1,720,994 research outputs found
Efektivitas sugesti kyai Ibnu Mas'ud terhadap akhlaq anak di Desa Kedungrawan Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo
Sugesti Kyai Ibnu Mas'ud adalah suatu cara berdakwah yang sengaja dipergunakan oleh Bapak Kyai baik secara lisan maupun perbuatan (tingkah laku) yang dapat mempengaruhi akhlaq anak usia 10-14 tahun sehingga mereka mau menerima dan mengikuti apa yang diucapkan oleh Bapak Kyai tanpa adanya suatu kritik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas sugesti Kyai Ibnu Mas’ud terhadap akhlaq anak usia 10 - 14 tahun Di Desa Kedungrawan Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat keefektif an sugesti Kyai Ibnu Mas'ud terhadap akhlaq anak usia 10 - 14 tahun di desa Kedungrawan Ke camatan Krembung Kabupaten Sidoarjo. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, dokumentasi, interview, angket kemudian data diolah di editing, coding dan tabulasi diakhiri dengan analisa data. Pada ahir pembahasan disimpulkan diantaranya bahwa Bahwa sugesti Kyai Ibnu Mas'ud efektif terhadap akhlaq anak usia 10 - 14 tahun di desa Kedungrawan Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo. Dengan berdasarkan pada analisa data yang menunjukkan bahwasannya efek dari sugesti tersebut cukup berarti sehingga menerima hipotesis kerja (H1). Berdasarkan perhitungan yang ada di ketahui bahwa tingkat keefektifan sugesti tersebut sebesar 0,45 dan hal ini termasuk efektif cukup berarti
IMPLEMENTASI QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI BAHASA ARAB KELAS VIII PONDOK PESANTREN ISLAM IBNU MAS'UD NTB
Erik Muhlas Haris Saputra, 2023. Implementation of Quantum Learning to Improve Understanding of Class VIII Arabic Material at Ibnu Mas'ud Islamic Boarding School, East Lombok-NTB. Arabic Language Education Study Program, Faculty of Islamic Religion, University of Muhammadiyah Malang. Supervisor (I) Prof. Dr. Abdul Haris, M.A, (II) Ahmad Fatoni, Lc., M.Ag.
Keywords: Quantum Learning, Arabic
This study aims to determine the implementation process of Quantum Learning in an effort to improve the understanding of grade VIII Arabic material at the Ibnu Mas'ud Islamic Boarding School, East Lombok. This study used quantitative methods with a classroom action research approach. The sample used in this study consisted of the principal, Arabic teacher and 28 grade VIII students. The data collection techniques used are observation, tests, interviews and documentation. The data analysis used is a recapitulation of values, calculating the average of values and calculating the percentage of values. The results of this study show that the implementation of quantum learning can improve students' understanding of Arabic material. This can be seen from the increasing results of student learning scores in Arabic material
STUDI KOMPARATIF PRESTASI BELAJAR ILMU NAHWU ANTARA PESANTREN IBNU MAS'UD DENGAN PESANTRENRASYIDIYAHKHALIDIYAH KALIMANTAN SELATAN
MTs Ibnu Mas'ud Putera dan MTs Normal Islam Putera Rasyidiyah
Khalidiyah yang berlokasi tli 1 alimantan Selatan menerapkan suatu pendekatan
pembelajaran Bahasa Arab yang disebut clengan pendekatan Nazdariyatul Furu '.
Oleh Karena ilu l lmu Nnhwu sebagai salah satu unsur dari Bahasa Arab
merupakan abang k ilmuan yang dipelajari secm·a independen dari unsur-unsur
Bahasa Arab yang la·in. WaJaupun pembelajaran Bahasa Arab kedua Lembaga
Pendidikan Islam 1111 111 mpunyai persamaan dalam melihat pendekatan
pembelajaran namun mcrcka mempunyai sislen1 pembelajaran Jlmu Nahwu
(Bahasa Arab) yang berbeda salu clengan yang lainnya. Perbedaan sistem
pembelajaran llmu NallWLJ duri kcdua MTs ini tentunya juga membuat basil
pembelajaran atau prestnsi pemt elajaran llmu Nahwu yang berbeda.
Perbedaan basil pembelaJnran ini menarik unluk ditcliti karena di dalam
setiap perbedaan ten tun a dapat eli I ihat adanya kekurangan juga kelebihan dan
setiap kekurangan dan l elebihan l ntunya juga disebabkan atau dipengaruhi oleh
fa l·tor tcrtentu. Jntuk men •etahui pcnnnsalahan ini dilakukan penelitian dengan
Jnl:nggunakan mcltKh:: l·omparasi. Dcngu:1 pcrtimbangan efesiensi dipilihlah santri
I L'las 11 clari k0dua lfTs unluk diji.tdikan subyek penelitian eli samping itu juga
mereka ndalah orung 'a ng bmu hdujur llmu Nah\\'u sehingga keberhasilan pada
t< hap awol lcbih p · r-i n· I 111 11 1k linilai. Studi komparati( lerhadap prestasi
bel jat llmu N. h ·u 1111 bcr!UJlli.lll untul n11.:ng •tahui hHgumwn.l pcrbcdnnn husil
belajar Jlmu Nnhwu dnri kcdm1 MTs khususnya pada snn tri kdas ll ditinjau dari
't.:gl k lchihan dnn kehwu g:mn a d:lll upu vunl:l m ·m )t!ll 1aruhi lwsil da;-i prestasi
b laj,tr ll:r<;cbut ( I 'h ktu-.:~na itu da!um p·n ·lit tan :111 thpcrlukan :malisi ·
kuamitatif mengukur angka yang mcru p.1kun rL'prl:Sl!ntasi dar i pn;sl sr bclaJm
disamping analisis kualitatif yang juga sangat dibutuhkan dalam pcnclitian ini
dalam menganalisis bahasa ( isti Ia h) dan lain-lain.
Pada akhir pcnelitian ini didapal kcsimpulan bahwa prestasi bebjar Ilmu
Nahwu santri II MTs lbnu Mas'ud lcbih baik dari santri kclas II MTs Normal
Islam Putera Rasyidiyah Khalidiyah. Pcrbcdaan pn:stasi ini disebabkan perbedaan
sistem pembelajaran yang sangat menonj\)l 1 atlt aspek 111 l d logi pcmbelajnran
dan lingkungan belajar yang bcrbeda satu lcngan ya ng lain padu kedua MTs.
Perbedaan prestasi belajar y~1n g diha ilkan dari kedua Madrasah
Tsanawiyab ini dapal 111 njadi bahan kajian umuk meningkatkan prestasi belajar
yang lebih bai l khusu ·nya clalam p · rnbe lajaran llmu Nahwu. B gitu juga dapal
m~.::njadi bal tcU per limb<. ng:rn dan pcmikiwn untuk m mhuat si l m pendidil<an
'ang Jebih maju khns ISI1 . ' untuk k ·majuan dunia pendidikan eli Kalimantan
Selatan
Tafsir Ibnu Mas'ud
Tafsir yang ada dihadapan para pembaca ini adalah buah dari keshalihan seorang sahabat yang pertama kali mengumandangkan Al-Quran dengan suara merdu dan lantang dihadapan para pembesar Quraisy yang telah membuatnya berjalan membungkuk dan menundukkan wajahnya
HUKUM IBADAH THAWAF BAGI WANITA HAIDH MENURUT IMAM IBNU MAS’UD AL-KASANI AL-HANAFY
Penelitian ini menjelaskan bahwa Ibnu Masʼud al-Kasani berpendapat thaharahdari hadats, janabah, haid dan nifas tidaklah menjadi syarat dari thawaf, haltersebut karena beliau membedakan antara fardhu Haji dan wajib Haji. Menurutbeliau, fardu ialah sesuatu yang harus dilaksanakan (dipenuhi), maka jikaditinggalkan hajinya tidak sah, dan tidak diperbolehkan menggantinya denganmembayar dam (denda), Sedangkan wajib haji ialah yang tidak harus dilaksanakan(dipenuhi). Sehingga diperbolehkan melakukan thawaf tanpa thaharah (suci) darihadats, janabah, haidh dan nifas, dan harus menggantinya dengan membayar dam.Imam Ibnu Mas'ud al-Kasani melihat adanya keumuman makna yang terkandungdalam firman Allah Swt dalam surat al-Hajj ayat 29 yang memerintahkan orangyang sedang beribadah haji untuk melakukan thawaf, sehingga Ibnu Mas'ud alKasani berpandangan bahwa ayat ini merupakan suatu perintah yang bersifatmutlak dan tidak mensyaratkan adanya thaharah bagi pelakunya. Sehingga beliaumemperbolehkan wanita haid melakukan thawaf.Kata Kunci: Ibnu Masʼud Al-Kasanî, Haji dan Thawaf
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
