11,150 research outputs found

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    ANALISIS BAHASA FIGURATIF DALAM NOVEL CUT NYAK DIEN KARYA SAYF MUHAMMAD ISA

    Get PDF
    ABSTRAKArdiansyah, Febri. 2020. Analisis Bahasa Figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)Drs. Mukhlis, M.Hum., (2) Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed.Kata kunci: bahasa figuratif, Cut Nyak DienSkripsi ini berjudul Analisis Bahasa Figuratif Dalam Novel Cut Nyak Dien Karya Sayf Muhammad Isa. Berdasarkan latar belakang masalah rumusan masalah pada penelitian ini sebagai berikut (1) Bahasa figuratif apa sajakah yang terdapat dalam novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa? (2) Bahasa figuratif apa sajakah yang dominan dalam novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bahasa figuratif yang terdapat dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Manfaat dari penelitian ini hasil penelitian ini secara teoretis dapat digunakan untuk mengembangkan cara-cara analisis karya sastra khususnya novel. Selain itu, dapat menambah keilmuan dalam pengajaran bidang bahasa dan sastra terutama masalah analisis bahasa figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Pada penelitian ini, penulis memilih objek penelitian berupa gaya bahasa yang digunakan oleh Sayf Muhammad Isa dalam novel Cut Nyak Dien. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah teknik dokumentasi yaitu dengan membaca keseluruhan teks novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa. Dalam analisis data,penulis menggunakan analisis isi, yaitu menganalisis novel Cut Nyak Dien. Dalam penyajian hasil analisis, penulis menggunakan teknik informal. Data dianalisis melalui empat tahap, yaitu (1) identifikasi, (2) klasifikasi, (3) analisis dan (4) deskripsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat jenis bahasa figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa yakni majas perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. (1) Majas perbandingan meliputi metafora, personifikasi, alegori, dan perumpamaan. (2) Majas pertentangan meliputi hiperbola, paradoks, oksimoron, dan sarkasme. (3) Majas pertautan meliputi antonomasia, asidenton, dan metonomia. Adapun (4) majas perulangan meliputi paralelisme, aliterasi, episfora, dan antanaklasis. Majas yang paling dominan ialah majas perbandingan personifikasi sebanyak 19 data, sedangkan majas yang paling sedikit digunakan ialah majas pertautan dan perulangan masing-masing hanya memiliki 1 sampai 2 data. Penggunaan bahasa figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa berfungsi sebagai penjelas informasi dari ucapan maupun narasi dari novel dan sebagai penjelas gambaran karakter tokoh Cut Nyak Dien beserta situasi yang dirasakan oleh tiap tokoh yang ada dalam novel tersebut

    HADIS NUZUL ISA AL- MASIH DALAM PANDANGAN AHMADIYAH LAHORE (STUDI ATAS PEMIKIRAN MAULANA MUHAMMAD ALI)

    Get PDF
    Konsep berakhirnya kenabian setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. merupakan doktrin penting yang mesti dipegangi oleh setiap umat Islam. Penyelewengan terhadap doktrin ini seringkali dianggap murtad bahkan kafir. Salah satu kasus menyangkut tentang konsep berakhirnya kenabian di Indonesia akhir-akhir ini yang tidak hanya berdampak pada takfir akan tetapi juka tindak kekerasan adalah kasus yang menimpa Ahmadiyah Qodyan. Doktrin Ahmadiyah Qodyan yang menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi mendapat reaksi keras dan bahkan tindak kekerasan yang berujung pada pengrusakan Masjid Ahmadiyah bahkan pembantaian. Doktrin kenabian Mirza Ghulam Ahmad ini tidak terlepas dari pemaknaan hadis Ahmadiyah Qodyan tentang nuzu>l Isa al- Masih yang dilakukan oleh Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad putra Mirza Ghulam Ahmad. Menurut Ahmadiyah Qodyan, yang diramalkan dalam hadis tersebut adalah Mirza Ghulam Ahmad dengan posisi sebagai nabi layaknya nabinabi terdahulu. Sebagai respon terhadap doktrin Ahmadiyah Qodyan ini, Maulana Muhammad Ali yang merupakan salah satu pengikut setia Mirza Ghulam Ahmad mendirikan gerakan tandingan dengan nama Ahmadiyah Lahore dan menentang doktrin ini, karena menurutnya bertentangan dengan pandangan Mirza Ghulam Ahmad. Untuk mematahkan pandangan Ahmadiyah Qodyan yang dianggap salah tersebut, Maulana Muhammad Ali memahami hadis nuzu>l Isa al- Masih tersebut sebagai ramalan Rasulullah tentang datangnya al-Masih Mirza Ghulam Ahmad yang memiliki sifat seperti Isa al-Masih dan bukan sebagai seorang nabi. Penelitian ini berusaha mengkaji pemahaman Maulana Muhammad Ali terhadap hadis nuzu>l Isa al-Masih. Dengan menggunakan metode deskriptifanalitik dan pendekatan sejarah pemikiran (intellectual history) berupa pemahaman holistik dengan menggabungkan tiga unsur penting berupa teks (karya tulis), konteks, dan hubungan antara teks dengan masyarakat yang melingkupi Maulana Muhammad Ali, diharapkan dapat memperoleh gambaran tentang pemahaman Maulana Muhammad Ali terhadap hadis nuzu>l Isa al-Masih secara komprehensif. Dari hasil penelitian, hadis nuzu>l Isa al-Masih ini dipahami oleh Maulana Muhammad Ali secara metaforis. Dalam pemaknaan metaforisnya, Maulana Muhammad Ali menggunakan metode tematik dengan dibantu oleh dua pendekatan yaitu bahasa dan sejarah (kisah-kisah dalam Bibel). Pemaknaan metaforisnya ini terpengaruh oleh sikap simpatisnya kepada Mirza Ghulam Ahmad. Kata nabi dan Isa ibn Maryam dalam hadis dipahamai secara metaforis yaitu dengan hadirnya Mirza Ghulam Ahmad (yang memiliki sifat seperti Isa ibn Maryam) dan berposisi sebagai Muh}addas| (nabi dalam arti bahasa, penerima berita). Hadis ini dianggapnya sebagai dalil tentang diangkatnya Mirza Ghulam Ahmad sebagai al-Masih yang dijanjikan dengan beberapa gelar yaitu Muh}addas|, Mujaddid, dan juga al-Mahdi

    Peran K.H. A. Muhammad Isa pada Tahun 1989-2021 dalam Perwujudan Islam Moderat di Cianjur Selatan

    Get PDF
    K.H. A. Muhammad Isa was very instrumental in spreading the teachings of moderate Islam in South Cianjur. Practically, he took moderate steps as the best effort to address the differences in views between the conservative and modernist camps in responding to the changing times. He was very instrumental in translating the syarah texts of Arabic books, making them easy to understand and widespread among the Ulama of Cianjur Regency. He is also a Falak Ulama and a member of the Hisab and Rukyat Agency the Ministry Religion of the Republic Indonesia, thus making him always involved with the Ministry Religion of the Republic Indonesia in determining the new moon and one Shawwal. This paper tries to reveal the progress of K.H. A. Muhammad Isa in the Embodiment of moderate Islam in South Cianjur. To obtain valid data, the method used in this research is a historical research method, which is a systematic procedure or technique with the principles and rules of History. The technique in question includes several steps, including: selection of sources (heuristics), internal and external criticism (verification), data analysis and interpretation (interpretation), and presentation in written form (historiography). With this paper, future generations of Muslims are expected to be able to take role models from the figures discussed and be able to represent the attitude of religious moderation as a pillar of national integration; the creation of a tolerant and harmonious religious life so as not to cause national disintegration

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    Ilmugo / Muhammad Zikri Amni Mohd Isa

    Get PDF
    Learning poverty is a serious issue in Malaysia, especially among children starting Standard 1 who struggle with basic reading and math. This research focuses on creating an educational tool for preschool children aged 4–6 in poverty-stricken and rural areas. The goal is to help them build a strong foundation in literacy and numeracy through fun and interactive activities. The tool uses a modular design, making it adaptable for different learning situations, easy to store, and simple to transport. Its bright and engaging design helps capture children's attention, keeping them motivated to learn. By combining learning with play, the tool helps children improve their reading and counting skills while also developing creativity, social skills, and problem-solving abilities. This product is designed to address challenges faced by children in poverty, such as limited access to quality materials and under-resourced schools. It’s also made to be affordable, durable, and easy to use, ensuring it can reach underserved communities. The project aims to make a real difference in reducing learning poverty, giving children the skills they need for a better future

    Noctura / Muhammad Zikri Amni Mohd Isa

    Get PDF
    This final portfolio project explores innovative transport design tailored for wildlife conservation. "Noctura" is a conceptual motorcycle designed to support wildlife researchers by addressing the challenges of light and noise pollution that threaten nocturnal habitats. The project combines advanced functionality with a deep respect for natural ecosystems. "Noctura" features a compact design for easy navigation through dense environments, low-light technology to preserve dark skies and protect nocturnal species, and noise reduction to minimize disturbances in sensitive areas. These features work together to create a vehicle that seamlessly integrates into wildlife research settings, offering a tool that aids researchers while prioritizing environmental harmony. The name "Noctura" symbolizes a commitment to preserving the tranquility of the natural world. It reflects the project’s mission to blend mobility with conservation, ensuring that research activities can proceed without compromising the delicate balance of ecosystems. This design reimagines transport not just as a means of movement but as a contributor to the preservation of our planet. "Silent Mobility for Wildlife Conservation" is more than a tagline—it’s a call to innovate responsibly and to create designs that respect the natural world. With "Noctura," we move toward a future where technology and nature coexist in harmony

    Interpretasi Maulana Muhammad Ali Terhadap Kisah Nabi Isa a.s Dalam Kitab The Holy Qur’an: Containing The Arabic Text With English Translation and Commentary

    Get PDF
    Kisah Nabi Isa terkait dengan kelahiran, penyaliban atau pengangkatan, dan kebangkitan dalam pandangan mufasir klasik mengungkapkan bahwa kelahiran Nabi Isa sebagai bentuk implementasi makna kun fayakun dari Allah. Penyaliban menjadi bukti fakta yang tidak sejalan dengan Al-Qur‘an, padahal realitasnya adanya proses pengangkatan Isa ke langit. Muncul pandangan distingsif atas ketiga peristiwa tersebut yang diungkapkan oleh Maulana Muhammad Ali dalam berbagai karyanya, terutama dalam karya tafsirnya berjudul ―The Holy Qur‟an: Containing The Arabic Text With English Translation and Commentary‖ dipublish tahun 1920. Interpretasi Maulana Muhammad Ali memiliki kecenderungan sama dengan Kristen dalam memandang kelahiran dan penyaliban Isa. Pada konsep kelahiran dipahami sebagai hasil pernikahan Maryam dengan Yusuf. Adapun penyaliban diakui Ali kebenaran fakta tersebut, namun menolak atas kematian Isa di kayu salib, tetapi wafat secara wajar di daerah Kashmir. Penelitian ini dibangun atas rumusan masalah yang menjadi acuan penelitian ini, yaitu (1). Bagaimana interpretasi Maulana Muhammad Ali tentang Kisah Nabi Isa a.s. dalam kitab The Holy Qur‟an?. (2). Bagaimana analisis hermeneutika Gadamer atas interpretasi Maulana Muhammad Ali tentang Kisah Nabi Isa a.s?. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan objek materialnya yaitu interpretasi Maulana Muhammad Ali dalam konteks kitab tafsir The Holy Qur‟an. Tesis ini menggunakan teori hermenutika Gadamer yang menelusuri tiga tahapan, yaitu historical effected, pre-understanding, fusion of horizons, application. Hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan sekaligus menjawab rumusan masalah yang diajukan, yaitu, Pertama, penafsiran Maulana Muhammad Ali tentang kisah Isa yang mencakup kelahiran, penyaliban, dan kebangkitan memiliki persamaan narasi dengan Kristen, walaupun pada beberapa aspek mendapat kritikan dari Ali. Kedua, Historical effected atau keterpengaruhan sejarah mengungkapkan bahwa Maulana Muhammad Ali mengalami fase penjajahan Inggris yang tidak hanya melakukan misi politik dan ekonomi, namun juga bertujuan untuk missionaris Kristen serta gesekan dengan kelompok Hindu. Pre-understanding atau dapat juga disebut sebagai horizon (cakrawala) yang dimiliki Ali sebelum menafsirkan didominasi oleh ideologi Ahmadiyah. Selain itu, literatur-literatur selain Islam yang dibaca membentuk horizon. Fusion of horizons memunculkan asimilasi horizon yang dimiliki ketika Maulana Muhammad Ali memproduksi penafsirannya adalah bahwa Isa tidak diklaim wafat saat penyaliban. Pemahaman ini dikonfirmasi oleh kelompok Ahmadiyah dan Hindu. Namun terdapat pandangan yang berbeda dari kalangan Kristen dan muslim selain Ahmadiyah. application atas penafsiran kisah Isa memiliki pesan moral yaitu adanya persepsi yang sama dari sosok teladan Isa, karena dia lahir dari rahim suci Maryam dan adanya benang merah dengan mufasir liannya terkait penolakan kematian Isa di kayu Salib

    Tema-tema pemikiran Muhammad Iqbal dalam penyelidikan ilmiah tinggi di Malaysia

    No full text
    Para sarjana di Malaysia telah menulis dalam pelbagai tajuk mengenai aspek pemikiran Muhammad Iqbal. Sebanyak 15 tema ilmu diklasifikasikan daripada 25 karya ilmiah mengenai pemikiran Muhammad Iqbal iaitu biografi, pendidikan, masyarakat, politik dan kenegaraan, ijtihad, pembaharuan, kebudayaan, penyatuan ummah, sastera, sains, tafsir, kebangkitan Islam, tamadun, epistemologi, dan mistisisme. Kajian terhadap tema-tema pemikiran ini masih belum diselidiki secara terperinci oleh para sarjana di Malaysia. Oleh itu, kajian berbentuk kualitatif ini bertujuan untuk mengenalpasti tema-tema utama pemikiran Muhammad Iqbal yang menjadi kecenderungan sarjana di Malaysia. Hasil kajian menunjukkan kecenderungan sarjana dalam pemilihan tema pemikiran Muhammad Iqbal sebagai fokus kajian membuktikan pemikiran Muhammad Iqbal masih ideal dan relevan serta penting untuk dimanfaatkan oleh umat Islam khususnya di Malaysia

    UNSUR-UNSUR SEJARAH DALAM NOVEL CUT NYAK DIEN: SEBUAH NOVEL EPIK PERANG ACEH KARYA SAYF MUHAMMAD ISA

    No full text
    ABSTRAKIsfiana Nursari. 2020. Unsur-Unsur Sejarah dalam Novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh Karya Sayf Muhammad Isa. Tesis, Program studi Magister Pendidikan Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pembimbing (1) Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd., Pembimbing (2) Dr. Ramli, M.Pd.Kata Kunci: unsur sejarah, novel, peristiwa sejarahPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran unsur-unsur sejarah (peristiwa, tempat kejadian, waktu kejadian, pelaku, latar belakang kejadian, bagaimana kejadian itu terjadi) dalam novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa. Sumber data penelitian ini adalah novel Cut Nyak Dien Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa dengan tebal 791 halaman dan diterbitkan oleh Qanita pada 2015. Data penelitian ini adalah kutipan-kutipan klausa dan kalimat yang berisi penanda-penanda unsur sejarah berwujud peristiwa (what), pelaku, (who), tempat terjadinya peristiwa (where), waktu kejadian (when), mengapa/latar belakang terjadinya kejadian (why), dan bagaimana mungkin kejadian itu terjadi (how). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan teknik dokumenter. Berdasarkan analisi data hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa terdapat unsur sejarah what (apa) sebagai wujud dari peristiwa yang digambarkan di dalam novel, who (siapa) sebagai wujud yang mengambarkan tokoh, when (kapan) sebagai latar waktu terjadinya, why (mengapa) sebagai sebab terjadinya peristiwa, where (di mana) sebagai wujud dari tempat atau lokasi terjadinya, dan how (bagaimana) sebagai proses terjadinya peristiwa sejarah. Dari pembahasan yang telah dilakukan diketahui bahwa unsur sejarah tersebut sesuai dengan unsur sejarah yang disebutkan pada buku-buku sejarah maupun Wikipedia. Dengan demikian, novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa sarat dengan unsur sejarah
    corecore