1,738,099 research outputs found

    Beksan Titisari-Irawan

    No full text
    Beksan Titisari-Irawan merupakan salah satu bentuk tari istana yang berasal dari Kasultanan Yogyakarta. Beksan ini diciptakan pada masa pemerintahan Sultan HB VIII pada tahun 1926. Ditarikan oleh 2 orang, yaitu penari putri dan penari putra yang berperan sebagai Dewi Titisari dan Bambang Irawan. Analisis koreografis Beksan titisari-Irawan ini mencakup 3 hal, yaitu aspek tenaga, ruang dan waktu. Aspek tenaga meliputi intensitas, aksen/tekanan dan kualitas. Aspek ruang meliputi arah, volume dan disain. Sedangkan aspek waktu meliputi tempo, ritme dan durasi

    ebook - Hidrogeologi Pertanian

    No full text
    ebook - Hidrogeologi Pertanian. Author: Aris Rinaldi. Editor: Dasapta Erwin Irawan. Published as OA book by ITB Press.s

    STUDI KOMPARATIF LAKON IRAWAN RABI BAMBANG SUGIO DAN NAJAWIRANGKA

    Full text link
    Penelitian berjudul “Studi Komparatif Lakon Irawan Rabi Bambang Sugio Dan Najawirangka” bertujuan menjawab permasalahan tentang: (1) Bagaimana struktur dramatik dan garap lakon Irawan Rabi sajian Bambang Sugio (2) Bagaimana perbedaan dan persamaan lakon Irawan Rabi Bambang Sugio dengan susunan Najawirangka. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan pertunjukan, analisis struktur dramatik lakon Irawan Rabi sajian Bambang Sugio menggunakan teori yang dikemukakan oleh Soediro Satoto dalam Sumanto. Analisis garap lakon Irawan Rabi menggunakan teori yang dikemukakan oleh Sugeng Nugroho. Analisis perbedaan dan persamaan lakon Irawan Rabi dalam penelitian ini menggunakan teori komparatif yang dikemukakan oleh Gorys Keraf. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan langkah menentukan lokasi dan waktu penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data (studi pustaka, pengamatan, wawancara terhadap narasumber), dan teknik analisis data. Hasil penelitian Studi Komparatif Lakon Irawan Rabi Bambang Sugio Dan Najawirangka adalah (1) Gambaran umum wayang kulit purwa gaya Porongan sajian Bambang Sugio meliputi : Gambaran umum wayang kulit purwa gaya Porongan, latar belakang kesenimanan Bambang Sugio dan kreatifitas Bambang Sugio. (2) Struktur dramatik dan garap lakon Irawan Rabi sajian Bambang Sugio. Analisis struktur dramatik meliputi: alur (eksposisi, konflik, komplikasi, krisis, resolusi, keputusan), penokohan (tokoh protagonis, tokoh antagonis, tokoh tritagonis, dan peran pembantu), setting (aspek ruang, aspek waktu dan aspek suasana), tema (tema pokok dan sub tema), dan amanat. Analisis garap meliputi: catur (janturan, pocapan, ginem), sabet, gending, dan sulukan. (3) Perbandingan lakon Irawan Rabi Bambang Sugio dan Najawirangka dan analisis kritik lakon Irawan Rabi Bambang Sugio dan Najawirangka

    KREATIVITAS BAMBANG IRAWAN DALAM KARYA TARI LAWUNG KASENOPATEN

    Full text link
    Lawung Kasenopaten merupakan karya tari yang diciptakan oleh Bambang Irawan berdasarkan fenomena adanya tari Lawung di Karaton Kasunanan Surakarta. Penelitian ini bertujuan mengetahui kreativitas Bambang Irawan dalam tari Lawung Kasenopaten yang di dalamnya dijelaskan mengenai kesenimanan Bambang Irawan yang berpengaruh terhadap kreativitasnya dalam menciptakan tari Lawung Kasenopaten. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk tari Lawung Kasenopaten yang dijelaskan menggunakan Landasan teori elemen-elemen dasar koreografi berdasarkan pendapat dari Sumandiyo Hadi. Kreativitas Bambang Irawan juga dijelaskan menggunakan landasan teori konsep 4P yang dikemukakan oleh Utami Munandar yaitu pribadi (person), pendorong (press), proses (process), produk (product). Pada kreativitas ini terdapat pembentukan gerak tari Lawung Kasenopaten yang di dalamnya merupakan suatu aksi dan usaha ketubuhan (effort-shape) yang dilakukan penari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk deskrip tifanalitik yaitu dengan memberikan deskripsi atau gambaran dengan cara memaparkan data yang diperoleh di lapangan mengenai Lawung Kasenopaten, koreografi Lawung Kasenopaten, dan kreativitas Bambang Irawan dalam menciptakan tari Lawung Kasenopaten. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu karya Bambang Irawan dalam tari Lawung Kasenopaten banyak dipengaruhi oleh pengalamannya sebagai penari maupun koreografer. Kreativitas tersebut diwujudkan dalam motif gerak lampah glebagan, lampah Jengkengan, Kiprahan, Sidhangan sampur dan Iringan Batangan untuk mengiringi kiprahan Gerak-gerak tersebut terinspirasi dari gerak tari Lawung dan prajurit Nyutra Karaton Kasunanan, kemudian digarap menggunakan music tari tradisi Surakarta sehingga muncul rasa Iringan yang khas. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu hasil kreativitas Bambang Irawan yang mengadopsi beberapa vokabuler gerak ditata dengan nuansa Sigrak „berak‟. Kata Kunci : Lawung Kasenopaten, Bambang Irawan, Kreativitas

    Ida Irawan Dalam Kenangan

    Full text link
    Ida Irawan adalah guru piano senior di Malang, disamping So Kim Wie. Dua sosok itu bahu membahu membangun persatuan diatara guru piano di Malang, hingga terbentnya Asosiasi Guru Piano Malang. Dimana Ida menjadi orang yang dituakan, sosok yang sederhana, murah senyum, apa danyanya, tegas dan tidak suka publikas

    PENGARUH KOMPETENSI, DISIPLIN, KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI IRAWAN PLASTIK JOMBANG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Kompetensi, Disiplin, Kompensasi dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Irawan Plastik Jombang” ini ditulis oleh Catur Surya Anugrah, Nim 12405193080, dengan dibimbing oleh Bapak Siswahyudianto, M.M. Persaingan di dunia bisnis sudah samakin ketat. Hal ini juga dirasakan oleh pelaku bisnis pabrik plastik yaitu Irawan Plastik. Banyak karyawan-karyawan yang kurang produktif dalam suatu pabrik. Agar karyawan produktif dan dapat membantu pabrik mencapai tujuannya, maka suatu pabrik di tuntut untuk mengatahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Produtivitas kerja karyawan dapat diciptakan melalui kompetensi, disiplin, kompensasi dan motivasi dengan demikian, para suatu pabrik dapat bersaing dan unggul dibanding pesaingnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah Kompetensi, Disiplin, Kompensasi dan Motivasi kerja berpengaruh terhadap Produktivitas di Irawan Plastik Jombang? (2) Apakah Kompetensi berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja di Irawan Plastik Jombang? (3) Apakah Disiplin berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja di Irawan Plastik Jombang? (4) Apakah Kompensasi berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja di Irawan Plastik Jombang? (5) Apakah Motivasi berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja di Irawan Plastik Jombang? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi, disiplin, kompensasi dan motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan di Irawan Plastik Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik yang dipakai dalam pengambilan sampel adalah non probability sampling. Dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 35 responden yang berupa karyawan dari Irawan Plastik Jombang. Teknik analisis data menggunakan uji instrumen data, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Dalam penelitian ini menyatakan bahwa secara simultan (bersama-sama) kompetensi, disiplin, kompensasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan Irawan Plastik Jombang. (2) Dalam penelitian ini juga menyatakan secara parsial variabel kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan Irawan Plastik Jombang. (3) Variabel disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan Irawan Plastik Jombang. (4) Variabel kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan Irawan Plastik Jombang. (5) Variabel motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan Irawan Plastik Jombang. Kata Kunci : Kompetensi, Disiplin, Kompensasi, Motivasi dan Produktivitas Kerj

    Ekspresi Religi Islam Dalam Novel Haji Backpacker Karya Aguk Irawan Mn

    Full text link
    This study discusses the Islamic Religious Expression in the Novel Haji Backpacker Aguk work Irawan MN . This study also discusses the description of Islamic religious expression found in the novel Haji Backpacker Aguk work Irawan MN. This study used a qualitative approach and descriptive method that aims to describe how Islamic religious expression contained in the novel Holy Woman Shahraz Qaisra work . Results of this study is to interpret the description of Islamic religious expression found in the novel Haji Backpacker Aguk work Irawan MN . The results also as a form of documentation of Islamic religious expression that exist in the novel Haji Backpacker Aguk work Irawan MN

    Pengantar editorial

    Full text link
    Artikel ini adalah bagian dari buku teks yang dirulis oleh Cepi Irawan berjudul Sawer Panganten: Kontinuitas dan Perubahan Tradisi Sunda (Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta, 2021). Isi teks adalah pengantar eitorial yang diantaranya justifikasi keilmuan isi buku terhadap kebidangan etnomusikologi, beberapa catatan dari isi buku yang berkaitan dengan kebidangan tersebut, dan latar belakang pengemasan disertasi dari Cepi Irawan sebagai penulis ke dalam format buku teks

    PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENYERTAAN MODAL BANK PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT

    Full text link
    Prinsip kehati-hatian merupakan salah satu prinsip yang harus diterapkan oleh setiap Bank dalam menjalankan usahanya. Tujuan penerapan prinsip tersebut agar bank tetap dalam kondisi baik dan sehat, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyimpan dananya pada Bank. Suatu perbankan didalam menjalankan usahanya tidak cukup dengan kepercayaan dari masyarakat namun, suatu bank di tuntut untuk mengembangan usahanya dengan tujuan meningkatkan kestabilan ekonomi nasional. Dan penyertaan modal adalah salah satu upaya yang ditempuh bank dalam mengembangkan usahanya. Adapun yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini yaitu bagaimana tata cara pengajuan penyertaan modal Bank pada BPR dan bagaimana penerapan prinsip kahati-hatian dalam penyertaan modal Bank pada BPR? Untuk memperolehjawaban dari permasalahan penulis menggunakan metode penelitian normative yang bersifat deskriptif analitis dengan bahan hukum primer dan sekunder. Tatacara penyertaan modal telah diatur pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/11/PBI/2013 tentang Prinsip Kehat-hatian Dalam Kegiatan Penyertaan Modal yang terdapat pada Bab III tentang Tata cara Pengajuan dan Persetujuan Penyertaan Modal. Penerapan prinsip kehati-hatian dalam kegiatan penyertaan modal adalah bahwa Bank harus berpatokan pada Pasal 29 Ayat (2) UU No.7 Tahun 1992 jo UU No.10 Tahun 1998 tentang Perbankan yang menegaskan: ”Bank wajib memelihara tingkat kesehatan bank sesuai dengan ketentuan kecukupan modal, kualitas aset, kualitas manajemen, likuiditas, rentabilitas, solvabilitas, dan aspek lain yang berhubungan dengan usaha bank, dan wajib melakukan kegiatan usaha sesuai dengan prinsip kehati-hatian. Dan juga terdapat Pasal 2 Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/11/PBI/2013 tentang Prinsip Kehati-hatian Dalam Kegiatan Penyertaan Modal, yaitu “ Kegiatan penyertaan modal wajib dilaksanakan berdasarkan prinsip kehati-hatian

    The forest structure of Irawan, Palawan

    No full text
    The structure of one hectare of Irawan, Palawan is studied using the strip transect method. Five hundred eighty-eight (588) trees with DBH 10 centimeters or more were found in the plot. These belonged to 192 species, 70 genera and 35 families. Based on the importance value, the two co-dominant species were Dysoxylum rubrum (Lambuanao) and Canarium asperum (Sahing). Based on the profile diagram, the trees in the plot were stratified in 3 layers: Layer A trees were 25-50 meters in height Layer B trees with the height of 12-20 meters and Layer C trees of not more than 10 meters in height. The computed species diversity index was 9.2 and the total basal area cover was 46 m2. The study indicates that the Irawan forest is stable, diverse and a typical example of a primary tropical rain forest making its conservation imperative
    corecore