1,723,104 research outputs found

    Membuat permen jeli

    No full text
    Permen merupakan makanan ringan yang disukai masyarakat, terutama anak-anak. Bahan utama pembuatan permen jeli adalah gula dan bahan pengenyal. Dengan tambahan aneka buah dan sayur, permen jeli mempunyai nilai lebih dalam hal nutrisi, selain keunggulan masa simpan produk yang relatif lama. Buku ini membahas tentang mengenal permen dari macam hingga mutu permen, permen jeli sebagai alternatif usaha mulai analisis usaha sampai birokrasi surat izin usaha, bahan dan peralatan, serta proses pembuatan permen jeli dari buah-buahan dan dari spora oncom..viii, 32 hlm.; ill.: 24 cm

    Survei parasit geohelminth yang terdapat pada selada di daerah Bekasi periode 2013 - 2014 / Jeli Jeli A. Nasution (405110148)

    No full text
    Selada adalah sayuran yang dapat tumbuh didaerah dataran rendah hingga tinggi.Selada yang dijual di daerah Bekasi umumnya merupakan kiriman dari daerah Bogor dan Cibitung.Jenis penelitian adalah studi deksriptif dengan cara pengambilan sampel yaitu cluster random sampling.Penelitian dilakukan di Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara pada bulan Juli 2013 sampai Februari 2014.Sampel dari penelitian ini adalah 70 sayuran selada yang dijual di pasar tradisional daerah Bekasi.Masing masing dari sayuran selada diambil 50 gram sebagai sampel. Metode yang digunakan dirujuk dari Buku Penuntun Praktikum Mikrobiologi dan Parasitologi (dr. Budy Nugraha).Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis geohelminth yang ditemukan pada sayuran selada yang dijual didaerah Bekasi adalah Ascaris lumbricoides, cacing tambang dan Strongyloides stercoralis. Survei sayuran selada yang mengandung telur dan larva geohelminth adalah sebanyak 19 atau 27,1%.Sayuran selada yg mengandung telur Ascaris lumbricoides sebanyak 8,5%. Larva cacing tambang sebanyak 17,1% dan larva Strongyloides Stercoralis sebanyak 1,4%

    Tingkat Nyeri Pemasangan Kateter Menggunakan Jeli Oles dan Jeli yang Dimasukkan Urethra

    No full text
    Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas\ud pemasangan kateter pada pria dengan menggunakan jeli yang dimasukkan\ud uretra dengan jeli yang dioleskan di kateter terhadap respon nyeri klien\ud di bangsal rawat inap dewasa kelas 3 RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.\ud Metode penelitian yang digunakan adalah quasy experiment,\ud dengan pendekatan posttest only control group design. Uji statistik Mann\ud Whitney diperoleh hasil p = 0,275 sehingga disimpulkan terdapat\ud perbedaan tidak bermakna terhadap tingkat nyeri antara kelompok jeli\ud yang dioleskan dengan kelompok jeli yang dimasukkan urethra

    KUALITAS PERMEN JELI DENGAN VARIASI JENIS KEFIR

    No full text
    Telah dilakukan penelitian dengan judul kualitas permen jeli dengan variasi jenis kefir yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh kefir susu UHT, kefir susu sapi, dan kefir sari kacang hijau terhadap kualitas (sifat fisik, kimia, mikrobiologis, dan organoleptik) permen jeli. Selain itu juga mengetahui jenis kefir manakah yang menghasilkan permen jeli dengan kualitas terbaik (ditinjau dari sifat fisik, kimia, mikrobiologi, dan organoleptik). Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan perbedaan substrat kefir susu UHT (Ultra High Temperrature), kefir susu sapi dan kefir sari kacang hijau dalam pembuatan permen jeli digunakan dalam penelitian ini. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah produk permen jeli variasi jenis kefir mengandung kadar air 18,46% - 20,66%, kadar abu 0,19% - 0,38%, kadar gula reduksi 1,85% - 3,0%, kadar sakarosa 18,93% - 28,34%, tekstur 321,12 N/mm2 – 685,67 N/mm2, serta uji mikrobiologi meliputi perhitungan angka lempeng total (ALT) dan angka kapang khamir yang sudah memenuhi standar SNI permen jeli. Permen jeli variasi kefir susu UHT (Ultra High Temperature) memberikan kualitas yang terbaik ditinjau dari sifat fisik, kimia, dan mikrobiologi

    Analisa persepsi dan kesukaan masyarakat terhadap permen jeli madu sirsak

    No full text
    Permen merupakan makanan ringan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat karena memiliki rasa yang manis. Permen jeli termasuk permen lunak yang dalam pembuatannya dilakukan penambahan hidrokoloid yang bertujuan untuk menghasilkan tekstur kenyal. Pembuatan permen jeli dalam penelitian ini, dilakukan penambahan madu dan sari buah sirsak untuk meningkatkan cita rasa permen jeli, serta menghasilkan permen jeli rendah kalori. Sukrosa sebagai bahan pemanis dalam pembuatan permen jeli memiliki kandungan kalori yang tinggi, serta konsumsi sukrosa yang terlalu tinggi juga menyebabkan diabetes ataupun penyakit lainnya, sehingga dibutuhkan penambahan madu untuk mengurangi resiko tersebut. Jenis hidrokoloid yang digunakan dalam penelitian ini adalah gelatin dan karagenan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi dan tingkat kesukaan masyarakat terhadap permen jeli madu sirsak. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan kuisioner yang disebar secara online dan uji kesukaan secara organoleptik. Jumlah responden kuisioner online sebanyak 136 orang dan panelis yang digunakan dalam uji kesukaan sebanyak 152 panelis tidak terlatih yang dipilih secara acak. Berdasarkan hasil survei kuisioner, persepsi dan pengetahuan sebagian besar responden akan konsumsi permen, yaitu untuk meningkatkan suasana hati dan mengganjal lapar. 66,20% responden tertarik untuk mengonsumsi permen jeli madu sirsak. Secara organoleptik, 64,47% panelis suka dengan rasa permen jeli, 53,95% suka dengan mouthfeel dan 68,48% responden suka dengan kekenyalan permen jeli madu sirsak

    Pengembangan Permen Jeli Rumput Laut Aroma

    No full text
    Key word : Permen jeli rumput lau

    KARAKTERISTIK FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PERMEN JELI SALAK SIDIMPUAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah penambahan karagenan dalam pembuatan permen jeli salak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dengan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah F1 (karagenan 7%), F2 (karagenan 9%), F3 (karagenan 11%), dan F4 (karagenan 13%). Pengamatan yang dilakukan dalam pembuatan permen jeli salak ini adalah analisa bahan baku sari buah salak meliputi : kadar tanin, pH, total asam, kadar air, dan vitamin C. Pada permen jeli salak uji kimia meliputi kadar tanin, kadar air, kadar abu, kadar gula, pH, total asam, dan vitamin C. Untuk uji fisik meliputi uji kekerasan dan uji organoleptik terdiri dari tekstur, aroma, warna, dan rasa dengan metode uji kesukaan. Data pengamatan dilakukan dengan analisa sidik ragam jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkaan bahwa perbedaan jumlah karagenan berpengaruh terhadap kadar tanin, kadar air, kadar abu, kadar gula, pH, total asam, vitamin C, dan tingkat kekerasan permen jeli salak yang dihasilkan. Permen jeli yang paling disukai adalah penambahan karagenan 7% dengan nilai rata-rata kesukaan panelis terhadap tekstur 4,3; aroma 4,0; warna 3,7; rasa 4,4. Komponen kimia permen jeli didapatkan kadar tanin 5,1%; kadar air 24,2%; kadar abu 1,2%; kadar gula 35,5%; pH 4,3; total asam 1,6%; vitamin C 1,4 mg/100 gr bahan; dan kekerasan 7,1 kPa. Kata Kunci : Salak, Salacca edulis, Karagenan, Permen Jeli, Karakteristik Fisik Kimia dan Organolepti

    PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN PEWARNA MAKANAN ALAMI (JERUK, WORTEL, DAN ROSELLA) TERHADAP KUALITAS PRODUK PERMEN JELI

    No full text
    ABSTRAK   Rahmawati, Galih. 2014. Pengaruh Penggunaan Bahan Pewarna Makanan Alami (Jeruk, Wortel, dan Rosella) Terhadap Kualitas Produk  Permen Jeli. Skripsi, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Amat Nyoto, M.Pd., Pembimbing (2) Dra. Rini Sudjarwati, M.Pd.,   Kata kunci: permen jeli, jeruk, wortel, rosella, kualitas produk               Permen jeli merupakan makanan sejenis manisan yang disenangi oleh banyak orang. Permen jeli memiliki rasa manis asam, warnanya sangat beragam. Buah jeruk telah dimanfaatkan dalam pembuatan permen jeli. Wortel yang sudah tua kurang dan bunga rosella dimanfaatkan. Pigmen jeruk, wortel, dan rosella dimanfaatkan sebagai pemberi warna, rasa, aroma pada pembuatan permen jeli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jeruk, wortel, dan rosella terhadap sifat organoleptik yang meliputi rasa, tekstur, warna, dan aroma. Sifat kimia yang meliputi kadar air, aw, dan pH. Panelis pada penelitian ini adalah 25 mahasiswa Tata Boga 2011 dan dilakukan ulangan sebanyak dua kali. Data dianalisis menggunakan analisis statistik Deskriptif dan ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian dapat diketahui bahwa permen jeli rosella rasanya paling disukai, permen jeli jeruk lebih disukai daripada permen jeli wortel karena terdapat rasa langu. Permen jeli jeruk teksturnya sangat disukai, permen jeli rosella disukai dan yang terakhir adalah permen jeli wortel. Permen jeli jeruk warnanya paling disukai, warna pemen jeli wortel disukai dan warna permen jeli rosella disukai pada urutan terakhir. Aroma permen jeli agak disukai karena terdapat aroma bahan lain yang lebih tajam. Permen jeli wortel, rosella dan jeruk memiliki rasa manis asam. Permen jeli wortel, rosella, dan jeruk memiliki tekstur yang sama yaitu chewy. Permen jeli jeruk berwarna kuning, permen jeli wortel berwarna oranye tua disebabkan pigmen beta-karoten. Permen jeli rosella berwarna ungu disebabkan pigmen antosianin. Permen jeli jeruk memiliki aroma asam segar tidak tajam. Permen jeli wortel memiliki aroma agak langu, permen jeli rosella memiliki aroma asam segar rosella. Kadar air permen jeli wortel 14.44%, permen jeli rosella 15.885%, pemen jeli jeruk 12.025%. Aw permen jeli wortel 0.8145, permen jeli rosella 0.8065, dan permen jeli jeruk  0.8065. pH permen jeli wortel 4.5, pH pada permen jeli rosella 4.24, dan pH permen jeli jeruk  4.34. Pada penelitian selanjutnya perlu dibuat permen jeli dengan warna yang cerah dari bahan tambahan pewarna alami yang lain. Aroma gelatin yang lebih menonjol pada permen jeli perlu diantisipasi dengan menggunakan bahan pembentuk gel yang lain. Aroma langu yang terdapat pada permen jeli dengan bahan tambahan wortel dapat diantisipasi dengan subtitusi buah

    Proyecto de gestión colaborativa: el Dúo Virtuosi y la Academia Pianoforte en el desarrollo musical de los niños de la Escuela Hogar Eva Perón de la Ciudad de Mendoza

    No full text
    Trabajo final de Posgrado (Especialización en Gestión Cultural) -- Universidad Nacional de Córdoba. Facultad de Ciencias Económicas. Escuela de Graduados, 2024.Fil: Herrera Pimentel, Jeli Sara. Universidad Nacional de Córdoba. Facultad de Ciencias Económicas; Argentina.La Escuela Hogar Eva Perón es un centro educativo que brinda instrucción y apoyo a niños provenientes de familias de escasos recursos o que se encuentran en situación de orfandad. Bajo la premisa de fomentar el desarrollo musical e integral de los niños de esta escuela, el dúo Virtuosi y la Academia Pianoforte, se han unido para crear un proyecto colaborativo que busca constituir un espacio cultural en el Teatro Auditorio de la Escuela Hogar Eva Perón para impartir clases complementarias de música e instrumentos musicales, con el objetivo final de crear el Núcleo Musical Educativo y la Orquesta Sinfónica Infantil y Juvenil de la institución.Fil: Herrera Pimentel, Jeli Sara. Universidad Nacional de Córdoba. Facultad de Ciencias Económicas; Argentina
    corecore