peran serta lintas sektoral serta selalu memberikan asuhan sesuai dengan standart kompetensi
    corecore