249 research outputs found
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KOMUNIKASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA PT. RIHASARA HUMAIRO MULYA PEKANBARU
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara
parsial dan simultan lingkungan kerja dan komunikasi terhadap semangat kerja
karyawan pada PT Rihasara Humairo Mulya Pekanbaru. Penelitian ini bersifat
Deskritif Kuantitatif, populasi dalam penelitian berjumlah 40 orang dengan
metode sensus. Sedangkan alat uji yang dipakai adalah Regresi Linier Berganda.
Hasil yang diperoleh yaitu menemukan bahwa secaraparsial variabel lingkungan
kerja terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja. Sedangkan
secara simultan variabel lingkungan kerja dan komunikasi berpengaruh signifikan
terhadap semangat kerja.
Kata Kunci :Lingkungan Kerja, Komunikasi Dan Semangat Kerj
HUBUNGAN ANTARA PERAN AYAH DAN DETERMINASI DIRI DENGAN KEMANDIRIAN PADA REMAJA
ABSTRAK
Hubungan Antara Peran Ayah dan Determinasi Diri Dengan
Kemandirian Pada Remaja
Oleh :
Alifia Rizla Humairo
Masa remaja adalah masa transisi anak-anak menuju masa dewasa dimana terjadi perubahan-perubahan seperti pada biologis, kognitif, dan sosioemosional. Perilaku mandiri merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh remaja untuk melaksanakan aktifitas serta peran baru tanpa menggantungkan diri pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran ayah dan determinasi diri dengan kemandirian pada remaja. Adapun hipotesis pada penelitian ini yaitu Ada hubungan antara peran ayah dan determinasi diri dengan kemandirian pada remaja, Ada hubungan antara peran ayah dengan kemandirian pada remaja, dan Ada hubungan antara determinasi diri dengan kemandirian pada remaja.
Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 67 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala psikologi meliputi Skala kemandirian remaja berjumlah 18 aitem (α = 0,726), skala peran ayah berjumlah 27 aitem (α = 0,947), dan skala determinasi diri berjumlah 26 aitem (α = 0,873). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda yang dibantu dengan program SPSS 24.0 for windows.
Data yang dianalisis menunjukkan hasil :
1. Rx1.2.3-y = 0,655 nilai F = 24,057 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,01) menunjukkan bahwa ada hubungan antara peran ayah dan determinasi diri dan memberikan sumbangan efektif sebesar 42,9%.
2. rx1-y = 0,401 dan p = 0.000 (p < 0,01) menunjukkan bahwa ada hubungan antara peran ayah dengan kemandirian remaja dan memberi sumbangan efektif sebesar 13,7%.
3. rx2-y = 0,623 dan p = 0,000 (p < 0,01) menunjukkan bahwa ada hubungan antara determinasi diri dengan kemandirian remaja dan memberi sumbangan efektif sebesar 29,2%.
Kata Kunci : Kemandirian Remaja, Peran Ayah, Determinasi Dir
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP LOYALITAS ANGGOTA DALAM MEMILIH PEMBIAYAAN MUSYARAKAH PADA BTM SURYA DANA TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “pengaruh kualitas pelayanan dan citra perusahaan
terhadap loyalitas anggota dalam memilih pembiayaan musyarakah pada BTM
Surya Dana Tulungagung”. penelitian ini ditulis oleh Dewi Humairo’, jurusan
Perbankan Syariah, NIM. 1741143075, dosen pembimbing Dr.H. Mashudi,
M.Pd.I
Penelitian ini dilatar belakangi karena tingkat persaingan yang semakin tajam
diantara lembaga keuangan syariah di indonesia. Hal utama agar perusahaan dapat
bertahan dan bersaing maka kualitas pelayanan dan citra perusahaan harus
ditingkatkan. Perusahaan harus memperhatikan hal-hal yang dianggap penting
oleh para anggota, agar anggota merasa puas dan loyal terhadap perusahaan
khususnya dalam memilih salah satu produk yaitu pembiayaan musyarakah. Maka
dari itu penelitian ini mengangkat permasalahan kualitas pelayanan dan citra
perusahaan terhadap loyalitas anggota dalam memilih pembiayaan musyarakah
pada BTM Surya Dana Tulungagung.
Rumusan masalah dalam penelitian ini : 1. apakah kualitas pelayanan
berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota dalam memilih
pembiayaan musyarakah di BTM Surya Dana Tulungagung? 2. apakah citra
perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota dalam
memilih pembiayaan musyarakah di BTM Surya Dana Tulungagung? 3. apakah
kualitas pelayanan dan citra perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap
loyalitas anggota dalam memilih pembiayaan musyarakah di BTM Surya Dana
Tulungagung
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian asosiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner. Teknik yang digunakan dalam
mengambil sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Jumlah
sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 79 responden yaitu anggota
yang menggunakan produk pembiayaan musyarakah dari BTM Surya Dana
Tulungagung. Tahap selanjutnya, data kuesioner di analisis dengan regresi linear
berganda yang mensyaratkan untuk melakukan uji normalitas data, uji asumsi
klasik, uji regresi berganda, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi Data yang
dihasilkan diolah dengan menggunakan SPSS 21,0.
Hasil analisis menyatakan bahwa 1) variabel kualitas pelayanan berpengaruh
positif dan signifikan secara statistik terhadap loyalitas anggota dalam memilih
pembiayaan musyarakah. 2) variabel citra perusahaan berpengaruh secara positif
dan signifikan secara statistik terhadap loyalitas anggota dalammemilih
pembiayaan musyarakah. 3) secara bersama-sama menunjukkan bahwa kualitas
pelayanan dan citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan secara statistik
terhadap loyalitas anggota dalam memilih pembiayaan musyarakah pada BTM
Surya Dana Tulungagung.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan,Citra Perusahaan, Loyalitas Anggota dalam
Memilih Pembiayaan Musyaraka
PENGARUH KOMUNIKASI DAN KOMPENSASI TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. RIHASARA HUMAIRO MULYA PEKANBARU
Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. Rihasara Humairo Mulya
Pekanbaru, yang berlokasi di Jalan Pesantren, Kulim, Pekanbaru, tentang
pengaruh komunikasi dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan. Jumlah
populasi sebanyak 40 karyawan dengan menggunakan metode sensus sampling,
yaitu jumlah keseluruhan populasi dijadikan sampel. Teknik analisa data yang
digunakan adalah regresi linear berganda. Analisis yang digunakan adalah metode
deskriptif kuantitatif dengan bantuan program SPSS versi 16.0. Dari penelitian ini
didapat hasil bahwa variabel independen secara bersama-sama mempunyai
pengaruh terhadap variabel dependen, terbukti dari hasil uji F diperoleh Fhitung >
Ftabel = 21,860 > 3,25. Dan variabel komunikasi memiliki pengaruh yang paling
dominan, terlihat dari hasil nilai t hitungnya yang paling besar atau
signifikansinya paling kecil dibanding variabel kompensasi, yaitu t hitung sebesar
4,578 dan tingkat signifikan sebesar 0,000. Nilai R square sebesar 0,542 atau
54,2%, hal ini menunjukkan bahwa loyalitas karyawan yang dapat dijelaskan oleh
variabel komunikasi dan kompensasi adalah sebesar 54,2%. Sedangkan sisanya
sebesar 0,458 atau 45,8% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.
Kata Kunci : Komunikasi, Kompensasi, Loyalitas Karyawa
ANALISIS PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI: STUDI KASUS DI SMA NEGERI 49 JAKARTA
Siti Humairo, Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti: Studi Kasus di SMA Negeri 49 Jakarta, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2024.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) di SMA Negeri 49 Jakarta, analisis yang ditulis juga mencakup problematika penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran PAI-BP di SMA Negeri 49 Jakarta, serta tindak lanjut yang direncanakan guru PAI di SMA Negeri 49 Jakarta terhadap problematika yang dialami dari penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran PAI-BP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yakni dengan melakukan wawancara, observasi, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan di lapangan yaitu mengenai penerapan Kurikulum Merdeka, bahwa proyek P5 membuat guru dan siswa semakin meningkat spiritnya dalam mengasah kreativitas, tujuan pembelajaran diarahkan agar siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, materi lebih fleksibel dan diorientasikan untuk pembentukan karakter profil pelajar Pancasila, diterapkannya metode pembelajaran berdiferensiasi, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran, serta guru melaksanakan survei karakter peserta didik. Di samping itu, terdapat problematika yang dihadapi, seperti kurangnya jam pembelajaran intrakurikuler, terjadinya ketimpangan dalam hal keaktifan siswa, berkurangnya materi aqidah di dalam buku PAI dan Budi Pekerti, sulitnya memvariasikan metode pembelajaran, penyalahgunaan teknologi sebagai media pembelajaran, serta sulitnya guru dalam melihat validitas penilaian kognitif siswa. Strategi penerapan Kurikulum Merdeka beserta problematika yang dialami pada pembelajaran PAI-BP di SMA Negeri 49 Jakarta kemudian ditindaklanjuti oleh guru PAI pada beragam rencana dan metode yang berbeda-beda, dimulai dari diadakannya tambahan kelas BTQ, perbaikan sistem evaluasi pembelajaran, sampai kepada variasi metode maupun media yang digunakan dalam pembelajaran.
Kata Kunci: Penerapan, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran PAI-BP
***********
This research aims to analyze the implementation of the independent curriculum in
Islamic Religious Education at SMA Negeri 49 Jakarta. The analysis also includes
the issues related to the implementation of the independent curriculum in Islamic
Religious Education at SMA Negeri 49 Jakarta, as well as the follow-up actions
planned by Islamic Religious Education (PAI) teachers at SMA Negeri 49 Jakarta
to address the problems encountered during the implementation of the independent
curriculum in Islamic Religious Education. This study uses a qualitative descriptive
research type with a case study approach. The data collection methods include
interviews, observations, and documentation studies. The findings in the field
regarding the implementation of the independent curriculum indicate that the P5
project increases the enthusiasm of teachers and students in honing creativity, but
the intrakurikuler learning hours are reduced. The learning objectives are directed
towards developing students' critical thinking skills, but there is an imbalance in
student participation. The material is more flexible and oriented towards forming
the character of Pancasila student profiles, but the content of aqidah in the Islamic
Religious Education books is reduced. Differentiated learning methods are applied,
but teachers find it difficult to vary the teaching methods. The use of technology as
a learning medium has increased, but there is also misuse of technology as a
learning medium. Additionally, teachers become more meticulous in conducting
character surveys of students, yet they experience difficulty in assessing the validity
of students' cognitive assessments. The implementation and issues encountered are
followed up by PAI teachers with various plans and different methods, starting from
holding additional BTQ classes, improving the learning evaluation system, to
varying the methods and media used in learning
Problematika Bimbingan Keagamaan Terhadap Pasien di Panti Rehabilitasi Narkoba Yayasan Al-Hijrah Banjarmasin
Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa
penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu tantangan yang besar
dihadapi masyarakat di Indonesia termasuk di Banjarmasin. Tidak
hanya berdampak pada fisik dan mental tetapi juga spiritual. Dalam
konteks ini bimbingan keagamaan penting untuk dilakukan dalam
proses rehabilitasi untuk membantu kesembuhan pasien. Yayasan Al-
Hijrah
Banjarmasin
merupakan
panti
rehabilitasi
yang
mengintegrasikan pendekatan keagamaan dalam proses pemulihan
pasien. Namun, dalam melakukan bimbingan keagamaan, para
pembimbing keagamaan menemukan kendala yang terjadi dalam
pelaksanaan bimbingan keagamaan. Rumusan masalah yaitu,
bagaimana pelaksanaan bimbingan keagamaan dan apa saja kendala
yang dihadapi dalam pelaksanaan bimbingan keagamaan terhadap
pasien di Panti Rehabilitasi Narkoba Yayasan Al-Hijrah Banjarmasin.
Metode penulisan ini adalah penulisan lapangan (field research)
berupa pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penulisan adalah para
ustaz, pembina yayasan, perawat dan pasien di Yayasan Al-Hijrah
Banjarmasin. Objek penulisannya adalah pelaksanaan bimbingan
keagamaan dan kendala yang dihadapi. Teknik pengumpulan data yang
digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya
dalam mengolah data menggunakan langkah pengumpulan data, reduksi
data, klasifikasi data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan
keagamaan di Yayasan Al-Hijrah yaitu bimbingan salat, dzikir,
mengaji, nasihat keagamaan dan mandi taubat. Kendala yang terjadi
dalam pelaksanaaan bimbingan keagamaan yaitu rendahnya motivasi
spiritual, kurangnya fasilitas tempat untuk salat berjamaah dan kegiatan
keagamaan lainnya, sulitnya membentuk kebiasaan baru dan
keterbatasan kemampuan membaca tulisan arab, rasa malu dan tidak
percaya diri membuka suara, rasa malas dan mudah lupa, kurangnya
kesadaran untuk mendengarkan dan memperhatikan, tidak adanya buku
sebagai pegangan pasien untuk mengulang materi, dan sulitnya
mengingat materi, serta kurangnya pemahaman tentang mandi taubat
sehingga enggan untuk melakukan mandi taubat itu sendir
Problematika Bimbingan Keagamaan Terhadap Pasien di Panti Rehabilitasi Narkoba Yayasan Al-Hijrah Banjarmasin
Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa
penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu tantangan yang besar
dihadapi masyarakat di Indonesia termasuk di Banjarmasin. Tidak
hanya berdampak pada fisik dan mental tetapi juga spiritual. Dalam
konteks ini bimbingan keagamaan penting untuk dilakukan dalam
proses rehabilitasi untuk membantu kesembuhan pasien. Yayasan Al-
Hijrah
Banjarmasin
merupakan
panti
rehabilitasi
yang
mengintegrasikan pendekatan keagamaan dalam proses pemulihan
pasien. Namun, dalam melakukan bimbingan keagamaan, para
pembimbing keagamaan menemukan kendala yang terjadi dalam
pelaksanaan bimbingan keagamaan. Rumusan masalah yaitu,
bagaimana pelaksanaan bimbingan keagamaan dan apa saja kendala
yang dihadapi dalam pelaksanaan bimbingan keagamaan terhadap
pasien di Panti Rehabilitasi Narkoba Yayasan Al-Hijrah Banjarmasin.
Metode penulisan ini adalah penulisan lapangan (field research)
berupa pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penulisan adalah para
ustaz, pembina yayasan, perawat dan pasien di Yayasan Al-Hijrah
Banjarmasin. Objek penulisannya adalah pelaksanaan bimbingan
keagamaan dan kendala yang dihadapi. Teknik pengumpulan data yang
digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya
dalam mengolah data menggunakan langkah pengumpulan data, reduksi
data, klasifikasi data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan
keagamaan di Yayasan Al-Hijrah yaitu bimbingan salat, dzikir,
mengaji, nasihat keagamaan dan mandi taubat. Kendala yang terjadi
dalam pelaksanaaan bimbingan keagamaan yaitu rendahnya motivasi
spiritual, kurangnya fasilitas tempat untuk salat berjamaah dan kegiatan
keagamaan lainnya, sulitnya membentuk kebiasaan baru dan
keterbatasan kemampuan membaca tulisan arab, rasa malu dan tidak
percaya diri membuka suara, rasa malas dan mudah lupa, kurangnya
kesadaran untuk mendengarkan dan memperhatikan, tidak adanya buku
sebagai pegangan pasien untuk mengulang materi, dan sulitnya
mengingat materi, serta kurangnya pemahaman tentang mandi taubat
sehingga enggan untuk melakukan mandi taubat itu sendir
PERHITUNGAN AKUNTANSI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM PEMUNGUTAN SELF ASSESSMENT DAN OFFICIAL ASSESSMENT PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT (LAZ) MASJID AGUNG PALEMBANG.[SKRIPSI]
The Use of Jakarta Post Online Article in Teaching Reading to Improve the Students’ Critical Thinking Skill: A Case Study at the Fourth Semester Student of English Education Department of UIN Sunan Gunung Djati Bandung
The Use of Jakarta Post Online Article in Teaching Reading to Improve the Students’ Critical Thinking Skill (A Case Study at the Fourth Semester Student of English Education Department of UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
This study is intended to discover students’ ability in utilizing their critical thinking to comprehend the text they read, particularly in teaching reading activity. In the reading classroom, Jakarta Post online article is used as the authentic material to encourage the students’ critical thinking. Then this paper is written to achieve the objectives: 1) to find out the process of teaching reading by using a Jakarta Post online article to improve the students’ critical thinking skill and 2) to find out the cores of critical thinking emerge in the students’ answers to the questions related to the article.
This study employed a qualitative research design, particularly a case study. The participants are the fourth-semester students of class A at the English Education Department of UIN Sunan Gunung Djati Bandung. To obtain the data, observation and document analysis were used. The observation was conducted in the reading classroom. The observation data were transcribed, categorized into central themes, and interpreted into a description form. The observation data was aimed to discover the process of teaching reading using Jakarta Post article to improve students’ critical thinking. Moreover, the nine students’ final test papers were gathered for the source of document analysis. The data of students’ papers were analyzed by using the theory proposed by Facione (1990; 1998) to find out the core of critical thinking skills emerge in the students’ answer to the questions related to the article. The nine final test papers were selected purposively based on the high, middle, and low achieving students of class A.
The finding shows that the process of teaching reading is established by implementing the four features of critical thinking classroom, such as frequent evaluative questions, encouragement of active learning, developmental tension, and fascinating with the contingency conclusion (Browne & Freeman, 2000). Moreover, the data from students’ paper shows the strength and the weakness. In term of strength, the high and middle-achieving students could present the cores of critical thinking skills such as interpretation, analysis, evaluation, and explanation in their answers. However, students’ texts were weakened by the low achieving students who could not present all of those cores. Some of them merely present interpretation, evaluation, and explanation in their answers.
In summary, the finding shows that the use of Jakarta Post online article in teaching reading could improve the students’ critical thinking skill. Then it was recommended that the next research offers the various methodologies how to involve critical thinking skills in the classroom and the more variety of authentic materials should be used to encourage the students’ critical thinking
BELAJAR DARI RUMAH: MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGANYAM
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan bahwa kemampuan motorik halus anak usia usia 5-6 tahun di Kober Al-Humairo masih rendah dikarenakan pemilihan metode pembelajaran yang kurang menarik dan kurang bervariasi. Kegiatan menganyam merupakan salah satu kegiatan pembelajaran yang dipilih dalam penelitian ini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasi dari kegiatan menganyam terhadap kemampuan motorik halus anak pada masa belajar dari rumah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak usia 5-6 tahun Kober Al-Humairo yang berjumlah 12 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa skenario dan implementasi kegiatan menganyam pada masa belajar dari rumah sudah dilakukan sesuai dengan perencanaan dan langkah-langkah pembelajaran. Dan ditemukan hasil bahwa dengan melalui kegiatan menganyam yang di implementasikan pada anak kelompok B di Kober Al-Humairo mampu melatih kelenturan jari-jari tangan, kecermatan dan ketelitan saat mengkoordinasikan gerakan mata dan tangan, mampu mengembangkan pengetahuan anak melalui pengenalan warna dan bentuk, serta menjadi solusi bagi guru dalam menyampaikan pembelajaran yang kreatif dan menarik pada saat belajar dari rumah.
This study is motivated by the fact that in the field, the fine motor skills of children aged 5–6 years in Kober Al-Humairo are still low due to the selection of learning methods that are less interesting and less varied. Weeding activities are one of the learning activities selected in this study. Therefore, this study aims to describe the scenario and implementation of sympathetic activities for children's fine motor skills during learning from home. This study used qualitative descriptive methods with the research subjects, 5–6-year olds Kober Al-Humairo, who numbered 12 learners. Data collection was done using interview instruments, observation sheets, and documentation. Data is analyzed through data reduction, data display, and verification or withdrawal of conclusions. Based on the results of the research, the scenario and implementation of weeding activities during learning from home have been done by planning and learning steps. It was found that through weeding activities implemented in group B, children in Kober Al-Humairo were able to train the flexibility of the fingers, accuracy, and rigor when coordinating eye and hand movements, develop children's knowledge through the introduction of color and shape, and be a solution for teachers in delivering creative and interesting learning when learning from home
- …
