527 research outputs found

    PELATIHAN KERAJINAN LIMBAH TANAMAN HANJELI KHAS WISATA GEOPARK CILETUH

    Get PDF
    Abstrak: Desa Waluran Mandiri merupakan desa yang terletak di Kawasan Wisata Geopark Ciletuh. Dengan produk unggulan tanaman hanjeli menjadi potensi bagi desa untuk melakukan pengembangan dalam berbagai aspek menunjang pemberdayaan bagi masyarakatnya. Limbah tanaman hanjeli yang dihasilkan masih memerlukan pengembangan salah satunya dijadikan aneka produk cenderamata. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan wawasan dalam pengembangan pengolahan limbah tanaman hanjeli dan menjadi salah satu alternatif peningkatan pada sektor ekonomi. Metode kegiatan adalah pelatihan yang dilaksanakan secara langsung menggunakan media realia dan pelaksanaan praktik. Mitra dalam kegiatan ini adalah Tim Penggerak PKK Kecamatan Waluran dan Desa Waluran Mandiri sebanyak 10 orang. Evaluasi dilakukan dengan membagikan angket kepada peserta untuk memberikan tanggapan pada penyelenggaran dan kemanfaatan pelatihan. Hasil angket menunjukkan penyelenggaraan pelatihan dinilai 76% sangat baik dan 24% baik. Sedangkan kemanfaatan pelatihan dirasakan peserta dengan rata-rata nilai 78% sangat setuju dan 22% setuju. Dengan hasil bahwa peserta memiliki peningkatan wawasan dalam pengembangan pengolahan limbah tanaman hanjeli dan menjadikannya sebagai peluang usaha.Abstract: Waluran Mandiri Village is a village located in the Ciletuh Geopark Tourism Area. With the superior product of the hanjeli plant, it has the potential for villages to carry out developments in various aspects to support the empowerment of their communities. The hanjeli plant waste produced still requires development, one of which is to make various souvenir products. This community service activity aims to increase insight in the development of hanjeli plant waste treatment and become an alternative for improving the economic sector. The activity method is training that is carried out directly using realia media and practical implementation. The partners in this activity were the PKK Mobilizing Team of Waluran Subdistrict and Waluran Mandiri Village, consisting of 10 people. Evaluation is carried out by distributing questionnaires to participants to provide feedback on the implementation and benefits of the training. The results of the questionnaire showed that 76% of the participants rated the implementation of the training as very good and 24% as good. While the benefits of the training were felt by participants with an average score of 78% strongly agree and 22% agree. With the result that participants have increased insight in the development of hanjeli plant waste processing and make it a business opportunity. 

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TATA RIAS KOREKSI WAJAH DAN KEMAMPUAN HASIL RIASAN PADA BENTUK WAJAH

    Get PDF
    ABSTRACT Lilis Jubaedah, The Relationship Between Knowledge And Ability Correction Makeup Makeup results in facial shape. Research: Makeup Studies Program, Department of Family Welfare, Faculty of refinement, State University of Jakarta, 2007. This study aims to determine the relationship between knowledge and ability Correction Makeup Makeup results on the shape of the face. Study is a correlational study, conducted at the Laboratory Tatarias, Rawamangun Home, East Jakarta. Using the instrument in the form of pieces of knowledge and skills assessment criteria. Population used in this study were students of makeup as much as 30 people .. Sampling technique that is using Simple Random Sampling. Having obtained the data to the research, carried out the analysis with the test requirements and test the linearity test for normality. Obtained from the study of data was normal and linear berditribusi The results of hypothesis testing using Pearson Product Moment Correlation Coefficient r or test, significance level (α) used was 5% or 0.05 and df = 8, then the results obtained is the correlation coefficient and Pearson product moment (r) is obtained for 0.976 and the relationship showed a strong relationship, as well as direct and positive. R square = 0.906. as the coefficient of determination, which in this case means 90.6.% capacity factor results in the form of facial makeup is influenced by knowledge of corrective make-up, while 9.4% influenced by other factors. Of the test or ANOVA F test, F hit was obtained with the sigmifikan 197.249 0.05. Therefore, the probability or Pvalue = 0.000 is much smaller than 0.05, or 0.000 <0.05 means that Noll hypothesis (Ho) is rejected, then the regression model can be used to predict the effect of the variable knowledge with the ability, then Ho is accepted, This means that there is a relationship between knowledge of cosmetology correction to the ability of the makeup on your face shape.   Key word : knowledge, Ability Correction, Makeup face fo shape   ABSTRAK   Lilis Jubaedah, Hubungan Antara Pengetahuan Tata Rias Koreksi Dan Kemampuan Hasil Riasan Pada bentuk wajah. Penelitian : Program Studi Tata Rias, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Tenik, Universitas Negeri Jakarta, 2007 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Tata Rias Koreksi Dan Kemampuan Hasil Riasan pada bentuk wajah. Penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional, yang dilaksanakan  di Laboratorium Tatarias, Rawamangun Muka, Jakarta Timur. Menggunakan instrument berupa lembar criteria penilaian pengetahuan dan kemampuan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Tata rias sebanyak 30 orang.. Teknik pengambilan sample yaitu menggunakan Simple Random sampling. Setelah diperoleh data hasil penelitian, dilakukan uji persyaratan analisis dengan uji normalitas dan uji linieritas. Di dapat dari penelitian ternyata data berditribusi normal dan linier Hasil pengujian hipotesis menggunakan  Koefisien Korelasi Pearson Product Moment atau uji r, taraf signifikansi (α) yang digunakan adalah 5% atau 0,05 dan dk  = 8, maka  hasil penelitian yang didapat adalah koefisien korelasi dan product moment Pearson (r) diperoleh sebesar 0,976 dan hubungan tersebut menunjukkan hubungan yang cukup kuat, serta searah dan positif. R square = 0,906. sebagai koefisien determinasi, yang dalam hal ini berarti 90,6.% faktor kemampuan hasil riasan  pada bentuk wajah dipengaruhi oleh Pengetahuan tentang make up korektif, sedangkan 9,4 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Dari uji Anova atau F tes, didapat F hit adalah 197,249 dengan tingkat sigmifikan 0.05. Oleh karena probabilitas atau Pvalue = 0.000 jauh lebih kecil dari 0,05, atau  0,000 < 0,05 artinya bahwa Hipotesis Noll (Ho) ditolak, maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi pengaruh variabel Pengetahuan dengan kemampuan, maka Ho diterima, Hal ini berarti bahwa  ada hubungan antara pengetahuan tata rias koreksi dengan kemampuan hasil riasan pada bentuk wajah. Kata kunci : Pengetahuan, Tata Rias Wajah Koreksi, Bentuk Waja

    PENERAPAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN CARA-CARA PENANGANAN LIMBAH DI SMK CARUBAN NAGARI KECAMATAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON

    Get PDF
    JUBAEDAH : Penerapan Pembelajaran Contexstual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Cara-Cara Penanganan Limbah Di SMK Caruban Nagari Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Proses pembelajaran Contexstual Teaching and Learning (CTL) merupakan pembelajaran yang membantu guru antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupannya sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan pemahaman ini, hasil belajar diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, seorang guru dapat menggunakan pembelajaran Contexstual Teaching and Learning (CTL) dalam menyampaikan materi khususnya IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan pembelajaran dengan menggunakan contextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan cara-cara penanganan limbah di SMK Caruban Nagari Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon.Untuk mengkaji apakah ada perbedaan hasil belajar yang menggunakan contextual teaching and learning (CTL) dan pembelajaran tidak menggunakan contextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol pada pokok bahasan cara-cara penanganan limbah.Untuk mengkaji bagaimana respon siswa terhadap penerapan pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) pada pokok bahasan cara-cara penanganan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Caruban Nagari Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Adapun sampel dalam penelitian ini yakni diambil kelas XIa sebagai kelas kontrol dan kelas XI b eksperimen dalam penelitian dan masing-masing kelas berjumlah 30 siswa. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik tes, angket dan observasi. Setelah data diperoleh dari hasil penelitian maka data tersebut dianalisis dengan cara analisis kuantitaf, sebelum penulis melakukan uji instrumen untuk memperoleh validitas menggunkan master templet. Kesimpulam dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran yang dilakukan dalam kelas dengan menggunakan Contexstual Teaching and Learning (CTL) mendapat nilai minimum 11 mengalami peningkatan sampai nilai 19 dengan nilai rata-rata 21.13. Hal ini dapat dilihat dari pada gain dari tiap kelas. Dari data yang diperoleh dari gain menunjukan bahwa nilai t diperoleh sebesar = -6,323 dengan derajat kebebasan (df) = n1 + n2 – 2 = (30 + 30 – 2 =58 ).α = 0,05 diperoleh Sig.0,000. karena Sig.0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Respon siswa terhadap penerapan pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) yang menjawab ya sebesar 49 % termasuk kriteria cukup, yang menjawab kadang-kadang sebesar 39% kriteria rendah dan yang menjawab tidak sedikit sekali 12% termasuk kriteria rendah sekali

    Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Modal Minimal Pada Galeri Investasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa

    Get PDF
    ABSTRAK Siti Jubaedah. NIM : 1708202118, “PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN MODAL MINIMAL PADA GALERI INVESTASI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI MAHASISWA”, 2021. Investasi menjadi kegiatan ekonomi yang penting dan perlu dilakukan, Investasi mulai populer di kalangan mahasiswa FSEI (Fakultas Syariah dan Eknomi Islam) IAIN Syekh Nurjati Cirebon disebabkan mahasiswa mempelajari materi pasar modal di perkuliahan dan karena adanya fasilitas Galeri Investasi kampus sejak tahun 2018. Meskipun sudah ada fasilitas yang mendukung, pada kenyataanya, mahasiswa banyak yang masih tidak tertarik dan tidak ikut serta dalam melakukan investasi di pasar modal. Terlihat dari jumlah investor dalam 2 tahun terakhir (2018-2020) berjumlah 257 investor/nasabah, sedangkan jumlah total mahasiswa 2.943, berarti investor hanya mencapai 6,7% dari jumlah total mahasiswa FSEI. Banyak ditemukan bahwa keraguan keputusan investasi disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya dari kualitas pelayanan dan modal minimal yang saling berhubungan untuk dapat mendorong keputusan investasi dan memberikan pengaruh positif terhadap kinerja galeri investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah : “Bagaimana pengaruh kualitas pelayanan dan modal minimal pada Galeri Investasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon terhadap keputusan investasi mahasiswa”. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan data primer dan pengumpulan menggunakan kuisioner, observasi, dan kepustakaan. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa/i Fakultas Syariah dan Eknomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, menggunakan rumus Slovin sebanyak 353 responden. Menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Analisis data penelitian menunjukkan hasil Uji T di peroleh bahwa variabel Kualitas Pelayanan menunjukkan nilai t-hitung > t-tabel yaitu t-hitung sebesar 6.874 sedangkan t-tabel sebesar 1,649 dan nilai signifikansi 0,000 t-tabel yaitu t-hitung sebesar 7.608 sedangkan t-tabel sebesar 1,649 dan nilai signifikansi 0,000 F-tabel dengan tingkat signifikansi 0,000 atau Sig.hitung < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dari pengujian tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara Kualitas Pelayanan, Modal Minimal terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa. Sehingga Keputusan Investasi dapat diketahui atau dijelaskan oleh Kualitas Pelayanan, Modal Minimal sebesar 40,8%, sedangkan sisanya 59,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Kata Kunci : Investasi, Kualitas Pelayanan, dan Modal Minimal

    Aplikasi Pemuasaan dan Pakan Fermentasi Terhadap Pertumbuhan dan Rasio Konversi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)

    Get PDF
    Shadila, T.A., & Jubaedah, D. (2024). Aplication of starvation and fermented feed on growth and feed conversion ratio of tilapia (Oreochromis niloticus). In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-12 Tahun 2024, Palembang 21 Oktober 2024. (pp. 135–142). Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).One of the methods that can increase the growth of culture tilapia is by applying a combination of the starvation method and feed fermentation. The results of previous studies showed a high increase in fish growth when fish are starvated and fed fermented feed compared to the growth of fish without starvated and fed non fermented feed. The purpose of this activity was to determine the growth and feed conversion ratio of tilapia (Oreochromis niloticus) that were starvated and fed fermented feed at Kelompok Pembudidaya Ikan in Tanjung Seteko, Indralaya, Ogan Ilir. Fish rearing for 28 days. Fish stocked in 2 nets (size 0,5 m ´ 0,5 m ´ 0,65 m) that were placed in concrete pond (size 5 m ´ 4 m ´ 0,7 m). The first pond (K0) as control (without starvation and fed by commercial feed) and the second pond (K1) as treatment (starvated and fed by fermented feed). The parameters were absolute growth of weight and length, feed conversion ratio, and survival rate. Water quality measurements were temperature and pH. The results showed that absolute growth of tilapia that were starvated and fed by fermented feed were higher than those were not starvated and fed by commercial feed. Fish that starvated and fed by fermented feed produced an absolute weight growth of 7.14 g, absolute length growth of 2.34 cm, feed conversion ratio of 1.4, survival rate of 93.3%, and water quality in fish ponds were pH of 7.3-8.3 and temperature of 25.4-31.7℃

    Dinamika Regulasi Sertifikasi Halal Terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro di Indonesia

    Get PDF
    Peralihan kewenangan sertifikasi halal yang sebelumnya berada di bawah Majelis Ulama Indonesia, kini kewenangan deklaratifnya beralih ke Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.Pengalihan kewenangan tersebut bertujuan untuk mempercepat sertifikasi, kepastian hukum, penataan kewenangan dan pengembangan otoritas sertifikasi halal erta mempermudah ekspor Indonesia diterima di luar negeri. Lahirnya Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja membawa perubahan terhadap beberapa Pasal Undang-Undang JPH yang ikut elahirkan beberapa dinamika regulasi yang mengatur sertifikasi halal diIndonesia. Sehingga diperlukan. penelitian terkait dinamika regulasi sertifikasi halal di Indonesia. Hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan terakhir disahkannya Perppu No. 2 Tahun 2022 menjadi Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang terus memberikan dinamika perubahan sertifikasi halal di Indonesia menjadi masalah utama dalam buku ini

    Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Student Teams Achievement Division (Stad) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA

    Get PDF
    IPA adalah salah satu mata pelajaran yang digemari oleh para siswa, namun selama ini hasil belajar mata pelajaran IPA kurang memuaskan. Salah satu faktor yang menyebabkan kemampuan siswa rendah adalah metode mengajar yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru (teacher oriented). Untuk meningkatkan hasil belajar siswa, maka peneliti menerapkan salah model pembelajaran inovatif yaitu model cooperative learning tipe student teams achievement division (STAD) dalam mengajarkan IPA di kelas V SDN Cibentar 1 Kec. Jatiwangi Kab. Majalengka. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), dilaksanakan dalam 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap : perencanaan, pelaksanakan tindakan, observasi dan refleksi dengan subjek penelitan 30 orang siswa yang terdiri dari 14 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Pada pembelajaran ini guru berperan sebagai fasilitator sedangkan siswa mengkonstruk pengetahuan sendiri melalui kegiatan berkelompok. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar ranah kognitif, psikomotor dan ranah afektif. Hal ini terbukti dari peningkatan nilai rata-rata dan jumlah siswa tuntas pada setiap siklus, yaitu : Nilai rata-rata siklus I sebesar 58,4 dengan 32,2% siswa tuntas, siklus II sebesar 69,3 dengan 54,4% siswa tuntas, dan siklus III sebesar 80,3 dengan 85,6% siswa tuntas. Begitu juga dengan keterampilan ilmiah (keaktifan) dan sikap ilmiah (kerjasama) yang selalu mengalami peningkatan pada setiap siklusnya

    Aplikasi Kapur Kalsit pada Tanah Gambut untuk Meningkatkan pH Air Media Pemeliharaan Ikan Patin

    Get PDF
    Sari OR, Jubaedah D, Wijayanti M, Marsi M. 2021. Application calcite limein peat soil to improve water pH in culture media of catfish (Pangasius sp.). In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-9 Tahun 2021, Palembang 20 Oktober 2021. pp. 844-853.  Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI). Application of calcite lime has been researched to be able to increase the pH of water and soil of catfish culture media. Application of lime is not only affected by soil and water pH but also affected by organic matter as in peat soil that have high carbon organic.  This research aims to know the effect of calcite lime and various C-organic on water and soil pH for culture of catfish.This research was conducted from July to December 2019 at the Laboratory of Aquaculture Experimental Pond, Aquaculture Study Program, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University. This research use Factorial Completely Randomized Design. Thefirst factor is different dose of calcite lime that are 7000 kg/ha equivalent CaO (K1), 8000 kg/ha equivalent CaO (K2), 9000 kg/ha equivalent CaO (K3), 10000 kg/ha equivalent CaO (K4). The second factor is peat soil with different soil organic carbon that are 19.72% (C1) and 59.98% (C2). The results of this study indicated that K3C1(interaction of dosage of lime 9000 kg/ha equivalent to CaO and 19.62% C-organic) increased the initial soil pH from 3.2 to 7.43, and water pH from 3,2 to 7.33, and produces 100% survival of catfish, absolute growth of length 9.08cm and absolute growth of weight 4.60 g

    PENDAMPINGAN SANTRI BROKEN HOME (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN AL-FATHANIYAH SERANG)

    Get PDF
    Broken home kerap dilabelkan kepada anak yang jadi korban perceraian orang tuanya, sementara itu sesungguhnya broken home bukan cuma anak yang berasal dari orang tua yang berpisah, namun pula anak yang berasal dari keluarga yang tidak harmonis. Riset ini mempunyai tujuan buat mengenali serta menguasai pengalaman orang dikala anak muda yang jadi korban broken home dan membagikan cerminan menimpa gimana anak muda yang jadi korban broken home bisa bertahan serta menempuh kehidupan. Tata cara yang digunakan riset kualitatif. Tata cara pengumpulan informasi riset ini memakai wawancara semiterstruktur. Partisipan dalam riset ini diseleksi dengan metode purposive. Partisipan berjumlah dua orang, Partisipan ialah korban broken home. Penemuan dari riset, kedua partisipan bisa bertahan pada kondisi keluarga yang broken home sebab terdapatnya penerimaan diri yang positif. Kedua subjek mengaku kalau penerimaan diri yang timbul dipengaruhi oleh religiusitas. Kedua subjek sanggup membangun keahlian resiliensi ditunjukkan dengan bangkit kembali serta mempunyai harapan buat masa depan

    MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 1 Cibentar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Sekolah Dasar dengan menggunakan model&nbsp; project based learningt. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, tiap siklus dilaksanakan dua kali tindakan terdiri dari empat tahap kegiatan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Subjek &nbsp;penelitian &nbsp;ini &nbsp;adalah &nbsp;siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 1 Cibentar Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi kegiatan siswa dalam menerapkan model project based learning. Hasil &nbsp;penelitian &nbsp;menunjukkan &nbsp;bahwa &nbsp;hasil &nbsp;belajar &nbsp;siswa &nbsp;mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I hasil belajar siswa yaitu 66,66% dan pada siklus II menjadi 83,33%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan&nbsp; bahwa penerapan &nbsp;model&nbsp; project based learning &nbsp;dapat&nbsp; &nbsp;meningkatkan&nbsp; &nbsp;hasil&nbsp; &nbsp;belajar&nbsp; &nbsp;siswa&nbsp; &nbsp;pada pembelajaran IPA kelas IV di SD Negeri 1 Cibentar
    corecore