732 research outputs found
Disordered boron nitride - graphite composite for hydrogen storage
Molecular hydrogen can be stored as physisorbed on low weight materials such as metal-organic frameworks, and carbon-based materials in the form of nanotubes, activated carbon and other carbon nanostructures. A fundamental requisite for every-day applications is the adsorption reversibility at practical temperature and pressure conditions. From thermodynamic calculations, this could be achieved when the molecular hydrogen binding energy to the adsorbent surface is around 300-400 meV/molecule. Actually, for a graphitic surface the binding energy results to be a factor 3-4 below. A possible solution consists in allowing the contemporary interaction of the hydrogen molecule with two or more surfaces or, in other words, to sandwich H2 between graphite layers. Hexagonal BN and graphite share very similar structural properties. Taking advantage from the possibility of exfoliating hexagonal structures, a boron nitride – graphite (BN-C) intercalated composite material with statistically distributed slit-like porosities was obtained. For the purpose, pure compounds were mixed (1:1 by weight) and subjected to a mechano-chemical treatment by high energy Ball Milling (BM). Structural and morphological characteristics were studied as a function of the milling time by using X-ray diffraction (XRD), electron microscopy (SEM) and nitrogen adsorption techniques. Milling treatment produced slit-like pores (7 Å pore diameter) even at short milling times, increasing the surface area up to 10 h milling (SA=340 m2/g). At prolonged milling times, materials reactivity induce pores collapse as evidenced by the decreasing in pore volumes and surface area at constant pore size. The material was tested with respect to its hydrogen storage capacity by adsorption measurements at 77 K as reported in the figure.
Work is in progress to enhance the composite porosity by decreasing components reactivity
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI DI SMAN 1 SUNGAI MANDAU KABUPATEN SIAK
PUTRI INDRIYATI(2024) : HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI DI SMAN 1 SUNGAI MANDAU KABUPATEN SIAK
Penelitian ini membahas tentang hubungan gaya belajar dengan hasil belajar
siswa pada mata pelajaran geografi kelas XI di SMAN 1 Sungai Mandau. Penelitian
ini bertujuan untuk melihat gaya belajar (X) ada hubungannya dengan hasil belajar
siswa (Y) . Penelitian ini adalah penelitian korelasi kuantitatif. Populasi dari
penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sungai Mandau yang
berjumlah 60 orang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah
sampel jenuh sehingga jumlah sampel adalah jumlah keseluruhan siswa kelas XI di
SMA Negeri 1 Sungai Mandau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
adalah dengan mengunakan angket serta nilai ulangan siswa. Teknik analisis data
dilakukan dengan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya
hubungan gaya belajar dengan hasil belajar siswa dengan korelasi sebesar 0, 826
dengan keeratan korelasi kategori sangat tinggi. korelasi yang ditunjukkan bernilai
positif yang berarti terdapat hubungan signifikan antara gaya belajar dengan hasil
belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas XI di Sekolah Menengah Atas
Negeri 1 Sungai Mandau , yaitu semakin tinggi gaya belajar, maka semakin tinggi
hasil belajar siswa.
Kata kunci : Gaya Belajar, Hasil Belaja
HUBUNGAN SENAM HAMIL, DUKUNGAN SUAMI DAN DUKUNGAN BIDAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENJELANG PERSALINAN DI BPS NY. HJ. M. INDRIYATI
Persalinan merupakan kejadian fisiologi yang normal. Perasaan positif dan partisipasi aktif ibu bersalin membuat kondisi kejiwaan ibu lebih tenang yang sangat mendukung kelancaran persalinan dan tidak menyebabkan stres pada bayi. Hal ini dapat difasilitasi melalui dukungan dari suami dan bidan yang membantu saat proses persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan senam hamil, dukungan suami dan dukungan bidan dengan tingkat kecemasan ibu menjelang persalinan di BPS Ny. Hj. M. Indriyati Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel dependent dengan variabel independent (Notoatmojo, 2012). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang berada di BPS Ny. Hj. M. Indriyati Malang dengan sampel sejumlah 36 orang diambil dengan teknik sampel purposive sampling.Instrumen dengan menggunakan kuesioner,lembar observasi, dan lembar wawancara.Analisa data menggunakan persamaan regresi linier berganda.Untuk menguji pengaruh variabel bebas dan terikat secara bersama-sama digunakan pendekatan analisis ragam regresi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara senam hamil dengan tingkat kecemasan ; ada hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan, ada hubungan dukungan bidan dengan tingkat kecemasan; variabel dukungan suami mempunyai hubungan yang lebih dominan terhadap tingkat kecemasan Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya melakukan penelitian tentang cara mengatasi tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil, dengan tehnik relaksasi
EVALUASI MODEL CIPP ( CONTEXT, INPUT, PROCES, PRODUCT ) KURIKULUM 2013 SPIRIT IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PROGRAM ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH SUBULUL IKHSAN KERSANA TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Indriyati, 2023. “Evaluasi Model CIPP ( Context, Input, Proces, Product ) Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka Program Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Tingkat Satuan Pendidikan Di Madrasah Aliyah Subulul Ikhsan Kersana Tahun Pelajaran 2022/2023”. Tesis. Program Studi Magister Pedagogi. Program Pasca Sarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Dr. Basukiyatno, M.Pd, Pembimbing II Dr. Suriswo, M.Pd.
Kata Kunci : Evaluasi Model CIPP. Kurikulum 2013, Spirit Kurikulum Merdeka
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka Program Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah Aliyah Subulul Ikhsan Kersana Tahun Pelajaran 2022/2023 yang dievaluasi dengan model CIPP ( Coteks, Input, Proces, Product ).
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data subjek dari penelitian adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru, dan tata usaha dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan ketekunan pengamatan, disertai triangulasi yaitu sumber, metode dan teori. Analisis menggunakan tehnik analisis data kualitatif.
Hasil penelitian pertama Evaluasi konteks pelaksanaan Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa lingkungan dan keadaan madrasah yang cukup mendukung, dan guru dapat memahami tentang Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka. Kedua evaluasi input pelaksanaan Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa dokumen, buku pedoman guru dan pegangan siswa masih belum lengkap juga sumber daya manusia atau tenaga pendidik masih lemah kualitasnya, serta sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah ini belum terpenuhi standarisasinya, Ketiga Evaluasi proses pelaksanaan Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa persiapan pembelajaran guru masih belum maksimal. Keempat Evalusi produk pelaksanaan Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka yaitu berupa hasil belajar siswa telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan serta pengimputan nilai hasil belajar siswa pada aplikasi Rapor Digital Madrasah terdapat beberapa guru mengalami kesulitan pada proses pengimputan di aplikasi karna belum mahir mengoperasikan komputer
LAJU PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2012-2016
ABSTRAK LAJU PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2012-2016 INDRIYATI SULISTYOWATI NIM F3415038 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana laju pertumbuhan dan kontribusi pajak-pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di kabupaten Sukoharjo dari tahun 2012 sampai 2016. Objek penelitian ini adalah Badan Keuangan Daerah Sukoharjo. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder dari Badan Keuangan Daerah Sukoharjo. Data yang diperoleh ialah laporan realisasi anggaran pendapatan daerah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata laju pertumbuhan pajak hotel 75,49%, pajak restoran 109,8%, pajak hiburan 163,58%, pajak reklame 20,36%, pajak penerangan jalan 21,53%, pajak mineral bukan logam dan batuan 7,02%, pajak parkir 84,94%, pajak air bawah tanah 0,14%, pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan 9,12%, pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan 36,00%. Sedangkan rata-rata kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah adalah sebagai berikut: pajak hotel 1,38%, pajak restoran 2,65%, pajak hiburan 0,91%, pajak reklame 2,60%, pajak penerangan jalan 32,71%, pajak mineral bukan logam dan batuan 0,39%, pajak parkir 0,22%, pajak air bawah tanah 1,04%, pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan 20,38%, pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan 19,66%. Kesimpulan penelitian ini yaitu pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir dan pajak hiburan sedang mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi sedangkan pajak penerangan jalan, pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan, dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan merupakan pajak yang paling berkontribusi terhadap penerimaan pendapatan asli daerah. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memberikan saran agar Badan Keuangan Daerah Sukoharjo terus melakukan upaya intensifikasi dan ektensifikasi agar penerimaan pajak daerah terus meningkat. Kata kunci : Pertumbuhan, Kontribusi, Pajak Daerah ABSTRACT GROWTH REGION AND REGIONAL TAX CONTRIBUTION ON REAL EARNING REVENUES OF SUKOHARJO DISTRICT YEAR 2012-2016 INDRIYATI SULISTYOWATI NIM F3415038 This study aims to find out how the rate of growth and contribution of local taxes on Local Revenue in Sukoharjo district from 2012 until 2016. The object of this study is the Regional Finance Board Sukoharjo. The type of data used in this study is primary and secondary data from the Regional Finance Agency Sukoharjo. The data obtained is a report on the realization of local revenue budgets. Methods of data collection used are methods of observation, interviews, literature, and documentation. The results showed that the average growth rate of hotel tax was 75.49%, restaurant tax 109,8%, entertainment tax 163,58%, advertising tax 20,36%, street lighting tax 21,53%, tax on non-metal mineral and rock 7.02%, parking taxes 84.94%, 0.14% underground water tax, rural and urban land and urban taxes 9.12%, acquirement of right on land/or building tax 36,00%. While the average contribution of local taxes to local revenue is as follows: 1.38% hotel tax, restaurant tax 2.65%, entertainment tax 0.91%, advertising tax 2.60%, street lighting tax 32.71% , tax on non-metal mineral and rock 0.39% , parking tax 0.22%, 1.04% underground water tax, rural and urban land and building tax 20.38%, acquirement of right on land/or building tax 19 , 66%. The conclusions of this study are hotel taxes, restaurant taxes, parking taxes and entertainment taxes are experiencing high growth while street lighting taxes, taxes rural and urban land and building, and taxes acquirement of right on land/or building is the tax that contributes most to local revenue. Based on the results of research, the authors provide suggestions for Regional Finance Board Sukoharjo continue to make efforts intensification and extensification for local tax revenues continue to increase. Keywords: Growth, Contribution, Local Ta
Taḥlīlu Al ‘Anāṣiri Al Jāwhārīyati Fī Filmi “Ḍyb” Lī Naji Ābu Nowar (Dirāstun Taḥlīliyyatun Fī ‘Ilmi Al Ādabi)
Reny Indriyati 2022, Analisis Unsur Intrinsik di dalam Film “Theeb” Karangan Naji Abu Nowar (Kajian Analisis dalam Sastra). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui unsur intrinsik (tema, plot, penokohan, latar, gaya bahasa) didalam film “Theeb” Karangan Naji Abu Nowar, dan untuk mengetahui pesan moral didalam film “Theeb”. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah film “Theeb” berbahasa Arab Yordania, dan dari beberapa buku, jurnal, maupun skripsi yang berkaitan atau relevan. Objek penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik yang terdapat pada film Theeb. Menggunakan metode dokumentasi dengan pendekatan deskriptif yang dianalisis dengan menggunakan analisis data secara induktif. Adapun hasil analisis penelitian film Theeb ini terdapat dua tema dalam film ini yaitu tema mayor dan minor, konflik pergantian transportasi manual menggunakan unta dan kuda dengan transportasi kereta api hijaz dan pengenalan adat budaya suku badui. Terdapat tiga alur di film Theeb, awal konflik, memuncaknya konflik, dan penyelesaian. Alur dalam film Theeb menggunakan alur maju. Tokoh-tokoh yang dominan di film Theeb ini ada enam yaitu Theeb, Hussein, Syekh, Marji, Edward, dan Hasan. Film ini memiliki lima latar tempat dan tiga latar waktu yaitu permukiman keluarga Theeb, Sumur Romawi, Gunung atau Tebing, Rel Kereta Api, dan Stasiun. Latar waktu film ini Pagi hari, Siang hari,dan Malam hari. Film ini memiliki dua gaya bahasa yaitu retoris dan kiasan. Film ini memiliki dua pesan moral yaitu pesan moral dari hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan hubungan manusia dengan manusia lainnya. Dari hasil analisis dalam film Theeb ini dapat disimpulkan film ini terdapat dua tema, tiga alur, enam tokoh, lima latar tempat, tiga latar waktu, dua gaya bahasa dan dua pesan moral. Kata kunci: analisis unsur intrinsik, film, Theeb
PENGARUH MOTIVASI, KOMUNIKASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, TATA RUANG DAN PERTANAHAN KABUPATEN TEGAL
Retno Indriyati, 2022. Pengaruh Motivasi, Komunikasi, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tegal.
Suatu organisasi harus dapat mengelola hasil kerja para pegawainya demi mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Kinerja pegawai dipengaruhi oleh kemampuan, usaha yang dicurahkan dan dukungan organisasi. Pegawai yang memiliki kemampuan dan tingkat usaha yang tinggi serta mendapat dukungan organisasi tentu harus mampu memberikan hasil kerja yang baik juga. Hasil kerja yang baik dari pegawai tersebut menunjukkan baiknya kinerja individu. Kinerja pegawai tidak bisa dilepaskan dari adanya motivasi, komunikasi dan lingkungan kerja.
Tujuan penelitian ini adalah 1). untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai, 2). untuk mengetahui pengaruh komunikasi terhadap kinerja pegawai. 3). untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. 4) untuk mengetahui pengaruh motivasi, komunikasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis uji metode successive interval, pengujian asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini adalah 1) uji parsial motivasi terhadap kinerja pegawai dengan menggunakan uji t diperoleh nilai thitung sebesar 2,832 > nilai ttabel sebesar 1,99 dengan nilai sig = 0,006 nilai ttabel sebesar 1,99 dengan nilai sig = 0,005 nilai ttabel sebesar 1,99 dengan nilai sig = 0,000 nilai Ftabel sebesar 2,72 dengan nilai sig = 0,000 < 0,05.
Kesimpulan penelitian ini adalah 1) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi terhadap kinerja pegawai. 2) terdapat pengaruh yang signifikan komunikasi terhadap kinerja pegawai 3) terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai 4) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi, komunikasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai.
Kata Kunci : motivasi, komunikasi, lingkungan kerja, kinerja pegawa
Akibat Hukum Nikah Di Bawah Tangan Ditinjau Dari Hukum Islam Dan Uu No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Oleh Indriyati Gunawan
Pengaruh Kepolaran Pelarut Terhadap Rendemen dan Karakteristik Minyak Biji Kapas Serta Uji Pendahuluan Daya Tarik Terhadap Serangga
ABSTRAK Indriyati, F. 2009. Pengaruh Kepolaran Pelarut Terhadap Rendemen dan Karakteristik Minyak Biji Kapas Serta Uji Pendahuluan Daya Tarik Terhadap Serangga. Skripsi, Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Siti Marfu'ah, M.S., (II) Drs. Dwi Adi Sunarto, M.P. Kata kunci: biji kapas, minyak, serangga. Tanaman kapas merupakan komoditi pertanian yang memiliki nilai strategis. Kapas dibudidayakan untuk menghasilkan serat sebagai bahan baku industri tekstil. Selain serat, tanaman kapas memiliki hasil samping berupa batang dan biji kapas. Pemanfaatan hasil samping tanaman kapas, terutama minyak biji kapas diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam agribisnis kapas yang pada akhirnya akan memberikan peningkatan pendapatan petani, menunjang program ketahanan pangan, serta meningkatkan produksi serat kapas. Penelitian ini bertujuan menentukan rendemen minyak biji kapas dari pelarut etanol, aseton, dan n-heksana, serta untuk mengetahui karakter dan daya tarik masing-masing minyak biji kapas yang diperoleh terhadap serangga. Minyak biji kapas diekstrak dengan metode Soxhletasi dengan menggunakan pelarut etanol, aseton, dan n-heksana. Minyak biji kapas yang diperoleh, dikarakterisasi indeks bias, massa jenis, bilangan iod, bilangan penyabunan, dan bilangan asam. Sedangkan kemampuan menarik serangga dilakukan dengan uji daya tarik menggunakan perangkap berisi minyak biji kapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen minyak biji kapas hasil ekstraksi dengan: pelarut etanol sebesar 13,78%; pelarut aseton sebesar 27,90%, dan pelarut n-heksana sebesar 22,54%. Karakteristik minyak biji kapas hasil ekstraksi dengan pelarut etanol terdiri atas indeks bias 1,4741; massa jenis 0,7707 g/mL; bilangan iod 108,814; bilangan penyabunan 123,611; dan bilangan asam 2,987. Karakteristik minyak biji kapas hasil ekstraksi dengan pelarut aseton terdiri atas indeks bias 1,4740; massa jenis 0,8917 g/mL; bilangan iod 106,324; bilangan penyabunan 105,952; dan bilangan asam 1,867. Karakteristik minyak biji kapas hasil ekstraksi dengan pelarut n-hexana terdiri atas indeks bias 1,4775; massa jenis 0,8304 g/mL; bilangan iod 110,390; bilangan penyabunan 114,781; dan bilangan asam 1,307. Minyak biji kapas hasil ekstraksi dengan pelarut etanol, aseton, dan n-heksana mampu menarik serangga dengan kemampuan yang tidak jauh berbeda.
KARAKTERISTIK TOKOH-TOKOH DALAM CERPEN ANAK SI GIGI KELINCI DAN BEHEL KARYA: WAHYU INDRIYATI
Di dalam cerpen anak, tokoh merupakah hal yang menarik untuk dipantau. Hal itu disebabkan karena pemilihan tokoh di dalam cerpen anak memiliki keunikan tersendiri. Penampilan tokoh perlu dicermati untuk meninjau karakteristiknya sehingga keberadaan tokoh dalam cerpen anak juga dapat dijadikan sebagai panutan bagi si pembaca cerita, khususnya anak-anak sesuai dengan daya nalarnya. Penciptaan tokoh pada cerpen anak perlu mempertimbangkan hal-hal yang menyangkut kehidupan di dunia nyata, sehingga jati diri tokoh yang dihadirkan oleh pengarang mampu membuat tokoh ciptaannya mendapat apresiasi oleh anak-anak yang memiliki kesan tersendiri di dalam dunianya. Oleh sebab itu, analisis karakteristik tokoh dalam cerpen anak yang berjudul Si Gigi Kelinci dan Behel karya: Wahyu Indriyati akan dideskripsikan dengan analisis struktural, karena tokoh dan karakteristiknya merupakan salah satu unsur intrinsik pembentuk karya sastra. Hasil yang diperoleh berupa deskripsi karakteristik tokoh. Hal itu diharapkan dapat berguna dalam pembelajaran sastra anak dan juga sebagai bentuk apresiasi terhadap sastra yang terbit di media massa koran. Dari pembahasan ini, diperoleh karakteristik tokoh utamanya digolongkan kepada tokoh statis dan tokoh berkembang, sedangkan tokoh pelengkapnya digolongkan kepada tokoh datar dan tokoh bulat. Dan melalui karakteristik tokoh itu pula tersirat amanat yang hendak disampaikan oleh pengarang kepada pembaca bahwa kita tidak boleh bersifat sombong dengan apa yang sudah kita miliki.  Kata Kunci: tokoh, karakteristik tokoh, cerpen anak, kora
- …
