196,768 research outputs found
Peningkatkan Kesehatan Ibu dan Janin Selama Kehamilan di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta pada masa Pandemi Covid-19
Abstrac : Pandemi covid-19 mengakibatkan terjadinya pembatasan hampir kesemua pelayanan kesehatan, termasuk maternal dan neonatal. kondisi ini juga berdampak pada kunjungan ibu hamil ke fasilitas kesehatan khusus nya puskesmas johar baru. dari survey yang dilakukan terjadi penurunan kunjungan dipoli KIA yang secara tidak langsung juga berdampak pada pengetahuan ibu hamil yang dapat mengakibatkan penurunan kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap perkembangan janin. kehamilan adalah suatu kejadian yang dinantikan dan diharapkan, akan tetapi perjalanan selama kehamilan dapat menimbulkan kekhawatiran karena adanya perubahan baik fisik maupun psikososial. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait pentingnya pemenuhan gizi, aktivitas fisik, pola istirahat, personal hygiene, dan komunikasi sejak dini pada janin sehingga ibu dan keluarga dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan bahagia. Metode yang digunakan adalah dengan membagikan pertanyaan secara pre test yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian informasi secara daring dengan media dan gambar yang menarik dan di evaluasi dengan post test. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadi peningkatnya pengetahuan pada ibu-ibu hamil. dapat disimpulkan bahwa informasi terakit kesehatan selama kehamilan sangat penting dilakukan karena efektif dapat meningkatkan pengetahuan selama kehamilan sehingga proses kehamilan dan persalinan yang lancar
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Sawah (Kasus : Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang)
The purpose of this research was to analyze food availability, food access, food
utilization, and level of field rice farmer household’s food security in Desa
Pematang Johar. Data analysis research method used is descriptive quantitative
analysis. The research results showed that the food availability of field rice
farmer household’s food security in Desa Pematang Johar is classified into not
available food, the food access that can be enough reached by field rice farmer
household’s food security in Desa Pematang Johar, the food utilization of field
rice farmer household’s food security in Desa Pematang Johar had not reached
the expectation of desirable dietary pattern, and the level of level of field rice
farmer household’s food security in Desa Pematang Johar is classified into food
vulnerable.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ketersediaan pangan, akses
pangan, pemanfaatan pangan, dan tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani
padi sawah di Desa Pematang Johar. Metode analisis data yang digunakan adalah
analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan
pangan rumah tangga petani padi sawah di Desa Pematang Johar tergolong dalam
pangan kurang tersedia, akses pangan pada rumah tangga petani padi sawah di
Desa Pematang Johar cukup dapat dijangkau, pemanfaatan pangan rumah tangga
petani padi sawah di Desa Pematang Johar belum mencapai skor pola pangan
harapan, dan tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah di Desa
Pematang Johar tergolong dalam rentan pangan.96 HalamanSkripsi Sarjan
Pengaruh Mikroba pada Media Kompos untuk Menanam Tanaman Johar (Senna siamea) di Pembibitan PT Asmin Bara Bronang: The Effect of Microbes on Compost Media for Growing Johar Plants (Senna siamea) at the PT Asmin Bara Bronang Nursery
Johar (Senna siamea) is a plant commonly planted in reclaimed land. It was chosen because of its ability to adapt to infertile soil conditions such as reclaimed land. Next, an experiment was conducted to plant johar plants with a planting medium of soil, compost and cocopeat plus certain fungi and microbes that are useful for accelerating growth. A total of 60 johar plants were planted in these media in polybags (30 cm x 18 cm) with the treatment of Johar A (soil: compost = 70: 30 + fungi + bacteria), johar B (soil: compost = 40: 60 + fungi + bacteria), Johar C (soil: compost: cocopeat = 1: 1: 1 + fungi) and johar D (soil: compost = 1: 1) as a control. Plants were maintained for 12 weeks and observed every week for the growth of stem height and stem diameter. The test was carried out 15 replications. The results obtained in all observations with statistical tests were not significantly different (p <0.05). The conclusion of this experiment is that this factory-made compost can be used as a growing medium for johar, so that all compost media formulas are still suitable as growing media for growing young johar plants.Johar (Senna siamea) merupakan tanaman yang umum ditanam di lahan reklamasi. Tanaman ini dipilih karena kemampuannya beradaptasi pada kondisi tanah yang tidak subur seperti lahan reklamasi. Selanjutnya dilakukan percobaan menanam tanaman johar dengan media tanam tanah, kompos dan cocopeat ditambah jamur dan mikroba tertentu yang berguna untuk mempercepat pertumbuhan. Sebanyak 60 tanaman johar ditanam pada media tersebut dalam polybag (30 cm x 18 cm) dengan perlakuan Johar A (tanah : kompos = 70 : 30 + jamur + bakteri), johar B (tanah : kompos = 40 : 60 + jamur + bakteri), Johar C (tanah : kompos : cocopeat = 1 : 1 : 1 + jamur) dan johar D (tanah : kompos = 1 : 1) sebagai kontrol. Tanaman dipelihara selama 12 minggu dan diamati setiap minggu terhadap pertumbuhan tinggi batang dan diameter batang. Pengujian dilakukan sebanyak 15 kali ulangan. Hasil yang diperoleh pada semua pengamatan dengan uji statistik tidak berbeda nyata (p < 0,05). Kesimpulan dari percobaan ini adalah kompos buatan pabrik ini dapat digunakan sebagai media tanam johar, sehingga semua formula media kompos masih cocok sebagai media tanam untuk menumbuhkan tanaman johar mud
Analisis Dan Evaluasi Perencanaan Proyek Rehabilitasi Pasar Johar Tahap II Kota Semarang
Penyelenggaraan rehabilitasi gedung cagar budaya dilaksanakan melalui sistem pengawasan berdasarkan peraturan bangunan gedung, peraturan bangunan tahan gempa sera peraturan mengenai cagar budaya sehingga dapat kekuatan struktur dapat terpenuhi tanpa harus mengkesampingkan keaslian dari bangunan tersebut. Tujuan dari Penelitian ini yaitu mengetahui kesesuain rencana pekerjaan dengan perartuan yang berlaku untuk bangunan gedung, mengetahui kesesuaian pekerjaan dengan peraturan bangunan tahan gempa, serta mengetahui aplikasi aplikasi peraturan cagar budaya terhadap proyek rehabilitasi situs cagar budaya.
Data perencanaan diperoleh dari Proyek Rehabilitasi Pasar Johar Tahap II Kota Semarang. Data yang penulis gunakan adalah data primer yang merupakan hasil wawancara dan hasil pengamatan langsung yang dilakukan oleh penulis, data lainya adalah data Sekunder berupa data pekerjaan, laporan mingguan, RMK dari Konsultan Manajemen Konstruksi Proyek Rehabilitasi Pasar Johar Tahap II Kota Semarang. Analisis data menggunakan metode analisis kualitatif multifarian yang selanjutnya data-data tersebut dikomparasikan serta dievaluasi sehingga didapatkan kesimpulan.
Perencanaan pekerjaan pada Proyek Rehabilitasi Pasar Johar Tahap II Kota Semarang telah sesuai dengan peraturan bangunan gedung yang mengatur tentang perencanaan teknis yaitu Permen PU No. 29/PRT/M/2006, Permen Pu No. 45/PRT/M/2007, serta Permen PU No. 06/PRT/M/2008, pekerjaan persiapan diatur didalam Perpres No. 70 Tahun 2012, pekerjaan arsitektur diatur didalam SNI 2847-2013, SNI 03-6429-2000, serta SNI 03-2847-2002, pekerjaan arsitektur yang diatur didalam SNI 03-2847-2002, serta Permen No. 36 Tahun 2005 tentang peraturan pelaksanaan UU No. 28 Tahun 2002, serta pekerjaan mekanikal elektrikal diatur didalam SNI 03-1726-2000, SNI 03-3985-2000 serta SNI 03-6570-2001. Pada perencanaan proyek rehabilitasi pasar johar juga telah memenuhi peraturan bangunan tahan gempa yang diatur didalam SNI 1726-2012. Untuk rehabilitasi pasar johar digunakan kaidah-kaidah cagar budaya untuk mempertahankan keaslian bangunan. Peraturan cagar budaya tersebut diatur didalam Permen PUPR No. 01/PRT/M/2015, Undang-undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2011 dan Perda Provinsi Jawa Tengah No. 10 Tahun 2013.
Kata Kunci : Rehabilitasi, cagar budaya, permen, SNI, perpres, undang-undan
Analisis Strategi Pengelolaan Pasar Johar Oleh Dinas Pasar Kota Semarang
The existence of traditional markets is one of the most real indicators of economic activities in an area. Johar condition is still bad because there are no supporting facilities and unadequate comfort factor. The aim of this research is to formulate a strategy that must be done by the Market Service of Semarang to improve the management of Johar Market. This research used a qualitative descriptive study. The techniques of collecting data is from the result of the interview. This study used purposive sampling method to determine the informants. The writer identified the internal and external factors by using SWOT analysis, then will be gained strategic issues. The next step is measuring the priority scale by doing litmus test to know the most strategic issue. The results of this research showed that Johar market management strategy has not been optimal yet in solving the existing problems. so we need a new strategy. The recommended strategy is to improve the function and role of stakeholders in developing the potential of Johar market especially in competitiveness , develop the cooperation with government / private sector to improve infrastructure service, improve the coordination between the Market Service, Government, UPTD, and sellers to make renovation of buildings and infrastructure based on the rules from the government, develop cooperation with the government and private sectors to solve the lack of budget, and cooperate with sellers in the arrangement to solve the lack of capacity
Groundwater Quality Assessment for Drinking Purpose in Gulistan-e-Johar Town, Karachi, Pakistan
The main objective of present study is to evaluate the groundwater quality of Gulistan-e-Johar Town for drinking. For this purpose, groundwater samples (n=18) through electrically pumped wells were collected from shallow aquifers (mean depth = 36 m). Collected samples were subjected to determine the physical characters (TDS, pH, temperature), major (Na, K, Ca, Mg, Cl, SO 4 , HCO 3 , and NO 3 ) and minor ions (Fe, Mn and F). Data reveal very high content of TDS (mean: 2862 mg/L) coupled with elevated concentration of Na (mean: 974.6 mg/L), Cl (mean: 545.3mg/L), SO 4 (mean: 600mg/L), Mn (mean: 0.04 mg/L) and F (mean: 1.7 mg/L). The results indicated that groundwater of Gulistan-e-Johar is not suitable for drinking purpose and may lead to dangerous health impacts. The WQI value of groundwater is found to be 183 which is also endorsing that groundwater of Gulistan-e-Johar is unfit for drinking purpose
EVALUASI PASIR-GEOTEKSTILDENGAN METODE TIME DELAY SPECTROMETRY
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui sifat dari material ialah dengan melakukan penjalaran gelombang pada material itu. Metode tersebut terkenal dengan pengujian tak merusak (Non-Destructive Test/NDT). Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode Time Delay Spectrometry (TDS). Data yang diperoleh dari pengukuran itu merupakan waktu penjalaran gelombang, sehingga dengan menggunakan mekanika cepat rambat gelombang dapat diketahui. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Time Delay Spectrometry (TDS) dapat digunakan dengan hasil yang cukup akurat untuk menguji perbedaan cepat rambat gelombang pada pasir yang dilapisi geotekstil dan pasir yang tidak dilapisi geotekstil. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa setelah dilakukan pemasangan geotekstil pada pasir, maka terjadi kenaikan cepat rambat gelombang, yaitu cepat rambat gelombang pantul naik dari 430,33 m/s menjadi 476,73 m/s. Dengan adanya kenaikan cepat rambat gelombang setelah pasir dilapisi geotekstil, maka nilai poisson ratio naik dari 0,14 menjadi 0,22. Sedangkan nilai modulus Geser (G) naik dari 1,73 x 108 N/m2 menjadi 1,83 x 108 N/m2 dan modulus dinamik (E) naik dari 1,83 x 106 N/m2 menjadi 1,87 x 106 N/m2. Jika kenaikan nilai modulus Geser (G) dan modulus dinamik (E) dapat kita artikan bertambahnya “kekuatan” material tersebut, maka dapat kita artikan bahwa pemasangan geotekstil pada pasir dapat menambah “kekuatan”
PERAN GURU UNTUK MENGEMBANGKAN PROGRAM TAHFIDZUL QUR’AN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NW JOHAR PELITA DESA JATISELA KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Fadlullah Fakhir 2019. Peran Guru Untuk Mengembangkan Tahfidzul Qur’an Di Madrasah Ibtidaiyah NW Johar Pelita Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat 2019. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.Universitas Muhammadiyah Mataram. Pembimbing(1)M. Muswiatul Wardi M.pd.I, Pembimbing (2)Mardiyah Hayati, M.Pd.I
Ada satu hal yang berbeda yang peneliti temui di MI NW Johar Pelita yaitu sejak di laksanakannya program Tahfidzul Qur’an, peneliti melihat banyak masyarakat yang berbondong-bondong memasukan anaknya di madrasah tersebut. oleh sebab itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang pengembangan Tahfidzu Qur’an di MI NW Johar Pelita.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dan Peran guru dalam mengembangkan program Tahfidzul Qur’an di MI NW Johar Pelita dan apa saja yang menjadi kendala dalam pengembangan Tahfidzul Qur’an di MI NW Johar Pelita.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Tahapan penelitian ini meliputi tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini bahwa MI NW Johar Pelita sudah melaksanakan berbagaimacam kegiatan tahfidzul Qur’an seperti kegiatan Morning Qur’an dan uji publik. Adapun metode yang digunakan adalah metode talaqqi. Tujuan metode ini adalah untuk memudahkan dan menguatkan hafalan siswa.
Talaqqi dari segi bahasa yaitu belajar secara berhadapan dengan guru. keumggulan dari metode talaqqi ini yaitu anak dapat melihat langsung gerakan bibir pendidik dalam mengucapkan makhorijul huruf.
Kata Kunci: Peran Guru Dan Tahfidzul Qur,a
Identifikasi Kandungan Parasetamol pada Jamu Pegal Linu di Pasar Johar Semarang
INTISARILatar Belakang: Jamu adalah obat tradisional yang terbuat dari bahan alami. Jamu sudah dikonsumsi secara turun menurun oleh masyarakat Indonesia. Jamu pegal linu buatan pabrik yang belum terdaftar BPOM rentan mengandung Bahan Kimia Obat seperti parasetamol. Parasetamol sering ditambahkan ke dalam jamu dibandingkan dengan bahan kimia lain dikarenakan penjualannya yang bebas, mudah didapatkan, tidak berbau dan pahit sehingga tidak terlihat apabila ditambahkan ke dalam jamu. Pasar Johar Semarang menjadi salah satu sasaran penjualan jamu dengan Bahan Kimia Obat karena pasar tersebut merupakan pasar tradisional terbesar di Semarang sehingga target konsumen lebih luas. Jamu dengan bahan kimia obat cenderung lebih manjur dan murah sehingga menarik para konsumennya. Jamu yang ditambahkan parasetamol dapat merusak organ tubuh manusia apabila dikonsumsi secara terus-menerus.Tujuan : Mengetahui ada tidaknya beserta kadar parasetamol pada jamu pegal linu di Pasar Johar Semarang. Apakah sesuai dengan Peringatan Badan POM RI No. KH.00.01.43.2773/2008 tentang obat tradisional mengandung BKO dan Permenkes No.007 tahun 2012 tentang registrasi obat tradisional.Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif. Sampel yang digunakan berasal dari 7 toko obat tradisional di Pasar Johar Semarang yang diambil berbeda merk setiap tokonya. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan kromatografi lapis tipis dan kuantitatif dengan spektrofotometri UV-Vis.Hasil : Kode A, C, G, H, J, M positif mengandung parasetamol dengan kadar masing-masing 74,34 mg/Kg ; 528,85 mg/Kg ; 139,05 mg/Kg ; 651,93 mg/Kg ; 64,58 mg/Kg ; 73,32 mg/Kg.Kesimpulan: Jamu pegal linu di Pasar Johar Semarang positif mengandung parasetamol. Kata kunci: Jamu pegal linu, Parasetamol, KLT
Analisis Dampak Pengembangan Desa Wisata Sawah Pematang Johar terhadap Kondisi Ekonomi dan Sosial Masyarakat
Indonesia yang kaya akan potensi dan sumberdaya mempunyai peluang yang sangat besar untuk dikembangkan terutama untuk industri pariwisata. Salah satut Tempat wisata terbaru di pinggiran kota Medan yang menawarkan pemandangan alam yang masih asri khas pedesaan yaitu Kampung Wisata Sawah Pematang Johar. Dengan tingginya tingkat kunjungan wisatawan tentunya akan berdampak pada semakin tingginya pendapatan. Untuk itulah Kami tertarik melakukan penelitian dengan tujuan mengetahui dampak pengembangan desa wisata sawah pematang johar terhadap kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Pengumpulan data melalui wawancara dilakukan kepada partisipan yang dianggap mengetahui proses pengembangan desa wisata sawah pematang johar. Hasil penelitian menunjukkan dampak pengembangan desa wisata sawah pematang johar terhadap kondisi ekonomi nahwa pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah meningkat, karena wisata ini membuka dan memeperluas peluang usaha dan kerja masyarakat. Namun, setelah pandemic covid-19 melanda, pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah menurun drastis. Dari aspek sosial, masyarakat bertanggung jawab dalam hal memelihara apa yang sudah mereka kerjakan. Seperti pembuatan jalur trekking, dan perbaikan jalan ke daya tarik wisata. masyarakat harus memelihara dan menjaga perencanaan tersebut
- …
