1,722,227 research outputs found

    Musik Iksan Skuter: Gerakan Sosial Baru

    No full text
    Penelitian ini membahas kegiatan bermusik seorang Iksan Skuter yang menggerakkan kesadaran massa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Iksan Skuter melalui gerakan bermusiknya melawan ketidakadilan, serta untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan Iksan Skuter dalam pergerakan perjuangan keadilan di tengah masyarakat. Manfaat penelitian ini menjadi sumbangan bagi pengembangan kajian gerakan sosial, lebih khususnya analisis musik protes. Sekaligus membuktikan gerakan sosial yang diinisiasi dari kegiatan bermusik. Penelitian ini menggunakan teori Gerakan Sosial Baru milik Rajendra Singh dan Ketidaksetaraan di tengah Manusia milik Jean Jacques Rousseau untuk melihat situasi tidak adil menurut Iksan Skuter dan caranya memobilisasi sumberdaya di sekitarnya. Data dianalisa menggunakan metode Life History milik Robert Atkinson dengan menitikberatkan pada simpul-simpul penting dalam kehidupan Iksan Skuter. Hasil penelitian membuktikan bahwa gerakan sosial baru dapat melampaui semua batas-batas struktural seperti ras, kebangsaan, atau profesi. Iksan Skuter sebagai aktor dari gerakan sosial baru membuktikan bahwa perjalanan musiknya selama 18 tahun telah mengalami perkembangan berarti. Baik sebagai pendewasaan dirinya pribadi maupun sebagai gerakan perlawanan

    KRITIK SOSIAL YANG TERDAPAT PADA LIRIK LAGU ALBUM GULALI KARYA IKSAN SKUTER

    No full text
                Penelitian ini berjudul “Kritik Sosial Yang Terdapat Pada Lirik Lagu Album Gulali Karya Iksan Skuter”. Adapun yang menjadi latar belakang dalam penelitian ini yaitu bahan ajar mengenai puisi yang terdapat di dalam buku paket kurang bervariatif. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana kritik sosial yang terdapat pada lirik lagu album Gulali karya Iksan Skuter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kritik sosial yang terdapat pada lirik lagu album Gulali karya Iksan Skuter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik analisis, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian terhadap kritik sosial yang terdapat pada lirik lagu album Gulali karya Iksan Skuter dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Kritik soaial masalah kemiskinan (2) Kritik sosial masalah kejahatan (3) Kritik sosial masalah generasi muda (4) Kritik sosial masalah lingkungan hidup (5) Kritik sosial masalah birokrasi. Kata Kunci: lirik lagu,kritik sosial

    ANALISIS MAKNA ASOSIATIF DALAM LIRIK LAGU IKSAN SKUTER ALBUM BENDERANG TERANG 2016

    No full text
    ABSTRACT Wildan Yogie Pratama. 2024. Associative Meaning Analysis in the Lyrics of Iksan Skuter Album Benderang Terang 2016. Thesis. Indonesian Language Education Departement. Faculty of Teacher Training and Education. University of Muhammadiyah Malang. Adviser (1) Dr. Ekarini Saraswati, M.Pd. Adviser (2) Hidayah Budi Qur’ani, S.S., M.Pd. Keywords: Meaning analysis, associative meaning, song lyrics This research examines the types and implied messages of associative meanings in the lyrics of Iksan Skuter album Benderang Terang 2016. It identifies various types of associative meanings to enhance understanding specifically within song lyrics. The speakers convey implied messages through each lyric aimed at their listeners. Based on this, the research questions are formulated as follows: (1) What types of associative meanings are found in the lyrics of Iksan Skuter album Benderang Terang 2016? (2) What are the implied messages of associative meanings in the lyrics of Iksan Skuter album Benderang Terang 2016? This research employs a qualitative descriptive method with a semantic approach. The data source is the lyrics of Iksan Skuter album Benderang Terang 2016, retrieved from the Musixmatch website. Data obtained will be processed through several steps: (1) data collection, (2) data simplification or reduction, (3) data presentation, (4) drawing conclusions. From these processes, several types of associative meanings are identified: connotative meaning, stylistic or social meaning, affective meaning, reflective meaning, and collocative meaning. Additionally, there are implied messages contained within the lyrics. Based on the analysis and discussion, it can be concluded that the lyrics of Iksan Skuter album Benderang Terang 2016 contain five types of associative meanings: Connotative, Stylistic/Social, Affective, Reflective, and Collocative. The most dominant meanings are Stylistic and Reflective. Stylistic meaning reflects the socio-cultural conditions of the speaker, with dialects arising from various life backgrounds. Meanwhile, Reflective meaning includes alternative understandings of the same expression and arises in cases with dual conceptual meanings

    Lirik Lagu “Kami Butuh Lahan” Karya Iksan Skuter dalam Mengkritik Adanya Penggusuran Akibat Pembangunan Lahan

    No full text
    Musik selain sebagai sarana hiburan saat ini juga sebagai sarana para musisi untuk dapat menyampaikan sebuah pesan melalui karya musik yang mereka ciptakan. Seperti tentang cinta, persahabatan, kesedihan, kemarahan serta menyampaikan realitas sosial yang ada saat ini. Iksan Skuter adalah salah satu musisi asal Kota Malang yang lagu-lagunya banyak bercerita tentang kehidupan sosial yang sarat dengan realita dan sering dijumpai di kehidupan sehari-hari di negeri ini. Lirik-lirik lagunya pun dibuat seperti bercerita dan lugas. Pada lagu “Kami Butuh Lahan” karya Iksan Skuter liriknya menggambarkan lahan yang telah berganti dengan pembangunan gedung-gedung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lirik lagu “Kami Butuh Lahan” karya Iksan Skuter dalam mengkritik adanya penggusuran akibat pembangunan lahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana. Fokus penelitian pada teks lirik lagu kami butuh lahan karya Iksan Skuter. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik analisis data menggunakan metode analisis wacana. Hasil penelitian ini adalah pada struktur teks, dimana banyak terdapat kalimat yang menyatakan bahwa saat ini lahan yang menjadi tempat mereka mewujudkan mimpi dan harapan telah dirampas oleh pengusaha begitu saja karena akan dibangun bangunan-bangunan yang bersifat komersil. Pada unsur eksternal, penciptaan lagu ini dibuat untuk menggambarkan kondisi lahan dan keinginan serta harapan masyarakat saat ini yang hanya membutuhkan lahan bukan gedung-gedung yang saat ini banyak dibangun. Ternyata para pendengar yang mendengarkan lagu Iksan Skuter juga merasakan hal yang sama seperti apa yang Iksan Skuter rasakan melalui lagunya Lagu ini tercipta karena isu kerusakan lingkungan dan alam negeri ini semakin marak. Perlahan lingkungan dan alam di negeri ini hilang karena adanya pembangunan lahan yang dilakukan oleh pengusaha

    REPRESENTASI KRITIK SOSIAL DALAM LAGU IWAN FALS DAN IKSAN SKUTER (ANALISIS SEMIOTIK MULTIMODAL)

    No full text
    Lirik lagu merupakan sebuah karya sastra yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan. Akan tetapi, tidak semua pesan yang terdapat dalam lirik lagu dapat tersampaikan. Penggunaan lagu sebagai penyampai pesan, banyak digunakan oleh beberapa musisi, di antaranya ialah Iwan Fals dan Iksan Skuter. Iwan Fals banyak menulis lagu tentang kritik sosial yang ditujukan kepada pemerintah, beberapa di antaranya adalah Tikus-tikus Kantor dan Surat Buat Wakil Rakyat. Iksan Skuter pun demikian. Ia memiliki beberapa lagu tentang kritik sosial yang ia tujukan kepada pemerintah, di antaranya adalah Nyalakan Tanda Bahaya dan Partai Anjing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna kritik sosial yang terdapat dalam lagu Iwan Fals dan Iksan Skuter, dengan menggunakan teori semiotika perspektif Roland Barthes, yaitu makna denotasi, makna konotasi, dan mitos. Penelitian ini menggunakan teknik penyajian data secara deskriptif, dan menggunakan analisis penyajian secara kualitatif. Data-data yang digunakan adalah beberapa lagu karya dari Iwan Fals dan Iksan Skuter. Hasil penelitian ini meliputi makna denotasi yang merujuk dalam KBBI. Makna konotasi, di antaranya pemerintah yang melakukan praktik korupsi. Sementara mitos yang diperoleh, di antaranya korupsi yang sudah menjadi budaya, bahkan dianggap wajar bagi para pejabat

    Analysis Of Form And Presentation On The Song “Bingung” By Iksan Skuter

    No full text
    Iksan Skuter is a musician who likes to voice songs with the theme of social criticism. In this paper, the writer focuses on one song by Iksan Skuter, namely the song titled Bingung. The song Bingung contains a social critique of contradictions that have always been a concern of the people in Indonesia. The reason why the writer made the song Bingung by Iksan Skuter the focus of the research is that according to the writer this song has simplicity in the form of music, has a series of melodies that are easy to remember, has straightforward lyrics, and this song is quite in demand by the public, this can be seen from the following: the number of individuals and groups who re-sung this song. The research method used was descriptive qualitative with a content analysis approach. Data collection techniques include: observation, interview, and documentation techniques. The results showed that the song Bingung consisted of three parts, namely part A, part B, and part C with sentence structures or musical phrases part A (a, x), B (b, b1) and C (c, z)

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    The Implementation of English Macromedia Flash Games Software to Enrich Students’ Vocabulary

    No full text
    ABSTRACT IKSAN. The Implementation of English Macromedia Flash Games Software to Enrich Students’ Vocabulary. (Supervised by Baso Jabu and Nurdin Noni ). The objectives of this research were: (1) To find out whether or not the use of Macromedia Flash Games Software significantly enrich the students’ vocabulary and (2) to find out the students' interest in learning vocabulary through Macromedia Flash Games Software. This research employed quasi experimental design. The population of this research was the seventh grade students of SMPN 35 Makassar in academic year 2012/2013. This research used cluster random sampling. The sample of this research consisted of 60 students that belong to two groups; 30 students in control group and 30 students in experimental group. The research data were collected by using vocabulary test which was analyzed by descriptive and inferential statistic through SPSS version 17 for windows program. The students’ result of posttest of experimental group is more significantly improved than the students’ result of posttest of control group by the mean score 78.77 > 44.88. The difference of both scores is statistically significant based on the t-test value at significant level 0.05 in which the probability value is longer than the significant level (0.00 < 0.05). The mean score of the interest is 81.73 and it is categorized as interesting. It can be concluded that the use of Macromedia Flash Games Software is effective to be implemented in enriching the students’ vocabulary, and the students have high interest in learning English vocabulary through the Macromedia Flash Games Software. ABSTRAK IKSAN. Implementasi Perangkat Lunak Permainan Bahasa Inggris Berbentuk Macromedia Flash untuk Meningkatkan Kosakata Siswa. (Dibimbing oleh Baso Jabu dan Nurdin Noni). Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui apakah permainan bahasa inggris berbentuk macromedia flash dapat meningkatkan kemampuan kosakata bahasa inggris siswa secara signifikan dan (2) untuk mengetahui ketertarikan siswa dalam belajar kosakata bahasa inggris melalui permainan bahasa inggris berbentuk macromedia flash. Penelitian ini menggunakan metode kuasi experimental. Populasi dari penelitian ini adalah kelas tujuh SMPN 35 Makassar pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan kluster sampling. Sample dalam penelitian terdiri dari 60 siswa yang terdapat dalam dua kelompok; 30 siswa di kelompok kontrol dan 30 siswa di kelompok eksperimen. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes kosakata yang dianalisa secara deskriptif dan statistik inferensial melalui program SPSS versi 17 untuk Windows. Hasil posttest pada kelompok eksperimen lebih meningkat signifikan daripada hasil posttest kelompok control dengan rata-rata 78.77 > 44.88. Perbedaan dari kedua skor secara statistik signifikan berdasarkan uji-t pada level signifikansi 0.05 dimana nilai probabilitas lebih rendah dari tingkat signifikansi (0.00 < 0.05). Nilai rata-rata ketertarikan siswa adalah 81.73 dan dikategorikan tertarik. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan bahasa inggris berbentuk macromedia flash efektif diimplementasikan dalam meningkatkan kemampuan kosakata bahasa inggris siswa dan siswa tertarik dalam belajar kosakata bahasa inggris melalui permainan bahasa inggris berbentuk macromedia flash

    KRITIK DAN REALITAS SOSIAL DALAM MUSIK (ANALISIS WACANA KRITIS PADA LIRIK LAGU KARYA IKSAN SKUTER "LAGU PETANI")

    No full text
    AbstrakMusik merupakan salah satu produk komunikasi, dan produk komunikasi pasti selalu membawa sebuah pesan. Musik dalam penelitian ini tidak hanya sekedar menyampaikan sebuah pesan, namun juga membawa sebuah misi di mana misi itu sendiri merupakan sebuah penyampaian informasi kepada masyarakat tentang peristiwa di sekitar yang perlu disadari oleh masyarakat. Musik dianggap sebagai media yang ampuh dalam menyampaikan kritik dan realitas sosial yang diciptakan secara jujur dan benar-benar terjadi di masyarakat. Hal itulah yang juga dilakukan Iksan Skuter dan menjadi fokus penelitian ini mengenai lagu ciptaannya yang berjudul “LaguPetani”. Lagu tersebut dalam liriknya digunakan Iksan Skuter untuk menyampaikan kritik dan realitas sosial yang terjadi mengenai keresahan para petani yang dirampas ruang hidupnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui wacana kritik dan realitas sosial yang terkandung dalam lirik lagu karya Iksan Skuter yang berjudul “Lagu Petani”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis dan paradigm kritis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi dari berbagai sumber. Dalam teknik analisis data yang dilakukanya itu menggunakan model analisis wacana model Van Dijk yang menggabungkan tiga dimensi yaitu teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Hasil penelitian ini menjunjukkan bahwa realitas sosial wacana dalam lirik “Lagu Petani” adalah terjadinya permasalahan konflik agraria yang terjadi di Indonesia. Iksan Skuter memandang terjadinya konflik agrarian membuat petani semakin dimiskinkan secara sistem oleh korporasi besar, Karena konflik agraria di Indonesia semakin banyak, semakin sistematis, dan agresif. Melalui wacana yang disampaikan melalui “Lagu Petani”, Iksan mengajak masyarakat untuk melawan sistem korporasi besar dengan melakukan gerakan-gerakan yang lebih memodernisasi dan membangkitkan kondisi petani. Wacana yang berkembang dalam masyarakat menunjukkan bahwa dalam konflik agrarian sering kali menggunakan kekerasan karena adanya praktik kekuasaan yang dilakukan oleh elit penguasa. Dalam praktik kekuasaan, media massa juga mampu dipengaruhi oleh elit penguasa dalam membangun opini masyarakat.Kata kunci: AnalisisWacanaKritis, Musik, Kritikdan RealitasSosial, KonflikAgraria AbstractMusic is also one of the products of communication, and product communication always brings a message. Music in research does not only presenting a message, but it also brings a mission in which the mission is a representation of the surrounding events that the community needs to be aware of. Music is considered as a powerful medium in conveying criticism and social reality that is honestly created in society. That was also inline with IksanSkuter research about music, which is regarding with the song that entitled "Lagu Petani", that song is used to convey the criticism and social reality happened about the agitation of the farmers’ life which were deprived. The aim of this research is to find out the criticisms and social realities contained in Iksan Skuter’s song which entitled "Lagu Petani". This study uses qualitative approaches with the method of critical discourse analysis and paradigmatic. The data is collected through interviews and documentation from various sources. To analysis the data the ressearcher used Van Dijk discourse analysis that combines the three dimensions of the text, such as social cognition and social cognition. The results of this research shows that the representation of the lyrics of “Lagu Petani” is about the view of social reality in terms of the conflict in Indonesia. Iksan Skuter views that there are many agrarian conflicts which is created by corporationswhich make thefarmer become poorer it is becausethen conflicts in Indonesia are increasingly numerous systematic and, increasingly aggressive. Through the discourse conveyed in the “Lagu Petani” song Iksan invites the community to carry out the system of collaboration with actions to modernize and raise the farmers’ condition. The discourse that developed in the community shows that conflict is often used by violence because of the practice of power exercised by elite elites. In power practice, the mass media is also able to be influenced by elites who are developing the community.Keywords: Critical Discourse, Analysis, Music, Criticism and Social Reality, Agrarian Conflic
    corecore