1,721,008 research outputs found

    Akademi seni murni di Surabaya

    No full text
    Akademi Seni Murni merupakan sebuah bangunan pendidikan seni yang terletak pada sebuah distrik pendidikan dan pemmahan di Surabaya. Fasilitas utama meliputi studio lukis, studio patung, studio keramik dan studio grafis yang ditunjang oleh laboratorium komputer dan fotografi. Konsep perancangan bangunan ini adalah memanfaatkan elem-elemen pembayangan matahari sederhana sehingga membentuk permainan matahari dan bayangan yang dramatis pada ruang didalamnya dan pada tampak bangunan. Bertujuan untuk membentuk citra bangunan seni modern yang beradaptasi dengan lingkungan sekitar

    Aspek Produk Furnitur yang Berkelanjutan pada Masa Bauhaus Dalam Karya Marcel Breuer

    Full text link
    Penulisan ini merupakan studi relevan siproduk Era Bauhaus yang diwakili oleh kursi karya Marcel Breuer terhadap aspek produk berkelanjutan, Kepedulian dan kebutuhan terhadap produk berkelanjutan ini baru dimulai 40 tahun kemudian yaitu sekitar tahun 1980an hingga saat ini. Bauhaus adalah sebuah gerakan yang menjawab kondisi setelah masa Perang Dunia I. Pada masa ini banyak terjadi perubahan dalam kondisi politik, budaya dan tatanan sosial. Bauhaus merupakan gerakan yang Aspek Produk Furnitur yang Berkelanjutan pada Masa Bauhaus Dalam Karya Marcel Breuer menjawab perubahan ini dengan menawarkan pemikiran yang tidak bersifat tradisional. Bauhaus banyak menyumbang paham dan idealisme modern, seperti Form Follow Function, Truth to Materials dan Less is More. Selain idealisme ini, juga ada sumbangan dari Bauhaus dari sisi teknologi material yakni pipa besi. Pipa besi ini merupakan hasil teknologi pada masa Revolusi Industri yakni teknologi cold pressed metal. Sekitar tahun 1923 dikenal sebuah kursi karya Marcel Breuer yang menggunakan pipa besi (stahl rohr) sebagai material utama. Karya Marcel Breuer ini dianggap mewakili visi Bauhaus yang sangat memperhatikan nilai ekonomi, fungsi, inovasi, durabilitas dan estetika dalam setiap karyanya. Karya Marcel Breuer ini juga diproduksi massal dimana standarisasi dan respon terhadap pengguna menjadi fokus utama. Walaupun eksistensi sekolah Bauhaus ini hanya selama 14 tahun namun kontribusinya terhadap dunia arsitektur, desain dan seni selalu diingat hingga hari ini. Besarnya pengaruh politik pada masa itu membuat Bauhaus harus pindah ke 3 kota, yakni Weimar, Dessau dan Berlin, namun dibawah kepemimpinan Walter Gropius, Hannes Mayer dan Mies Van Der Rohe sekolah ini mampu terus berkembang

    PEMODELAN SISTEM STRUKTUR PARAMETRIK UNTUK HUNIAN PASCA BANJIR DI LAHAN GAMBUT DI KALIMANTAN SELATAN

    Full text link
    Indonesia merupakan negara rawan bencana, termasuk banjir yang kini turut berdampak di Kalimantan Selatan—wilayah yang sebelumnya tidak berisiko tinggi. Banjir di kawasan ini juga merendam lahan gambut yang berfungsi sebagai area tangkapan air. Disertasi ini bertujuan mengembangkan solusi konstruksi hunian pasca banjir yang inovatif, adaptif, dan kontekstual melalui integrasi teknologi modern dan pengetahuan lokal. Penelitian menggunakan metode quasiexperimental, dengan membandingkan sistem struktur parametrik sebagai kelompok intervensi dan sistem konvensional sebagai kontrol. Sub struktur menggunakan adaptasi fondasi vernakular (kacapuri) yang dikombinasikan dengan sistem struktur ringan pada bagian atas. Sistem ini dirancang dengan metode siap rakit (knock down) berbasis desain parametrik dan fabrikasi digital, untuk merespons kebutuhan percepatan konstruksi pasca bencana. Simulasi dan fabrikasi dilakukan dengan Rhinoceros 3D, Grasshopper, dan Karamba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi konstruksi, mengurangi beban mati struktur, serta menyesuaikan dengan daya dukung tanah gambut yang dinamis. Selain itu, model ini lebih hemat biaya dibandingkan metode konvensional. Disertasi ini menunjukkan potensi besar integrasi teknologi parametrik dan sistem modular dalam menghadapi tantangan hunian di area rawan banjir. Temuan menyarankan adopsi konstruksi vernakular dan metode alur kerja terintegrasi berbasis parametrik sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan kawasan terdampak bencana, khususnya pada kondisi unik seperti lahan gambut di Kalimantan Selatan. Kata Kunci : Banjir, Hunian Pasca Bencana, Quasi Experiment, Parametrik, Visual Scriptin

    Manajemen Jarak Aman di lingkungan Kantor dalam Masa Pandemi Covid-19 Menggunakan Perangkat Ultrasonic

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini adalah adanya perubahan drastic sejak COVID-19 tersebar luas. Kondisi yang menuntut perubahan aktivitas dan gaya hidup sejak ditetapkannya kondisi kewajaran baru (new normal) seperti adanya tuntutan untuk menjaga jarak interaksi sosial. Situasi ini menuntut perubahan drastis dalam penataan interior ruang kantor. Kebiasaan sehari-hari tidak mudah diubah; terkadang, setiap pengguna ruang tidak dapat mempertahankan jarak sosial dalam interaksi mereka tanpa menyadari tingkat penularan risiko. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah dengan mengelola jarak interaksi sosial melalui perangkat digital. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan simulasi jarak aman disetiap cubicle karyawan dan memetakannya dengan konsep Isovist yang diterjemahkan dalam radar perangkat sensor ultrasonic yang dapat mengingatkan pelanggaran jarak aman melalui aplikasi pada gawai. Perangkat ini dapat menjadi peralatan pendukung untuk mengelola jarak berinteraksi pada saat bekerja. Kata kunci : COVID 19, New Normal, Interior Kantor, Cubicle, Sensor Ultrasonic

    DESIGN FOR ENVIRONMENT AND FORM FINDINGS THROUGH DIGITAL FABRICATION

    No full text
    The material processing for the needs of architectural, interior and furniture products were done manually all this time. Woodworking machinery (one of them is CNC) and CAD-based software were only been maximized as supporting tools to increase the speed of working process, resulting the outcome products were limited to manual working outcome only. This recent research on form processing aims to maximize the optimal use of material in the contexts of achieving structural ability and complex form. Plywood material becomes the focus in this research, due to its most frequent use in architecture, interior, and product design. With its texture that resembles the characteristics of original wood and its sheet-shaped form, this plywood material is easy to process and environmentally friendly. Digital fabrication enables the designer in design process and simulation through software to shorten the prototyping process which usually took loads of materials, thus can reduce the materials waste. The project that presented is an example of design production with physical examples

    KAJIAN MAKNA HUNIAN PASKA BENCANA DALAM SUDUT PANDANG FILOSOFIS

    Full text link
    Indonesia merupakan negara yang rawan bencana terutama dalam beberapa tahun terakhir ini Dalam penyelesaian kondisi paska bencana dibutuhkan rumah-rumah tanggap bencana untuk menampung dan memulihkan kondisi korban. Sebelum melangkah ketahap perancangan akan didefinisikan makna rumah atau hunian dalam sudut filosofis dan sudut padang arsitektur vernakular serta nusantara. Adapun tulisan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman akan konsep dasar rumah maupun hunian sebagai materi untuk memperkaya pengetahuan perencana dalam mengembangkan maupun merancang rumah paska bencana yang tidak semata-mata berpusat pada teknologi namun mempertimbangakan nilai lokal, aspek sosial budaya yang berfungsi sebagai media untuk mempercepat proses pemulihan korban agar tidak terasing dalam lingkungan yang baru. Sedangkan manfaat dari penerapan pemahaman ini adalah sebagai acuan untuk mengolah konsep perancangan hunian dalam merespon kebutuhan korban dalam masa pemulihan.Metode penulisan ini adalah studi pustaka mengenai filosofi bencana, filosofi rumah atau hunian dari sudut pandang filsafati, arsitektur vernakular dan arsitektur nusantara.  Konsep pemahaman akan “rumah†cenderung abstrak dan sering digunakan dalam makna perumpamaan oleh sebab itu dalam tulisan ini juga akan dibahas mengenai makna “hunianâ€. Dalam tulisan ini akan dibahas makna hunian melalui sudut pandang filsuf dan arsitek. Para filsuf akan diwakili melalui tulisan Heidegger, Bollnow, Bachelard dan Levinas sedangkan sudut pandang arsitek vernacular akan diwakili oleh Amos Rapoport dan arsitektur vernacular akan diwakili dengan tulisan dari Maria Hidayatuh, Josef Prijotomo dan Galih Widjil Pangasa Melalui penulisan ini dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat kebutuhan non fisik maupun fisik calon penghuni dalam masa pemulihan. Adapun yang dimaksud fisik adalah teknologi bangunan dan aspek non fisik adalah sosial budaya dan psikologi. Kata-kunci : bencana alam, rumah, hunian, paska bencana, arsitektur vernakular, arsitektur nusantar

    Strategi Pemanfaatan Lahan Marginal untuk Budidaya Herbal

    Full text link
    Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan lahan marginal di Dusun Karangjati, Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Jawa Timur. Melalui budidaya tanaman herbal, kegiatan ini dirancang sebagai strategi pemberdayaan masyarakat lokal sekaligus penguatan identitas kawasan. Fokus utama program ini adalah mengatasi rendahnya pemanfaatan lahan kurang produktif dan minimnya literasi masyarakat mengenai potensi tanaman herbal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan lintas disiplin yang meliputi survei lapangan, pelatihan budidaya, pembangunan fasilitas edukatif berupa Herbal Pod, serta pemasangan media informasi interaktif berbasis teknologi Smart Scan Label. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada efektivitas pemanfaatan lahan serta partisipasi aktif masyarakat. Terwujudnya fasilitas edukatif tersebut berhasil memperkuat citra Dusun Karangjati sebagai pusat tanaman herbal. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan lahan marginal dapat diintegrasikan secara efektif dengan pendekatan arsitektural dan teknologi tepat guna untuk menciptakan dampak sosial serta lingkungan yang berkelanjutan

    PENERAPAN PARAMETRIK PADA DESAIN ARSITEKTUR INTERIOR CAFÉ

    Full text link
    Perkembangan teknologi di dunia ini semakin hari semakin cepat. Manusia yang pada mulanya lebih memilih untuk menghabiskan waktu santainya dalam rumah masing-masing sekarang telah berubah. Manusia sekarang ini lebih memilih untuk berkumpul bersama dan bercerita dalam kurung waktu yang cukup lama di suatu tempat yang mereka rasa lebih nyaman dan tenang apabila dibandingkan dengan rumah masing-masing. Salah satu tempat berkumpul yang banyak dipilih adalah kafe. Kafe merupakan salah satu tempat favorit berkumpul dikarenakan kafe memberikan tempat untuk berkumpul yang nyaman, pelayanan yang ramah, dan hidangan ringan untuk bersantai tanpa adanya batasan waktu. Hal ini menyebabkan, dalam kurung waktu yang singkat semakin banyak kafe-kafe baru yang bermunculan. Namun, sebuah kafe yang masih baru sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan atau menarik perhatian pelanggan dan biaya yang dapat mereka keluarkan masih terbatas. Penerapan parametrik terhadap desain suatu kafe merupakan solusi terbaik untuk membantu meringankan masalah melalui segi desain. Sebuah desain yang menerapkan parametrik dapat memberikan desain unik yang akan menarik perhatian calon pelanggan dan penggunaan parametrik juga dapat memberikan data yang lebih akurat sehingga pengeluaran yang berlebihan dapat dihindari. Parametrik juga memberikan kelebihan untuk dapat mengoptimalkan material yang akan digunakan pada saat proses pembangunan dan pengerjaan desain menggunakan parametrik relatif lebih cepat dibandingkan dengan proses desain pada umumnya, sehingga menerapkan parametrik memberikan efisiensi yang baik
    corecore